Life of Novels

Baca Light Novel dan Web Novel Bahasa Indonesia | Web Novel and Light Novel Translation
Ah, maaf kalau saya jarang update. Karena sibuk dengan kehidupan saya di dunia nyata untuk fokus ke tujuan hidup dan bahkan bentar lagi saya Prakerin/PKL yg dilaksanakan di minggu liburan semester saya 🙁 
 

Jika kamu membaca ini, maka kamu tidak membaca dari sumber asli. Jika kamu ingin membaca chapter ini tanpa halangan, tolong untuk membaca di https://lfnovels.com/dd-67/

jadi mohon maaf kalau jarang update. selagi saya tidak update, saya selalu mempelajari kata-kata dan grammar inggris agar hasil terjemahan saya semakin baik.*Chapter pendek

Jika kamu melihat ini, kamu membaca chapter ini pada salah satu situs maling konten. Chapter ini di rilis dan diterjemahkan oleh LFNovels: https://lfnovels.com/dd-67/ dan hanya Pencipta Konten yang memiliki hak untuk memutuskan di mana chapter miliknya dapat diposting. Jika kamu ternyata membaca ini di situs sumber, kamu mungkin menggunakan Mode Pembaca Firefox. Disarankan untuk mematikannya saat membaca di situs kami, karena fungsinya sama seperti bot penyalin konten, dan memicu munculnya pesan ini. Harap hubungi kami lewat [email protected] jika masalah tersebut terjadi dengan peramban atau mode pembaca lain.

Silahkan membaca~

Hey kalian!! Lebih baik berusaha sendiri daripada memakai hasil kerja keras orang lain. From Zero To Hero!!! Bacalah di https://lfnovels.com/dd-67/!!!

Translator: Pemalas (Inzero)
Editor: Pemalas

 

Pengejaran

azab pencuri konten tanpa ijin, mati keselek beras plastik, dikubur di tanah sengketa. Jadi buat pembaca bacalah di https://lfnovels.com/dd-67/!!!



“Pastor Ralph. Jika Anda yang bertanggung jawab atas penyelidikan ini, maka saya tidak memiliki kekhawatiran. Namun, Saya ingin Anda menyelidiki satu perkara lagi.” (Iris)



“Apakah itu?” (Ralph)



“Arus pemasukan dan pengeluaran dana kas.” (Iris)



“Jika yang Anda maksud apa yang Ibukota peroleh dari penjualan kapel di Armelia, yang akan digunakan dikemudian hari, Saya sudah merencanakan untuk menyelidiki tersebut.” (Ralph)



“Memang benar, tetapi ada aspek dari dana tersebut yang saya khawatirkan.” (Iris)



“Dana yang diperoleh dari penjualan itu sangat besar, dan selain itu Gereja menerima banyak donasi dari dari bangsawan di seluruh kerajaan. Mengingat jumlah uang yang seharusnya dimiliki Gereja, Saya terkejut mendengar bahwa Gereja memohon ibu Saya untuk menghadiri acara mereka agar bisa mendapatkan donasi lebih banyak. Tingkat keputusasaan tersebut menyiratkan kurangnya dana atau mungkin sesuatu yang lebih tersembunyi, Tidakkah Anda Setuju?” (Iris)



“Itu…” (Ralph)



“Jika Anda berencana untuk penyelidikan penuh perkara ini dan benar-benar mendapatkan kepercayaan masyarakat kembali, maka mohon pertimbangkan untuk mengadopsi kebijakan keterbukaan lengkap. Sebagai anggota keluarga Armelia, Saya tidak menolak untuk berdonasi ke Gereja. Ibu Saya tentu akan membantu, dengan itu sekarang bahwa ketidakbersalahan saya telah terbukti. Namun, jika Gereja tetap menyembunyikan fakta dan informasi penting bahkan setelah kejadian perkara ini, maka kejadian ini akan terulangi dengan dirinya sendiri di wilayah lain, negara lain atau sebaliknya. Bagaimana mungkin kerahasiaan yang terus dilakukan dapat dianggap sebagai penebusan atas apa yang telah terjadi?” (Iris)



Jika kamu melihat ini, kamu membaca chapter ini pada salah satu situs maling konten. Untuk mendukung Pembuat Konten yang bertanggung jawab untuk membawakan bab ini kepada kamu, silakan baca di situs sumber. https://lfnovels.com/dd-67/

Investigasi/Penyelidikan penuh mengacu pada pencarian atau pemeriksaan yang cermat dengan suatu intensi untuk menemukan fakta. Ini mungkin termasuk pemeriksaan saksi, pemeriksaan forensik dan investigasi catatan keuangan.

Buah semangka buah kedondong
Belinya kemarin di pasar pagi
Situs ini situs tukang colong Jangan baca disini, baca aja di situs kami: https://lfnovels.com/dd-67/

“Saya mengerti kekhawatiranmu, Nona Iris.” (Ralph)


Pastor Ralph terlihat terkejut dengan usulanku. Aku ingin tahu apa dia berpikir aku tidak akan membawa hal seperti itu atau kalau mungkin ini tidak dibahas di ‘pertemuan’ yang dia temui dengan orang tertentu. Entah bagaimana, itu tidak akan ada akibatnya padaku, karena aku tidak punya niat untuk menahan pendapatku.

“Saya telah belajar banyak hal ketika menjalankan Konglomerat Azura. Untuk lebih rincinya, Saya melihat sesuatu tentang arus dana kas di antara catatan konglomerat saya. Tuan Wilmotz, berapa pendapatan tahunan Anda?” (Iris)


“Bertanya hal seperti itu dari seorang hamba Tuhan… Betapa tidak pantasnya seorang bangsawan…!” (Paus)


“Saya juga tidak ingin menanyakan hal seperti itu. Namun, Saya menanyakannya karena pertanyaan ini berkaitan dengan perkara ini. Catatan yang kami miliki di Konglomerat Azura menunjukkan jumlah barang yang Anda beli dari perusahaan saya setara dengan jumlah barang yang dibeli oleh bangsawan berkedudukan tinggi. Apakah gaji Paus sangat besar? Bagaimana hal seperti itu mungkin? Pastor Ralph.” (Iris)

“Tidak. Hal seperti itu seharusnya tidak mungkin.” (Ralph)


“Yah… Lalu, Paus Wilmotz, darimana Anda memperoleh dana yang dibutuhkan?” (Iris)


“!! B-betapa lancangnya! Menyatakan bahwa Saya telah mencuri dari orang-orang…! Saya tidak pernah melakukan hal semacam itu!” (Paus)


Aku tidak mengatakan dia mengambil uang dari orang-orang secara langsung. Tapi, itu menjadi jelas bagi para bangsawan lainnya berdasarkan kata-kata dan reaksi sang Paus.


“Saya tidak dapat membuktikan bahwa Anda telah menggelapkan uang dari bukti yang ada saat ini, itulah mengapa saya meminta agar Pastor Ralph memasukkan perkara ini dalam penyelidikannya. Pastor Ralph, dapatkah Anda melakukan penyelidikan penuh tentang perkara ini juga?” (Iris)


“Saya akan melakukannya dengan segenap kekuatan saya.” (Ralph)


“Apakah ada penyelidikan lain lagi yang ingin kamu adakan, Iris Lana Armelia?” (Ibunda Ratu)


“Tidak. Itu saja, Yang Mulia.” (Iris)


Aku membungkuk kepada sang ratu dan mundur.


“Baiklah jika begitu. Kita sekarang akan mengawasi semua pastor Gereja. Para Kardinal dan Paus Wilmotz dengan ini akan berada dalam tahanan rumah sampai penyelidikan berakhir.” (Ibunda Ratu)


“…” (Paus)


Paus terlihat ingin mengatakan sesuatu, tapi pada akhirnya tidak mengucapkan sepatah kata pun. Aku sudah memperkirakan dia menyajikan bukti yang bisa membatalkan keputusan, dan sehingga menyiapkan kartu truf lain. Tapi, sepertinya aku tidak perlu menggunakannya. Aku dipenuhi kekhawatiran, karena aku tidak mempekirakan ini akan berakhir  dengan lancar. Rasanya seolah ini berjalan terlalu mulus…


Tapi, Aku berhasil membuat Paus Wilmotz dan Gereja menjadi sasaran penyelidikan;Aku sudah memenuhi semua tujuanku.


Dengan demikian, penyelidikan berakhir.

* * *




tags: baca Koushaku Reijou no Tashinami (Common Sense Of A Duke’s Daughter) Bahasa Indonesia Chapter 67, Koushaku Reijou no Tashinami (Common Sense Of A Duke’s Daughter) Bahasa Indonesia Chapter 67 manga, Koushaku Reijou no Tashinami (Common Sense Of A Duke’s Daughter) Bahasa Indonesia Chapter 67 online, Koushaku Reijou no Tashinami (Common Sense Of A Duke’s Daughter) Bahasa Indonesia Chapter 67 bab, Koushaku Reijou no Tashinami (Common Sense Of A Duke’s Daughter) Bahasa Indonesia Chapter 67 chapter, Koushaku Reijou no Tashinami (Common Sense Of A Duke’s Daughter) Bahasa Indonesia Chapter 67 high quality, Koushaku Reijou no Tashinami (Common Sense Of A Duke’s Daughter) Bahasa Indonesia Chapter 67 manga scan, ,

Fanspage Facebook Kehidupan Novel