Life of Novels

Baca Light Novel dan Web Novel Bahasa Indonesia | Web Novel and Light Novel Translation

Jika kamu membaca ini, maka kamu tidak membaca dari sumber asli. Jika kamu ingin membaca chapter ini tanpa halangan, tolong untuk membaca di https://lfnovels.com/person-155/

Sono Mono Nochi ni Bahasa Indonesia

Chapter 155- Pertemuan ketiga

Jika kamu melihat ini, kamu membaca chapter ini pada salah satu situs maling konten. Chapter ini di rilis dan diterjemahkan oleh LFNovels: https://lfnovels.com/person-155/ dan hanya Pencipta Konten yang memiliki hak untuk memutuskan di mana chapter miliknya dapat diposting. Jika kamu ternyata membaca ini di situs sumber, kamu mungkin menggunakan Mode Pembaca Firefox. Disarankan untuk mematikannya saat membaca di situs kami, karena fungsinya sama seperti bot penyalin konten, dan memicu munculnya pesan ini. Harap hubungi kami lewat [email protected] jika masalah tersebut terjadi dengan peramban atau mode pembaca lain.

Penerjemah: Wumbo
Penyunting: niznet

Hey kalian!! Lebih baik berusaha sendiri daripada memakai hasil kerja keras orang lain. From Zero To Hero!!! Bacalah di https://lfnovels.com/person-155/!!!

Pada hari keempat, kami masuk ke hutan lebat yang berada di sekitar gunung. Karena bentar lagi mau malam, kami mulai mencari tempat untuk bermalam dan menemukan pohon besar. Tempat ini nyaman dan mudah untuk mengawasi sekitarnya sehingga kami memutuskan untuk bermalam di sini. Tidak mungkin bagi mereka untuk terus berjalan tanpa beristirahat dan bepergian di malam hari sangatlah berbahaya.

azab pencuri konten tanpa ijin, mati keselek beras plastik, dikubur di tanah sengketa. Jadi buat pembaca bacalah di https://lfnovels.com/person-155/!!!

Jadi kami mengambil bahan makanan dari sihir ruang-waktu Meru. Tata dan Mao mulai memasak dengan beberapa rumput liar yang Freud bawa. Kami memutuskan untuk bergantian memasak setiap hari, yang berarti tentu aku juga akan membuat makanan untuk mereka. Tampaknya hari ini, juru masak terbaik dikelompok kami, Tata akan mengajari Mao saat memasak.

Jika kamu melihat ini, kamu membaca chapter ini pada salah satu situs maling konten. Untuk mendukung Pembuat Konten yang bertanggung jawab untuk membawakan bab ini kepada kamu, silakan baca di situs sumber. https://lfnovels.com/person-155/

Tampaknya Mao sangat bersungguh- sungguh sampai aku bisa merasakan semangatnya.

Buah semangka buah kedondong
Belinya kemarin di pasar pagi
Situs ini situs tukang colong Jangan baca disini, baca aja di situs kami: https://lfnovels.com/person-155/

Setiap hari ada dua orang yang dipasangkan untuk memasak, tapi ada masalah jika Haosui dan Kagane di pasangkan. Ketika kedua orang ini dipasangkan untuk suatu alasan masakan mereka menjadi agak kreatif, atau haruskah aku katakan aneh? Kebiasaan aneh mereka muncul saat memasak bersama-sama.

Mau tetap novel ini lanjut kami terjemahkan? maka bacalah di sumber aslinya yaitu: https://lfnovels.com/person-155/

Biasanya mereka bisa memasak makanan yang lezat tapi ketika keduanya dipasangkan, akan menjadi ajang kompetisi satu sama lain, meskipun makanan mereka tidak benar- benar lezat jika mereka begini, dan mereka selalu menyuruhku memakannya sampai aku tidak kuat makan lagi dan bertanya masakan siapa yang lebih enak.

Para pembaca setia LF Novels. Kalo kamu menemukan situs yg Nyolong hasil kerja keras kami, laporkan segera pada kami, agar kami bisa membuat pernyataan resmi untuk situs kang nyolong tersebut. Bisa lewat email: [email protected] atau WA: 085748190989 atau di Fanspage Kehidupan Novel.
Baca chapternya di: https://lfnovels.com/person-155/
Dgn hastag
#Nyolong kok bangga,
#Dasar lemah, dasar sampah payah

Tingkat DEX keduanya tinggi jadi kenapa hanya aku yang berpikiran jika masakan mereka “SAMA”? Setelah mengumpulkan keberanian aku meminta mereka untuk membuat sesuatu yang normal tetapi keduanya menjawab

Jika kamu membaca ini, maka kamu tidak membaca dari sumber asli. Jika kamu ingin membaca chapter ini tanpa halangan, tolong untuk membaca di https://lfnovels.com/person-155/

“Memasak adalah Cinta!! Dan yang masakannya lebih enak akan menjadi istri terbaik!! ”

Jika kamu melihat ini, kamu membaca chapter ini pada salah satu situs maling konten. Chapter ini di rilis dan diterjemahkan oleh LFNovels: https://lfnovels.com/person-155/ dan hanya Pencipta Konten yang memiliki hak untuk memutuskan di mana chapter miliknya dapat diposting. Jika kamu ternyata membaca ini di situs sumber, kamu mungkin menggunakan Mode Pembaca Firefox. Disarankan untuk mematikannya saat membaca di situs kami, karena fungsinya sama seperti bot penyalin konten, dan memicu munculnya pesan ini. Harap hubungi kami lewat [email protected] jika masalah tersebut terjadi dengan peramban atau mode pembaca lain.

jadi aku berhenti bertanya lagi … Aku rasa aku hanya bisa bersyukur bahwa mereka memasak untuk ku dan aku juga gak peduli makanan mewah seperti ‘rasa’…

Hey kalian!! Lebih baik berusaha sendiri daripada memakai hasil kerja keras orang lain. From Zero To Hero!!! Bacalah di https://lfnovels.com/person-155/!!!

Selagi aku berpikir bahwa semua orang sedang menyiapkan peralatan makan, gadis-gadis itu muncul sekali lagi.

azab pencuri konten tanpa ijin, mati keselek beras plastik, dikubur di tanah sengketa. Jadi buat pembaca bacalah di https://lfnovels.com/person-155/!!!

“Kami adalah bandit ~ … eh ?!”
“Oh! Itu kamu kan? kita bertemu lagi! ”

Jika kamu melihat ini, kamu membaca chapter ini pada salah satu situs maling konten. Untuk mendukung Pembuat Konten yang bertanggung jawab untuk membawakan bab ini kepada kamu, silakan baca di situs sumber. https://lfnovels.com/person-155/

Ini sudah ketiga kalinya aku mendengar suara Ungu-san dan Blonde-san. Aku menjawab mereka sambil menggaruk kepala.

Buah semangka buah kedondong
Belinya kemarin di pasar pagi
Situs ini situs tukang colong Jangan baca disini, baca aja di situs kami: https://lfnovels.com/person-155/

“… halo.”
“Ah! Iya !! Selamat sore!! mh?Atau harus nya selamat malam? ”
“Halo-halo ~ Sudah lama!”

Mau tetap novel ini lanjut kami terjemahkan? maka bacalah di sumber aslinya yaitu: https://lfnovels.com/person-155/

Purple-san memberiku salam hormat sedangkan Blonde-san mengangkat tangannya sambil menyapaku. Rasanya seperti teman yg udah lama gk bertemu, tapi mereka itu bandit.

Para pembaca setia LF Novels. Kalo kamu menemukan situs yg Nyolong hasil kerja keras kami, laporkan segera pada kami, agar kami bisa membuat pernyataan resmi untuk situs kang nyolong tersebut. Bisa lewat email: [email protected] atau WA: 085748190989 atau di Fanspage Kehidupan Novel.
Baca chapternya di: https://lfnovels.com/person-155/
Dgn hastag
#Nyolong kok bangga,
#Dasar lemah, dasar sampah payah

“Dan? Apakah kamu masih melakukan itu? Ujian untuk menjadi Bandit? ”

Jika kamu membaca ini, maka kamu tidak membaca dari sumber asli. Jika kamu ingin membaca chapter ini tanpa halangan, tolong untuk membaca di https://lfnovels.com/person-155/

“Iya! Aku akan melakukan yang terbaik! ”

Jika kamu melihat ini, kamu membaca chapter ini pada salah satu situs maling konten. Chapter ini di rilis dan diterjemahkan oleh LFNovels: https://lfnovels.com/person-155/ dan hanya Pencipta Konten yang memiliki hak untuk memutuskan di mana chapter miliknya dapat diposting. Jika kamu ternyata membaca ini di situs sumber, kamu mungkin menggunakan Mode Pembaca Firefox. Disarankan untuk mematikannya saat membaca di situs kami, karena fungsinya sama seperti bot penyalin konten, dan memicu munculnya pesan ini. Harap hubungi kami lewat [email protected] jika masalah tersebut terjadi dengan peramban atau mode pembaca lain.

“Kami sudah sampai di level 3.”

Hey kalian!! Lebih baik berusaha sendiri daripada memakai hasil kerja keras orang lain. From Zero To Hero!!! Bacalah di https://lfnovels.com/person-155/!!!

Ya, sepertinya mereka meningkat.

azab pencuri konten tanpa ijin, mati keselek beras plastik, dikubur di tanah sengketa. Jadi buat pembaca bacalah di https://lfnovels.com/person-155/!!!

“Sepertinya kamu sudah naik lagi.”

Jika kamu melihat ini, kamu membaca chapter ini pada salah satu situs maling konten. Untuk mendukung Pembuat Konten yang bertanggung jawab untuk membawakan bab ini kepada kamu, silakan baca di situs sumber. https://lfnovels.com/person-155/

“Ehehe …” (Purple-san)

Buah semangka buah kedondong
Belinya kemarin di pasar pagi
Situs ini situs tukang colong Jangan baca disini, baca aja di situs kami: https://lfnovels.com/person-155/

“Bagus juga bagiku gadis ini sudah mulai mendapatkan penghasilan.”(Blonde-san)
(Tl note : BANDIT MACAM APA INII !! Semua bandit di cerita ini pada kgk jelas)

Mau tetap novel ini lanjut kami terjemahkan? maka bacalah di sumber aslinya yaitu: https://lfnovels.com/person-155/

Saat memuji levelnya yg meningkat, Purple-san memberikan senyum lebar bahagia sedangkan Blonde-san mulai menepuk kepala Purple-san seolah-olah Purple-san itu adik perempuannya. Nah, jika Kamu melihat itu,Kamu akan berpikir itu adalah adegan yang benar-benar mengharukan tapi, masalahnya adalah Mereka itu bandit. Daripada itu, apa yang menggangguku adalah sesuatu yg lain.

Para pembaca setia LF Novels. Kalo kamu menemukan situs yg Nyolong hasil kerja keras kami, laporkan segera pada kami, agar kami bisa membuat pernyataan resmi untuk situs kang nyolong tersebut. Bisa lewat email: [email protected] atau WA: 085748190989 atau di Fanspage Kehidupan Novel.
Baca chapternya di: https://lfnovels.com/person-155/
Dgn hastag
#Nyolong kok bangga,
#Dasar lemah, dasar sampah payah

“Bolehkah aku bertanya sebentar, Siapa 3 orang yg dibelakang kalian? Temanmu?”

Jika kamu membaca ini, maka kamu tidak membaca dari sumber asli. Jika kamu ingin membaca chapter ini tanpa halangan, tolong untuk membaca di https://lfnovels.com/person-155/

Aku menunjuk ke belakang Purple-san dan Blonde-san menuju tiga orang yang tersembunyi di balik pepohonan.

Jika kamu melihat ini, kamu membaca chapter ini pada salah satu situs maling konten. Chapter ini di rilis dan diterjemahkan oleh LFNovels: https://lfnovels.com/person-155/ dan hanya Pencipta Konten yang memiliki hak untuk memutuskan di mana chapter miliknya dapat diposting. Jika kamu ternyata membaca ini di situs sumber, kamu mungkin menggunakan Mode Pembaca Firefox. Disarankan untuk mematikannya saat membaca di situs kami, karena fungsinya sama seperti bot penyalin konten, dan memicu munculnya pesan ini. Harap hubungi kami lewat [email protected] jika masalah tersebut terjadi dengan peramban atau mode pembaca lain.

Kulit dan usia yang berbeda-beda. Seorang pria gendut berusia tiga puluhan, seorang pria kurus berusia empat puluhan dan seorang pria bertubuh sedang di usia remajanya. Entah kenapa ketiganya mengenakan pakaian dengan warna ungu sebagai warna dasarnya dan memakai bandana di kepala mereka yang sama-sama berwarna ungu. Tangan mereka dicat warna ungu yang panjangnya sekitar 10 cm… untuk apa mereka melakukannya? Untuk bertarung?

Hey kalian!! Lebih baik berusaha sendiri daripada memakai hasil kerja keras orang lain. From Zero To Hero!!! Bacalah di https://lfnovels.com/person-155/!!!

“Mereka adalah orang baik yang mendukungku dari bayang-bayang!”

azab pencuri konten tanpa ijin, mati keselek beras plastik, dikubur di tanah sengketa. Jadi buat pembaca bacalah di https://lfnovels.com/person-155/!!!

“Mereka awalnya orang yang dipilih untuk Ujiannya dia, tapi untuk suatu alasan setelah menghadapi mereka, kami mulai melihat mereka dari waktu ke waktu … dan ketika aku berpikir bahwa mereka sudah pergi, mereka akan muncul entah dari mana …”

Jika kamu melihat ini, kamu membaca chapter ini pada salah satu situs maling konten. Untuk mendukung Pembuat Konten yang bertanggung jawab untuk membawakan bab ini kepada kamu, silakan baca di situs sumber. https://lfnovels.com/person-155/

Eh? Apa itu? itu sedikit menakutkan … apa kalian tidak sadar akan apa yang kamu katakan? Tiba-tiba mereka mulai melambai-lambaikan tongkat ungu mereka dan bersorak untuk Purple-san dengan suara keras. Tidak, serius … untuk apa tongkat ungu itu? Aku mulai merasakan sesuatu yang menakutkan yang tidak bisa kupahami dari ketiganya. Blonde-san melanjutkan penjelasannya.

Buah semangka buah kedondong
Belinya kemarin di pasar pagi
Situs ini situs tukang colong Jangan baca disini, baca aja di situs kami: https://lfnovels.com/person-155/

“Terlebih lagi, saat mereka kembali, mereka akan memberikan sejumlah besar uang untuk dia … dan mereka tidak mencoba untuk datang lebih dekat dari jarak tertentu. Yah, mereka tidak berbahaya dan mereka sering membantu kami jadi aku tidak bisa memaksa mereka untuk pergi… ”

Mau tetap novel ini lanjut kami terjemahkan? maka bacalah di sumber aslinya yaitu: https://lfnovels.com/person-155/

“Mereka semua adalah orang baik!! Kamu terlalu meragukan mereka!! ”

Para pembaca setia LF Novels. Kalo kamu menemukan situs yg Nyolong hasil kerja keras kami, laporkan segera pada kami, agar kami bisa membuat pernyataan resmi untuk situs kang nyolong tersebut. Bisa lewat email: [email protected] atau WA: 085748190989 atau di Fanspage Kehidupan Novel.
Baca chapternya di: https://lfnovels.com/person-155/
Dgn hastag
#Nyolong kok bangga,
#Dasar lemah, dasar sampah payah

“Dan gadis ini selalu mengatakan ini terus, jadi aku tidak bisa tenang…”

Jika kamu membaca ini, maka kamu tidak membaca dari sumber asli. Jika kamu ingin membaca chapter ini tanpa halangan, tolong untuk membaca di https://lfnovels.com/person-155/

Blonde-san membuat wajah yang agak kelelahan dan menghela nafas panjang. Aku berfikir bahwa dia adalah tipe orang yang khawatiran. Aku yakin terakhir kali kita bertemu dia berbicara tentang bosnya yang mengganggunya, dan Purple-san juga mengatakan kata-kata dan tindakannya sedikit keluar dari batas … Ini lama-lama menjadi sedikit sulit… Tapi Aku tetap tidak akan memberi mereka uang.

Jika kamu melihat ini, kamu membaca chapter ini pada salah satu situs maling konten. Chapter ini di rilis dan diterjemahkan oleh LFNovels: https://lfnovels.com/person-155/ dan hanya Pencipta Konten yang memiliki hak untuk memutuskan di mana chapter miliknya dapat diposting. Jika kamu ternyata membaca ini di situs sumber, kamu mungkin menggunakan Mode Pembaca Firefox. Disarankan untuk mematikannya saat membaca di situs kami, karena fungsinya sama seperti bot penyalin konten, dan memicu munculnya pesan ini. Harap hubungi kami lewat [email protected] jika masalah tersebut terjadi dengan peramban atau mode pembaca lain.

“Lalu, apa kali ini juga kalian ingin meminta uang?”
“Sebenarnya … aku berharap kamu bisa memberi kami beberapa makanan.”

Hey kalian!! Lebih baik berusaha sendiri daripada memakai hasil kerja keras orang lain. From Zero To Hero!!! Bacalah di https://lfnovels.com/person-155/!!!

Ha? Saat aku bingung oleh apa yang baru saja dikatakan Purple-san, perut Purple-san dan blonde-san mengeluarkan suara ‘guuu ~’.

azab pencuri konten tanpa ijin, mati keselek beras plastik, dikubur di tanah sengketa. Jadi buat pembaca bacalah di https://lfnovels.com/person-155/!!!

“…Makanan ya?”
“Aku minta maaf… Sejujurnya, kami sudah berada di hutan ini selama beberapa hari dan kami tidak punya makanan yang layak untuk dimakan. Jika kamu dapat memberi sedikit untuk kami, kami akan menghilang dalam waktu singkat. ”

Jika kamu melihat ini, kamu membaca chapter ini pada salah satu situs maling konten. Untuk mendukung Pembuat Konten yang bertanggung jawab untuk membawakan bab ini kepada kamu, silakan baca di situs sumber. https://lfnovels.com/person-155/

Blonde-san malu-malu, memberitahuku tentang keadaan mereka. Makanan … setidaknya aku bisa melakukan itu. Dan ketika aku memikirkan itu, aku mengalihkan pandanganku ke para gadis.

Buah semangka buah kedondong
Belinya kemarin di pasar pagi
Situs ini situs tukang colong Jangan baca disini, baca aja di situs kami: https://lfnovels.com/person-155/

Entah kenapa aku bisa merasakan niat membunuh yang meluap-luap dari mereka. Apa itu cuma perasaanku saja ?

Mau tetap novel ini lanjut kami terjemahkan? maka bacalah di sumber aslinya yaitu: https://lfnovels.com/person-155/

Aku memberi sinyal dengan tanganku untuk Purple-san dan Blonde-san supaya menunggu dan berhati-hati untuk tidak mendekati ke tempat gadis-gadis.

Para pembaca setia LF Novels. Kalo kamu menemukan situs yg Nyolong hasil kerja keras kami, laporkan segera pada kami, agar kami bisa membuat pernyataan resmi untuk situs kang nyolong tersebut. Bisa lewat email: [email protected] atau WA: 085748190989 atau di Fanspage Kehidupan Novel.
Baca chapternya di: https://lfnovels.com/person-155/
Dgn hastag
#Nyolong kok bangga,
#Dasar lemah, dasar sampah payah

“Uhm … wajahmu sedikit menakutkan …”
“…”

Jika kamu membaca ini, maka kamu tidak membaca dari sumber asli. Jika kamu ingin membaca chapter ini tanpa halangan, tolong untuk membaca di https://lfnovels.com/person-155/

Kenapa kamu tidak menjawabku …? Eh? Apa yang harus aku lakukan? Sementara aku tersesat pada apa yang harus dilakukan atau dikatakan, Freud mendekatiku dengan senyuman feminin.

Jika kamu melihat ini, kamu membaca chapter ini pada salah satu situs maling konten. Chapter ini di rilis dan diterjemahkan oleh LFNovels: https://lfnovels.com/person-155/ dan hanya Pencipta Konten yang memiliki hak untuk memutuskan di mana chapter miliknya dapat diposting. Jika kamu ternyata membaca ini di situs sumber, kamu mungkin menggunakan Mode Pembaca Firefox. Disarankan untuk mematikannya saat membaca di situs kami, karena fungsinya sama seperti bot penyalin konten, dan memicu munculnya pesan ini. Harap hubungi kami lewat [email protected] jika masalah tersebut terjadi dengan peramban atau mode pembaca lain.

“Wazu-sama, sepertinya kamu tidak menyadari apa yang terjadi di sini jadi aku akan memberitahumu. Para gadis merasa cemburu. ”

Hey kalian!! Lebih baik berusaha sendiri daripada memakai hasil kerja keras orang lain. From Zero To Hero!!! Bacalah di https://lfnovels.com/person-155/!!!

“Cemburu?”

azab pencuri konten tanpa ijin, mati keselek beras plastik, dikubur di tanah sengketa. Jadi buat pembaca bacalah di https://lfnovels.com/person-155/!!!

“Iya. Jika kamu memperhatikan dengan seksama, sepertinya Wazu-sama sedang melakukan percakapan yang ramah dengan para bandit wanita itu. ”

Jika kamu melihat ini, kamu membaca chapter ini pada salah satu situs maling konten. Untuk mendukung Pembuat Konten yang bertanggung jawab untuk membawakan bab ini kepada kamu, silakan baca di situs sumber. https://lfnovels.com/person-155/

Ehhh ~ … Ini bukan seperti aku ramah pada mereka, tapi lebih seperti aku hanya mengenal mereka. Apa kamu berkata ini itu seperti apa yang dipikirkan para gadis?

Buah semangka buah kedondong
Belinya kemarin di pasar pagi
Situs ini situs tukang colong Jangan baca disini, baca aja di situs kami: https://lfnovels.com/person-155/

Aku menarik napas panjang da berjalan ke para gadis.

Mau tetap novel ini lanjut kami terjemahkan? maka bacalah di sumber aslinya yaitu: https://lfnovels.com/person-155/

“Biar aku jelaskan. Aku hanya pernah bertemu gadis-gadis ini sebelumnya dan tidak lebih dari itu saja. Dan kali ini aku hanya berpikir bahwa aku dapat membantu orang-orang dalam kesulitan. Aku berpikir untuk memberi mereka makanan dan tidak ada yang lain. Apa itu tidak boleh? ”

Para pembaca setia LF Novels. Kalo kamu menemukan situs yg Nyolong hasil kerja keras kami, laporkan segera pada kami, agar kami bisa membuat pernyataan resmi untuk situs kang nyolong tersebut. Bisa lewat email: [email protected] atau WA: 085748190989 atau di Fanspage Kehidupan Novel.
Baca chapternya di: https://lfnovels.com/person-155/
Dgn hastag
#Nyolong kok bangga,
#Dasar lemah, dasar sampah payah

“Haa ~ …”

Jika kamu membaca ini, maka kamu tidak membaca dari sumber asli. Jika kamu ingin membaca chapter ini tanpa halangan, tolong untuk membaca di https://lfnovels.com/person-155/

Aku baru saja mengatakan kepada mereka apa yang aku pikirkan, tapi entah kenapa para gadis hanya mendesah.

Jika kamu melihat ini, kamu membaca chapter ini pada salah satu situs maling konten. Chapter ini di rilis dan diterjemahkan oleh LFNovels: https://lfnovels.com/person-155/ dan hanya Pencipta Konten yang memiliki hak untuk memutuskan di mana chapter miliknya dapat diposting. Jika kamu ternyata membaca ini di situs sumber, kamu mungkin menggunakan Mode Pembaca Firefox. Disarankan untuk mematikannya saat membaca di situs kami, karena fungsinya sama seperti bot penyalin konten, dan memicu munculnya pesan ini. Harap hubungi kami lewat [email protected] jika masalah tersebut terjadi dengan peramban atau mode pembaca lain.

“Yah, mereka mengatakan kebaikan tetaplah kebaikan.”

Hey kalian!! Lebih baik berusaha sendiri daripada memakai hasil kerja keras orang lain. From Zero To Hero!!! Bacalah di https://lfnovels.com/person-155/!!!

“Kebaikannya juga merupakan salah satu keistimewaannya Wazu-san.”

azab pencuri konten tanpa ijin, mati keselek beras plastik, dikubur di tanah sengketa. Jadi buat pembaca bacalah di https://lfnovels.com/person-155/!!!

“Kali ini saja, oke?”

Jika kamu melihat ini, kamu membaca chapter ini pada salah satu situs maling konten. Untuk mendukung Pembuat Konten yang bertanggung jawab untuk membawakan bab ini kepada kamu, silakan baca di situs sumber. https://lfnovels.com/person-155/

“Tidak ada lagi setelah ini, oke?”

Buah semangka buah kedondong
Belinya kemarin di pasar pagi
Situs ini situs tukang colong Jangan baca disini, baca aja di situs kami: https://lfnovels.com/person-155/

“… jangan curang!”

Mau tetap novel ini lanjut kami terjemahkan? maka bacalah di sumber aslinya yaitu: https://lfnovels.com/person-155/

“Jika itu Onii-chan maka tidak ada pilihan lain.”

Para pembaca setia LF Novels. Kalo kamu menemukan situs yg Nyolong hasil kerja keras kami, laporkan segera pada kami, agar kami bisa membuat pernyataan resmi untuk situs kang nyolong tersebut. Bisa lewat email: [email protected] atau WA: 085748190989 atau di Fanspage Kehidupan Novel.
Baca chapternya di: https://lfnovels.com/person-155/
Dgn hastag
#Nyolong kok bangga,
#Dasar lemah, dasar sampah payah

“Kurasa membantu yang lemah adalah tugas orang yang kuat jadi …”

Jika kamu membaca ini, maka kamu tidak membaca dari sumber asli. Jika kamu ingin membaca chapter ini tanpa halangan, tolong untuk membaca di https://lfnovels.com/person-155/

“Terima kasih.”

Jika kamu melihat ini, kamu membaca chapter ini pada salah satu situs maling konten. Chapter ini di rilis dan diterjemahkan oleh LFNovels: https://lfnovels.com/person-155/ dan hanya Pencipta Konten yang memiliki hak untuk memutuskan di mana chapter miliknya dapat diposting. Jika kamu ternyata membaca ini di situs sumber, kamu mungkin menggunakan Mode Pembaca Firefox. Disarankan untuk mematikannya saat membaca di situs kami, karena fungsinya sama seperti bot penyalin konten, dan memicu munculnya pesan ini. Harap hubungi kami lewat [email protected] jika masalah tersebut terjadi dengan peramban atau mode pembaca lain.

Aku mengucapkan terima kasih kepada para gadis dan berpikir bahwa hubungan ini akan terus berlanjut di masa depan…

Hey kalian!! Lebih baik berusaha sendiri daripada memakai hasil kerja keras orang lain. From Zero To Hero!!! Bacalah di https://lfnovels.com/person-155/!!!

Aku menggelengkan kepalaku untuk membuat pikiran itu pergi dan mengambil makanan dari para gadis untuk memberikannya pada Purple-san dan Blonde-san, dan mereka mulai menangis sambil berterima kasih padaku.

azab pencuri konten tanpa ijin, mati keselek beras plastik, dikubur di tanah sengketa. Jadi buat pembaca bacalah di https://lfnovels.com/person-155/!!!

“Terima kasih!! Terima kasih!!”

Jika kamu melihat ini, kamu membaca chapter ini pada salah satu situs maling konten. Untuk mendukung Pembuat Konten yang bertanggung jawab untuk membawakan bab ini kepada kamu, silakan baca di situs sumber. https://lfnovels.com/person-155/

“Aku pikir jika kalian pergi ke arah itu kalian akan mencapai kota.”

Buah semangka buah kedondong
Belinya kemarin di pasar pagi
Situs ini situs tukang colong Jangan baca disini, baca aja di situs kami: https://lfnovels.com/person-155/

Aku mengarahkan mereka ke jalan utama yang akan membawa mereka ke kota terdekat. Mereka berdua sekali lagi memberiku terima kasih dan menghilang ke arah yang aku tunjukkan. Tentu saja setelah mereka pergi si trio juga pergi. Saat kami melihat itu, aku bisa mendengar Kagane mengatakan sesuatu.

Mau tetap novel ini lanjut kami terjemahkan? maka bacalah di sumber aslinya yaitu: https://lfnovels.com/person-155/

“*Natural dan idol… jika kita ceroboh …”

Para pembaca setia LF Novels. Kalo kamu menemukan situs yg Nyolong hasil kerja keras kami, laporkan segera pada kami, agar kami bisa membuat pernyataan resmi untuk situs kang nyolong tersebut. Bisa lewat email: [email protected] atau WA: 085748190989 atau di Fanspage Kehidupan Novel.
Baca chapternya di: https://lfnovels.com/person-155/
Dgn hastag
#Nyolong kok bangga,
#Dasar lemah, dasar sampah payah

Idol? Apa itu sebuah kata dari dunia Kagane sebelumnya? Aku benar-benar tidak tahu apa artinya dan tidak peduli juga sih, jadi aku kembali ke tempat para gadis untuk membantu membuat makan malam.


Jika kamu membaca ini, maka kamu tidak membaca dari sumber asli. Jika kamu ingin membaca chapter ini tanpa halangan, tolong untuk membaca di https://lfnovels.com/person-155/

*Maksud dari natural itu si purple san tu kayak cewek yang perlu dilindungi
*Jika ada kesalahan atau masukan silahkan comment saya masih baru





tags: baca Sono Mono Nochi ni Bahasa Indonesia Chapter 155, Sono Mono Nochi ni Bahasa Indonesia Chapter 155 manga, Sono Mono Nochi ni Bahasa Indonesia Chapter 155 online, Sono Mono Nochi ni Bahasa Indonesia Chapter 155 bab, Sono Mono Nochi ni Bahasa Indonesia Chapter 155 chapter, Sono Mono Nochi ni Bahasa Indonesia Chapter 155 high quality, Sono Mono Nochi ni Bahasa Indonesia Chapter 155 manga scan, ,

Fanspage Facebook Kehidupan Novel