Hachinan tte, Sore wa Nai Deshou! Chapter 1 Bahasa Indonesia

Dibaca 271 orang
Font Size :
Table of Content

Hachinan tte, Sore wa Nai Deshou! Chapter 1 Bahasa Indonesia

Penerjemah   : Anthony
Penyunting    : Anthony
Korektor         : –


Chapter 1 – Ketika Aku Bangun…

 

“Eh? Ini dimana?”

 

◆ ◇ ◆ ◇ ◆

 

Seperti biasa aku terbangun oleh suara jam alarm yang sudah diatur jam 6 pagi dan dengan cepat bersiap untuk pergi bekerja.

 

Dalam perjalanan ke tempat kerja, aku mampir ke TOSERBA dan membeli sarapan: onigiri dan teh oolong. Aku memakannya saat dalam perjalanan ke tempat kerja.

 

Aku lupa memperkenalkan diri; namaku Shingo Ichinomiya, 25 tahun. Selanjutnya, aku lulus dari universitas yang terkenal. Setelah lulus, aku bekerja di perusahaan perdagangan seperti orang lain.

 

Saat ini adalah tahun ketiga ku bekerja di perusahaan, dan aku memiliki bawahan yang lebih muda dariku. Tetapi, aku terus-terusan terjebak dalam masalah antara mereka dan bos.

 

Tetapi itu adalah hal yang berlaku bagi semua orang, jadi aku tidak pernah merasa ingin berhenti.

 

Meskipun bagi masyarakat biasa, wajar kalo berpikir untuk berhenti sesekali saja. Namun, mereka hanya akan berakhir dengan berpikir bahwa mereka tidak  berani atau kekurangan uang untuk benar-benar berhenti.

 

Aku hidup sendirian tanpa istri ataupun pacar di apartemen dengan jarak sepuluh menit berjalan kaki dari kantor. Biasanya aku makan di luar.

(TL: Artinya JONES)

 

Dan juga, aku sering kurang tidur karena lembur sampai pagi. Aku bahkan menghabiskan sisa liburanku dengan melakukan pekerjaan rumah tangga, seperti membersihkan kamar dan mencuci baju. Bisa dibilang itu hal biasa.

 

Ada banyak orang sepertiku di Jepang.

 

Aku bukannya tidak puas dengan kehidupan. Selama aku tetap bekerja di perusahaan, aku mungkin mendapatkan pacar, menikah, dan punya anak.

(TL: Impian para jones)

 

Bisa dibilang itu adalah kehidupan yang cukup biasa.

 

Atau mungkin kupikir …

 

◆ ◇ ◆ ◇ ◆

 

Aku bangun seperti biasa, tidak mengingat isi mimpiku.

 

Anehnya, bunyi jam alarm ku yang selalu berisik sudah tidak ada. Aku tidak tahu jam berapa sekarang, tapi mataku melihat bahwa di luar gelap.

 

Ruangan itu gelap gulita, jadi aku memutuskan untuk bangun dan menyelidiki sekelilingku.

 

Ketika mataku secara bertahap mulai terbiasa dengan gelap, aku memperhatikan banyak hal yang tidak kukenal, satu per satu.

 

Seharusnya ini adalah kamar apartemen ku yang saat ini ku tempati, tapi aku tidak melihat wallpaper yang kukenal atau perabotan yang kukenali.

 

Tiga tempat tidur serupa denganku berada di dekatku. Setelah kuperhatikan, ada tiga orang selain diriku yang tidur di tempat tidur.

 

Dan ketika aku melihat dengan seksama sesuatu yang berada di tempat tidur lain, aku bisa melihat di tempat tidur, mereka adalah sosok seperti manusia.

 

Jadi tempat ini adalah kamar quadruple.

(TL: kamar quadruple adalah kamar yang bisa menampung 4 orang atau bahkan lebih)

 

“Kapan aku jadi kurir?”

 

Untuk menghilangkan kebingungan akibat perubahan mendadak disekitar, aku memutuskan untuk memeriksa kondisiku sendiri.

 

Seperti dugaanku, kondisiku sangat berbeda sebelum aku pergi tidur.

 

Pertama, adalah tempat tidur ku sendiri (yang seharusnya merupakan produk berkualitas tinggi merek Nitori) sekarang menjadi tempat tidur kuno yang tidak nyaman nyaman.

 

Bahkan selimut yang kugunakan sudah usang dan agak bau.

 

Lalu aku memikirkan sesuatu yang sepele. “Baru ajah seminggu yang lalu pergi beli selimut, itupun selimut terbaru…”

 

Setelah itu, aku menguatkan pikiranku dan mulai mengkonfirmasi kondisi fisikku sendiri.

 

“Eh? Apa tubuhku menjadi pendek? ”

 

Tentu, aku tidak terlalu tinggi, tetapi tinggi tubuhku sebanding dengan rata-rata seorang pria di Jepang.

 

Tapi, sekarang, mau dilihat bagaimanapun, tubuhku telah menyusut setinggi bocah.

 

“Eh? Ini adalah?”

 

Aku telah membaca WN belakangan ini, jadi ide reinkarnasi ke dunia lain langsung terlintas dipikiranku.

 

Dan karena tidak menjadi bayi, ada kemungkinan kesadaranku sekarang adalah milik manusia lain di dunia ini.

 

“Itu berarti …”

 

Sekarang sudah gelap dan orang-orang lain yang tidur di dekatku, mungkin berpikir aku gila kalau aku teriak saat jam selarut ini.

 

Dan lagi, aku bahkan tidak tahu hubungan antara pemilik tubuh kecil ini dan tiga pemilik ranjang lainnya.

 

Dugaanku, mungkin sebuah keluarga besar, meskipun aku tidak tahu siapa mereka.

 

“Aku harus bertingkah sewajarnya, sampai aku bisa memastikan situasiku. Jadi tidur lagi sudah cukup untuk saat ini… ”

 

Aku dipenuhi oleh rasa ingin tahu saat tidur, ketika sementara memikirkan hal ini dan akupun kembali tidur.

 

tags: baca novel Hachinan tte, Sore wa Nai Deshou! Chapter 1 Bahasa Indonesia, web novel Hachinan tte, Sore wa Nai Deshou! Chapter 1 Bahasa Indonesia, light novel Hachinan tte, Sore wa Nai Deshou! Chapter 1 Bahasa Indonesia, novel Hachinan tte, Sore wa Nai Deshou! Chapter 1 Bahasa Indonesia, baca Hachinan tte, Sore wa Nai Deshou! Chapter 1 Bahasa Indonesia , Hachinan tte, Sore wa Nai Deshou! Chapter 1 Bahasa Indonesia manga, Hachinan tte, Sore wa Nai Deshou! Chapter 1 Bahasa Indonesia online, Hachinan tte, Sore wa Nai Deshou! Chapter 1 Bahasa Indonesia bab, Hachinan tte, Sore wa Nai Deshou! Chapter 1 Bahasa Indonesia chapter, Hachinan tte, Sore wa Nai Deshou! Chapter 1 Bahasa Indonesia high quality, Hachinan tte, Sore wa Nai Deshou! Chapter 1 Bahasa Indonesia manga scan, ,
Table of Content

Tinggalkan Komentar untuk Dukung Kami!

avatar
  Ikuti  
Notify of