Tensei shitara slime datta ken Chapter 223 – Kerusuhan Di Royal Kapital-Evakuasi Bahasa Indonesia

Dibaca 189 orang
Font Size :
Table of Content

Kami sangat membutuhkan Penerjemah & Editor baru! Jika kamu berminat untuk membantu kami, baca post ini: Klik Disini

Tensei Shitara Slime Datta Ken Chapter 218 Bahasa Indonesia

Penerjemah: Leon Blood Winter
Penyunting : Kurokami
Korektor      : –


Chapter 223 – Kerusuhan Di Royal Kapital-Evakuasi

Dibalik Venom yang bertarung melawan Arios, adalah anak-anak yang juga memegang senjata mereka dengan Kenya sebagai pemimpin mereka.

 

venom tanpa peringatan, mulai menyerang Arios tanpa mengkhawatirkan tentang anak-anak

 

Secara alami bergerak seolah-olah dia sedang berjalan, dia bergegas ke arah Arios seperti bola meriam yang mengabaikan gaya gravitasi dan hukum inersia.

 

dan dia bergerak dengan kecepatan maksimum, tanpa memberikan kesempatan bagi arios untuk bersiap.

 

『Doom Enemy!!』

 

Cakar di tangan Venom semakin panjang diliputi dengan warna hitam

lalu melepaskan [wave of division], dia mendekati Arios.

namun–

 

“――terlalu naif”

 

 

Sebelum ada yang tahu, Arios sudah memegang pedang dan mengayunkannya.

 

Pedangnya bersinar seperti melepaskan pancaran dan memotong cakar Venom dengan kecepatan ekstrim.

 

Ekspresi Arios tidak berubah seolah itu adalah hasil alami.

 

Dia memandang rendah Venom seperti melihat serangga.

 

tingkah sepertu itu adalah tingkah dari orang yang lebih kuat merendahkan orang yang lebih lemah.

 

Namun, ekspresinya terdistorsi karena situasi yang tidak terduga. rasa sakit terasa melalui lengan Arios.

 

“Hahaa, Lihatlah dengan benar~! Untungnya, dua di antaranya menancap di tangan mu kan?”

 

Venom menunjukkannya dan membuat sebuah senyuman.

 

Seperti apa yang dikatakan Venom, dua cakarnya telah menancap di lengan Arios.

 

“dasar bajingan, apa ini tujuan mu dari awal?”

 

“Tidak, tidak seperti itu. aku pikir aku bisa membunuh mu dengan serangan pertama.

Namun, aku berpikir bahwa akan bagus jika kau kalah dalam serangan tadi itu. yah. tetap saja aku sangat beruntung lagi hari ini.”

 

“dasar kau badut―― aku tidak akan menahan diri lagi.”

 

“Bodoh ~! Bertarunglah tanpa menahan diri dari awal, harusnya itu menjadi hal dasar yang harus kau ketahui! ”

 

Menuju Arios yang dicelup oleh amarah, Venom sangat ceria.

 

Namun, berbeda dengan kelakuanya, tidak ada celah dalam sikapnya. cakarnya yang terpotong sudah beregenerasi, kesadaran Venom terfokus pada Arios.

 

Itu alami.

 

Dari pertukaran tadi, Venom yakin bahwa Arios adalah orang yang sangat kuat.

 

(Hee! Seperti yang ku harapkan, ada sesuatu yang tidak bisa aku deteksi bahkan dalam pengamatan ku.

pastinya, dia memiliki peringkat yang lebih tinggi dariku …

Tapi, itu bukan berarti dia cepat sehingga aku tidak bisa melihat gerakannya.

Itu artinya karena kemampuan nya lah yang membuat aku tidak bisa mendeteksinya sejak awal, aku yakin pemikiranku tidak salah.

Dia lebih kuat dari ku, tidak diragukan lagi, tapi itu tidak seperti aku tidak bisa menang.

Dalam hal ini, sangat nyaman. Aku akan membunuh orang ini dan mengambil kekuatan nya!)

 

Saat bertarung, Venom merasa tawa hampir keluar dari mulutnya.

 

jika dia hanya mengalahkan musuh dengan peringkat rendah, dia tidak dapat memperoleh kekuatan yang lebih besar.

 

Karena itu, dia pikir kali ini adalah kesempatan baginya. Ini adalah kesempatan baginya untuk mengalahkan musuh tingkat tinggi dan memperoleh lebih banyak kekuatan.

 

(Aku beruntung. Masayuki ada di sini, pria ini akan menjadi makanan berkualitas tinggi untukku!)

 

Jika kekuatan Arios sebanding dengan orang peringkat tertinggi dari bawahan dekat Rimuru ―― Itu ada di tingkatan diablo -dan jika Arios memiliki kemampuan isolasi, Venom tidak akan memiliki kesempatan untuk menang.

 

Tapi, Venom melihat bahwa Arios tidak memiliki kemampuan seperti itu.

 

Sekarang Venom mampu melihat gerakan Arios, ini artinya dia tidak memiliki kemampuan seperti itu.

 

Arios bukanlah eksistensi yang tidak dapat dia kalahkan, Venom menyimpulkan demikian.

 

Saat ini, skill Masayuki telah meningkatkan keberuntungan Venom.

 

Itu juga memberikan efek lain pada Venom, kekuatannya meningkat luar biasa.

 

Dia dapat menghindari serangan yang biasanya tak bisa dihindari untuk beberapa alasan, dan serangan yang mungkin tidak kena akan menjadi tepat kena sasaran.

 

Bukti itu adalah dua cakar racun yang menancap pada Arios sebelumnya.

 

Dalam keadaan keberuntungan yang di tingkatkan ini, ia percaya bahwa racun yang seharusnya tidak berfungsi akan berkerja padanya.

 

Kalau begitu, tidak perlu ragu lagi.

 

venom percaya pada dirinya sendiri dan Masayuki, dan akan bertarung melawan arios yang lebih kuat dari mereka.

 

Masayuki berdiri dengan tangan terlipat saat menyaksikan pertarungan Venom.

 

Jujur, daripada hanya melihatnya, dia hanya bisa memahami pertarungan sampai batas tertentu dari percikan api yang terjadi sesekali.

 

Ini bukan kecepatan yang bisa diikuti oleh mata, Masayuki hanya berpura-pura bahwa dia sedang memahami pertarunganya.

 

(Atau lebih tepatnya, aku tidak bisa melakukan hal seperti itu, kau tahu.)

 

Karena tidak lagi di dalam area pemahamannya, perasaan takut telah melemah.

 

Karena Masayuki memutuskan untuk mempercayakan pertarungan sepenuhnya kepada Venom, Masayuki berpikir tentang apa yang akan terjadi nanti.

 

Yang paling penting bagi Masayuki adalah keselamatannya sendiri.

 

Anak-anak nampaknya menunggu kesempatan mereka untuk ambil bagian dalam pertarungan ini, dan dengan bersemangat menyaksikan pertarungan antara Venom dan Arios.

 

Mengubah pandangannya ke anak-anak, Masayuki merenung.

(Mereka lebih kuat dariku. Kalau begitu, aku pikir itu akan lebih aman bersama mereka……

Atau lebih tepatnya, kenapa mereka bisa ada di sini?)

 

Masayuki akhirnya merasakan keraguan tentang hal itu.

 

Ketika Masayuki datang ke ibu kota, anak-anak telah menyelamatkan Hinata dari krisis.

 

Masayuki muncul pada waktu yang tepat, tepat pada saat yang menguntungkan, tetapi dia tidak pernah bertujuan untuk itu.

 

Kebetulan saja waktunya sesuai dengan kedatangannya dengan teman-temannya dengan sihir transfer Venom.

 

Itu tidak seperti mereka telah bertindak bersama sampai saat itu.

 

“Hei, Kenya! Kenapa kalian di sini?”

 

Meskipun sudah terlambat, Masayuki bertanya pada Kenya.

 

Tingkah laku Masayuki terlalu alami, seperti dia sama sekali tidak memikirkan tentang pertarungan itu―― Meskipun bisa saja di katakan bahwa dia mengabaikan nya karena dia tidak bisa melihat pertarungan nya tidak akan salah ―― di mata orang-orang, tetapi dia tidak menyadarinya.

 

Dia merasa dia perlu mengajukan pertanyaan untuk keselamatannya nanti.

 

Dia ingin kabur dari tempat berbahaya ini dengan cepat, tetapi dia berpikir bahwa dia perlu alasan untuk itu.

 

“Ah, An-chan. Sebenarnya, Alice ――”

 

“Uhhh, dengan skil milikku『 Perceiver (space Wiseman) 』, aku entah bagaimana bisa tahu bahwa bahaya mendekati Hinata Onee-chan!”

 

“Karena Alice membuat keributan, entah bagaimana kami akhirnya melakukannya ……”

 

“Untuk alasan itu, kami datang untuk membantu Hinata-san”

 

“Kami semakin kuat berkat pelatihan Hakurou-shishou dan Agera-Shishou kau tau!

Saat ini kami mungkin tidak kalah dengan Masayuki An-chan!”

 

Jadi, anak-anak menjawab pertanyaan Masayuki bersama.

 

(Apa yang mereka katakan …… Sejak awal, mereka lebih kuat dariku, kau tau ……)

 

Sambil berpikir demikian, Masayuki menyetujui dengan “aku paham”.

 

“aku mengerti, aku tak pernah terpikir bahwa kalian akan berada disini.”

 

“Kami juga, kami tidak berpikir bahwa An-chan akan datang.”

 

“Iya. Tapi, jika onii-chan tidak datang, Hinata Onee-chan mungkin terbunuh …… Onii-chan, terima kasih!”

 

“Eh !? Ah, aku rasa begitu. Yah, tidak perlu khawatir jika aku ada di sini.”

 

 

Masayuki merasa keringat yang mengalir di punggungnya meningkat ke jumlah yang tak terduga.

 

Selain itu juga……

 

Rupanya, Masayuki menyimpulkan bahwa tujuan musuh pasti adalah Hinata.

 

(Yah, apa yang harus aku lakukan? Musuh mengincar Hinata-san, tapi aku dekat dengannya, jadi aku mungkin akan berada dalam bahaya juga ……)

 

Masayuki berpikir demikian, tetapi anak-anak mengatakan bahwa mereka datang ke sini untuk melindungi Hinata.

 

Dia ingin melarikan diri dengan sihir transfer, tapi Venom sedang bertarung, sulit untuk melarikan diri dari tempat ini.

 

Meskipun musuh tampaknya tidak akan mengganggu kota dan warga, kerusakan tampaknya menjadi besar karena serangan nyasar.

 

 

Sambil berpikir demikian, Masayuki menarik kesimpulan bahwa tempat teraman adalah di samping Hinata yang sedang dilindungi anak-anak.

 

“Baiklah, kalau begitu aku akan berada di samping Hinata-san. Karena aku akan melindungimu jika ada sesuatu.”

 

Berdiri secara alami di samping Hinata, Masayuki berbicara tanpa ragu-ragu.

 

Tapi, itu bukan satu-satunya alasan.

 

Masayuki memiliki sesuatu yang ingin dia lindungi di atas segalanya.

 

Kehangatan yang tersisa di tangan kanannya ―― itu benar, memori kehangatan dan kelembutan payudara Hinata.

 

(Kehilangan hal indah seperti itu, aku tidak akan pernah mengizinkannya!)

 

Dengan tekad kuat Masayuki, efek dari kemampuannya meningkat secara maksimal.

 

――Karena skill Uniknya, itu cukup untuk mencapai kebenaran dunia.

 

Sebagai hasilnya, ruang yang disebut Lucky Field yang memberikan berkah luar biasa bagi orang-orang yang dianggap Masayuki sebagai rekan akan mendapat keuntungan besar, itu tidak disengaja oleh Masayuki.

 

“Hmm, seperti yang diharapkan, pria seperti malaikat itu berada di luar kemampuan ku… .. aku hampir tidak bisa mengikuti gerakannya.

Dari pada itu, temanmu luar biasa. Dia entah bagaimana bisa melawan pria itu ……

Sungguh menakjubkan ……”

 

Dan kemudian dia melanjutkan,

 

Hinata mengangguk pada ucapan Masayuki.

 

“Baiklah, mari kita lakukan hal yang bisa kita lakukan sekarang.

aku pikir kita lebih baik membantu orang-orang melarikan diri dari tempat ini.

Nicholas, kita akan menyebarkan barrier di tempat ini!

mencegah dampak dari pertarungan itu, kita akan menjadi perisai untuk warga!”

 

Dia berteriak dengan semangat.

 

Berdasarkan keyakinan Gadis itu, Hinata mulai melakukan apa yang bisa dilakukan sekarang.

 

Dia tidak memikirkan hal yang keterlaluan seperti dia ingin menyelamatkan semua orang, tetapi dia ingin membantu orang yang membutuhkan bantuan yang ada di depannya ―― itulah cara hidup Hinata.

 

Itulah hal yang di percayai hinata, Hinata memahami hal itu dengan baik.

 

“Dengan senang hati!”

 

“Dipahami, Hinata-sama”

 

“serahkan padaku!”

 

Menanggapi dia adalah Nicholas, Leonard, dan Fritz.

 

Mengikuti perintah Hinata, ketiganya berlari ke tiga sisi. Dan kemudian, membentuk persegi saat hinata bergabung.

 

Dan kemudian, dengan 4 orang ksatria suci, barrier dibentangkan.

 

Holy Field akan efektif jika musuh adalah monster, tetapi kali ini ada Venom yang seorang iblis ada di sini, dan musuh memiliki penampilan seperti seorang malaikat.

 

Jika mereka dengan sembarangan memasang penghalang atribut suci, itu akan menjadi kesalahan.

 

Dengan itu dalam pikiran mereka, mereka memilih Material Shield (Holy and Magic Defense Barrier).

 

Itu adalah penghalang dengan tujuan untuk memblokir dampak ledakan, panas, dll, yang berasal dari elemen.

 

Dengan demikian, Hinata berencana untuk sementara waktu memberi waktu bagi orang-orang untuk melarikan diri.

 

Sejalan dengan tindakan Hinata,

 

“Hinata onee-chan! Kami juga akan membantu!”

 

Alice mengatakannya dan menyinkronkan efek Space Barrier of Unique Skill 『Perceiver』 dengan penghalang Hinata dan lainya.

 

Akibatnya, Material Shield yang dikerahkan oleh Hinata dan rekanya menjadib lebih kuat.

 

Melihat itu, Gale maju ke depan.

 

“Yah, aku pikir skill Unik miliku『cultivator (Reclamator)』akan berguna!”

 

skill unik milik gale 『Cultivator』, awalnya adalah kemampuan yang cocok untuk pertanian, tetapi tergantung bagaimana menggunakannya, itu adalah kemampuan yang sangat baik dengan berbagai aplikasi penggunaan.

 

Menggunakan atribut bumi, Gale menutupi alun-alun di sisi semua orang dengan tanah yang berubah menjadi dinding yang keras.

 

Gale bersinkronasi dengan roh bumi, pada saat itu dinding pelindung sekuat baja selesai.

 

Dinding langsung muncul di depan orang-orang. Secara alami, orang-orang kaget.

 

Setelah Gale, adalah Kenya dan Ryouta.

 

“baiklah! Kita akan mengalahkan orang itu.

Mataku perlahan-lahan mulai terbiasa dan bisa melihat gerakan pria itu.

kurasa giliran Masayuki An-chan tidak akan datang!”

 

“Kami juga sudah cukup terlatih.

Namun, tenang rasanya saat Masayuki-san memperhatikan kita!”

 

Mengatakan kata-kata seperti itu, Kenya dan Ryouta berpartisipasi dalam pertarungan.

 

“Ah. saat suasananya nanti menjadi berbahaya, aku akan melindungi kalian berdua!”

 

Kenya dan Ryouta membalas dengan anggukan.

 

(aku tidak pernah memutuskan seperti itu.)

 

Jadi, Masayuki berpikir.

Karena sudah menjadi seperti ini, Masayuki tidak punya pilihan lain selain percaya pada Venom dan anak-anak bahwa mereka bisa mengalahkan musuh.

 

sebenarnya ini tidak dalam perhitungan masayuki bahwa Kenya dan Ryouta berpartisipasi dalam pertarungan.

 

Dia berpikir bahwa mereka akan terus melindungi Hinata.

 

Namun, di garis pertahanan,  Gale dan Alice masih ada di sini.

 

barrier Hinata dan rekannya tampaknya telah diperkuat, meskipun itu tidak seperti yang direncanakan Masayuki awalnya, keamanannya dijamin untuk saat ini.

 

 

(Hmm. Seperti ini, akan lebih baik untuk tidak melakukan gerakan yang tidak perlu.)

 

Masayuki membuat keputusan dan memutuskan untuk menangani masalah yang tersisa dengan cepat.

 

Itulah tatapan orang-orang di sekitar tempat itu.

 

Karena Masayuki adalah Masayuki, dia ingin semua orang yang ada disini segera pergi ke suatu tempat dengan cepat.

 

“Semua orang, harap tenang dan tinggalkan plaza! Jika ada tempat di mana Anda bisa berlindung ――”

 

Masayuki berusaha menjauhkan orang-orang sambil menunjukkan sisi kerennya kepada Hinata.

 

Rencananya adalah satu.

 

Ketika situasinya menjadi buruk, dia akan melarikan diri.

 

Dia berpikir bahwa untuk membuatnya mudah melarikan diri setiap saat, memiliki lebih sedikit orang di sini lebih baik.

 

Namun, orang-orang menerima kata-katanya dalam arti lain.

 

“Hero-sama, dia mengkhawatirkan kita ……”

 

“Idiot, bukan seperti itu! Kita menghalangi jalannya. Jika dia bertarung dengan serius, kita akan terlibat!”

 

“Apakah begitu? Jadi itu sebabnya dia membiarkan murid kecil itu ikut bertarung……”

 

“Betul. Jika Masayuki-sama bertarung sendiri, tidak ada keraguan dia akan menang.

Tapi, kita juga akan terluka!”

 

“Kita rintangan baginya !?”

 

Yah, seperti itu

 

Tentu saja, mereka salah memahami motif sebenarnya Masayuki.

 

“Semua orang, silakan lari ke istana kerajaan. Ada penghalang skala besar yang didirikan di tempat itu.

Meskipun tentara malaikat akan datang untuk menyerangnya, akan butuh waktu bagi penghalang untuk hancur.

Untuk membiarkan Hero-dono bertarung dengan bebas, evakuasi yang lancar akan lebih baik,

Jadi tidak ada yang terluka karena panik, tolong tinggalkan tempat ini dengan tenang.――”

 

Seorang pria menyarankan demikian terhadap orang-orang yang mencoba melarikan diri dari alun-alun.

 

Pria itu adalah Pangeran Elrick yang mengakui kejahatannya sendiri.

 

Wajahnya seperti seseorang yang telah dilepaskan dari kendali roh jahat, matanya adalah orang yang mempersiapkan dan memutuskan untuk menerima apa pun.

 

“Pangeran–”

 

Bahkan para kesatria terkejut sesaat.

 

“Semua orang! Apakah kalian mendengarnya? Silakan bergerak dengan tenang, ada cukup ruang untuk semua orang di kastil.

Serahkan sisanya pada Hero-sama!”

 

Salah satu ksatria mengeluarkan instruksi kepada orang-orang dengan suara besar.

 

Dan kemudian ksatria itu memerintahkan kepada para prajurit yang bingung oleh perubahan peristiwa tiba-tiba, untuk memandu rakyat dan bersiap untuk menampung mereka di kastil.

 

Rupanya, pria itu adalah wakil pemimpin Knight Order, menerima perintah, para ksatria segera mulai bergerak.

 

dengan diberikannya tugas pada mereka, para prajurit juga mulai bergerak.

 

Orang-orang mulai bergerak seperti air yang mengalir dari alun-alun.

 

“Kita perlu mengungsi dengan cepat sehingga Masayuki-sama akan dapat secara aktif mengambil bagian dalam pertarungan”

 

dengan itu di dalam hati mereka.

 

Dengan demikian, hanya ada beberapa orang yang tersisa di tempat ini.

tags: baca novel Tensei Shitara Slime Datta Ken Bahasa Indonesia, web novel Tensei Shitara Slime Datta Ken Bahasa Indonesia, light novel Tensei Shitara Slime Datta Ken Bahasa Indonesia, novel Tensei Shitara Slime Datta Ken Bahasa Indonesia, baca Tensei Shitara Slime Datta Ken Bahasa Indonesia 223, Tensei Shitara Slime Datta Ken Bahasa Indonesia 223 manga, Tensei Shitara Slime Datta Ken Bahasa Indonesia 223 online, Tensei Shitara Slime Datta Ken Bahasa Indonesia 223 bab, Tensei Shitara Slime Datta Ken Bahasa Indonesia 223 chapter, Tensei Shitara Slime Datta Ken Bahasa Indonesia 223 high quality, Tensei Shitara Slime Datta Ken Bahasa Indonesia 223 manga scan, ,
Table of Content
Advertise Now!