Common Sense Of A Duke’s Daughter Chapter 63 Bahasa Indonesia

Dibaca 620 orang
Font Size :
Table of Content

Kami sangat membutuhkan Penerjemah & Editor baru! Jika kamu berminat untuk membantu kami, baca post ini: Klik Disini

Keberangkatan


Aku bersiap-siap dan mengenakan gaun. Aku akan menuju ke istara kerajaan hari ini. Seperti pidatoku sebelumnya, aku memilih untuk mengenakan pakaian yang tidak terlihat menarik atau mencolok dan pergi dengan pakaian sederhana.


Alasanku pergi ke ibukota adalah karena akan diadakan sebuah pertemuan untuk menjelaskan alasan di balik pengucilanku kepada ayahku. Ini masalah yang sangat serius, karena pertemuan ini akan memutuskan nasibku. Alasan ayahku akan mendengar penjelasannya karena dia adalah kepala keluarga. Kalau aku menggunakan istilah kantor, ayahku akan menjadi bosku di departemen ini, dan CEO atau manajemen eksekutif memanggil atasanku untuk menjelaskan situasinya.


Mereka juga akan memutuskan hukuman yang tepat… Paling baiknya, mereka akan mengakui pengucilan sebagai kesalahan dan menariknya kembali. Paling buruknya, aku akan dipenjara atau menerima hukuman mati. Pertemuan ini membutuhkan kehadiran pelakunya, keluarga mereka, komisi penyelidikan dan saksi. karena ini menyangkut kaum bangsawan dan seorang anggotan bangsawan yang berderajat tinggi, pada saat itu, akan ada banyak bangsawan yang diduga akan berpatisipasi dan menonton prosesnya.


Pengawalku untuk hari ini, seperti biasa, Ryle dan Dida.


Orang-orang sudah berkumpul untuk melanjutkan menonton… Sebenarnya, saat ini, aku tidak dundang; pengucilanku melucuti status bangsawanku, tapi dengan ijin khusus dari ratu, aku diijinkan masuk ke istana kerajaan.


Kami maju melalui rute yang sudah diatur sebelumnya oleh ratu kepada kami dan berusaha menghindari tatapan orang-orang. Ahh… aku merasa tidak diinginkan… Yah, kurasa aku seperti seorang penyusup, karena tidak ada lagi yang tahu aku akan hadir.


“Duke Armelia, sebagai ayah yang tidak bisa mengawasi putrinya sendiri dan mencegah kebodohannya, apakah anda bahkan mampu mengelola negara ini dengan baik?” (Ellia)


Suara itu… Apa itu istri kedua raja, Nyonya Ellia? Dari apa yang dikatakannya, kelihatannya dia ingin ayahku berhenti menjadi perdana menteri… Apa dia menyalahkan ayahku untuk apa yang terjadi?


“Bisakah anda bayangkan rasa malu perdana menteri negara kita memiliki putri yang dikucilkan sebagai orang berdosa? Apakah kamu tidak mampu membesarkan putri anda dengan baik?” (Bangsawan 1)


“Sejak awal, dia adalah perdana menteri yang tidak kompeten, namun sekarang kita melihat dia gagal sebagai ayah juga… Haaaaa…” (Bangsawan 2)


Para bangsawan yang mendukung Nyonya Ellia mulai menyuarakan keluhan mereka terhadap ayah. Dengan cepat, bisikan kesepakatan mulai berkeliling di sekitar ruangan. Udara sangat kotor sehingga aku bisa melihat kotorannya.


“Aku tidak pernah mengatakan kepada putri saya apa yang harus dilakukan.” (Louis)


Suara rendah ayahku membungkam para hadirin.

“Jadi, apakah kamu mengatakan itu karena kamu bukan orang yang menyuruh dia untuk menghancurkan gereja, Anda tidak ingin memikul tanggung jawab? Sungguh menyedihkan.” (Ellia)


Nyonya Ellia tertawa dengan angkuh dan mengangkat suaranya.


“Semua orang, apakah anda dengar itu? Dengarkan ini. Sebelum anda menjadi perdana menteri, Anda seorang Duke dari Armelia. Setiap tindakan dan operasi yang dilakukan di wilayah Anda menjadi tanggung jawab anda dan dosa anda. Jangan berharap bahwa anda dapat melarikan diri.”


Pernyataannya berisi berbagai arti: Dia ingin dia mundur dari jabatannya sebagai perdana menteri dan menyerahkan wilayah kekuasaan. kelihatannya kaum bangsawan sepenuhnya mendukung ini, karena wilayah kami adalah wilayah yang paling makmur di kerajaan dan kaya dengan sumber daya. Kalau mereka membaginya di antara tetangga wilayah, tidak diragukan lagi mereka akan mendapat untung yang sangat besar.


Kata-kata nyonya Ellia menyebabkan kegemparan yang luar biasa. Ayahku berbalik dengan memasang tatapan dingin kepada para hadirin dan mereka langsung terdiam. Seperti yang diduga dari ayah.


“Saya tidak menyangkal kesalahan saya. Saya tidak pernah membimbing tindakan putri saya karena satu alasan: Saya percaya padanya dengan sepenuh hati. Saya telah mengirim dia untuk bertindak sebagai penguasa dari wilayah kekuasaan dan, sebagai ayahnya saya bangga melihat dia mencapai begitu banyak hal. Ya saya seorang Duke Armelia. Namun sebelum itu, pertama dan terutama Saya adalah seorang ayah. Jadi, saya menempatkan kepercayaan saya pada putri saya dan melihat tidak perlu untuk mengawasi tindakannya.” (Louis)


“…Terima kasih, Ayah.” (Iris)


Aku berterima kasih kepada ayah, meskipun aku yakin dia tidak mendengarnya. Kata-katanya memenuhiku dengan keberanian – keberanian yang aku butuhkan untuk memasuki ruangan itu.


Tanganku gemetar karena ketakutan dan khawatir, tapi setelah mendengar itu, ketakutanku menghilang dalam sekejap. Meskipun kata-katanya sampai kepadaku, tapi aku tidak hadir bersamanya di dalam ruang hadirin, atau mengintip melalui pintu; Aku berada di ruang tersembunyi di dalam kastil yang mengarah ke ruangan hadirin melalui jalur yang rumit.


Penjaga yang berada di depan pintu memperhatikanku dan menjadi bingung. Tapi dia menjadi tenang setelah aku menunjukkan surat ratu kepadanya dan dengan patuh membiarkanku masuk ke ruangan.


Saat mereka membuka pintu ke ruangan hadirin, aku masuk ke tantangan terbesar dalam hidupku.

* * *
tags: baca novel Common Sense Of A Duke’s Daughter Chapter 63 Bahasa Indonesia, web novel Common Sense Of A Duke’s Daughter Chapter 63 Bahasa Indonesia, light novel Common Sense Of A Duke’s Daughter Chapter 63 Bahasa Indonesia, novel Common Sense Of A Duke’s Daughter Chapter 63 Bahasa Indonesia, baca Common Sense Of A Duke’s Daughter Chapter 63 Bahasa Indonesia 63, Common Sense Of A Duke’s Daughter Chapter 63 Bahasa Indonesia 63 manga, Common Sense Of A Duke’s Daughter Chapter 63 Bahasa Indonesia 63 online, Common Sense Of A Duke’s Daughter Chapter 63 Bahasa Indonesia 63 bab, Common Sense Of A Duke’s Daughter Chapter 63 Bahasa Indonesia 63 chapter, Common Sense Of A Duke’s Daughter Chapter 63 Bahasa Indonesia 63 high quality, Common Sense Of A Duke’s Daughter Chapter 63 Bahasa Indonesia 63 manga scan, ,
Table of Content
Advertise Now!