Common Sense Of A Duke’s Daughter Chapter 98

Dibaca 567 orang
Font Size :
Table of Content

Common Sense Of A Duke’s Daughter Chapter 98

Penerjemah: HaruRin
Penyunting: niznet
Korektor: –


Chapter 98 – Terlambat

hal-hal tentang urusan Konglomerat sudah selesai sekarang.

karena Konglomerat milik Karim sekarang yang memegang peran transportasi, sekarang memungkinkan untuk melewati perbatasan dengan tarif standar dengan tarif pajak.

Kepercayaan pada Konglomerat Karim untuk transportasi berarti mewujudkan pengurangan biaya selangit pada pengawal dan biaya petugas konglomerat lain.

dan Konglomerat Karim, pada gilirannya, mendapatkan keuntungan.

Hubungan sama-sama untung yang sebenarnya untuk setiap orang.

sebenarnya, negosiasi dengan penguasa Feodal dari wilayah yang sudah menaikkan tarifnya, tidak berjalan dengan baik.

Gangguan dari Ratu Kedua kemungkinan ikut serta dalam itu.

tarif pajak biasanya diatur berdasarkan kebijakan Penguasa wilayah, Bahkan jika aku harus membuat permintaan agar tarif pajak diturunkan, karena  pengucilan, aku menjadi salah dituduh. Hal itu dengan cepat dijawab, “bagaimana beruntungnya kau. Namun, aku menaikkan tarif pajak di semua daerahku. Itu adalah kebijakan yang telah kami tetapkan”.

aku hanya bisa merasakan ada suatu motif yang bertujuan bersamaan dengan menaikkan pajak tarif sekitar daerah wilayah Armelia saja.

Tapi mengajukan sebuah tuntutan nantinya hanya akan sampai di Ratu kedua yang sudah siap dan menunggu.

Pastinya saat mengetahunya, dia hanya akan menghancurkannya.

Meskipun ayah seorang perdana Menteri, ia tidak memiliki hak untuk memerintah penguasa lain.

Hanya Raja sendiri lah punya wewenang itu. Tetapi Raja saat ini hanya bisa terbaring di tempat tidurnya karena sakit.

Yah … Walau begitu, tetap saja penguasa wilayah yang diberikan hak untuk membuat kebijakan sendiri mengenai tarif pajak.

setidaknya selama masa damai, Raja akan jarang menggunakan wewenangnya, dan mengubah kebijakan penguasa wilayah.

Kurasa inilah arti dari pemblokiran dari semua sisi.

… setidaknya aku berhasil mencapai tujuanku, mungkin aku hanya harus kembali sekarang. Sebastian mungkin orang yang handal, tetapi beban kerja pastinya telah mencapai jumlah yang besar saat ini.

Ah … Tapi, jika Dean ada di sana, mungkin dia akan mengurusnya.

Aku membereskan dokumen-dokumen dan berpikir tentang hal ini. 

“Tanya. Aku berencana akan kembali ke wilayah.”

“saya pikir itu yang terbaik. Akan saya atur jadwal anda sekarang.”

Yah … akan ada banyak hal yang harus diurusi dan orang-orang yang harus diatasi dulu, aku yakin aku perlu untuk menginap selama beberapa hari.

Terima kasih.

Ahh, betapa rindunya aku dengan negeri itu.

Ini bukan seperti absen sampai satu atau dua tahun saat masa-masa menjadi pelajar, tetapi tetap saja terasa seolah aku sudah pergi untuk waktu yang sangat lama.

Aku merasa kalau pernah melihat keramaian ini beberapa hari sebelumnya
ED Note: Ini semacam jelasin betapa ramainya manusia di daerahnya.

“Nona, surat dari Mimoza sudah datang.”

Aku menerima amplop dari Tanya dan merobek segelnya dengan pisau kertas dan melihat isinya.

Aku merasa kalau kemampuan membaca cepatku telah meningkat besar.

Setelah kubaca sekali, aku menutupnya dan memasukkannya ke amplop.

“… Kelihatannya cukup serius.”

isi surat itu adalah balasan terhadap permintaan maaf tentang Damme.

itu balasan yang sangat khas dari Mimoza, kalau aku tak memberikannya waktu berpikir, dan dia pasti akan sangat sedih jika aku berhenti melibatkannya dari pertimbangan.

Tapi, dari situ, Entah kenapa bisa mengarah ke pembahasan tentang pernikahan.

Sepertinya… dia sepertinya kesulitan untuk mencari pasangan tunangannya.

Tidak mengherankan, keluarga Mimoza adalah salah satu keluarga yang netral … yang akan cenderung membuat mereka sangat berhati-hati.

Tapi aku juga mengerti Mimoza, dia memanfaatkan kecemasan yang berlebihan sebagai alasan untuk melanjutkan bersantainya.

untuk anak-anak dari bangsawan, hubunganmu dengan keluarga pasanganmu sangatlah penting, dan penting untuk mengetahui dari pihak mana mereka, atau mereka berniat untuk bekerjasama.

Kau mulai memahami betapa seriusnya status keluarga pasanganmu.

Tapi, waktu terus berlalu dengan kecepatan yang sama Bahkan saat kau berhenti untuk mempertimbangkannya.

… usia pernikahan antara bangsawan lebih muda daripada di Jepang.

tapi tetap saja, latar belakang sosial dan harga diri, semuanya berbeda, sehingga itu adalah sesuatu yang akan diinginkan.

Dengan ingatan Iris yang menjelaskanku, aku bisa mengerti Mimoza yang sentimen itu tak sabaran untuk gelar.

Tapi hanya untuk ‘gelar’, dan tidak ‘semuanya’.

 

Aku sendiri bahkan belum menikah … Aku tak memegang impian untuk menikah lagi.

Aku menulis balasan yang mengatakan kalau akan lebih baik jika dia menunggu dengan tenang dan tidak terlalu khawatir.

itu sangat penting untuk memastikan tidak hanya satu orang, tapi keluarga … Perasaan goresan-goresan ini terbawa saat kutulis; aku tersenyum untuk menghinaku sendiri.

“… Ngomong-ngomong, aku penasaran bagaimana keadaan Ryle dan Dida.”

Ryle dan Dida telah diajak oleh kakek, mereka dijemput kemarin dan hari ini.

Seharusnya mereka menjadi pengawal pribadiku, dan … Yah, kupikir itu tidak apa-apa, karena aku sedang mengerjakan dokumen tentang konglomerat Kyle, dan tak ada rencana untuk meninggalkan rumah.

“Aku yakin mereka akan baik-baik saja saat pergi beberapa hari. mereka sudah menghabiskan tahun-tahun di pelatihan dibawah jendral Gazelle.”

Saat aku bicara ke Tanya, kami mendengar suara ketukan pintu.

Tanya pergi untuk membukanya dan melihat siapa itu.

saat ia terus berbicara dengan pelayan, ekspresi Tanya berubah lebih dan lebih parah.

“… Usir dia, cepat.”

“Tapi…”

Pelayan itu gemetar karena nada dinginnya, dan memaksakan untuk berkata-kata tapi dia tetap berdiri di lantai.

“Baiklah. Aku akan pergi nanti.”

Katanya seolah-olah tak ada gunanya berbicara lebih lama.

Tapi ekspresi pelayan itu berubah menjadi lega  setelah mendengar jawaban Tanya.

mungkin ini pertanda kalau tamu ini … dari tingkat tertentu yang penting.

“… Tanya.”

“Permisi. Saya akan pergi keluar dan menanganinya.”

Dengan melihat Tanya, aku mengerti kalau dia tak mau aku mengetahuinya… apapun yang terjadi, dia berpikir akan menanganinya sendirian.

“Tunggu sebentar. Tanya, siapa yang datang ke sini?”

“Nona, anda tak boleh melibatkan dirimu dengan ini. Saya akan mengurus semua.”

“… Tanya.”

Saat aku memanggil namanya sekali lagi, dia menatapku, ekspresi penuh khawatir ada di wajahnya.

“Tamu kita adalah Van Lutasha yang datang untuk menemuimu, Nona”

“… Van… “

Meskipun aku sendiri, ikut merasa gelisah saat mendengar namanya.

“Lebih baik anda tak sembarangan berhubungan dengannya, selama Ryle dan Dida tak bersamamu. Kami tak bisa menebak apa yang pria itu pikirkan, apa yang mungkin dia lakukan.  … Selain itu, dia datang tanpa memberitahu kita sebelumnya. Itu adalah penghinaan yang luar biasa.”

Dia benar. Selain itu, tak ada hal yang ingin kudiskusikan dengannya.

Kenapa aku harus mendengarkan apa yang diucapkannya jika dia tak mau melakukan hal yang sama kepadaku, saat aku membutuhkannya sekali.

“.. Kau benar. Terima kasih, Tanya. Kirim dia pergi.”

“Tentu.”

tags: baca novel Koushaku Reijou no Tashinami (Common Sense Of A Duke’s Daughter) Bahasa Indonesia, web novel Koushaku Reijou no Tashinami (Common Sense Of A Duke’s Daughter) Bahasa Indonesia, light novel Koushaku Reijou no Tashinami (Common Sense Of A Duke’s Daughter) Bahasa Indonesia, novel Koushaku Reijou no Tashinami (Common Sense Of A Duke’s Daughter) Bahasa Indonesia, baca Koushaku Reijou no Tashinami (Common Sense Of A Duke’s Daughter) Bahasa Indonesia 98, Koushaku Reijou no Tashinami (Common Sense Of A Duke’s Daughter) Bahasa Indonesia 98 manga, Koushaku Reijou no Tashinami (Common Sense Of A Duke’s Daughter) Bahasa Indonesia 98 online, Koushaku Reijou no Tashinami (Common Sense Of A Duke’s Daughter) Bahasa Indonesia 98 bab, Koushaku Reijou no Tashinami (Common Sense Of A Duke’s Daughter) Bahasa Indonesia 98 chapter, Koushaku Reijou no Tashinami (Common Sense Of A Duke’s Daughter) Bahasa Indonesia 98 high quality, Koushaku Reijou no Tashinami (Common Sense Of A Duke’s Daughter) Bahasa Indonesia 98 manga scan, ,
Table of Content

Tinggalkan Komentar untuk Dukung Kami!

avatar
  Ikuti  
Notify of