My Status as an Assassin Obviously Exceeds the Hero’s Chapter 0

Dibaca 788 orang
Font Size :
Table of Content

Kami sangat membutuhkan Penerjemah & Editor baru! Jika kamu berminat untuk membantu kami, baca post ini: Klik Disini

My Status as an Assassin Obviously Exceeds the Hero’s Bahasa Indonesia

Dipersembahkan oleh: Novel Otaku Indonesia Translation

Chapter Prologue – ~Pembunuh Kegelapan~

Diatas atap yang licin di suatu bangunan, ada sesosok orang berbusana hitam dari kepala sampai ujung kaki yang menyatu dengan kegelapan.

Sebuah kain hitam menutup lehernya, dan mantelnya berkibar karena hembusan angin.

Seperti sedang menunggu sesuatu, sosok itu menatap ke atap lain tanpa bergeming.

Untuk menemukan sosok yang telah menyatu dengan kegelapan ini, dimana kamu tidak akan dapat melihat dia walaupun tau dia ada disitu. Hanya orang yang memiliki profesi sama seperti sosok tersebut.

Setelah beberapa saat, sosok dengan busana serba hitam itu menghela napas dan mulai bersiap untuk melakukan sesuatu. Dia sedikit merendahkan posisi kaki kirinya, memegang pisaunya, dan tiba tiba dia sudah memasang kuda-kuda.

Kelihatannya seperti tidak ada apa apa di sana, tetapi pada saat itu, udara sekitarnya menjadi tidak stabil dan sesosok pria muncul.

Sesosok pria itu memiliki busana dan perlengkapan yang sama dengan sosok sebelumnya.

yang menjadi perbedaan mungkin hanya kain yang membungkus leher, dan juga mantel hitamnya.

“.. Seseorang yang memiliki profesi sama nampaknya, huh? Hey, apa kau melindungi pria itu? Atau orang terkenal sepertimu datang hanya untuk membunuh pemimpin guild yang tidak ada apa apanya?”

Aku yang akan membunuh pria ini, dan semua orang yang menghalangi aku.”

Dia menjawab dengan singkat, kepada pria yang bertanya.

Dari awal dia tidak punya keinginan untuk menjawab.

Dia mengarahkan niat membunuhnya kepada sosok lain itu.

Merasakan niat membunuhnya yang tajam, badan pria tersebut gemetaran.

Pria ini adalah seseorang yang namanya sangat terkenal di dunia gelap.

Dia pernah merasakan sensasi ini sebelumnya.

Kalau dia serius menghilangkan keberadaannya, tidak ada orang, entah siapapun orang itu, yang bisa menemukannya. Dia adalah seseorang yang dapat membunuh 10.000 lebih monster tanpa suara sedikitpun. Pembunuh paling kuat dalam sejarah manusia.

“Oh, oh, Aku mengerti. Aku mendengar bahwa ada sebuah permintaan untuk ‘Pembunuh Kegelapan’.”

Pria itu menghela napas, seperti menyesal.

Posisi tempurnya, sedikit banyak berubah, menjadi posisi untuk melarikan diri.

Bahkan dia sampai banjir keringat dingin didepan niat membutuh yang begitu besar, yang dipancarkan koleganya yang bertubuh kecil ini.

Sosok kedua ini tidak memperdulikan pria ini, dia hanya memikirkan mangsanya.

Zingggg (Sound efek ya ini)

“..!?”

Tanpa mengerti apa yang terjadi, dengan wajah tak percaya dia melihat darahnya muncrat keluar sambil terjatuh ketanah.

Sosok kedua ini lalu mencabut pisau dari kaki pria itu, membersihkan darahnya dengan baju pria itu, dan dia mengarahkan tatapannya kearah mangsanya berada.

“….”

Tangan yang memegang pisau sedikit bergetar.

Dia memakai tangan satu lagi untuk untuk menghentikan getaran itu.

Lalu, tanpa suara dia menghapus keberadaannya, menyusup ke kamar sang target dan menusuk pisaunya ke leher si mangsa.

Bila dia melakukan hal ini, sosok ini tidak dapat kembali ke kehidupannya yang damai seperti dulu.

“Semuanya, maaf. Jika aku membunuh pria ini. Aku akan selangkah lebih maju dari kalian. Kalau aku bunuh dia, aku akan menyelamatkan banyak orang. Termasuk orang itu…”

Sosok ini–Oda Akira, seorang siswa SMA yang bisa kamu temui dimanapun, berkata demikian. Dan dengan sekuat tenaga dia mengeluarkan pisaunya.

 

Dibagian dalam sebuah hutan.

Seharusnya ini merupakan sebuah tempat yang tidak harusnya dimasuki orang.

Didalam hutan, ada seorang gadis muda dengan rambut putih yang acak acakan akibat melarikan diri dari para pemburu.

Dia menginjak genangan, walaupun dia berlumuran dengan lumpur, dan bahkan ketika dia tersandung oleh akar pohon dan terjatuh. dia tidak berhenti berlari.

Akan tetapi dia sudah mencapai batas, dari fisik maupun mentalnya.

Karena air mata, penglihatannya menjadi kabur, dan kecepatan larinya pun menurun drastis.

Walaupun begitu, alasan dia belum tertangkap, hanya karena para pemburu secara sengaja menyamakan kecepatannya, untuk menyiksa dia.

“Ha… Ha..!?”

Lebih parahnya lagi, sebuah panah entah darimana datangnya, menancap kakinya.

Seseorang yang dapat berlari, dan penglihatannya terhalang oleh pohon tetapi masih bisa menembak dengan jitu. gadis ini hanya tau satu orang yang dapat melakukannya.

“Waaaa….Ke-kenapa…”

Seperti yang dikira orang, tidak mungkin gadis ini bisa berlari dengan panah yang tertancap dikakinya. Jadi gadis ini duduk sambil menahan sakit dan melihat pemburunya.

Panah itu memiliki racun bius, rasa kebas menyebar ke seluruh tubuhnya, dan tak lama, dia hampir tidak bisa bergerak sama sekali.

“Kenapa?”

Salah satu pemburu yang memiliki wajah yang sama seperti si gadis, tapi memiliki senyum yang menjijikan, mengulangi perkataan si gadis itu dan tertawa.

“Malah aku yang ingin bertanya padamu. Kenapa kau masih hidup?”

Kata kata yang sangat menusuk hati gadis itu, gadis berambut putih itu menggelengkan kepalanya pelan pelan.

Seperti ingin berkata bahwa dia tidak ingin mendengar kata kata itu.

Akan tetapi, karena rasa kebas disekujur tubuhnya, dia tidak dapat menggerakan kedua tangannya, dan dia tidak punya cara untuk menutup kedua telinganya yang lancip, sebuah karakteristik dari bangsa elf.

“Kamu adalah anak yang tidak diinginkan.”

“Wa,AaahHHH…”

kata kata yang paling tidak ingin dia dengar, dibisikan ketelinganya, oleh orang yang penting untuk gadis itu. Gadis yang menjadi panik itu berusaha untuk lari tanpa memikirkan tangan dan kakinya yang kebas.

Tanpa mengetahui bahwa di depan ada jurang.

Pemburu gadis itu, seorang gadis beramput emas, tersenyum mengejek padanya.

Dimatanya, ada sedikit kasih sayang.

“Selamat tinggal. oneesama. Aku berharap kita tidak ketemu lagi.”

Ketika gadis berambut putih itu tersadar, setelah terjatuh dari jurang. Dia berada di tengah hutan yang tidak pernah ia masuki sebelumnya.

Karena sekujur badannya basah, dia mengambil kesimpulan kalau dia hanyut di laut sekitarnya.

Untuk beberapa saat dia berada dalam kondisi linglung.

Ini pastinya adalah reaksi normal, bagi rang yang tersadar disuatu tempat yang tidak ia ketahui. Sayangnya, lokasinya salah.

“Hi…!?”

Tanpa ia sadari, ada se-ekor monster yang terlihat seperti slime hitam disana.

Dia jadi takut, walaupun dia ingin lari karena rasa kebasnya suda hilang, dia tidak bisa karena badannya sudah terlalu lelah.

Tanpa perlawanan tubuhnya mulai ditelan monster itu, mulai dari kakinya.

“Tidak mungkin.. Slime seharusnya tidak memangsa orang..”

Dia ditelan penuh saat dia mengatakan itu.

Slime itu gemetar sebentar, lalu melihat lihat lokasi sekitar untuk merasakan keberadaan monster lain.

Saat dia melakukan itu, sesuatu mendekat dari pepohonan.

Slime itu mengumpet di dalam bayangan pepohonan.

“Tadi kayaknya ada suara dari lokasi sekitar sini”

“..hah?Terlalu banyak monster disini, seharusnya tidak mungkin ada orang disini.”

Ketika monster yang berbentuk seperti slime itu sadar, kalau mereka hanya manusia saja. Ia menyatu dengan tanah dan menghilang seperti sihir.

“Benar juga, mungkin aku salah dengar.”

“Ayo cepat balik, tempat ini suram dan membuatku ngeri.”

Didalam hutan yang tidak ada jejak manusia dan monster, hanya ada pepohonan yang menjadi saksi bisu dari segalanya.


Catatan Penerjemah : Jadi untuk chapter pembuka ini ada dua scene, yang satu karakter utama si cowok, yang satu tentang cewek heroinenya. nah di scene pertama itu dari sumbernya memang ga disebutin nama cowok A dan B dan C si target, jadi agar para pembaca gampang, aku kasih warna nih.

nah ini baru chapter pembuka ya, style penerjemahan dapat berubah. Semuanya berdasarkan masukan dari kalian, jadi kalau sudah baca mohon tinggalin komentar sama di share ya.

lalu ada beberapa kata yang ingin tetap aku gunakan dari sumber aslinya kayak oneesama, oneechan, yukarichan, seperti itu. kalau menurut kalian bagusnya gimana? dan juga assassin dan hero, kalau diganti jadi pembunuh sama pahlawan kayaknya malah ga sreg gitu ya.. wkwkkw.. ok itu dulu, salam hangat

tags: baca novel My Status as an Assassin Obviously Exceeds the Hero’s Bahasa Indonesia, web novel My Status as an Assassin Obviously Exceeds the Hero’s Bahasa Indonesia, light novel My Status as an Assassin Obviously Exceeds the Hero’s Bahasa Indonesia, novel My Status as an Assassin Obviously Exceeds the Hero’s Bahasa Indonesia, baca My Status as an Assassin Obviously Exceeds the Hero’s Bahasa Indonesia Prologue, My Status as an Assassin Obviously Exceeds the Hero’s Bahasa Indonesia Prologue manga, My Status as an Assassin Obviously Exceeds the Hero’s Bahasa Indonesia Prologue online, My Status as an Assassin Obviously Exceeds the Hero’s Bahasa Indonesia Prologue bab, My Status as an Assassin Obviously Exceeds the Hero’s Bahasa Indonesia Prologue chapter, My Status as an Assassin Obviously Exceeds the Hero’s Bahasa Indonesia Prologue high quality, My Status as an Assassin Obviously Exceeds the Hero’s Bahasa Indonesia Prologue manga scan, ,
Table of Content
Advertise Now!