Common Sense Of A Duke’s Daughter Chapter 95

Dibaca 650 orang
Font Size :
Table of Content

Common Sense Of A Duke’s Daughter Chapter 95

Penerjemah: HaruRin
Penyunting: niznet
Korektor: –

Chapter 95 – Negosiasi

Marquis Rudolf adalah salah satu bangsawan anggota fraksi pangeran kedua.

Aku tak tahu apa yang dia pikirkan tapi setelah ia hadir ke pesta peringatan dari yayasan Kerajaan, ia mengirimkanku undangan ke kediamannya untuk sebuah pesta.

… Dan sekarang, satu hal yang menggangguku di sini. Kenapa dia bereaksi terlalu berlebihan untuk orang yang namanya Marquis Rudolf?

Jawabannya sederhana. Dia ingin menyembunyikan hubungannya dengan Marquis Rudolf.

“… maaf, tapi, kenapa nama Marquis Rudolf yang disinggung?”.

“Anda sangat dekat dengan dia, bukan? begitu dekat sampai Anda dapat meminta Edward-sama untuk permintaan Anda.”

“……!!”

Vuld sangat terkejut hingga mulutnya terbuka lebar dengan sendirinya. Ah, ia memperlihatkan reaksi yang menarik.

Aku menyembunyikan senyumanku di balik kipas lipat, aku hanya diam saat melihatnya.

“… Yang lebih penting, mari beralih ke topik utama.”

“Topik utama, kata anda?”

“ya, itu benar. Tentang pengurusan kerja sama dari Konglomerat Bennel dan Konglomerat Azuta.”

“jika saya ingat dengan benar, kami harus memberikan dana dalam pertukaran untuk tempat dan pegawai Konglomerat Bennel di ibukota dan tempat-tempat lain … kan?”“Ya, anda benar”

“… saya minta maaf, tapi, saya tak bisa menyetujui hal itu.”

“… Ap…!”

“benar jika kita perlu tempat dan tenaga kerja. tapi itu akan baik-baik saja selama kita hanya mendapatkan mereka dari sumber lain … saya tidak ingin mereka terlalu banyak dan Anda meminta mereka untuk membayar anda.”

“Itu mungkin benar. Namun … jika saya boleh mengatakan sesuatu, Iris-sama, saya menduga kalau Konglomerat Azuta ingin memiliki hubungan dengan Edward-sama, sungguh.”

Itu dia. Menggunakan ‘hubungan Edward-sama’ sebagai tombak dan perisai, ia mencoba untuk menciptakan kondisi yang menguntungkan untuk dirinya sendiri.

Namun, aku tak berencana untuk menyetujui syarat mereka.

setelah semua, pajak yang mereka minta amat-sangat tinggi. ke titik di mana kau akan bingung ke mana kau harus meminjam uang …

“ya, persis seperti yang Anda tebak, Vuld-sama. kami, Konglomerat Azuta, ingin berhubungan dengan Edward-sama untuk membuat pijakan di ibukota … Namun, setelah berpikir lagi, kami memutuskan kalau kami hanya bisa berkonsultasi dengan orang lain. layaknya perusahaan Anda yang berkonsultasi dengan Marquis Rudolf.”

“Bagaimana kau … !”

Dia Bahkan tak mencoba menjaga harga dirinya. Dia menunjukkan ekspresi kagetnya begitu saja.

 

“Fufufu, our company has quite the big ears, you know? I would suggest you to not always find faults in your employees. After all, if they were to complain at a pub, it would spread very easily.”

 

“Fufufu, perusahaan kami telah mendengar cukup banyak, tahu? saya sarankan untuk tak selalu mencari kesalahan karyawan Anda. lagi pula, jika mereka mengeluh ke tempat bar, itu akan menyebar dengan cepat.”

Itu sebabnya kenapa aku berterimakasih pada Tanya. Sungguh, skill-nya untuk mengumpulkan informasi sangat hebat.

“Kuuhh ….. !”

“Bukankah topik kita sudah melenceng jauh? Bahkan setelah Anda menyinggung masalah meminta Marquis Rudolf untuk ‘permintaan’  membuat hubungan dengan Edward-sama dan memiliki karyawan dari Konglomerat Azuta, saat ini keadaan internal perusahaan anda melebihi seperti kereta perang yang panas. Itu telah menjadi keadaan yang gawat …. jika saya akan menolak hari ini, Anda harus menutup toko Anda besok, bukan?”

Maksud dari ‘permintaan’ adalah untuk membuat Ed-sama menjadi sedikit pilih kasih untuk perusahaannya. dengan kata lain, ia memerlukan perlindungan Ed-sama untuk mengambil karyawan dari perusahaan kita.

Kalau itu terjadi, itu akan lebih menyulitkanku yang tak mau memperburuk keadaan dengan keluarga kerajaan, yang mengeluh tentang keaadaan kerajaannya.

Yah … Aku bukan satu-satunya orang yang tak mau bermasalah tentang imbalan … Seperti halnya pebisnis yang lain juga merasakan hal yang sama.

Dengan kata lain, artinya mereka akan membuat seluruh Guild perdagangan menjadi tak puas, jadi tak ada yang perlu dikhawatirkan.

Biasanya, ketika mereka mencoba untuk mengambil pegawai dari perusahaan kami dengan terang-terangan, kami juga bisa menunjukkan peringatan melalui Guild perdagangan juga.

Tapi, kami tidak bisa melakukannya karena mereka berada di bawah perlindungan keluarga kerajaan, Selain itu ada keributan dari pengucilan.

Oleh karena itu, semua keluhan kita seperti berdesakan.

Pastinya dia tak ingin aku mengetahuinya.

Sekarang kembali ke topik utama.

Itu mungkin kesepakatan yang bagus untuk Marquis Rudolf. Lagi pula, ia akan mendapat keuntungan hanya dengan menjadi perantara untuk Ed-sama dan pedagang.

Dan karena ini terhubung dengan “keuntungan”, ketika rencana konglomerat mulai memburuk, maka hal itu akan langsung diberhentikan.

“………..”

Jelas sekali kalau dia dalam keadaan cemas.

“…..Sekarang, Anda tidak bisa melakukan apa-apa karena hutang. Anda memiliki dua pilihan, berhenti berurusan dengan saya dan bunuh diri bersama perusahaan Anda, atau memutus hubungan Anda dengan hutang dan perusahaan lalu memulai lagi.”

Dia menatapku dengan kebencian. yah, kupikir itu wajar saja.

Berkali-kali dia mencoba  untuk mengatakan sesuatu, tapi kemudian berhenti…. Namun, ekspresi gelisahnya berubah menjadi tenang seperti menyadari sesuatu.

….. Apa yang dia sadari?

“… Artinya, menurut Anda saya harus berhenti, bukan?”

Ya. Saat dana dihentikan untuk perusahaan ini, Anda tak akan pernah berhubungan lagi selamanya. Itu menurut saya.”

Vuld menarik napas dan tersenyum. Dia seperti menyusun apapun di pikirannya, ia memakai ekspresi lega.

Tapi, saat melihatnya, yang kupikirkan adalah ….

Tak tahu malu – satu kalimat itu mewakili semua yang kupikirkan.

Matanya membara dengan terang, tak cocok dengan ekspresinya.

Bahkan saat ini, ia hanya berpikir tentang bagaimana dia bisa mendapat keuntungan.

“…… Saya paham. saya akan mengikuti saran itu.”

tags: baca novel Koushaku Reijou no Tashinami (Common Sense Of A Duke’s Daughter) Bahasa Indonesia, web novel Koushaku Reijou no Tashinami (Common Sense Of A Duke’s Daughter) Bahasa Indonesia, light novel Koushaku Reijou no Tashinami (Common Sense Of A Duke’s Daughter) Bahasa Indonesia, novel Koushaku Reijou no Tashinami (Common Sense Of A Duke’s Daughter) Bahasa Indonesia, baca Koushaku Reijou no Tashinami (Common Sense Of A Duke’s Daughter) Bahasa Indonesia 95, Koushaku Reijou no Tashinami (Common Sense Of A Duke’s Daughter) Bahasa Indonesia 95 manga, Koushaku Reijou no Tashinami (Common Sense Of A Duke’s Daughter) Bahasa Indonesia 95 online, Koushaku Reijou no Tashinami (Common Sense Of A Duke’s Daughter) Bahasa Indonesia 95 bab, Koushaku Reijou no Tashinami (Common Sense Of A Duke’s Daughter) Bahasa Indonesia 95 chapter, Koushaku Reijou no Tashinami (Common Sense Of A Duke’s Daughter) Bahasa Indonesia 95 high quality, Koushaku Reijou no Tashinami (Common Sense Of A Duke’s Daughter) Bahasa Indonesia 95 manga scan, ,
Table of Content

Tinggalkan Komentar untuk Dukung Kami!

avatar
  Ikuti  
Notify of