Common Sense Of A Duke’s Daughter Chapter 84

Dibaca 816 orang
Font Size :
Table of Content

Kami Resmi Tutup! Bagi yang ingin mengurus FT ini silahkan baca selengkapnya di postingan FacebookPengumuman Terakhir

Penerjemah: niznet
Penyunting: niznet

Chapter 84 – Rencana Milik Iris

Korespondensi[1] yang perlu ditulis oleh presiden Konglomerat Azura itu hiatus sampai sekarang karena insiden pengucilan tersebut.

Ada banyak sekali korespondensi yang ditulis untuk perihal kerusakan yang diterima pada keributan dan kesibukan setelah pertemuan meeting.

Yang harus kulakukan cuma membalas surat-surat yang kami terima dari perusahaan lain. Sepertinya aku harus terus menulis korespondensi.

Aku sedikit menyesal karena aku harus bekerja jauh lebih banyak daripada biasanya. tapi, kantorku adalah tempat untuk bekerja, bukan untuk menangisi kesalahan yang sudah diperbuat di masa lalu.

Aku merebahkan tubuhku ke kursiku, dan melemparkan tinta pena ke ke mejaku.

Belakangan ini, aku mulai sering melakukan ini saat aku merasa lelah.

“Hei, Sei…” (Iris)

Dia mungkin disini untuk mengumpulkan surat-surat yang sudah kutulis sebelumnya.

“Ya, ada apa?” (Sei)

“Saat ini, Pangeran Kedua sudah mendekati tiga perusahaan dan menghancurkan mereka. Apa enaknya Konglomerat Azura harus mengambil tiga perusahaan itu dengan membeli mereka?” (Iris)

Sei terlihat kaget setelah aku bertanya kepadanya. Dan setelah beberapa saat, dia tenang kembali.

“… Kenapa anda tiba-tiba berbicara seperti ini? Bukankah anda sudah mendengar jika ada yang melindungi pangerran kedua dari belakang. Apa yang membuat anda terpikirkan untuk menyarankan tindakan balas dendam? Apakah anda yakin ingin melawan Pangeran Kedua?” (Sei)

Dia sangat mengkhawatirkan ku meskipun ia menyembunyikannya dengan tatapan tenang itu.

“Aku setuju… em tidak. Menurutku, itu lebih menunjukkan belas kasihan pada ketiga perusahaan itu kalau kita membelinya. Karena kamu mungkin tahu kalau manajemen perusahaannya sedang memburuk dan sebagian besar karyawannya berhenti. Saat ini kita sangat membutuhkan karyawan. Selain itu, Cara berpikir pangeran kedua ini salah. Dia menganggap perusahaan sebagai alatnya, dan menghancurkan perusahaan tersebut saat dia pikir mereka sudah tidak berguna.” (Iris)

Tingkah lakunya sungguh menggelikan.

Setelah pembatalan kami, rasanya aku bisa menyadari kelakuan buruk sang pangeran kedua pada akhirnya… Aku tidak memperhatikannya sama sekali saat aku jatuh cinta padanya.

“Nona Iris, anda tidak dapat menghindar bahwa dengan melakukan itu akan memancing kemarahan pangeran kedua. Mengapa anda mencoba untuk mengambil jalur yang paling berisiko?” (Sei)

“Pada saat aku sedang dikucilkan, saat itu pengiriman barang-barang dari wilayah Armenia dikenakan tarif sangat tinggi daripada biasanya ketika melewati perbatasan. Aku yakin kalau pangeran kedua lah yang bertanggung jawab atas alasan mengapa Wilayah Armenia dikenakan tarif yang besar.” (Iris)

Walaupun keributan telah mereda, hilangnya uang milik perusahaan belumlah juga kembali. Walaupun aku berusaha untuk bernegoisasi dengan mereka, itu akan buang buang waktu karena mereka akan menolak untuk memberi uang itu kembali.

Karena faksi Pangeran kedua bermusuhan denganku, posisiku sebagai wakil penguasa akan melakukan tindakan kecil yang membuat mereka kesal.

“artinya, saat kita menjual barang-barnag ke wilayah lain, perusahaan-perusahaan Armelia akan terkena kerugian besar karena pajak.” (Iris)

“Yah, jika mungkin untuk mendapatkan hanya bagian manajemen dari ketiga perusahaan, Saya yakin itu baik-baik saja. Tapi jika seisi perusahaan? Itu terlalu besar. Tidakkah anda berpikir begitu? Akan lebih baik jika kita bisa meminjam nama perusahaan dan memindahkan pekerja kita di sana. Misalnya, jika kita memisahkan departemen transportasi di Konglomerat Azura dan menggabungkannya dengan salah satu dari tiga bisnis. Nantinya, mereka secara teknis akan menjadi mandiri, bukan?” (Sei)

“Memang benar… Itu artinya kalau kamu bisa menggunakan nama perusahaan yang dibeli, pajaknya tidak akan berlaku untuk perusahaan sekunder. Kalau ini berjalan lancar, semuanya perlahan-lahan akan kembali ke situasi sebelum pengucilan dan perusahaan lain akan mendapat manfaatnya. Yah, aku dengar kalau perusahaan sebelumnya. Oodana juga menyewa pengawal satu per satu dan membaginya ke kota-kota lain. dengan begitu bisa mengurangi biaya pajak dengan melakukan pembayaran satu per satu, jadi kamu harus menggunakan karyawan dari perusahaan lain juga. Intinya adalah aku ingin meningkatkan Konglomerat Azura sebagai bisnis.” (Iris)

Aku tersenyum kecut karena tahu kalau beban kerjaku nanti akan meningkat banyak di masa mendatang.

Akan tetapi, itu juga merupakan fakta kalau kita tidak bisa mengabaikan para bangsawan korup yang tertangkap di faksi Pangeran Kedua. Akan sangat menyakitkan untuk bernegosiasi dengan mereka.

Meskipun mudah untuk memperluas bisnis, apa Konglomerat Azura akan mendapatkan keuntungannya? Itulah yang perlu diketahui.

“… Aku akan menyaring karakteristik dari masing-masing perusahaan untuk dijadikan pertimbangkan serta mengurangi jumlah perusahaan yang akan dibeli oleh Konglomerat Azura.” (Iris)

“Terima kasih.” (Sei)


[1] Korespondensi adalah perihal surat-menyurat.

tags: baca novel Koushaku Reijou no Tashinami (Common Sense Of A Duke’s Daughter) Bahasa Indonesia, web novel Koushaku Reijou no Tashinami (Common Sense Of A Duke’s Daughter) Bahasa Indonesia, light novel Koushaku Reijou no Tashinami (Common Sense Of A Duke’s Daughter) Bahasa Indonesia, novel Koushaku Reijou no Tashinami (Common Sense Of A Duke’s Daughter) Bahasa Indonesia, baca Koushaku Reijou no Tashinami (Common Sense Of A Duke’s Daughter) Bahasa Indonesia 84, Koushaku Reijou no Tashinami (Common Sense Of A Duke’s Daughter) Bahasa Indonesia 84 manga, Koushaku Reijou no Tashinami (Common Sense Of A Duke’s Daughter) Bahasa Indonesia 84 online, Koushaku Reijou no Tashinami (Common Sense Of A Duke’s Daughter) Bahasa Indonesia 84 bab, Koushaku Reijou no Tashinami (Common Sense Of A Duke’s Daughter) Bahasa Indonesia 84 chapter, Koushaku Reijou no Tashinami (Common Sense Of A Duke’s Daughter) Bahasa Indonesia 84 high quality, Koushaku Reijou no Tashinami (Common Sense Of A Duke’s Daughter) Bahasa Indonesia 84 manga scan, ,
Table of Content

Leave a Reply

  Subscribe  
Notify of