I, a Demon Lord, Took a Slave Elf as My Wife, but How Do I Love Her? Volume 4 Prolog Part 1 Bahasa Indonesia

Dibaca 725 orang
Font Size :
Table of Content
Dark Mode
Bagaimana menurutmu tentang situs ini? Berikan ulasanmu disini: Halaman Ulasan
Pengen novel yang kamu sukai disini diprioritaskan? beri komentarmu disini: Halaman Request

I, a Demon Lord, Took a Slave Elf as My Wife, but How Do I Love Her? Volume 4 Bahasa Indonesia

Penerjemah: niznet
Penyunting: –
Korektor: niznet


Volume 4: Chapter Prolog Part 1

“Mashter Zagan, lihat-lihat, ada banyak biji-bijian yang jatuh disini!”

Gadis muda yang datang berlari dengan bersuara ketipak-ketipuk membawa biji-bijian dengan berbagai ukuran yang dikepalkan di kedua tangannya. Dan sebagai tanggapannya, Zagan menatapnya dengan ekspresi bingung di wajahnya. Dia tidak bisa memutuskan untuk memuji atau mencemaskannya. Namun, Zagan bukanlah orang yang berwajah tampan berdasarkan standar apapun. Nyatanya, dia memiliki ekspresi netral yang muram sehingga, bahkan para orang dewasa gemetaran karena takut, namun gadis muda ini dengan mudahnya tersenyum balik padanya.

Setelah berpikir sejenak, Zagan mengangguk dengan ‘Mm’ dan mengambil salah satu biji-bijian dari tangan gadis muda itu.

“Yang besar ini adalah bijinya pohon ek gergaji. Rasanya sangat pahit, jadi lebih baik jangan memakannya kecuali kalau kau sedang kelaparan.”

“Kamu bisa makan biji-bijian?” Gadis muda menatapnya dengan termenung dan memiringkan kepalanya saat menanyainya.

“Ya. Meskipun aku ragu ada seseorang diluar sana yang menikmati rasanya. Apalagi kalau kau tidak berhati-hati ketika memasaknya, meski rasanya lebih enak tapi akan membuatmu melalui hal mengerikan.”

Kenyataannya, Saat dia masihlah anak terlantar, Zagan pergi ke hutan dan mencoba memasak biji-bijian apapun yang dia bisa dapatkan. Dan disaat dia pikir perutnya sudah kenyang, dia terserang sakit perut yang luar biasa dimana bisa membuatnya mati.

Ketika dia mengenang masa lalunya, menahan keinginan untuk mengeluhkan kenangan pahit itu selama ini, mata gadis muda itu justru berkilau lebih terang.

“Mashter Zagan luar biasa! Kamu tahu semuanya, yah?”

“Aku tidak tahu semuanya, Aku hanya tahu apa yang aku ketahui.”

Kenangannya tersesat di hutan dan menguyah biji-bijian sama sekali bukan kenangan menyenangkan. Dan bahkan, mendengarkan itu membuat si gadis muda terus menatap biji-bijiannya.

“…Seperti apa rasanya, ya?”

“Aku akan memberitahumu sekarang, Rasanya sangat mengerikan…” Zagan mengeluarkan helaan dan mengambil satu sambil berkata itu. Dia bisa bilang kalau gadis itu nanti akan menanggung akibatnya dengan menguyah sebiji kalau dia tidak memberitahuinya. Dan meskipun dia terus terang menolaknya, Zagan berjalan ke dapur, mengenakan celemek dan mengeluarkan wajan. Sebelum Nephy datang di istananya, Zagan hanya memakan daging kering dan susu, tapit itu bukan karena dia tidak bisa memasak. Sebaliknya, memiliki kemampuan semacam kuliner adalah masalah hidup atau mati saat masih berkehidupan dengan mencari sisa makanan yang bisa mereka temukan.

“Aku sangat mencintaimu Mashter Zagan!” teriak si gadis muda sambil memeluk Zagan.

“M-Mmm…” Zagan harus mengerahkan seluruh tenaganya hanya untuk membalas anggukan yang membingungkan, muncul seorang gadis muda dengan tanduk naga terhuyung ke sisinya. Dia adalah putri angkatnya Zagan, Foll.

“Biar kubantu, Zagan.”

“Maaf, Kuserahkan padamu…” Zagan sejujurnya berterimakasih karena ada seseorang yang mau mencicipi rasanya. Lagipula mengetahui cara masak dan mengetaui cara menyiapkan makanan enak adalah dua hal yang sangat berbeda.

“Kamu juga bisa masak?” Tanya gadis muda itu yang terkesan selagi ia melihat Foll mulai bekerja di dapur.

“Sedikit…”
Nephy lah yang selalu mengurus menyiapkan seluruh makanan, tapi sejak Foll datang, ia selalu dibantu olehnya. Akhir-akhir ini, dia bahkan mengurus beberapa bahan yang ada di menu.

“Kakak, kamu juga luar biasa!” teriak si gadis sambil melompat, yang jelas terkesan dengan keterampilannya.

“Kakak…!” Foll kaget saat dipanggil dengan ‘Kakak.’ Dan sebagai perubahan tidak biasanya, pipinya memerah saat dia menatap ke arah gadis itu dengan keheranan. Itu masuk akal, karena Foll selalu dimanjakan olehnya, tapi dia sama sekali tidak melakukan hal yang sama dengan lainnya. Tentu, dia adalah seorang naga yang sudah hidup lebih lama dari rata-rata manusia, tapi dia masih terlihat dan berperilaku layaknya gadis kecil.

“Manis sekali…” Ucap Foll selagi ia memeluk erat gadis muda itu.

“Huh?” Mata gadis muda itu mengilap sebentar, tapi dia segera tersenyum dengan ‘eheheh’ selagi membalas pelukan Foll

“Kakak, kamu hangat.”

“Zagan, Kurasa… tidak apa-apa melakukan seperti ini,” ucap Foll sambil mengusap pipinya ke gadis itu dan mengeluarkan helaan puas.

“Mmm. Setuju.”

“Tidak, itu tidak boleh! Kalian berdua, sadarlah!”

Datang sebuah suara keterkejutan di dalam ruangan selagi mata dua orang itu tertutup sebelah dengan puas. Itu tak lain adalah Chastille, yang lengkap dengan zirah terurapnya untuk pertama kalinya dalam beberapa saat.

 

tags: baca novel I, a Demon Lord, Took a Slave Elf as My Wife, but How Do I Love Her? Bahasa Indonesia, web novel I, a Demon Lord, Took a Slave Elf as My Wife, but How Do I Love Her? Bahasa Indonesia, light novel I, a Demon Lord, Took a Slave Elf as My Wife, but How Do I Love Her? Bahasa Indonesia, novel I, a Demon Lord, Took a Slave Elf as My Wife, but How Do I Love Her? Bahasa Indonesia, baca I, a Demon Lord, Took a Slave Elf as My Wife, but How Do I Love Her? Bahasa Indonesia Volume 4: Prolog Part 1, I, a Demon Lord, Took a Slave Elf as My Wife, but How Do I Love Her? Bahasa Indonesia Volume 4: Prolog Part 1 manga, I, a Demon Lord, Took a Slave Elf as My Wife, but How Do I Love Her? Bahasa Indonesia Volume 4: Prolog Part 1 online, I, a Demon Lord, Took a Slave Elf as My Wife, but How Do I Love Her? Bahasa Indonesia Volume 4: Prolog Part 1 bab, I, a Demon Lord, Took a Slave Elf as My Wife, but How Do I Love Her? Bahasa Indonesia Volume 4: Prolog Part 1 chapter, I, a Demon Lord, Took a Slave Elf as My Wife, but How Do I Love Her? Bahasa Indonesia Volume 4: Prolog Part 1 high quality, I, a Demon Lord, Took a Slave Elf as My Wife, but How Do I Love Her? Bahasa Indonesia Volume 4: Prolog Part 1 manga scan, ,
Table of Content

Tinggalkan Komentar untuk Dukung Kami!

avatar
  Ikuti  
Notify of