I’m as Zero From horizon and Dawn For The Reason of new life Chapter 1

Dibaca 373 orang
Font Size :
Table of Content

Kami sangat membutuhkan Penerjemah & Editor baru! Jika kamu berminat untuk membantu kami, baca post ini: Klik Disini

Chapter 1.

Riesse memulai hari barunya

 

Siang hari yang terik, sepertinya pria itu telah melihat keliling kota, juga memasang ekspresi sedikit terkejut,

 

[Ternyata benar,  Semua benar-benar berubah total]

 

Pemandangan yang sekarang, benar-benar berbeda dari apa yang Diketahui Riesse, dan ia mengarahkan penglihatanya, sambil melihat sekeliling.

 

[ lanskrean yang sekarang memang benar-benar menjadi sangat menarik. Nghh–!!]

 

Sepertinya dia tidak sadar kalau dia menjadi pusat perhatian orang sekitar yang melewatinya,mungkin dikarenakan gaya pakaianya.

 

[Lebih baik aku segera menemui Euvros]

 

Dengan mengabaikan tatapan publik, dia beranjak pergi ke suatu tempat,

 

[Sebelum itu, aku penasaran bagaimana pandangan dari orang-orang Era Sekarang tentang Keberadaanku ]

 

 

Saat melewati sebuah toko, ia melihat, seorang wanita yang berusia sekitar 34 tahun mengenakan baju Glamour yang membawa tas berisikan Baju mewah,

 

[Permisi Nona, Apakah Kau tahu arah Menuju area Teritoitic]

 

Dia memanggil wanita yang baru keluar dari toko barusan, kemudian wanita itu berhenti tepat saat akan memasuki kereta pribadinya yang sudah menunggunya.

 

[Aku adalah seorang Bangsawan yang dekat dengan klan Aristokrat. Aku tak melihat kroco sepertimu barusa–]

 

Setelah Menjawabnya dengan nada angkuh, wanita itu kemudian menoleh kearah sumber suara itu,

 

[ Ahh..]

 

[Maaf.? Apa kau tahu, Dimana letak Teritoritic]

 

Riesee mengulangi pertanyaanya pada wanita yang sedang melamunkan sesuatu, dan terkejut sadar setelah Riesse mengulangi pertanyaanya.

 

[…….!!!]

 

[Hei nona?, apa kau baik-baik saja]

 

[Ahhg–, A-arah menuju Ke Te-teritoritic ya]

 

Wanita itu tersadar dari lamunanya dan wajahnya merona seperti udang rebus dan menjawabnya dengan suara lirih Terbata-bata .

 

[Benar, apa kau tahu dimana letaknya]

 

[ A-Aku bisa Memberikanmu Denahnya Dengan Enchra denah Mi-Milikku, Mungkin Akan mempermudah Memakai Gate]

 

[Huhh…]

 

Menawarkan Sebuah tawaran manis, lalu dengan segera ia membuang wajah tersipunya kesamping karena malu, sungguh lucu melihatnya

 

[A-Apa kau tak mau]

 

Wajahnya masih tersipu, bahkan menjadi merah,

 

[ Kalau memang itu cara tercepatnya, mungkin aku bisa terbantu]

 

Senyum menyeringai terlihat di wajahnya saat melihat sikap wanita itu yang telah berubah.

 

[Ummu….]

 

Memberikan barang bawaannya pada pelayanya, lalu Membuka tangannya, kemudian wanita itu Mengeluarkan Enhcra dan membentuk aura ditelapak tanganya, diikuti dengan Riesse. Lalu memulai Peresonansian Aura mereka.

Saat Enhcra miliknya bertemu dengan Milik Riesse, ekspresinya berubah total.

 

[Uh–gh, Enchra A-apa ini sebenarnya. Arghh! I-ini terlalu besar untuk resonansi, Aku Sudah Tidak tahan lagi]

 

Saat proses Resonansi Sedang berlangsung, wanita itu mengatakan sesuatu dan Tiba-tiba wajahnya menjadi pucat, dan keringat mulai membasahi keningnya,

 

[ Ah- apa kau baik-baik saja]

 

Seketika, Riesse langsung menyadari sesuatu yang aneh terjadi pada wanita itu, lalu menghentikan proses resonansi Enchranya, serta menarik tanganyan kembali dengan sedikit seringai diwajahnya.

 

[Haaahh!  Sedikit…]

 

Wanita itu menjawabnya dengan suara yang lega,  lalu mengambil nafas sebanyak-banyaknya seperti dia sangat bersyukur masih bisa bernafas Setelah akan mati karna kehabisan nafas.

 

[Enhcra M-milikmu, sangat M-mustahil bisa mengukur batasnya]

 

Wanita kembali kedirinya yang sebelumnya, bahkah me njadi sangat serius, kepada Riesse,

Menanggapi pertanyaan wanita itu. Riesse Menanggapinya hanya dengan senyuman, justru itu yang membuat wanita itu menjadi Berang…

 

[Siapa kau ini sebenarnya !!!!]

 

Menanggapi Riesse yang tak mengatakan apapun selain membalas dengan senyum,

lalu Wanita itu Menanyainya kembali dengan nadanya suara yang diperbesar karena curiga, membuat orang disekitarnya melihat kearahnya, tetapi dia tidak peduli, dan menunggu jawaban Riesse,

 

[Apa Kau Tahu, bahwa Ada Sesorang yang Tertinggi Diantara, Klan Aristokrat lainya..?]

 

Riesse pun memberikan jawabanya sekaligus Dengan Nada serius menanyai, yang ditujukanya kepada wanita itu.!

 

[Hah.! Apa Kau orang bodoh yang baru keluar Rumah Atau Bagaimana, Tentu Saja Paduka Euvros ounest dari ¹Klan ²Aristokrat>³Highest Tier pertama>⁴kepala marga Ounest .!!!!]

 

Wanita itu menjawab pertanyaan yang diajukan Riesse dengan Nada merendahkanya, Riesse sebenarnya Kesal terhadap jawaban itu, tapi dia masih menahan dirinya.

 

[Ggrrr!! Tadi kau bilang, kalau kau dekat Klan Aristokrat, Apa statusmu]

 

Riesse menanyai balik wanita itu disertai menggertakan gigi karena kesal, lalu tanpa diduga, jawaban wanita bodoh ini semakin membuatnya merasa kesal.

 

[Ehhem.!  Aku, Mellisa Karldoze, Istri Dari Marquis Frelles Karldoze, Bangsawan Garis Tiga yang melayani Marga Ounest, Putriku akan Akan Segera Bertunangan dengan calon kepala marga Ivyth.]

 

Terlihat senyum seringai dari bibirnya setelah mengatakan itu dengan mendongakan kepalanya keatas ditambah nada yang merendahkanya itu, serta orang disekitar merek menggelengkan kepala kepadanya, membuat Riesse menjadi semakin berang, tetapi dia mencoba sebisa mungkin menahan diri dari provokasi murahan itu.

 

[Kukuku..!! Pelayan Euvros dari bangsawan garis tiga…kehe]

 

Riesse yang telah menahan dirinya agar tidak terjadi keributan, menanggapi jawaban murahan wanita yang bernama Mellisa itu..

 

[Tcih.! Beraninya kau menertawakanku! Tidak! Terlebih lagi, Sikap lancangmu yang memanggil Paduka Euvros tanpa penghormatan. Itu tak bisa diterima, Dasar baj*ngan!]

 

Mellisa yang terpancing emosinya, menjadi marah karena orang yang dilayaninya, tidak dihormati oleh Riesse..

 

[Kukuku, ini salahku, karena sudah bertanya dengan orang yang buta sejarah]

 

Riesse tertawa melihat mellisa yang terpancing dan menjadi emosi, lalu ia melihatnya menjaga jarak darinya dan mengeluarkan Enhcra Murni dari tubuhnya kemudian memadatkanya

Orang-orang disekitar menjahui mereka, dan memasang perlindungan diri, sementara itu. Enhcra yang berada di tangan mellisa sepertinya sudah siap untuk menghukum orang yang menghina tuanya..

 

[Bedebah!!! Beraniya mengihanku.]

*Slase Toz.!*

 

Mellisa mengambil posis, dan melemparkan Enhcra kearahnya, Riesse yang melihat itu hanya diam Tak bergerak sedikitpun, dan..

*Swwuuozzzh*

Enhcra itu melesat jauh secepat kilat kearah Riesse, akan tetapi, entah bagaimana Riesse menahan Enchra menyebar itu dengan satu tangan dan memadatkanya kembali, dan mellisa menciptakan Pedang panjang dari enhcranya dan melemparkanya kearah Riesse, dan itu sama saja, ditahan oleh sesuatu tak terlihat…

 

[Haah!!, Rasakan itu. bedeb–]

 

Mellisa dibuat terkejut sebelum sempat menyelesaikan kalimatnya saat ia melihat seranganya ditahan Semua olehnya. Kemudian Riesse membuka matanya, dan mengatakan sebuah kalimat,

 

 

[Kau pikir ini akan melukaiku… Dividen]

 

Apa yang terjadi kemudian, adalah Kedua Serangan Mellisa menghilang tanpa bekas, seperti dihapuskan..

 

[M-Mustahil, A-aku Belum Pernah mendengar kalau Enhcra Attack Bisa Dihapus. Bahkan Klan Aristokrat tak bisa melakukanya, S-SIAPA KAU SEBENARNYA.]

 

Mellisa Tercengang melihat seranganya Dihapus Tak tersisa oleh Riesse lalu menjadi Ketakutan..?

 

[ ingatlah ini, bahwa Sang Tertinggi sejati  benar-benar ADA!]

 

Riesse menyelesaikan kalimatnya dengan mengeluarkan sedikit Auranya dari tubuhnya. Dan Itu membuat, Tubuh mellisa Menjadi kaku pucat ketakutan, saat Auranya menyentuh Aura Riesse.

 

[………..!!!!!]

 

[Slahhzh-]

*zrrrriiiinnnnssss*

 

Setelah  berjalan beberapa menjauh dari mellisa yang tercengang pucat itu., langkah tubuhnya berubah menjadi Partikel Oxn dan berhamburan..

Setelah beberapa saat kemudian, mellisa tersadar, dan tubuhnya mulai bergetar hebat.

[S-siapa sebenarnya laki-laki itu, Walau memakai 3 cincin segel, dia juga mampu menghapuskan Serangan tidak seperti mereka?, Terlebih lagi, Dia mengatakan True Highest Tier  , Ahh! Tidak, itu hanya dongeng, Mana mungkin orang seperti iti ada]

Setelah Riesse Pergi, mellisa yang merinding gemetaran itu bergumam pada dirinya sendiri, lalu masuk kedalam kereta mewahnya lalu memacu keretanya pergi menjauh kedalam pusat kota…??

tags: baca novel Horizon Z Dawn, web novel Horizon Z Dawn, light novel Horizon Z Dawn, novel Horizon Z Dawn, baca Horizon Z Dawn 1, Horizon Z Dawn 1 manga, Horizon Z Dawn 1 online, Horizon Z Dawn 1 bab, Horizon Z Dawn 1 chapter, Horizon Z Dawn 1 high quality, Horizon Z Dawn 1 manga scan, ,
Table of Content
Advertise Now!