Common Sense Of A Duke’s Daughter Chapter 94

Dibaca 600 orang
Font Size :
Table of Content

Kami Resmi Tutup! Baca Selengkapnya di postingan FacebookPengumuman Terakhir

Penerjemah: HaruRin
Penyunting: niznet
Korektor: –

Chapter 94 – Mengelabuhi

Dan sekarang, hari ini adalah hari untuk bertemu dengan Presiden Perusahaan itu.

Oke! …. setelah menguatkan tekadku, aku masuk ke kereta.

Perusahaan yang ku-tuju sekarang adalah salah satu perusahaan yang memecat beberapa karyawanku dengan memanfaatkan kejadian pengucilanku.

Pria yang dulu mengacau di toko-ku…

kereta berhenti di depan gedung itu, yang berada di salah satu negeri yang makmur, sama seperti ibukota.

Aku mengintip sedikit ke toko. sepertinya tidak banyak pelanggan yang datang.

Sei memberitahu manajer toko kalau aku sudah datang dan kami segera dipandu ke ruang tamu.

…Suasana di sini agak aneh. Itu yang pertama muncul di pikiranku. Ada banyak perabotan.

ada yang hiasannya mewah memberikan kesan yang sama seperti ruang tamu kami. Tapi, di sisi lain, ada juga yang berkilauan dan terlihat sangat mencolok.

Rasanya hampir seperti dua orang yang mempunyai selera yang sangat berbeda, melakukan apapun mereka inginkan di tempat ini … Jadi saat melihat tempat ini… Sangat jauh dari kata pas.

Selain itu, tempat kosong yang tidak normal antara perabot ini juga memberikan kesan yang aneh.

Mungkin pernah ada yang ditempatkan di situ sebelumnya.

Buktinya, kau bisa melihat bekas lukisan yang mungkin pernah digantung di dinding itu sebelumnya.

… Apakah mereka sedang merenovasi? Tidak, itu tak mungkin. Mereka pasti tak akan membiarkan tamu-nya masuk ke ruangan yang masih direnovasi.

… Atau mungkin mereka menjualnya? Kemungkinannya lebih tinggi.

Saat aku sedang sangat memikirkan hal itu, Presiden perusahaan muncul.

Mencolok sekali. Kesan pertama yang kudapat dari melihatnya. Dia seperti menggunakan benang emas untuk pakaiannya. Ada terlalu banyak renda dan seperti pakaian pria yang tebal.

“Senang bertemu dengan Anda. Saya Vuld Rankam. Presiden perusahaan ini.”

“Senang bertemu dengan anda juga. Saya Iris, Presiden Konglomerat Azuta. Senang berkenalan dengan anda.”

kami memulai obrolan dengan senyuman.

“Saya masih tak percaya, bahwa saya bisa bertemu dengan Presiden Konglomerat Azuta Yang terkenal.”

“Saya juga. Saya cukup beruntung, bisa bertemu Presiden dari salah satu perusahaan kelas atas di ibukota ini.”

‘hohoho’, aku tertawa dengan menutupi mulutku dengan kipas lipat. Gaya tertawaku seperti tuan putri jahat layaknya di cerita.

Melihat itu, alisnya mengkedut sedikit.

Ya ampun … Apa mungkin aku sudah menyinggungnya? Rencanaku adalah menakutinya setelah sedikit mengobrol dengan tenang,  duh.

“… Apa yang Anda katakan? Panggilan itu tak berlebihan untuk anda yang merupakan seorang kelas atas di ibukota.”

Wah? Aku ingin tahu apakah tak apa-apa kalau aku mulai untuk menyerangnya.

“Oh, saya memang harus melakukannya. Namun, kami hanya pendatang baru di sini. Kami tak punya sejarah seperti perusahaan anda. Selain itu, perusahaan Anda juga dicari oleh Pangeran Edward-sama … Sungguh, saya sangat iri.”

Saat aku mengatakannya, Vuld langsung tersenyum lagi. Kurasa dia mendapatkan pendiriannya lagi, ya?

“…  Terima kasih banyak. Tapi, ya, saya pikir itu benar. saya sangat bersyukur kalau Edward-sama memilih perusahaan kami untuk sangat bertanggung jawab atas tugas yang diberikan.”

Ah … Lalu kau akan menggunakan Edward-sama sebagai tameng, ya? Itu seperti tameng dan tombak untuk perusahaan ini.

“… Ngomong-ngomong, karya seni yang ditaruh di ruangan ini terlihat Indah.”

Aku mengubah topik pembicaraannya. Memang sedikit terlambat tapi hanya orang bodoh yang akan mengikuti tuntunannya. pihak lain hanya akan mengambil keuntungan dari situasi seperti itu.

Bahkan jika kita punya kelebihan dalam hal modal, itu takkan membantu. pihak lain sedang mencoba untuk membicarakan keuntungannya dengan menggunakan Ed-sama sebagai perisainya.

Untuk sesuatu yang ingin kudapatkan, aku tak boleh kehilangan konsentrasi di sini.

“… Saya senang Anda berpikir begitu.”

sepertinya pihak lain juga menurunkan serangannya sedikit.

“Ya. Mereka semua sangat Indah, aku hanya dapat terpesona. jika ‘semua’ dari mereka ada, itu akan menjadi hiasan yang luar biasa.”

dan sekali lagi, dia menampakkan keterkejutannya. Apakah tebakanku mengenai tempat kosong itu tepat?

“…. Sebenarnya, kami sedang tengah merenovasi. saya sangat malu kalau Anda harus melihat keadaan ruangannya seperti ini.”

wajahnya seolah-olah berkata dia mencoba untuk menguatkan diri. jika dia adalah salah satu dari Presiden dari wilayah kami di tempatnya, mereka akan dengan mudah menenangkan suasana tanpa menunjukkan tanda menghasut.

Aku berterimakasih kepada diriku yang telah berdiskusi dengan banyak orang, kupikir kemampuan-ku berguna dalam hal seperti ini. lebih baik berterimakasih pada mereka  … serius, saat aku menghadapi orang ini di sini, aku benar–benar tahu seberapa banyak anjing Presiden yang licik di wilayah kami. Aku ingin sedikit menahan mereka.

“Oh? Begitukah? saya yakin ruangan ini akan sangat bagus jika semua bagian ruang ini terkumpul. Apa yang Anda rencanakan untuk menghias tempat kosong itu?”

“…. Itu, masih dalam pertimbangan.”

“Begitu, ya … Maaf telah banyak bertanya seperti tadi.Lagipula, Anda, Vuld-sama adalah orang yang berhubungan baik dengan Marquis Rudolf. dengan bantuan Rudolf-sama, yang memiliki selera kemewahan yang tinggi, saya yakin Anda akan bisa mendapatkan sesuatu yang sempurna untuk tempat itu.”

saat kukatakan itu, topeng pria itu lepas.

tags: baca novel Koushaku Reijou no Tashinami (Common Sense Of A Duke’s Daughter) Bahasa Indonesia, web novel Koushaku Reijou no Tashinami (Common Sense Of A Duke’s Daughter) Bahasa Indonesia, light novel Koushaku Reijou no Tashinami (Common Sense Of A Duke’s Daughter) Bahasa Indonesia, novel Koushaku Reijou no Tashinami (Common Sense Of A Duke’s Daughter) Bahasa Indonesia, baca Koushaku Reijou no Tashinami (Common Sense Of A Duke’s Daughter) Bahasa Indonesia 94, Koushaku Reijou no Tashinami (Common Sense Of A Duke’s Daughter) Bahasa Indonesia 94 manga, Koushaku Reijou no Tashinami (Common Sense Of A Duke’s Daughter) Bahasa Indonesia 94 online, Koushaku Reijou no Tashinami (Common Sense Of A Duke’s Daughter) Bahasa Indonesia 94 bab, Koushaku Reijou no Tashinami (Common Sense Of A Duke’s Daughter) Bahasa Indonesia 94 chapter, Koushaku Reijou no Tashinami (Common Sense Of A Duke’s Daughter) Bahasa Indonesia 94 high quality, Koushaku Reijou no Tashinami (Common Sense Of A Duke’s Daughter) Bahasa Indonesia 94 manga scan, ,
Table of Content

1
Leave a Reply

1 Comment threads
0 Thread replies
0 Followers
 
Most reacted comment
Hottest comment thread
1 Comment authors
  Subscribe  
newest oldest most voted
Notify of
Candhika Putra Mulya Hardi

Di tunggu lanjutannya min