Common Sense of a Duke’s Daughter Chapter 87

Dibaca 867 orang
Font Size :
Table of Content
Dark Mode
Bagaimana menurutmu tentang situs ini? Berikan ulasanmu disini: Halaman Ulasan
Pengen novel yang kamu sukai disini diprioritaskan? beri komentarmu disini: Halaman Request

Common Sense of a Duke’s Daughter Chapter 87

Chapter 87: Pertanyaan Dida II

“Nona, apakah anda benar-benar siap untuk mengambil tanggung jawab itu?”

Nada Dida mengatakan itu tanpa ragu dan menatapku dengan sangat fokus

“Jika masalah ini benar-benar berubah menjadi perang, mengalahkan musuh benar-benar diperlukan dan akan ada korban di pihak kita juga. Semua orang akan berada di bawah situasi itu dengan satu perintah yang anda buat, Nona.”

“… Dida.”

Ryle melangkah mendekati dan memanggil nama Dida dengan nada marah.

“Tuan Puteri, apakah anda sanggup mengeluarkan perintah yang akan mengakibatkan kematian musuh kita meskipun dengan mengorbankan militer kita sendiri?”

“Dida!!”

Saat dia masih tetap berbicara, Ryle meneriak namanya lagi.

Untuk sesaat ruangan menjadi hening.

“Jika perang benar-benar datang kepada kita, semua orang akan memikul bebannya- beban yang mungkin akan membuat mereka kehilangan nyawanya, dengan tangan mereka yang kotor oleh darah musuh. Jadi puteri tidak perlu memikul tanggung jawab ini sendirian.”

Suara Ryle menggema ke seluruh ruangan.

“Tentu saja, Saya siap untuk memikulnya, tapi tuan puteri, Apakah anda benar-benar siap untuk memikul tanggung jawab tersebut? Keputusan yang puteri buat akan menentukan kemenangan dan kekalahan kita. Meskipun anda tidak secara langsung memerintah pasukan, niat sang puteri akan menjadi pedoman kami. Kita tidak hanya akan melindungi kehidupan kita sendiri, tetapi warga wilayah juga. Namun, tuan puteri harus memikul tanggung jawab atas semua orang di medan perang, serta dampaknya setelah perang… Apakah itu benar?”

Ryle tetap diam setelah mendengar pertanyaan Dida.

“Selain itu, meskipun tidak secara langsung, penandatanganan surat otorisasi tetap akan dihitung sebagai orang yang menumpahkan darah musuh.”

Dida benar… Hatiku terasa seperti ditusuk oleh kebenaran yang suram.

Aku tidak bisa dengan hanya pura-pura bodoh di saat aku tahu jawabannya.

… Seperti keinginan rakyat.

Aku sudah menyelesaikan banyak hal dengan satu tindakan penentuan.

Bahkan warga wilayah yang pastinya tidak akan menyetujui perang, akan terlibat dalam badai peperangan.

… Bila perang benar-benar meletus, apa aku benar-benar sanggup untuk mengirim militer kita ke medan perang?

“Saya tidak akan meminta keputusan secepat kilat yang selalu nona buat. Tetapi, karena tuan puteri kami sudah mempertimbangkan masa depan dan mulai mempersiapkan diri, mungkin keputusan yang cepat itu akan menjadi jalan yang terbaik.”

Bahkan aku tidak punya jawabannya saat aku menanyakan ke diriku sendiri pada pertanyaan-pertanyaan seperti ini.

“Ya… tepat seperti yang kamu katakan, Dida.”

Nada suaraku sangat menyedihkan.

Tapi, tidak ada pilihan lain selain mengatakannya.

Aku sama sekali tidak berguna.

Aku memberi tahu Dida dan Ryle untuk mempersiapkan diri di masa mendatang, tapi aku sendiri bahkan belum bisa mempersiapkan diri.

“Saat ini, aku masih belum punya jawaban untuk menjawab pertanyaanmu. Tolong beri aku sedikit waktu lagi.”

“Dimengerti. Kami akan segera melakukan persiapan sekarang.”

Aku pikir dia tidak akan segera melakukan persiapan setelah mendengar jawabanku untuk menunda jawaban pertanyaannya. Aku terkejut kalau Dida memberitahu terlebih dahulu apa yang akan mereka lakukan.

“… Ya, kuserahkan itu pada kalian.”

* * *

Hmm, gimana pendapat kalian menurut chapter ini?

tags: baca novel Koushaku Reijou no Tashinami (Common Sense Of A Duke’s Daughter) Bahasa Indonesia, web novel Koushaku Reijou no Tashinami (Common Sense Of A Duke’s Daughter) Bahasa Indonesia, light novel Koushaku Reijou no Tashinami (Common Sense Of A Duke’s Daughter) Bahasa Indonesia, novel Koushaku Reijou no Tashinami (Common Sense Of A Duke’s Daughter) Bahasa Indonesia, baca Koushaku Reijou no Tashinami (Common Sense Of A Duke’s Daughter) Bahasa Indonesia 87, Koushaku Reijou no Tashinami (Common Sense Of A Duke’s Daughter) Bahasa Indonesia 87 manga, Koushaku Reijou no Tashinami (Common Sense Of A Duke’s Daughter) Bahasa Indonesia 87 online, Koushaku Reijou no Tashinami (Common Sense Of A Duke’s Daughter) Bahasa Indonesia 87 bab, Koushaku Reijou no Tashinami (Common Sense Of A Duke’s Daughter) Bahasa Indonesia 87 chapter, Koushaku Reijou no Tashinami (Common Sense Of A Duke’s Daughter) Bahasa Indonesia 87 high quality, Koushaku Reijou no Tashinami (Common Sense Of A Duke’s Daughter) Bahasa Indonesia 87 manga scan, ,
Table of Content

2
Tinggalkan Komentar untuk Dukung Kami!

avatar
2 Komentar Chapter
0 Balasan Chapter
0 Pengikut
 
Most reacted comment
Hottest comment thread
2 Comment authors
KazutoZhafran Anas Firdaus Recent comment authors
  Ikuti  
terbaru terlama top voting
Notify of
Zhafran Anas Firdaus
Guest
Zhafran Anas Firdaus

updatenya dipercepat bro

Kazuto
Guest
Kazuto

Entah kenapa Yuri hime yang awalnya merupakan karakter utama di game, yang disangka puteri baron baik hati, berubah menjadi sosok yang dikira jahat ketika sang player terinkarnasi jadi Iris, sang rival Yuri di game.