Common Sense Of A Duke’s Daughter Chapter 58 Bahasa Indonesia

Dibaca 667 orang
Font Size :
Table of Content

Kami Resmi Tutup! Baca Selengkapnya di postingan FacebookPengumuman Terakhir

Kehadiran



“…Apakah anda baik-baik saja, Nona?”


Sebastian dan Sei keduanya dipercayakan untuk mengurus urusan wilayah dan konglomerat masing-masing. Tanya sekarang sedang sibuk menyelidiki Gereja serta mengawasi pergerakan ibukota kerajaan, sedangkan Ryle dan Dida bekerja bersama untuk memperkuat ketertiban umum di dalam wilayah. Moneda sibuk berpergian bolak-balik antara bank dan guild pedagang, dan Rehme membantu tugas Sebastian. Jadi, satu-satunya yang bisa mengunjungiku secara teratur di antara para pelayan untuk menemuiku saat ini adalah Merida.


Saat dia memasuki ruangan, aku menaikkan alis mataku yang turun.


“…Apa aku terlihat baik-baik saja bagimu?”


Memasang ekpresi berlebihan, aku membalas dengan senyum sarkastik.


“Maafkan ketidaksopanan saya. Menurut saya, Anda harus mengambil istirahat sebanyak mungkin, Nona. Ini, silahkan untuk memakan beberapa cokelat dan meminum teh.”


“Terima kasih.”


Aku mengambil sebatang coklat. Yum, ini sangat enak. Efeknya cepat menyebar di kepalaku.


“Katakan padaku, Merida. Aku ingin tahu, bukankah kamu menerima berbagai tawaran pekerjaan dari tempat lain juga?”


“Saya rasa itu benar, mengingat kenyataan bahwa saya mengawasi seluruh kafe konglomerat.”


Merida tertawa terbahak-bahak. Itu sangat menyegarkan untuk melihat keceriaan seperti itu belakangan ini.


“Bukankah ada tempat dengan kondisi lebih baik, kan?”


Matanya Merida melebar seolah terkejut dengan pertanyaanku… tapi dia tersenyum lagi.


“…Saat ini, Saya tidak peduli tentang bagaimana orang lain menginginkan saya. Itu semua berkat Nona bahwa saya bisa sampai sejauh ini. Itu sebabnya saya tidak tertarik dengan tempat lain.”


“Aku mengerti…”


“Selain itu, Saya sangat tidak ingin melihat Nona semakin hancur saat ini.”


Dia tersenyum lebar.


“…Aku akan berusaha sekuat tenaga untuk memenuhi harapanmu.”


Persiapannya hampir selesai, meskipun kami masih kekuarangan satu bagian terakhir. Tapi, aku tidak akan bersikap lemah lembut pada lawanku kali ini, tidak akan pernah. Aku akan memutus pelarian mereka sepenuhnya dan memojokkan mereka. Kalau tidak, mereka akan memanfaatkannya dan menyerangku setelahnya. Demi potongan itu.


“…Maaf jika mengganggu, Nona.”


Saat aku tenggelam dalam pemikiran yang mendalam, aku tidak sadar kalau Merida sudah pergi, dan tak lama setelahnya, karakter lain sudah muncul di tempatnya.


“…Dean!!”


Aku tidak sadar, aku berteriak karena kedatangan karakter yang tidak terduga.


.”K-Kenapa kamu di sini…?”


“Untuk membantu anda.”


“Untuk membantuku, katamu?” Seharusnya kamu tahu situasi kita sekarang, tapi kamu masih memutuskan untuk datang terlepas dari itu?”


Meskipun wajar kalau seseorang memutuskan untuk menjaga jarak mereka dari seorang yang dinyatakan pendosa, bagi dia untuk datang ke sini sungguh tidak bisa dipercaya. Ini pada tingkat yang sama dengan membantu seorang kriminal dalam akal sehat jepang.


Kenyataannya, banyak orang meninggalkan konglomerat, dan meskipun aku sudah mengundurkan diri dari birokrasi wilayah, dan surat protes yang memintaku untuk mundur dari posisi penguasa wilayah masih datang setiap harinya.


“Ya, tentu saja. Oleh karena itu saya berpikir jika saya dapat membantu anda.”


“Tapi, Memberikan bantuan kepada pendosa? Kalau semua orang tahu, Gereja Darryl nanti akan mengarahkan mata mereka padamu. Bagimu untuk sengaja mengambil resiko seperti itu… hal itu sama sekali tidak masuk akal!”


Bukankah ini karena aku kelelahan sepertinya… meskipun aku lebih tenang pada saat itu dengan Merida, nadaku dengan Dean sayangnya lebih agresif. Meskipun aku menyadarinya dengan cepat, aku tidak bisa menghentikan kata-kataku dari mulutku.


“Itu memang masuk akal. Bukankah saya telah memberitahu anda sebelumnya? Saya sudah menjadi milik anda, Nona. Jika anda tidak dapat bergantung pada saya pada saat seperti ini, kapan saya dapat diandalkan untuk anda?”


Mendengar jawaban Dean terang-terangan, aku kehilangan kata-kata dalam sekejap.


“Itu…”


“Selain itu, Anda tidak hanya dapat bergantung pada saya, tapi saya juga memiliki apa yang anda cari sekarang.”


Aku terdiam saat dia dengan cepat menyerahkan itu dan memberikan kata-kata setelahnya. Jangan bilang, dia berhasil mendapat bagian terakhir, dan terlebih lagi, membawanya ke sini pada akhirnya. Ini bahkan bukan perasaan terkejut yang terlintas pada pikiranku, aku sangat tersetuh oleh tindakannya.


“…Jadi, apa strategi anda, Nona?”


Dia tersenyum licik. Sudah tahu apa tindakan yang akan aku lakukan, tapi masih bertanya padaku tentang itu, betapa jahatnya dia.


“Seperti yang kamu duga… Selanjutnya, berkat ini yang kamu kumpulkan untukku, semua bagian sudah lengkap.”


“Itu melegakan… Dan jadi, kapan upacara pembukaannya?”


“Kamu mendengar informasinya juga… Ya ampun, bagaimana kamu tahu hal itu?”


“Saya hanya kebetulan mendengarnya di sepanjang jalan. Ini sudah menjadi topik hangat di ibukota kerajaan.”

* * *
tags: baca novel Koushaku Reijou no Tashinami (Common Sense Of A Duke’s Daughter) Bahasa Indonesia, web novel Koushaku Reijou no Tashinami (Common Sense Of A Duke’s Daughter) Bahasa Indonesia, light novel Koushaku Reijou no Tashinami (Common Sense Of A Duke’s Daughter) Bahasa Indonesia, novel Koushaku Reijou no Tashinami (Common Sense Of A Duke’s Daughter) Bahasa Indonesia, baca Koushaku Reijou no Tashinami (Common Sense Of A Duke’s Daughter) Bahasa Indonesia 58, Koushaku Reijou no Tashinami (Common Sense Of A Duke’s Daughter) Bahasa Indonesia 58 manga, Koushaku Reijou no Tashinami (Common Sense Of A Duke’s Daughter) Bahasa Indonesia 58 online, Koushaku Reijou no Tashinami (Common Sense Of A Duke’s Daughter) Bahasa Indonesia 58 bab, Koushaku Reijou no Tashinami (Common Sense Of A Duke’s Daughter) Bahasa Indonesia 58 chapter, Koushaku Reijou no Tashinami (Common Sense Of A Duke’s Daughter) Bahasa Indonesia 58 high quality, Koushaku Reijou no Tashinami (Common Sense Of A Duke’s Daughter) Bahasa Indonesia 58 manga scan, ,
Table of Content

Leave a Reply

  Subscribe  
Notify of