Common Sense Of A Duke’s Daughter Chapter 56 Bahasa Indonesia

Dibaca 645 orang
Font Size :
Table of Content

Kami Resmi Tutup! Baca Selengkapnya di postingan FacebookPengumuman Terakhir

Pecahnya Insiden



“Katakan padaku, apa yang terjadi?”


Suaraku menjadi tegang dengan sendirinya. Kenapa kedua orang ini terburu-buru dengan ekspresi putus asa… Aku hampir tidak bisa menduganya karena beberapa alasan yang tidak masuk akal.


“Itu adalah Gereja Darryl – mereka akan mengumumkan pengucilan terhadap Nona…!”


“Apa…!?”


Aku tidak bisa membayangkan akan berubah menjadi peristiwa seperti ini, aku tanpa sadar mengeluarkan suara seperti jeritan.


Wajahku memucat. Gelombang pusing secara tiba-tiba membuatku kewalahan seolah aku menderita anemia, dan jantungku berdetak kencang di dadaku.


…Di negara ini, Gereja Darryl adalah agama resmi, dengan sebagian besar penduduk yang masuk sebagai pengikutnya. Dengan kata lain, dianggap sebagai wakil tuhan yang disembah oleh warga sebagai objek iman, kata-kata dari Paus Gereja Darryl dan para Imamnya mempunyai pengaruh besar. Kadang-kadang, itu bisa melampaui otoritas bangsawan dengan mudah.


Seperti yang disangka, itu diatur sehingga putra Paus Gereja Darrly harus menghadiri akademi yang ditujukan untuk anak-anak bangsawan saja.


Sementar aitu, pengumuman pengucilan oleh Gereja Darryl berarti kalau subjek tidak akan pernah diakui sebagai salah satu pengikutnya… atau jujur, mereka sudah diusir dari persekutuan dengan alasan moral untuk selamanya.


Hampir semua warga negara di negara ini adalah pengikut Gereja Darryl. Sebaliknya, orang-orang yang tidak beriman pada agama itu, di mata orang lain disebut hanya sebagai ‘Pengikut Ajaran Sesat’. Dibiarkan dikucilkan, mereka dianggap pendosa bagi Gereja dan juga sasaran umum untuk penghinaan.


Heretic, itu bahasa inggrisnya. adalah sebutan pengikut Heresy (ajaran sesat).

Untuk putri bangsawan yang seharusnya menjadi contoh utama negara menjadi dikucilkan… ini bukan masalah pada tingkat memberiku nama yang buruk. ini adalah sesuatu yang seharusnya tidak terjadi dari awal.


Tentu saja, semua reputasi dan koneksi pribadi yang kubangun sejauh ini juga akan hilang.


Berbocara sebagai seorang dari bumi, mungkin ini agak mirip dengan acara yang disebut Penghinaan Canossa. Tak diragukan lagi, banyak yang akan menggunakan pengumuman pengucilan ini untuk menyerangku… Hanya memikirkan itu saja sudah membuatku pusing.


“Apa alasannya?”


“Karena sengaja menghancurkan gereja. Karena mengganggu tanah yang ditujukan kepada Tuhan adalah tindakan tidak bijaksana terhadapnya, dosa yang tidak bisa diampuni…”


“…Karena sengaja menghancurkan gereja…? Jangan-jangan, proyek penyesuaian tanah kembali?!”


Memang benar, aku suda menghancurkan salah satu gereja mereka. Itu adalah bangunan yang berfungsi sebagai panti asuhan dimana Minae dulu tinggal. Tapi, sehrausnya tidak menjadi masalah karena tempat itu tidak lagi milik Gereja, sebidang tanah saat ini bukan milik siapapun. Selain itu, kita sudah mempunyai rencana untuk membangun gereja besar sebagai penggantinya.


Ini benar-benar menentangku… tidak, semakin aku memikirkannya, pengumuman ini adalah serangan yang ditujuan terhadap seluruh Keluarga Duke Armelia.


…Apa itu putra Paus – Van – yang mengaturnya dari belakang? atau lagi, ini menjadi taktik lain dari fraksi pangeran kedua?


“Sedangkan untuk tindakan balasannya… itu benar, mari kirimkan rencana pembangunan dan desain gereja baru ke mereka. Kita perlu menjelaskan kalau itu bukan hanya penghancuran, tapi relokasi bangunan tua ke tempat lain.”


Sementara itu, perhatian utama kita bukan untuk mencari tahu siapa yang melakukan ini. Memang benar, akan sangat bagus kalau kita tahu identitas mereka… tapi untuk saat ini, prioritas kita adalah kenyataan yang di hadapkan kita.


Daripada berusaha untuk mecari dalangnya, lebih penting mengurus pengucilan dengan suatu cara… Tentunya, aku harus meminta maaf kepada ayah dan ibu karena ketidaknyamanan yang aku sebabkan, karena kecemasan menyebar melalui kota urusan wilayah akan berhenti, dan kerusakan konglomerat akan menjadi tidak terukur.


“Sebastian, tolong siapkan persiapan.”


“Seperti yang Anda inginkan.”


Sebastian membungkuk, lalu segera berbalik, dan meninggalkan perpustakaan.


“Dan Tanya, bagaimana dengan keadaan daruratmu?”


Tidak ada yang bisa mengejutkanku sat ini. Sebaliknya, aku percaya tidak ada hal yang lebih buruk daripada membuat Gereja menyatakanmu sebagai orang berdosa.


“Nona, ada dua hal yang ingin saya laporkan kepada Anda. Pertama adalah kemajuan baru pada penyelidikan serangan terhadap Nona pada hari sebelumnya.”


“Itu tidak penting sekarang.”


Terus terang, aku tidak nyaman untuk mendengar laporan kemajuan tentang hal itu pada saat ini, meskipun hidupku dalam bahaya saat itu.


“Saya tidak berpikir begitu, mohon dengarkan ini, Nona. Ketika saya melanjutkan penyelidikan, saya menemukan bahwa wilayah, di mana serangan itu terjadi, sebenarnya mendukung fraksi pangeran kedua. Namun, tidak diketahui apakah itu dan para penjahat itu ada hubungannya dengan satu sama lain.”


“Aku mengerti. Apa selanjutnya?”


Sayangnya, meskipun dalam keadaan normal hal ini akan menjadi sangat mengejutkan, dampak dari laporan sebelumnya sangat besar sehingga penemuan Tanya tampak sepele.


“Ya, dan ini laporan kedua. Wilayah itu mengumumkan peningkatan tarif perdagangan dan tarif transportasi terhadap Keluarga Duke Armelia.”


“…Apa!?”


Lagi, aku tanpa sadar mengeluarkan suara seperti jeritan.


…Bagaimanapun, wilayah tetangga yang terletak di utara adalah rute utama dari wilayah Armelia ke ibukota kerajaan. Dengan sisi timur menghadap ke laut dan sisi barat seluruhnya di duduki oleh pegunungan berbukit, tidak ada pilihan selain membuat jalan memutar, kita harus memilih untuk melakukan perjalanan pada jalan selatan ke ibukota kerajaan yang terletak di barat laut. Mau tidak mau, sebagian besar ekspor dari wilayah kita harus melewati daerah tetangga sebelah untuk sampai di ibukota kerajaan.


“Alasannya…?”


Meskipun wilayah tetangga kecil karena dimulai dengan mempunyai setengah dari wilayah utara yang hanya gunung. Selain itu, karena mereka sudah menjadi titik perdagangan yang penting, mereka sudah berupaya lebih keras dalam mengembangkan penginapan dan pariwisata daripada ladang penanaman – Karena jumlah tanah yang subur tidak banyak dan mereka harus bergantung pada ekspor gandum dari wilayah kita. Untuk memikirkan keadaan seperti ini sudah membuatku benar-benar mengabaikan kemungkinan ini…


“Karena tuan mereka adalah orang yang berdosa yang dikucilkan, itu adalah yang mereka nyatakan. Dan juga untuk melindungi pertanian domestik kami.”


“Untuk melindungi pertanian domestik mereka…!? Mereka hanya mempunyai beberapa bidang tanah pertanian untuk populasi sebesar itu!”


Tingkat kecukupan makanan mereka sangat buruk, dan tanpa produk pertanian yang terjangkau dari wilayah kita, aku ragu mereka bahkan bisa mengatur untuk memberi makan mereka sendiri… Aku ingin tahu, apa ini serangan oleh fraksi pangeran kedua?


“Kenapa… untuk kedua hal ini terjadi pada saat yang sama…!”


Dengan pengumuman wilayah tetangga, situasi saat ini menjadi sangat buruk. Wilayah lainnya… terutama milik fraksi pangeran kedua, akan mengambil keuntungan dari perkembangan ini. Selain itu, bukan hanya ekspor ke ibukota kerajaan. Proses konglomerat untuk mendapatkan toko baru yang didirikan di wilayah lain juga akan terpengaruh juga…!


Secara bertahap, kita mencoba memperluas cakukan perdagangan, tidak hanya ke ibukota kerajaan tapi juga ke wilayah-wilayah lain dan negara-negara asing. Artinya kalau terjadi perselisihan internal di ibukota kerajaan, kita masih bisa mendapatkan penghasilan yang baik dari bisnis.


Tapi, itu tidak bisa diatasi kalau wilayah lain memutuskan untuk membebankan tarif pada barang-barang kita.


“Rehme, tolong lakukan penelitian mengenai berapa lama transportasi akan berlangsung dan biaya yang dikeluarkan saat kita beralih ke rute alternatif dari selatan, lalu buat perbandingkan dan laporkan kepadaku. Dan Tanya, tolong minta Moneda dan Sebastian untuk datang menemui secepat mungkin.”


Setelah Sebastian selesai melakukan persiapan untuk urusan sebelumnya, kita bisa mendiskusikan dampat dari situasi saat ini pada urusan wilayah kita. Pada saat itu, aku juga akan memanggil birokrasi wilayah utama ke pertemuan.


“Sesuai yang Anda inginkan.”


Tanya pergi lagi. Aku juga meninggalkan ruangan setelahnya.


Aku hampir merasa seperti ambruk dalam perjalanan kembali, tapi masih berjuang untuk berdiri teguh meskipun… Sekarang bukan saatnya aku bisa membiarkan diriku pingsan!


Jalan menuju ruang kerja akan sangat lama bagiku hari ini. Akan sangat bagus kalau semua yang terjadi sejauh ini hanya mimpi buruk.


Tapi, keringat dingin yang berguling di pipiku dan punggung membuatku menyadari kalau ini adalah kenyataan.


Bagaimanapun, aku harus kembali ke ruang kerja dengan cepat…

* * *
tags: baca novel Koushaku Reijou no Tashinami (Common Sense Of A Duke’s Daughter) Bahasa Indonesia, web novel Koushaku Reijou no Tashinami (Common Sense Of A Duke’s Daughter) Bahasa Indonesia, light novel Koushaku Reijou no Tashinami (Common Sense Of A Duke’s Daughter) Bahasa Indonesia, novel Koushaku Reijou no Tashinami (Common Sense Of A Duke’s Daughter) Bahasa Indonesia, baca Koushaku Reijou no Tashinami (Common Sense Of A Duke’s Daughter) Bahasa Indonesia 56, Koushaku Reijou no Tashinami (Common Sense Of A Duke’s Daughter) Bahasa Indonesia 56 manga, Koushaku Reijou no Tashinami (Common Sense Of A Duke’s Daughter) Bahasa Indonesia 56 online, Koushaku Reijou no Tashinami (Common Sense Of A Duke’s Daughter) Bahasa Indonesia 56 bab, Koushaku Reijou no Tashinami (Common Sense Of A Duke’s Daughter) Bahasa Indonesia 56 chapter, Koushaku Reijou no Tashinami (Common Sense Of A Duke’s Daughter) Bahasa Indonesia 56 high quality, Koushaku Reijou no Tashinami (Common Sense Of A Duke’s Daughter) Bahasa Indonesia 56 manga scan, ,
Table of Content

Leave a Reply

  Subscribe  
Notify of