Rakudai Kishi no Eiyuutan Volume 1 Chapter 1 Part 1

Dibaca 192 orang
Font Size :
Table of Content

Kami sangat membutuhkan Penerjemah & Editor baru! Jika kamu berminat untuk membantu kami, baca post ini: Klik Disini

Rakudai Kishi no Chivalry Bahasa Indonesia

Penerjemah: Martin
Penyunting: Kezia
Korektor: –


Volume 1 – Chapter 1 Part 1– Ksatria Jenius dan Ksatria Gagal

Blazer.

Mereka bukanlah orang-orang biasa, ditemukan hanya satu-dalam-seribu, yang masing-masing dapat mewujudkan jiwanya sebagai senjata yang disebut Perangkat.

Di masa lalu, mereka disebut pesulap dan penyihir. Yang terkuat di antara mereka dapat membentuk aliran waktu menggunakan kemampuan yang tidak bisa dijelaskan ilmu pengetahuan,
dan bahkan yang terlemahpun sudah luar biasa. Meskipun mereka hanya manusia, mereka memiliki kekuatan supranatural yang melampaui batas manusia biasa,
kekuatan yang tak bisa didapat orang biasa melalui pelatihan maupun teknologi.

Jaman sekarang, militer nasional maupun polisi setempat membutuhkan Blazers. Namun dibalik kekuatan yang besar terdapat tanggung jawab yang sama besarnya pula.
Salah satu perwujudan dari tanggung jawab itu adalah sistem ksatria-penyihir, perjanjian di mana Blazer harus lulus dari
sekolah kejuruan yang diakui tingkat internasional untuk menerima lisensi dan status sosial sebagai ksatria-penyihir- dengan kata lain, perijinan untuk menggunakan kemampuan mereka.

Hagun Academy adalah satu dari tujuh akademi ksatria-penyihir di Jepang, sekolah yang menjangkau lebih dari sepuluh kali luas Tokyo Dome.
Di sini, para Blazer muda melewatkan hari demi hari dengan memoles keterampilan mereka sebagai siswa ksatria.

Dan di Hagun Academy, Ikki Kurogane- yang dituduh melakukan pelecehan dan tertangkap basah oleh penjaga asrama- dibawa ke kantor direktur.
Di sana, seorang wanita cantik dengan jas sedang duduk di sofa sambil merokok. Kurono Shinguuji, ketua baru Hagun,
sudah selesai mendengarkan penjelasan Ikki tentang rantai kejadiannya, dan ia menjawab dengan suara lelah.

“Aku mengerti, jadi kau mencoba menebus kecelakaan melihat dia setengah telanjang dengan ikut telanjang juga. Apa kau tolol?”

“Saya pikir itu ide yang adil dan sopan.”

“Kau memang benar-benar ‘pria’.”

“Tidak, saya tidak bermaksud untuk menjadi pria mesum. …Yah, sekarang saya berpikir soal itu, sepertinya tadi saya memang kurang mengendalikan diri.”

“Hah. Dengan kata lain, setelah melihat tubuh telanjangnya yang menawan, kau kehilangan kendali dan melepas pakaianmu tanpa berpikir?”

“… Mungkin seperti itulah yang terjadi, tapi bisakah Anda tidak mengatakannya seperti itu? Bukankah Anda membuatku terdengar seperti pria yang benar-benar berbahaya?”

“Walau kau berkata begitu, Kurogane, coba bayangkan adegan itu dari sudut pandangnya. Di asrama sepi karena orang-orang sedang liburan musim semi, tiba-tiba kau dipergoki laki-laki tak dikenal saat sedang berganti pakaian, dan laki-laki itu melepas pakaiannya juga. Apa yang akan kau pikirkan tentangnya? ”

“Pria yang benar-benar berbahaya….”

Setelah membayangkan ulang hal itu dari sudut pandang sang gadis seperti yang disarankan Kurono, Ikki bergetar.

“… Haa. Saya benar-benar melakukan hal yang tidak termaafkan di hari pertama Stella-san sekolah di luar negeri. Saya benar-benar berharap dia tidak akan mulai membenci Jepang karena hal ini.”

“Apa? kau tahu soal Vermillion?”

“Saya terlalu kaget untuk mengenali wajahnya ketika bertemu dengannya tadi, tapi saya akhirnya ingat barusan.”

Namanya Stella Vermillion, dan ia adalah putri Vermillion Empire, sebuah negara Eropa kecil. Itu berita besar di media bahwa ia sedang sekolah di luar negeri di Jepang?. Seorang anak berbakat yang katanya hanya muncul sekali dalam satu dekade! Stella Vermillion-sama (15), tuan putri kedua dari Vermillion Empire, mendaftar di Hagun Academy setelah mendapatkan nilai rekor! ?Ikki masih ingat isi artikel itu dengan jelas.

“Putri asli, dan di atas itu dia mendaftar disini sebagai murid. Dia luar biasa, bukan?”

“Dia juga jadi nomor satu dengan margin yang lebar, jauh melebihi skor rata-rata untuk semua kategori, dan kapasitas auranya, hal yang paling penting bagi Blazer, itu sekitar tiga puluh kali dari siswa baru biasa. Benar-benar Blazer Rank A yang mengerikan… Dibandingkan dengan seseorang yang Rank F dan mengulang setahun karena skor atributnya yang terlalu rendah, benar-benar beda jauh. Tidakkah kau setuju, ‘Sang Terburuk’?”

“Tinggalkan saya sendiri.”

Ia memprotes sarkasme Kurono sambil cemberut, tapi tidak menyangkalnya. Ia tidak bisa. Dikarenakan, Ikki Kurogane hanya memiliki sepersepuluh dari kapasitas aura rata-rata.

“Ini jadi benar-benar rumit. Aku mengundang gadis itu ke Jepang terlepas dari semua formalitas yang terlibat untuk mendaftarkannya di sini, dan hal seperti ini terjadi di hari pertamanya. Jika masalah ini tidak ditangani dengan baik, ini bisa berubah menjadi insiden internasional. Jadi walaupun kau tidak bersalah, aku masih akan memintamu bertanggung jawab. Mungkin terasa tidak masuk akal, tapi hadapi semua seperti seorang pria. ”

“… Saya heran kenapa kata ‘jadilah seorang pria’ hanya digunakan dalam di situasi-situasi semacam ini.”

Ikki menghela nafas, dan pada saat itu-

“Permisi.”

Pintu ruang direktur terbuka, dan orang yang sedang dibahas, Stella Vermillion, masuk.

Tidak seperti sebelumnya, ia tampil rapi dengan pakaian dan rok gelap yang enak dilihat. Seragam sekolah Hagun Academy sangat cocok dengannya karena itu memunculkan warna merah rambutnya yang seperti api. Tapi yang memikat mata Ikki adalah dadanya. Area besar itu, yang dihiasi oleh pita, memancarkan aura kuat yang langsung mengingatkan Ikki dari sosok setengah telanjangnya… tetapi napasnya terhenti setelah melihat ekspresi gadis itu. Ia mungkin sudah menangis. Kulit bawah matanya membengkak karena kesal.

“Maaf.”

Itu sebabnya permintaan maaf datang dari mulutnya. Pria tidak seharusnya membuat wanita menangis. Meskipun itu bukan kesalahannya, teror yang dirasakan sang gadis saat itu pasti nyata.

“Hal itu adalah kecelakaan yang tidak disengaja dan aku tidak mencoba mengintipmu. Tapi aku melihat apa yang kulihat, maka dari itu sebagai pria aku akan bertanggung jawab. Panggang atau bakar aku, kau bisa melakukan apapun yang kau suka. ”

“… Betapa tegasnya. Apa ini yang mereka sebut semangat seorang samurai?”

“Lebih seperti semangat pembicara yang buruk.”

Ikki menunjukkan senyum penuh penyesalan kepada Stella, yang sepertinya mengerti akan penyesalannya. Ia juga melembutkan ekspresinya dan membalas senyuman tipis.

“Haha… Sejujurnya, bertemu orang mesum tepat setelah tiba di Jepang membuatku mulai berpikir bahwa ini adalah tempat terendah. Saya mungkin bisa mengubahnya menjadi kegemparan diplomatik, tapi saya sudah sedikit tenang berkat anda. Karena anda menunjukkan saya semangat yang kuat seperti itu,
tidak mungkin saya tidak meresponnya dengan baik sebagai anggota keluarga kekaisaran.”

Aura permusuhan yang ada sejak ia pertama kali memasuki ruangan telah menghilang. Setelah melihat ekspresi baik itu, Ikki juga meringankan sikapnya. Ia mengira seorang putri kekaisaran akan murung dan sulit untuk disenangkan, tetapi ia tampak seperti seseorang yang dapat menerima percakapan yang layak.

“Ikki, sebagai penghormatan untuk keberanianmu, aku akan memaafkanmu atas masalah ini jika kau melakukan harakiri.”

… Namun dalam kenyataannya, itu hanya benar di kepalanya.

“Tidak, tolong tunggu sebentar! Bukankah harakiri hukuman yang terlalu kejam bahkan untuk kejahatan besar!?”

“Yah, bukankah hukuman mati tidak aneh lagi setelah melecehkan seorang putri? Serius, kau seharusnya diikat di kayu dan dilempari batu sampai mati oleh seluruh warga negara ini. Ini adalah hak istimewa untuk saya membiarkan anda pergi dengan cara ini sebagai gantinya.”

“Itu lebih cocok untuk membuat steak tartare daripada hukuman, bukan?”

“Membiarkanmu mati dengan hormat adalah pengampunan besar, sebuah pengorbanan berdarah bagiku.”

“Akulah yang akhirnya akan berdarah!”

“Tidak, tolong berhenti tertawa. Sebagai seorang pendidik, kau seharusnya menjaga sekolah agar tidak melakukan sebuah eksekusi!”

“Kurogane, kita bisa membeli perdamaian antara Jepang dan Vermillion Empire hanya dengan menawarkanmu. Bukankah ini kesepakatan yang sangat bagus?”

“Bagaimana bisa sebuah kesepakatan bagus jika itu mengorbankan nyawa manusia!?”

Dari perspektif Ikki, seseorang sedang disiksa di sini.

“H-Hei, Stella-san, tidak bisakah kau memikirkan cara lain untuk menyelesaikan ini?”

“Apa yang membuatmu tidak puas? Bukankah harakiri dianggap sebagai suatu hal terhormat untuk pria Jepang?”

“Tidak, aku lahir di Heisei! Dan aku tidak ada kaitan apapun dengan samurai! Dan aku sudah menyeberang ke sisi hip-hop sejak lama, yo!”

“Ha, persona itu terdengar sangat palsu.”

“Jika kau merasa tidak ingin menghentikan ini, tolong diamlah!”

Ikki berteriak pada celaan Kurono, tetapi ekspresi Stella semakin gelap lagi pada perlawanan Ikki.

“Ada apa denganmu!? Bukankah kau baru saja mengatakan bahwa aku bisa melakukan apapun yang aku inginkan, walaupun itu untuk memanggangmu atau membakarmu!? Jika kau seorang pria maka tetap berpegang pada kata-katamu!”

“T-Tidak, itu hanyalah basa-basi unik orang Jepang. Aku tidak tahu kau benar-benar berencana untuk memanggang dan membakarku!”

“Kurogane, kau penuh dengan alasan dan pengelakan, bukan? Ingatkan aku, apa yang kau katakan soal bertanggung jawab sebagai seorang pria?”

Direktur yang berisik! Nyawa lebih penting!

“… B-Bagaimanapun juga, hanya karena aku melihatmu dengan pakaian dalammu, kau tidak bisa membuatku membayar dengan nyawaku!”

“H-Hanya, kau bilang !? Aku… Aku tidak percaya! Aku tidak percaya, kau mesum! Apakah itu yang kau katakan setelah mencuri lihat tubuh seorang tuan putri yang belum menikah!? Bahkan ayahku saja tidak pernah melihatnya! ”

Api kemarahan menyala di mata Stella pada kata-kata ceroboh Ikki. Tidak… bukan hanya matanya yang terbakar. Udara di sekitar Stella mulai melepaskan panas dan cahaya yang menyengat.

Kalau dipikir-pikir, artikel koran itu menulis sesuatu tentang kemampuannya

“Tidak bisa dimaafkan! Aku akan secara pribadi mengubah seorang jelata mesum, penganiaya, dan kurang ajar seperti kau jadi abu! Layani aku, Lævateinn!”

Sebuah aurora bersinar dan menciptakan zona panas di ruangan direktur, dan pedang panjang berbalut api muncul di tangan Stella. Itu adalah Perangkat yang terbuat dari jiwa Blazer.

Pedang Suci-
Panas Iblis-
Alat Terkutuk-
Alat yang diberkati-

Diwariskan legenda dengan berbagai wujud dan bentuk, Perangkat adalah tongkat sihir. Dengan menggunakan alat itu sebagai media,
Blazer bisa menggunakan kemampuannya, Noble Arts.

Dan kemampuan Putri Crimson menghasilkan api berpijar yang membakar target apa pun hingga tak berbekas!

“Persiapkan dirimu, orang tak bermoral! Aku akan menghapusmu dari dunia ini tanpa sisa!”

“A-Apa kau serius !?”

“Alasan tidak akan berguna!”

Pedang api berayun ke bawah. Menghadapi itu, Ikki juga memasang kuda-kuda defensif.

“Maju, Intetsu!”

Itu adalah pedang panjang Jepang yang terbuat dari baja hitam pekat. Ksatria F-Rank, Ikki Kurogane, menggunakan Devicenya Intetsu untuk memblokir ayunan pedang Stella.

Tapi-

“Pertahanan yang lemah!”

“Panas!”

“Tentu saja panas! Lævateinn-ku, terbalut dalam api dari Noble Art Napas Naga, bersuhu hingga tiga ribu derajat celcius! Walaupun kau memblokirnya, aku bisa membakar musuh-musuhku hanya dengan kekuatan sang kaisar naga! ”

“Sungguh kemampuan yang konyol …!”

Merasa jengkel karena terlalu dekat, Ikki menggerahkan seluruh kekuatannya untuk membuat jarak di antara mereka. Tapi-

“Ha, hahaha…. bocah bodoh. Tidak mungkin aku membiarkanmu melarikan diri di ruangan kecil seperti ini.
Aku akan segera menghancurkanmu, dan dengan itu aku akan menghapus penjahat yang merusak kesucianku sebelum menikah!”

“Tunggu, tunggu! Tolong tenang sedikit! Kau menyebutnya ‘rusak’, tapi aku belum benar-benar melakukan sesuatu yang skandal, kan?”

“Bohong! Meskipun kau bergairah melihat tubuh telanjangku dengan m-m-mata yang tidak senonoh itu!”

“Tentu saja, aku menatapnya, tapi itu… itu, erm… itu bukan karena aku memikirkan hal-hal mesum! Hanya saja, bagaimana aku mengatakannya.. A-aku terpesona karena kau sangatlah cantik!”

“Fueh !?”

Dalam sekejap, wajah Stella yang mendidih merah jadi semakin memerah. Ikki berpikir bahwa ia perlu tidak lagi membuatnya marah, dan ia mulai berkeringat, tapi-

“A-A-Apa yang kau katakan, idiot! M-Memanggil gadis yang belum menikah c-cantik. I-Ini persis alasan kenapa rakyat jelata tidak tahu sopan santun begitu…!”Rakudai Kishi no Eiyuutan Volume 1 Chapter 1 Part 1

Lævateinn tiba-tiba kehilangan api yang mengamuk dan meredup menjadi percikan kecil kelap-kelip. Gadis yang dipenuhi dengan banyak aura permusuhan beberapa saat yang lalu sekarang mulai gelisah, terlihat tidak nyaman tetapi juga sedikit senang. Ketika ia memeriksa wajahnya, alisnya yang berdiri sekarang jatuh tanpa daya, dan matanya berkaca-kaca karena kebingungan. Ia tampak malu.

Itu mengejutkan. Saya pikir seseorang secantik Stella-san sudah terbiasa dipuji.

Bagaimanapun itu, runtuhnya semangat Stella adalah kesempatan yang bagus. Mengambil inisiatif, ia mencoba menenangkan Stella.

“Mengesampingkan itu, alasan ini terjadi sejak awal adalah karena kau salah mengira ini kamarmu dan mulai berganti pakaian di kamarku,
jadi tolong bebaskan aku dari hukuman melakukan harakiri.”

Karena argumen Ikki, wajah Stella sekali lagi berubah muram.

“Pembenaran irasional macam apa itu!? Kaulah orang yang memasuki kamarku seenaknya! Saya membuka ruangan itu dengan kunci yang saya terima langsung dari Nyonya Direktur, jadi tidak mungkin itu kesalahanku!”

“…Eh?”

Tunggu sebentar. Sekarang setelah dipikir-pikir, Ikki sudah pasti mengunci kamarnya sebelum dia pergi keluar. Bahkan jika Stella membuat kesalahan, tidak mungkin ia bisa masuk, tapi dia ada di dalam. Mengapa?

Stella baru saja mengucapkan alasannya. Kurono memberinya sebuah kunci.

“Apa artinya ini, Direktur?”

“Ha, hahahaha….”

“… Nyonya Direktur?”

Ketika keduanya menatapnya serempak, Kurono mulai tertawa seolah ia tidak bisa menahannya lagi-

“Heh, tidak, maaf soal itu. Ini berubah menjadi sesuatu yang sangat menarik sehingga aku merasa ingin iseng. Yah, kau tidak perlu bertanya, karena persis seperti kedengarannya. Asrama Hagun Academy menempatkan dua orang per kamar. Kurogane seharusnya sudah tahu soal itu. Dengan kata lain, tak satu pun dari kalian salah masuk kamar. Sederhananya… kalian berdua adalah teman sekamar. ”

-dan ia mengatakan sesuatu yang luar biasa.

“EEEEEEEEEHHH !?”

tags: baca novel Rakudai Kishi no Eiyuutan Bahasa Indonesia, web novel Rakudai Kishi no Eiyuutan Bahasa Indonesia, light novel Rakudai Kishi no Eiyuutan Bahasa Indonesia, novel Rakudai Kishi no Eiyuutan Bahasa Indonesia, baca Rakudai Kishi no Eiyuutan Bahasa Indonesia V1: Chapter 1 Part 1, Rakudai Kishi no Eiyuutan Bahasa Indonesia V1: Chapter 1 Part 1 manga, Rakudai Kishi no Eiyuutan Bahasa Indonesia V1: Chapter 1 Part 1 online, Rakudai Kishi no Eiyuutan Bahasa Indonesia V1: Chapter 1 Part 1 bab, Rakudai Kishi no Eiyuutan Bahasa Indonesia V1: Chapter 1 Part 1 chapter, Rakudai Kishi no Eiyuutan Bahasa Indonesia V1: Chapter 1 Part 1 high quality, Rakudai Kishi no Eiyuutan Bahasa Indonesia V1: Chapter 1 Part 1 manga scan, ,
Table of Content
Advertise Now!