Life of Novels

Baca Light Novel dan Web Novel Bahasa Indonesia | Web Novel and Light Novel Translation

Jika kamu membaca ini, maka kamu tidak membaca dari sumber asli. Jika kamu ingin membaca chapter ini tanpa halangan, tolong untuk membaca di https://lfnovels.com/person-154/

Sono Mono Nochi ni Bahasa Indonesia

Bab 154 – Ayo berangkat!

Jika kamu melihat ini, kamu membaca chapter ini pada salah satu situs maling konten. Chapter ini di rilis dan diterjemahkan oleh LFNovels: https://lfnovels.com/person-154/ dan hanya Pencipta Konten yang memiliki hak untuk memutuskan di mana chapter miliknya dapat diposting. Jika kamu ternyata membaca ini di situs sumber, kamu mungkin menggunakan Mode Pembaca Firefox. Disarankan untuk mematikannya saat membaca di situs kami, karena fungsinya sama seperti bot penyalin konten, dan memicu munculnya pesan ini. Harap hubungi kami lewat [email protected] jika masalah tersebut terjadi dengan peramban atau mode pembaca lain.

Note: Chapter ini diTL ulang oleh kami agar kalian dapat menyesuaian rasa/gaya Bahasa kami.

Hey kalian!! Lebih baik berusaha sendiri daripada memakai hasil kerja keras orang lain. From Zero To Hero!!! Bacalah di https://lfnovels.com/person-154/!!!

Penerjemah: Wumbo
Editor: niznet

azab pencuri konten tanpa ijin, mati keselek beras plastik, dikubur di tanah sengketa. Jadi buat pembaca bacalah di https://lfnovels.com/person-154/!!!

Tidak apa-apa sih untuk membuat peralatan semua orang tapi aku ada masalah. Jika itu milikku, aku bisa menjahitnya tanpa masalah dan aku akan senang tidak peduli bagaimana hasilnya, tapi jika itu untuk para wanita, aku akan merasa malu karena aku tidak ingin memberi mereka barang berkualitas rendah. Tapi sebelum itu, aku bahkan tidak memiliki alat untuk membuatnya dan tidak tahu cara membuatnya. (TL note: Niat buat kaga njerr)

Jika kamu melihat ini, kamu membaca chapter ini pada salah satu situs maling konten. Untuk mendukung Pembuat Konten yang bertanggung jawab untuk membawakan bab ini kepada kamu, silakan baca di situs sumber. https://lfnovels.com/person-154/

Hmmm, aku berada dalam masalah.

Buah semangka buah kedondong
Belinya kemarin di pasar pagi
Situs ini situs tukang colong Jangan baca disini, baca aja di situs kami: https://lfnovels.com/person-154/

Oleh karena itu, aku meminta Grave-san untuk memperkenalkanku ke pandai besi yang ada di kota. Pandai besi yang dikenalkan padaku adalah seorang kurcaci yang kasar tapi aku diizinkan untuk melihatnya bekerja. Aku hanya diizinkan melihatnya saja agar DEX ku tidak aktif secara tiba-tiba, dan seperti itu aku melihatnya sampai akhir. Setelah itu aku mengucapkan terima kasih dan mengucapkan selamat tinggal kepadanya ketika meninggalkan tempat itu.

Mau tetap novel ini lanjut kami terjemahkan? maka bacalah di sumber aslinya yaitu: https://lfnovels.com/person-154/

Yup, aku bisa membuatnya. Aku tidak tahu apa dengan DEX yang tinggi bisa berguna tapi aku sudah mengerti apa yang harus aku lakukan. Karena rank monster yang berada di gunung tinggi sehingga aku tidak bisa menggunakan palu atau tempat pembakaran yang biasa. Aku harus menggantinya dengan bahan mentah dari monster di sekitar sana atau aku tidak akan mendapatkan hasil yang bagus. Aku juga harus membawa alat-alatku di gunung.

Para pembaca setia LF Novels. Kalo kamu menemukan situs yg Nyolong hasil kerja keras kami, laporkan segera pada kami, agar kami bisa membuat pernyataan resmi untuk situs kang nyolong tersebut. Bisa lewat email: [email protected] atau WA: 085748190989 atau di Fanspage Kehidupan Novel.
Baca chapternya di: https://lfnovels.com/person-154/
Dgn hastag
#Nyolong kok bangga,
#Dasar lemah, dasar sampah payah

Dan dengan ini, persiapanku selesai. Pertama-tama semua barang-barangku disimpan dalam sihir penyimpanan Meru sehingga tidak ada masalah. Kami akan segera meninggalkan negeri ini setelah persiapan semua orang selesai. Aku mengambil jalan memutar ke kastil untuk berkeliling sehingga aku tidak akan melupakan negeri ini.

Jika kamu membaca ini, maka kamu tidak membaca dari sumber asli. Jika kamu ingin membaca chapter ini tanpa halangan, tolong untuk membaca di https://lfnovels.com/person-154/

Beberapa hari kemudian, persiapan kami sudah selesai jadi kami memulai perjalanan ke Ibukota melalui gunung. Semua barang-barang para gadis sudah disimpan di sihir penyimpanan Meru sehingga kami bisa bergerak lebih mudah.

Jika kamu melihat ini, kamu membaca chapter ini pada salah satu situs maling konten. Chapter ini di rilis dan diterjemahkan oleh LFNovels: https://lfnovels.com/person-154/ dan hanya Pencipta Konten yang memiliki hak untuk memutuskan di mana chapter miliknya dapat diposting. Jika kamu ternyata membaca ini di situs sumber, kamu mungkin menggunakan Mode Pembaca Firefox. Disarankan untuk mematikannya saat membaca di situs kami, karena fungsinya sama seperti bot penyalin konten, dan memicu munculnya pesan ini. Harap hubungi kami lewat [email protected] jika masalah tersebut terjadi dengan peramban atau mode pembaca lain.

Yang mengantar kami saat akan pergi adalah Grave-san dan istri-istrinya, Deizu, King Gio, Marao dan orang-orang dari perusahaan Kagane. Semua orang mengatakan selamat tinggal kepada kami. Grave-san dan aku juga menukar beberapa kata perpisahan.

Hey kalian!! Lebih baik berusaha sendiri daripada memakai hasil kerja keras orang lain. From Zero To Hero!!! Bacalah di https://lfnovels.com/person-154/!!!

“Sampai jumpa’! Mari bertemu kembali! Kamu selalu diterima di negeri ini!! ”
“Tentu saja! Jaga dirimu juga, Grave- san! Jika kamu punya anak, aku pasti akan kembali!”

azab pencuri konten tanpa ijin, mati keselek beras plastik, dikubur di tanah sengketa. Jadi buat pembaca bacalah di https://lfnovels.com/person-154/!!!

Kami saling berjabat tangan, mengucapkan selamat tinggal pada semua orang dan meninggalkan negeri itu seperti Grave-san dan yang lainnya melihat kami pergi menjauh.

Jika kamu melihat ini, kamu membaca chapter ini pada salah satu situs maling konten. Untuk mendukung Pembuat Konten yang bertanggung jawab untuk membawakan bab ini kepada kamu, silakan baca di situs sumber. https://lfnovels.com/person-154/

Jika kamu bepergian dengan kereta dan bergerak lurus dari negeri Grave-san ke kaki gunung itu akan memakan waktu sekitar 3 minggu tapi jika kita berusaha keras mungkin kita bisa sampai dalam waktu seminggu. Aku awalnya mencoba untuk mencocokkan kecepatan para gadis tapi sekarang berkat pelatihan yang mereka jalani, mereka jauh lebih cepat dari sebelumnya dan stamina mereka juga lebih tinggi jadi aku pikir kita bisa sampai di sana lebih cepat daripada memakai kereta. Bahkan kemampuan fisik Tata telah meningkat sehingga dapat bersaing dengan anggota baru kami, Mao. Dia bahkan berkata,

Buah semangka buah kedondong
Belinya kemarin di pasar pagi
Situs ini situs tukang colong Jangan baca disini, baca aja di situs kami: https://lfnovels.com/person-154/

“Ada begitu banyak orang yang lebih kuat dari ku! Aku jadi semangat!! ”

Mau tetap novel ini lanjut kami terjemahkan? maka bacalah di sumber aslinya yaitu: https://lfnovels.com/person-154/

Ada juga usul yang mereka ajukan tidak bisa aku tolak. aku harus menggendong mereka setiap hari selama perjalanan. Aku tidak apa-apa sih jika cuma menggendong saja.

Para pembaca setia LF Novels. Kalo kamu menemukan situs yg Nyolong hasil kerja keras kami, laporkan segera pada kami, agar kami bisa membuat pernyataan resmi untuk situs kang nyolong tersebut. Bisa lewat email: [email protected] atau WA: 085748190989 atau di Fanspage Kehidupan Novel.
Baca chapternya di: https://lfnovels.com/person-154/
Dgn hastag
#Nyolong kok bangga,
#Dasar lemah, dasar sampah payah

Yang lebih mengejutkan lagi adalah Freud bisa mengikuti kami dengan tersenyum lebar. Serius ada apa dengan orang ini? Aku tahu jika aku bertanya kepadanya dia pasti menjawabnya dengan santai, “Karena aku seorang pelayan.” Jadi aku akan membiarkannya.

Jika kamu membaca ini, maka kamu tidak membaca dari sumber asli. Jika kamu ingin membaca chapter ini tanpa halangan, tolong untuk membaca di https://lfnovels.com/person-154/

Dalam perjalanan kami semua harus berkemah tapi entah kenapa di pagi hari ketika aku bangun, aku melihat semuanya berkumpul di sekitarku dengan tertidur, dan setiap kali aku pergi untuk mandi di suatu sungai yang dekat, gadis-gadis itu selalu ingin ikut denganku. Yah, aku melarikan diri dengan kecepatan yang tidak bisa mereka deteksi.

Jika kamu melihat ini, kamu membaca chapter ini pada salah satu situs maling konten. Chapter ini di rilis dan diterjemahkan oleh LFNovels: https://lfnovels.com/person-154/ dan hanya Pencipta Konten yang memiliki hak untuk memutuskan di mana chapter miliknya dapat diposting. Jika kamu ternyata membaca ini di situs sumber, kamu mungkin menggunakan Mode Pembaca Firefox. Disarankan untuk mematikannya saat membaca di situs kami, karena fungsinya sama seperti bot penyalin konten, dan memicu munculnya pesan ini. Harap hubungi kami lewat [email protected] jika masalah tersebut terjadi dengan peramban atau mode pembaca lain.

Dan kejadian ini terjadi berulang kali selama perjalanan. Dan pada hari ketiga ketika kami bersiap untuk makan siang yang kami ambil dari sihir penyimpanan Meru, tiba-tiba dua bandit muncul.

Hey kalian!! Lebih baik berusaha sendiri daripada memakai hasil kerja keras orang lain. From Zero To Hero!!! Bacalah di https://lfnovels.com/person-154/!!!

“Hehehe…”
“Keberuntunganmu habis disini dengan bertemu kami.”

azab pencuri konten tanpa ijin, mati keselek beras plastik, dikubur di tanah sengketa. Jadi buat pembaca bacalah di https://lfnovels.com/person-154/!!!

Dengan rambut dan, jenggot yang tidak dicukur dan terawat, memakai perlengkapan kotor dan pedang yang menggantung di pinggang mereka, penampilan para bandit yang biasa ditemui. Yang satu sangat kurus dan terlihat kelaparan, sedangkan satunya begitu gemuk dan bulat. Nom nom …

Jika kamu melihat ini, kamu membaca chapter ini pada salah satu situs maling konten. Untuk mendukung Pembuat Konten yang bertanggung jawab untuk membawakan bab ini kepada kamu, silakan baca di situs sumber. https://lfnovels.com/person-154/

“Hei! Kenapa kamu terus makan seperti tidak ada apa-apa! ”
“Kami bandit, tahu !!Bandit !! ”

Buah semangka buah kedondong
Belinya kemarin di pasar pagi
Situs ini situs tukang colong Jangan baca disini, baca aja di situs kami: https://lfnovels.com/person-154/

… nom, nom … Yah bahkan jika Anda tidak memberi tahu aku, aku bisa melihatnya dari penampilanmu. Apa Mao ingin bertarung? Aku bisa melihat dengan jelas di matanya bahwa dia ingin melakukannya, dan ketika dia ingin berdiri, Aku menghentikannya dengan tanganku dan perlahan-lahan berdiri sendiri untuk menghadapi bandit. Sedangkan Gadis-gadis lain melanjutkan makannya.

Mau tetap novel ini lanjut kami terjemahkan? maka bacalah di sumber aslinya yaitu: https://lfnovels.com/person-154/

“…*glek*. Bolehkah aku bertanya? Ada yang bisa kubantu?“

Para pembaca setia LF Novels. Kalo kamu menemukan situs yg Nyolong hasil kerja keras kami, laporkan segera pada kami, agar kami bisa membuat pernyataan resmi untuk situs kang nyolong tersebut. Bisa lewat email: [email protected] atau WA: 085748190989 atau di Fanspage Kehidupan Novel.
Baca chapternya di: https://lfnovels.com/person-154/
Dgn hastag
#Nyolong kok bangga,
#Dasar lemah, dasar sampah payah

“Tidak tidak tidak, kau seharusnya sudah tahu, kan?”
“Ini, beri kami ini!”

Jika kamu membaca ini, maka kamu tidak membaca dari sumber asli. Jika kamu ingin membaca chapter ini tanpa halangan, tolong untuk membaca di https://lfnovels.com/person-154/

Si bandi gendut membuat lingkaran di jarinya dengan menghubungkan ibu jari dan jari telunjuknya dan menunjukkannya kepadaku.

Jika kamu melihat ini, kamu membaca chapter ini pada salah satu situs maling konten. Chapter ini di rilis dan diterjemahkan oleh LFNovels: https://lfnovels.com/person-154/ dan hanya Pencipta Konten yang memiliki hak untuk memutuskan di mana chapter miliknya dapat diposting. Jika kamu ternyata membaca ini di situs sumber, kamu mungkin menggunakan Mode Pembaca Firefox. Disarankan untuk mematikannya saat membaca di situs kami, karena fungsinya sama seperti bot penyalin konten, dan memicu munculnya pesan ini. Harap hubungi kami lewat [email protected] jika masalah tersebut terjadi dengan peramban atau mode pembaca lain.

“Donat?”

Hey kalian!! Lebih baik berusaha sendiri daripada memakai hasil kerja keras orang lain. From Zero To Hero!!! Bacalah di https://lfnovels.com/person-154/!!!

Donat adalah makanan pencuci mulut yang ada di dunia Kagane dulu, tapi dia mereproduksinya di sini dan sekarang mereka laris manis.

azab pencuri konten tanpa ijin, mati keselek beras plastik, dikubur di tanah sengketa. Jadi buat pembaca bacalah di https://lfnovels.com/person-154/!!!

“Yaya, yang manis dan enak.”
“Tapi jika kau menyentuhnya langsung, minyaknya akan menempel di jari-jarimu!! Dan jika kau menyentuhnya seperti itu, mereka akan marah kepadamu.”

Jika kamu melihat ini, kamu membaca chapter ini pada salah satu situs maling konten. Untuk mendukung Pembuat Konten yang bertanggung jawab untuk membawakan bab ini kepada kamu, silakan baca di situs sumber. https://lfnovels.com/person-154/

“”… Bukan itu!!””

Buah semangka buah kedondong
Belinya kemarin di pasar pagi
Situs ini situs tukang colong Jangan baca disini, baca aja di situs kami: https://lfnovels.com/person-154/

Oh, mereka mengikuti alurnya.

Mau tetap novel ini lanjut kami terjemahkan? maka bacalah di sumber aslinya yaitu: https://lfnovels.com/person-154/

“Lalu, karet gelang?”

Para pembaca setia LF Novels. Kalo kamu menemukan situs yg Nyolong hasil kerja keras kami, laporkan segera pada kami, agar kami bisa membuat pernyataan resmi untuk situs kang nyolong tersebut. Bisa lewat email: [email protected] atau WA: 085748190989 atau di Fanspage Kehidupan Novel.
Baca chapternya di: https://lfnovels.com/person-154/
Dgn hastag
#Nyolong kok bangga,
#Dasar lemah, dasar sampah payah

Yang ini juga dari Kagane.

Jika kamu membaca ini, maka kamu tidak membaca dari sumber asli. Jika kamu ingin membaca chapter ini tanpa halangan, tolong untuk membaca di https://lfnovels.com/person-154/

“Ya, jika kau meregangkannya seperti ini dan membidik ke orang…”
“Kau ingin mengatakan ‘berhen ~ ti'”
“Bukan itu juga!! ”
“Lalu, chakram?”
”Ah itu. Bagaimana cara kau melemparnya?”
“Bukannya itu terlalu besar untuk dilempar?”
“Bukan itu!! Tapi uang!! ”

Jika kamu melihat ini, kamu membaca chapter ini pada salah satu situs maling konten. Chapter ini di rilis dan diterjemahkan oleh LFNovels: https://lfnovels.com/person-154/ dan hanya Pencipta Konten yang memiliki hak untuk memutuskan di mana chapter miliknya dapat diposting. Jika kamu ternyata membaca ini di situs sumber, kamu mungkin menggunakan Mode Pembaca Firefox. Disarankan untuk mematikannya saat membaca di situs kami, karena fungsinya sama seperti bot penyalin konten, dan memicu munculnya pesan ini. Harap hubungi kami lewat [email protected] jika masalah tersebut terjadi dengan peramban atau mode pembaca lain.

Para bandit mulai terengah-engah seperti ‘haa, haa’.
Yup aku sudah tahu… oke, aku pikir sudah waktunya untuk melakukan latihan setelah makan.

Hey kalian!! Lebih baik berusaha sendiri daripada memakai hasil kerja keras orang lain. From Zero To Hero!!! Bacalah di https://lfnovels.com/person-154/!!!

“Tentu saja aku sudah tahu itu tapi aku tidak punya uang untuk diberikan kepada bandit.”

azab pencuri konten tanpa ijin, mati keselek beras plastik, dikubur di tanah sengketa. Jadi buat pembaca bacalah di https://lfnovels.com/person-154/!!!

Ketika aku mengatakan itu, bandit melemparkanku senyuman vulgar dan meletakkan tangan mereka di gagang pedang mereka.

Jika kamu melihat ini, kamu membaca chapter ini pada salah satu situs maling konten. Untuk mendukung Pembuat Konten yang bertanggung jawab untuk membawakan bab ini kepada kamu, silakan baca di situs sumber. https://lfnovels.com/person-154/

“Sudah Kuduga … kalau begitu, kami akan membunuhmu dan mengambil uangmu.”

Buah semangka buah kedondong
Belinya kemarin di pasar pagi
Situs ini situs tukang colong Jangan baca disini, baca aja di situs kami: https://lfnovels.com/person-154/

Si Kurus menarik pedangnya.

Mau tetap novel ini lanjut kami terjemahkan? maka bacalah di sumber aslinya yaitu: https://lfnovels.com/person-154/

“…”
“…”
“…”

Para pembaca setia LF Novels. Kalo kamu menemukan situs yg Nyolong hasil kerja keras kami, laporkan segera pada kami, agar kami bisa membuat pernyataan resmi untuk situs kang nyolong tersebut. Bisa lewat email: [email protected] atau WA: 085748190989 atau di Fanspage Kehidupan Novel.
Baca chapternya di: https://lfnovels.com/person-154/
Dgn hastag
#Nyolong kok bangga,
#Dasar lemah, dasar sampah payah

Bilah pedang itu terbuat dari bambu.

Jika kamu membaca ini, maka kamu tidak membaca dari sumber asli. Jika kamu ingin membaca chapter ini tanpa halangan, tolong untuk membaca di https://lfnovels.com/person-154/

“Haaah !? Kenapa pedangku terbuat dari bambu !? ”
“Kau bodoh, tidakkah kamu ingat bahwa kamu kalah taruhan dan menggadaikan pedangmu?”
“Kau benar!!”

Jika kamu melihat ini, kamu membaca chapter ini pada salah satu situs maling konten. Chapter ini di rilis dan diterjemahkan oleh LFNovels: https://lfnovels.com/person-154/ dan hanya Pencipta Konten yang memiliki hak untuk memutuskan di mana chapter miliknya dapat diposting. Jika kamu ternyata membaca ini di situs sumber, kamu mungkin menggunakan Mode Pembaca Firefox. Disarankan untuk mematikannya saat membaca di situs kami, karena fungsinya sama seperti bot penyalin konten, dan memicu munculnya pesan ini. Harap hubungi kami lewat [email protected] jika masalah tersebut terjadi dengan peramban atau mode pembaca lain.

Dan ketika dia mengatakan itu, Kurus melemparkan bilah bambu ke tanah.

Hey kalian!! Lebih baik berusaha sendiri daripada memakai hasil kerja keras orang lain. From Zero To Hero!!! Bacalah di https://lfnovels.com/person-154/!!!

“Mau gimana lagi, kalau gitu aku yang akan mengambil semua uangnya.”

azab pencuri konten tanpa ijin, mati keselek beras plastik, dikubur di tanah sengketa. Jadi buat pembaca bacalah di https://lfnovels.com/person-154/!!!

Si gendut menarik pedangnya.

Jika kamu melihat ini, kamu membaca chapter ini pada salah satu situs maling konten. Untuk mendukung Pembuat Konten yang bertanggung jawab untuk membawakan bab ini kepada kamu, silakan baca di situs sumber. https://lfnovels.com/person-154/

“…”
“…”
“…”

Buah semangka buah kedondong
Belinya kemarin di pasar pagi
Situs ini situs tukang colong Jangan baca disini, baca aja di situs kami: https://lfnovels.com/person-154/

Tidak ada pedang di sarung pedangnya.
“Ehhhh! Kenapa!?”
“… bukankah Kau tadi mengatakan kalau kau terlalu banyak makan dan tidak bisa membayarnya, jadi pemilik toko mengambilnya darimu sebagai kompensasi?”
“Betul!!”

Mau tetap novel ini lanjut kami terjemahkan? maka bacalah di sumber aslinya yaitu: https://lfnovels.com/person-154/

Si gendut melemparkan sarung pedangnya ke tanah.

Para pembaca setia LF Novels. Kalo kamu menemukan situs yg Nyolong hasil kerja keras kami, laporkan segera pada kami, agar kami bisa membuat pernyataan resmi untuk situs kang nyolong tersebut. Bisa lewat email: [email protected] atau WA: 085748190989 atau di Fanspage Kehidupan Novel.
Baca chapternya di: https://lfnovels.com/person-154/
Dgn hastag
#Nyolong kok bangga,
#Dasar lemah, dasar sampah payah

Mhh … untuk apa orang-orang ini datang kemari?

Jika kamu membaca ini, maka kamu tidak membaca dari sumber asli. Jika kamu ingin membaca chapter ini tanpa halangan, tolong untuk membaca di https://lfnovels.com/person-154/

Apa mereka datang untuk membuat kita tertawa?

Jika kamu melihat ini, kamu membaca chapter ini pada salah satu situs maling konten. Chapter ini di rilis dan diterjemahkan oleh LFNovels: https://lfnovels.com/person-154/ dan hanya Pencipta Konten yang memiliki hak untuk memutuskan di mana chapter miliknya dapat diposting. Jika kamu ternyata membaca ini di situs sumber, kamu mungkin menggunakan Mode Pembaca Firefox. Disarankan untuk mematikannya saat membaca di situs kami, karena fungsinya sama seperti bot penyalin konten, dan memicu munculnya pesan ini. Harap hubungi kami lewat [email protected] jika masalah tersebut terjadi dengan peramban atau mode pembaca lain.

Kelihatannya para gadis sudah selesai makan dan sedang beres-beres. Oke, haruskah kita pergi sekarang?

Hey kalian!! Lebih baik berusaha sendiri daripada memakai hasil kerja keras orang lain. From Zero To Hero!!! Bacalah di https://lfnovels.com/person-154/!!!

Dan dengan itu aku pikir sudah waktunya untuk membuat para bandit pergi. Saat aku mengambil selangkah untuk mendekati mereka, mereka mundur selangkah dan ketika aku melangkah lagi, mereka sekali lagi mundur. Ada apa sih!?

azab pencuri konten tanpa ijin, mati keselek beras plastik, dikubur di tanah sengketa. Jadi buat pembaca bacalah di https://lfnovels.com/person-154/!!!

“Sekarang aku ingat aku membuat janji dengan seorang teman untuk bertaruh pada game!!”
“Ya, dan seorang teman mengundangku untuk minum-minum!!”

Jika kamu melihat ini, kamu membaca chapter ini pada salah satu situs maling konten. Untuk mendukung Pembuat Konten yang bertanggung jawab untuk membawakan bab ini kepada kamu, silakan baca di situs sumber. https://lfnovels.com/person-154/

“Sampai jumpa!!”

Buah semangka buah kedondong
Belinya kemarin di pasar pagi
Situs ini situs tukang colong Jangan baca disini, baca aja di situs kami: https://lfnovels.com/person-154/

Mereka mengangkat tangan kanan mereka serentak dan berlari meninggalkan tempat ini.

Mau tetap novel ini lanjut kami terjemahkan? maka bacalah di sumber aslinya yaitu: https://lfnovels.com/person-154/

… Apa itu? … Aku menghela nafas dan pergi membantu para gadis beres-beres





tags: baca Sono Mono Nochi ni Bahasa Indonesia Chapter 154, Sono Mono Nochi ni Bahasa Indonesia Chapter 154 manga, Sono Mono Nochi ni Bahasa Indonesia Chapter 154 online, Sono Mono Nochi ni Bahasa Indonesia Chapter 154 bab, Sono Mono Nochi ni Bahasa Indonesia Chapter 154 chapter, Sono Mono Nochi ni Bahasa Indonesia Chapter 154 high quality, Sono Mono Nochi ni Bahasa Indonesia Chapter 154 manga scan, ,

Fanspage Facebook Kehidupan Novel