Tensei Shitara Slime Datta Ken Chapter 219 Part 1 Bahasa Indonesia

Dibaca 901 orang
Font Size :
Table of Content

Tensei Shitara Slime Datta Ken Chapter 218 Bahasa Indonesia

Penerjemah: Kuroshiro
Penyunting: niznet
Korektor: –


Chapter 219 – Vs Dagruel Bagian 8 –Kesimpulan- Part 1

Pertarungan antara Veldora dan Dagruel mengakibatkan kehancuran yang luar biasa di sekeliling mereka.

Ada orang yang menganggap ini sebagai sesuatu yang tidak menyenangkan.

Orang itu adalah Ruminas .

(Sial! Kadal itu! Dia benar-benar sangat urgh !! Kenapa dia melakukan hal-hal sampai sejauh ini―― )

Dia sangat ngamuk, sehingga tubuhnya gemetar dan bergetar sedikit demi sedikit.

Ucap Ruminas dalam hati sambil kesulitan menahannya.

Tanah dibanjiri dengan pilar-pilar petir, siapa pun yang bernasib malang terkena dampaknya akan langsung menjadi karbon.

 

TLN >>> serius itu karbon

 

Siapa pun dapat melihat dengan jelas bahwa hanya masalah waktu sebelum kerusakan meluas dan menimpa wilayah pusat kota.

 

 

Tiga penghalang yang melindungi Kota Suci sudah berada puncak batasannya.

Esensi sihir berskala besar yang menangkal penghalang di perbatasan telah menghilang karena gelombang kejut yang diciptakan ketika Dagruel dan Veldora bertabrakan.

Penangkalnya tidak dapat menahannya bahkan untuk sedikit saja dan hancur, meski sudah berusaha untuk mempertahankannya.

Penghalang pertahanan serangan anti-monster yang melindungi kehidupan sehari-hari di sekitar ibukota suci berada dalam kondisi yang sama.

Lagipula, karena penghalang itu dibuat dengan tujuan mencegah serangan monster pada level tertentu dan di bawahnya, jadi agak sulit untuk mengharapkannya agar dapat menahan serangan “True Dragon” atau “Titan” yang bisa disebut bentuk kehidupan super.

Satu-satunya yang tersisa hanyalah Penghalang Evil Purification.

Orang-orang yang mempertahankan penghalang mengangkat keluhan marah mereka sambil menangis air mata darah.

Jika salah satu dari mereka kehilangan fokus, bisa dipastikan bahwa penghalang itu akan segera runtuh.

Itu tak terkecuali “Seven Celestial Sages” yang memerintahkan pemeliharaan penghalang.

Dalam kepatuhan terhadap perintah Ruminas ‘, mereka mempertaruhkan nyawa mereka, melakukan yang terbaik untuk menjaga dan mempertahankan penghalang.

Untungnya mereka mengubah penghalang menjadi atribut anti-holy menggunakan Holy Demonic Inversion, untuk mencegah invasi malaikat.

Mengesampingkan Veldora,  Dagruel memiliki atribut『Holy』.

Berkat itu, mereka berhasil mempertahankan penghalang.

Sejak awal, tujuan penghalang adalah untuk menjadi anti-Veldora, tapi sayangnya itu sia-sia….

 

Ruminas menghela nafas dalam ketika dia menyaksikan pertempuran yang berlangsung di langit.

Pertempuran dengan kemampuan yang bahkan melebihi imajinasi Ruminas.

Tentu saja, jika Ruminas berusaha berpartisipasi dalam pertempuran, itu adalah langkah bunuh diri.

Bahkan jika dia ingin mengeluh, tidak ada cara untuk menyuarakannya.

Karena itu, dia tidak dapat melakukan apapun selain menonton adalah situasinya saat ini.

Dan karenanya, pertempuran semakin intens ……

Di sebelah Ruminas adalah Shion yang terpesona oleh pertempuran dengan konsentrasi tinggi.

Itu wajar, pikir Ruminas. Lagi pula, pertarungan legenda seperti ini adalah sesuatu yang tidak akan terjadi bahkan sekali dalam 1000 tahun.

Pertarungan antara orang-orang yang kuat, itu adalah pengalaman di mana orang lain tidak bisa melakukan apa-apa selain melihatnya.

Belum lagi, pertarungan antar Terkuat, tidak ada yang pernah melihatnya.

Satu hal lagi, gumpalan plasma dari Badai Petir yang dihancurkan oleh Dagruel, jatuh beterbangan dan menciptakan kawah karena langsung menghantam dataran dekat wilayah kota.

(Kadal sialan itu! Apa dia berniat untuk menghancurkan negaraku sekali lagi!? Dia benar-benar perlu memperhatikan sekelilingnya!!)

Ruminas memikirkan hal yang tidak masuk akal itu.

Meskipun dia menyadari sepenuhnya bahwa itu adalah hal yang mustahil, tapi dia tidak bisa melakukan hal lain selain berpikir seperti itu.

 

Jadi, dalam pertempuran antara Veldora dan Dagruel, mereka berubah menjadi pertarungan jarak dekat dengan mengubah ke bentuk manusia mereka.

Tidak ada yang bisa mengalihkan pandangan mereka.

Pertarungan kelas-super akan segera mendekati akhirnya.

Pada saat yang sama, Veldora mengatakan sesuatu dengan suara kecil, kegelapan prismatik diciptakan.

TLN >> mungkin piramida berwana hitam?

(Apa ini!?)

Itu menyebar dengan kecepatan luar biasa dan melingkupi sekeliling—

Ketika Ruminas merasakan bahaya itu sudah terlambat.

Kepanikannya meningkat, perisai pertahanan Ruminas tidak ada artinya.

Perlawanan tidak ada artinya, pikiran Ruminas ditelan oleh kegelapan prismatik.

 

 

 

 

 

Salah satu dari tujuh bangsawan besar yang melayani Ruminas , Archduke Gunther Strauss yang merupakan kepalanya, menghadapi ancaman yang cukup besar.

Dia bertarung melawan salah satu Algojo.

Furuki Mai yang menggunakan Crescent Bow.

Penampilan luar Mai adalah seorang siswa sekolah menengah 16 tahun, tetapi kekuatan bertarungnya tidak bisa dijelaskan.

Gunther adalah Vampire Leluhur Sejati yang hidup sejak zaman kuno yang disebut archduke.

Dia adalah orang yang kuat yang melampaui Raja Iblis.

Kemampuannya setara dengan Karion yang merupakan mantan Raja Iblis.

Namun, di depan Mai, yang bisa ia lakukan hanyalah bertahan.

Tujuh bangsawan besar dan bawahan di bawah mereka ditugaskan dengan peran untuk menyerang pasukan Dagruel dari sayap.

Namun, strategi itu dicegah oleh Mai sendiri.

Karena orang selain Gunther telah dimusnahkan oleh Stardust Rain milik Mai.

Regenerasi super vampir tidak dapat mengejar ketinggalan karena panah meteornya.

Satu-satunya yang nyaris tidak hidup adalah bangsawan besar lainnya yang selalu bertengkar dengannya.

Selagi mengatur untuk bagaimana cara bekerja sama, mereka dapat bertahan melawan serangan Mai tapi ……

Itu cerita dari beberapa waktu yang lalu.

Orang-orang yang menerima serangan langsung dari panah menjadi tidak dapat regenerasi, sehingga mereka kehilangan kemampuan untuk terus bertarung.

Saat ini, satu-satunya yang bisa bergerak di tempat ini hanyalah Gunther.

 

「 Ah, kamu gigih sekali. Akan lebih baik jika kamu kalah dengan cepat, tahu ? 」

「 Diam, kau manusia rendahan! Aku akan menancapkan taringku di lehermu, dan menyedot darahmu sampai kering!! 」

 

Gunther mengalami penurunan aktivitas vital, yang merangsang nalurinya untuk bertahan hidup.

Awalnya, dia tidak perlu menghisap darah.

Di masa lalu, vampir bertindak untuk menyerap mana (vitalitas) melalui darah, tetapi setelah berevolusi, ia mampu menyerap mana secara langsung dari prana (roh)

Namun, saat ini, warna matanya berubah, karena ia menganggap Mai sebagai mangsanya.

Seperti binatang buas yang terpojok, Gunther melepaskan semua pembatas pada tubuhnya.

Untuk harga dirinya sebagai Archduke.

Dia berpikir bahwa dia tidak boleh dikalahkan oleh seorang gadis, Gunther melepaskan sesuatu yang terlarang.

Memerintahkan darah lamanya, Gunther kembali ke penampilan aslinya.

Kekuatan sihir mengalir ke seluruh tubuhnya, mengubah tubuhnya, untuk mendapatkan kembali wujudnya sebagai Kaisar Malam.

Untuk bentuk masa lalunya sebagai Demon Lord sebelum menjadi bawahan ke Demon Lord Ruminas .

Namun, meski begitu ――

 

「 Jadi katamu? Akan lebih baik jika aku kalah dengan cepat, begitu 」

 

Tapi itu tidak di pedulikan Mai.

Mai memperoleh jurus pamungkas『 Master Weapon 』 setelah mendapatkan kekuatan Seraphim, dan karenanya ia memiliki kekuatan tempur dari Demon Lord yang Bangkit (Million Class ).

Bahkan di antara para Algojo, khususnya―― Sword, Shield, dan Bow, ketiga orang itu adalah yang tertinggi di antara semua bawahan Yuuki .

Arios yang menguasai Bastard Sword.

Zero yang merupakan dinding yang tidak bisa ditembus dengan Star Shield-nya.

Dan, Mai yang menguasai Crescent Bow.

Ketiga orang itu adalah pengecualian.

Arios pernah dikalahkan oleh Damrada .

Pengalaman pahit itu tampaknya telah mendorong perkembangannya.

Dia membuang keangkuhannya dan menjadi mampu melanjutkan pertarungan dengan tenang tanpa memandang rendah musuh.

Arios saat ini seperti orang yang berbeda.

Zero singkatnya adalah pria pendiam.

Namun, dia pasti selalu memenuhi tugasnya.

Sejak awal, dia adalah orang yang layak disebutkan secara khusus dari kekuatan pertahanannya Skill Unik『Unmovable One』, tetapi setelah dibangunkan dengan Star Shield, pertahanan Zero adalah dinding sempurna yang tidak bisa ditembus.

Dan Mai yang terakhir—

Dengan gerakan mengalir, dia mempersiapkan busurnya dan menembakkan panahnya.

Dari satu panah tembakan, akan terbagi-bagi menjadi banyak meteor.

Dia adalah One-man Army.

Benar, gelar itu cocok untuknya.

Gunther berbaring di tanah dengan tangan dan kakinya yang tertembus panah.

 

「 Kau manusia rendahan――!! 」

 

Sebuah anak panah masuk ke tenggorokan Gunther, membungkam teriakannya.

Itu dilakukan tanpa teknik apa pun.

Kekuatan Mai terlalu dahsyat.

 

「 Nah sekarang. Aku harus tetap tenang dan perlahan. Aku tidak akan membiarkan siapa pun yang menghalangi Yuuki-kun hidup-hidup. 」

 

Mai dengan masa bodoh menarik panah ke busurnya.

Untuk menghadapi serangan terakhir pada Gunther――

 

「 Kita akan mundur, tempat ini berbahaya. 」

 

Sosok raksasa muncul dan menghentikan gerakan Mai.

Bahkan ketika Mai terkejut, dia merasa lega ketika dia menyadari bahwa dia mengenal orang itu dengan baik.

 

「 Zero, apa maksudmu? 」

「 Tidak ada waktu untuk menjelaskannya secara mendetail. Aku merasa hawa berbahaya. Apakah kamu mengerti jika aku mengatakan itu? 」

 

Hanya mengatakan itu, Zero memulai formula sihir teleportasi tanpa menunggu jawaban Mai.

 

「 Tung , tunggu sebentar!? Bukankah kau komandan di daerah ini? Kenapa kamu–

Mustahil …….. kau berniat meninggalkan para malaikat!? 」

 

Terhadap suara Mai yang heran, Zero tidak menjawab.

Lalu–

 

「 Kembali! 」

 

Zero berteleportasi, membawa Mai secara paksa.

Itu sebuah keberuntungan bagi Gunther, ia nyaris saja mati.

Berkat kehilangan kesadarannya, dia tidak melihat apa-apa.

Segera setelah itu, sekeliling ditelan oleh kegelapan prismatik ……

 

 

 

 

Arnaud yang baru saja bertarung dengan komandan musuh dibiarkan terkejut.

 

Pada awalnya, Arnaud memimpin perintah ksatria suci untuk mencegat tentara malaikat.

Pada saat yang sama, Ksatria Blood yang dipimpin oleh para bangsawan juga pergi untuk mencegat pasukan utama tentara malaikat.

Meskipun mereka kalah dalam jumlah, tapi berkat inversi atribut dari Evil Purification Barrier, invasi malaikat dapat dicegah.

Jika itu untuk mencegat invasi yang datang dari penghalang, maka ketidakuntungan mereka dalam jumlah akan hilang.

Namun, ketika komandan pasukan malaikat pergi ke garis depan, gerakan malaikat menjadi sangat berbeda.

Para malaikat dengan setia mematuhi perintah komandan.

Mereka menyerang seperti mau mengorbankan diri dan menghancurkan penghalang dengan cepat.

Di antara mereka, ada juga malaikat yang melakukan serangan bom bunuh diri, sehingga perkembangan pertempuran langsung memburuk dalam sekejap.

 

“Kalau begitu, satu-satunya cara adalah mengalahkan komandan!”

Sang ksatria suci berpikir demikian dan menyerang musuh, tetapi strateginya gagal.

Pria yang menyebut dirinya Zero itu sangat kuat.

Dia tidak pernah menyerang sama sekali, tetapi dia bertahan melawan semua serangan Arnaud dengan perisai besarnya.

Arnaud dengan hasil pelatihannya di labirin, kekuatannya hampir satu langkah ke kelas Saint sekarang.

Zero bertahan melawan semua serangan Arnaud seolah-olah dia benar-benar bisa melihat semuanya.

Tidak, sepertinya dia bisa membaca satu atau dua langkah tanpa ragu.

Dia jelas lawan di level yang berbeda.

Zero bertarung melawan Arnaud sambil memerintah para malaikat.

Arnaud sangat marah ketika dia dipandang rendah, tetapi pada akhirnya, dia tidak punya pilihan selain mengakui kemampuan Zero.

Zero menghalang semua sihir dan menangkal semua serangan pedang dengan perisainya.

Dia seperti gunung yang tak tergoyahkan.

Bahkan flash sword yang dipelajari Arnaud langsung dari Albert tidak mengenai Zero sedikitpun karena itu dicegah oleh perisai besar Zero.

tags: baca novel Tensei Shitara Slime Datta Ken Bahasa Indonesia, web novel Tensei Shitara Slime Datta Ken Bahasa Indonesia, light novel Tensei Shitara Slime Datta Ken Bahasa Indonesia, novel Tensei Shitara Slime Datta Ken Bahasa Indonesia, baca Tensei Shitara Slime Datta Ken Bahasa Indonesia 219, Tensei Shitara Slime Datta Ken Bahasa Indonesia 219 manga, Tensei Shitara Slime Datta Ken Bahasa Indonesia 219 online, Tensei Shitara Slime Datta Ken Bahasa Indonesia 219 bab, Tensei Shitara Slime Datta Ken Bahasa Indonesia 219 chapter, Tensei Shitara Slime Datta Ken Bahasa Indonesia 219 high quality, Tensei Shitara Slime Datta Ken Bahasa Indonesia 219 manga scan, ,
Table of Content

Tinggalkan Komentar untuk Dukung Kami!

avatar
  Ikuti  
Notify of