Common Sense Of A Duke’s Daughter Chapter 159 Bahasa Indonesia

Dibaca 415 orang
Font Size :
Table of Content

Common Sense Of A Duke’s Daughter Chapter 159 Bahasa Indonesia

Penerjemah: HaruRin
Penyunting: niznet
Korektor: –


Chapter 159 – Pertemuan rahasia 2

Aku mengambil anggur di lemariku.

 

Ini adalah hadiah dari kakekku. Dulu dia sering mengunjungiku sebentar dari pekerjaannya dan memberiku beberapa anggur. Karena aku tidak sering minum, akhirnya aku mengumpulkannya cukup banyak.

 

Tanya berpaling padaku. “Saya akan meminumnya!” Teriak Dida, melompat ke arahku dengan sikap yang hebat dari seorang ksatria. Pada akhirnya dia selalu akan diseret oleh Ryle dan Tanya bersama-sama.

 

Hanya Merida dan Moneda yang akan minum denganku.

 

Meduduki kursi di balkon, kami menuangkan minuman satu sama lain.

 

“Melanjutkan topik yang baru saja…” kata Dean, dia seperti memilih kata-kata dengan hati-hati saat dia berbicara.

 

“Terkadang bukankah lebih baik untuk tidak mengetahui sesuatu?”

 

“Apa kamu bicara dari pengalaman?”

 

“Entah, tapi manusia tidak cukup kuat untuk menerima semua informasi di tangan mereka. Misalnya mengambil proyek banjir. Jika anda memberitahu orang-orang yang tinggal di tanah itu bahwa ada banjir  seratus lima puluh tahun yang lalu di sana, apakah mereka akan gelisah, atau bahkan menjadi panik?”

 

“Itu benar.”

 

Penjelasannya membuatku tersenyum. Itu benar kalau ini bisa terjadi secara realistis.

 

“Tidak mengetahui itu lebih baik … begitulah, tapi bukankah ini sesuatu yang bisa anda katakan setelah mempelajari sesuatu? Memanipulasi penyebaran informasi karena kita terus bekerja pada proyek mungkin merupakan semacam strategi … Tapi seperti yang kita lakukan, kita mungkin akan membuat kecurigaan. Jika itu terjadi, kita akan memiliki keseluruhan situasi dengan akhir yang salah. Meskipun saya tidak dapat menjamin kalau jujur tentang segala hal akan menghasilkan hasil terbaik … saya ingin jujur kepada mereka.”

 

“… Begitu.”

 

“Ditambah, mengatakan bahwa lebih baik tidak tahu adalah hak istimewa yang hanya dipandang untuk orang yang tahu segalanya.”

 

Tidak ada yang bisa mengerti pikiran orang lain sepenuhnya.

 

Ada juga tidak ada cara untuk mengetahui bagaimana seseorang yang mengetahui hal-hal ini akan menerimanya, dan memikirkannya.

 

Itu sebabnya tidak ada yang benar-benar tahu kalau tidak mengetahui situasi yang lebih baik.

 

Satu-satunya orang yang bisa tahu adalah orang yang terlibat dalam situasi ini.

 

Banyak hal yang tidak bisa kita ketahui terjadi di tempat-tempat yang bahkan tidak bisa kita bayangkan.

“Meskipun aku tidak tahu apa yang kau coba sembunyikan, jika kau berpikir dari sudut pandang orang lain, maka yang terbaik yang bisa kau lakukan adalah menduga. Nasehat setelah mengetahui kebenaran atau kebencian dari tidak mengetahui, bahwa semuanya tergantung pada kejadian spesifik itu sendiri. Atau mungkin itu tergantung dari hubungan antara kau dan orang lain, dan seberapa baik kau saling mengenal … kan?”

 

“Kenapa amda berpikir kalau saya menyembunyikan sesuatu?”

 

“Apa itu salah? Aku selalu merasa seperti saat kau berbicara tentang diriku dan orang-orangku, nada bicaramu terlihat aneh. Tapi aku tidak tahu hal-hal seperti apa yang kamu sembunyikan, dan aku tidak tahu kamu menyembunyikan itu dari siapa.”

 

“Kebanyakan orang memiliki rahasia. Bahkan anda juga …”

 

“Contohnya?”

 

“Jika saya bisa mengatakannya dengan suara yang keras, itu semua tidak jadi rahasia lagi.”

 

“Hehehe … benar, aku mengabaikan semua itu, dan selalu memegang seseorang yang mencurigakan karena kau bekerja untukku. Jadi tentu saja aku tidak berbeda. Kita bahkan sudah membicarakan hal ini sebelumnya, bukan?”

 

Kakekku tidak mengecewakan sebagai pria yang mencintai anggurnya. Pilihan minumannya enak.

 

Omong-omong, di kehidupanku saat aku selesai bekerja dan pulang, aku sering minum sendiri juga.

 

“Aku punya beberapa rahasia yang tidak bisa aku katakan kepada siapa pun, tidak ada yang bisa tahu. Selama kamu tidak menyakiti orang-orang yang tinggal di tanah ini, maka aku tidak terlalu peduli dengan rahasiamu.”

 

“… Nona, anda…”

 

Setelah berteriak terkejut, dia tersenyum lembut.

 

Sejujurnya, aku ingin tahu apa yang dia sembunyikan dariku.

 

Tapi di saat yang sama, aku takut.

 

Ada banyak hal yang bisa diragukan … di saat keadaan seperti ini juga.

 

Pada saat yang sama, waktu yang telah kami habiskan bersama membuatku ingin mempercayainya.

 

Jadi, semuanya baik-baik saja. Tidak mengetahui itu lebih baik, bahkan jika aku akan menyesalinya di kemudian hari.

 

Selama kami berjalan di arah yang sama bersama, asalkan itu bukan kebohongan, itu cukup bagiku.

tags: baca novel Koushaku Reijou no Tashinami (Common Sense Of A Duke’s Daughter) Bahasa Indonesia, web novel Koushaku Reijou no Tashinami (Common Sense Of A Duke’s Daughter) Bahasa Indonesia, light novel Koushaku Reijou no Tashinami (Common Sense Of A Duke’s Daughter) Bahasa Indonesia, novel Koushaku Reijou no Tashinami (Common Sense Of A Duke’s Daughter) Bahasa Indonesia, baca Koushaku Reijou no Tashinami (Common Sense Of A Duke’s Daughter) Bahasa Indonesia 159, Koushaku Reijou no Tashinami (Common Sense Of A Duke’s Daughter) Bahasa Indonesia 159 manga, Koushaku Reijou no Tashinami (Common Sense Of A Duke’s Daughter) Bahasa Indonesia 159 online, Koushaku Reijou no Tashinami (Common Sense Of A Duke’s Daughter) Bahasa Indonesia 159 bab, Koushaku Reijou no Tashinami (Common Sense Of A Duke’s Daughter) Bahasa Indonesia 159 chapter, Koushaku Reijou no Tashinami (Common Sense Of A Duke’s Daughter) Bahasa Indonesia 159 high quality, Koushaku Reijou no Tashinami (Common Sense Of A Duke’s Daughter) Bahasa Indonesia 159 manga scan, ,
Table of Content

Tinggalkan Komentar untuk Dukung Kami!

avatar
  Ikuti  
Notify of