Sono Mono Nochi ni Chapter 167

Dibaca 1534 orang
Font Size :
Table of Content

Kami Resmi Tutup! Baca Selengkapnya di postingan FacebookPengumuman Terakhir

Sono Mono Nochi ni Bahasa Indonesia

Penerjemah: Devine
Penyunting: VinsAriez
Korektor: –

Chapter 167 – Cerita Lain 15 : Kagane dan Necromancer

… Ini Penyergap 1… Aku akan mencoba menyusup ke tempat target sekarang


— Kagane’s POV —

Siang itu, aku sedang bermeditasi sendirian di kamarku untuk meningkatkan kekuatan sihirku tiba tiba terdengar ketukan dan Onii-chan masuk

 

“Oh! Ini sempurna, Kagane!! Aku sedang membuat perlengkapan untukmu dan aku butuh ukuran tubuhmu, jadi bisakah ka-… “ (Wazu)

 

“Silahkan dan pegang tubuhku sesuka hatimu” (Kagane)

 

Sebelum Onii-chan menyelesaikannya, aku segera melucuti pakaianku dan hanya memakai celana dalam. Ayo Onii-chan!! Adik kecilmu yang manis ini hanya memakai celana dalam!! Jadilah hewan buas!!

“Bagus! Kalau begitu diam seperti itu untuk sebentar.. “ (Wazu)

Dan seperti dia katakan aku diam dan Onii-chan datang untuk mengukurku… dengan wajah merah… eh?

 

“O-Onii-chan? “ (Kagane)

 

“Mh? Ada apa? “ (Wazu)

 

“Bukankah ini saat dimana wajahmu mulai memerah, malu malu dan dengan mau tidak mau mulai mengukurku sementara di dalam hatimu dipenuhi dengan nafsu sambil berpikir ’Yeei! Ini sambil menyelam minum air (sambil ngukur grepe-grepe)’ atau sesuatu seperti itu?  (Kagane)

 

“Aku tidak tahu apa yang ingin kau katakan, tapi aku paham apa yang kau coba katakan selain itu bukankah tidak normal melihat tubuh adikmu dengan mata seperti itu? (Wazu)

 

“Aku bukan adikmu!! Aku Istrimu!! “ (Kagane)

 

“Walaupun kau ngomong gitu… Kagane masihlah adikku… “ (Wazu)


“Gunununu…!” (Kagane)

 

Di pikiran Onii-chan aku masih adiknya ya…? Jadi gitu… aku paham kalau begitu aku bakal membuat Onii-chan melihatku sebagai wanita dengan paksa…

 

“Yosh! Aku selesai. Terima kasih, dengan begini aku bisa membuat perlengkapanmu sekarang” (Wazu)

 

Onii-chan berterima kasih lalu keluar dari kamarku, meninggalkan aku yang cuma menggunakan celana dalam… fufufu… malam ini akan menarik, Onii-chan

 

Malam itu, aku keluar dari kamarku dan menuju kamar Onii-chan, sekarang aku berdiri di depan pintu kamarnya.

“Ini Assault 1… Aku akan mencoba menyusup ke tempat target… (dengan suara lirih) “ (Kagane)

Fuhehehe… Aku lagi melakukan kunjungan malam… aku memakai pakaian sexy yang aku beli khusus untuk hari ini… ini akan baik baik saja… aku tidak melakukan sesuatu yang seperti itu… aku akan berhenti sampai mencicipi anunya … Tapi jika itu hanya berakhir hanya mencicipinya itu terserah Onii-chan… Karena aku tidak punya pengalaman seperti itu bahkan di kehidupanku sebelumnya jadi ini benar benar yang pertama kalinya bagiku… Jadi aku ingin Onii-chan yang akan memimpin nanti, Ayo Onii-chan, ini waktunya menjadi binatang

 

*clank… clank clank…* *bang bang*!! *bang bang bang*!!

 

Pintunya tidak mau terbuka… Apa maksudnya ini? Apa yang terjadi? Pintunya jelas jelas tidak dikunci jadi kenapa tidak mau terbuka? Apakah disini dipasang barrier…?… uhm…  ini jelas bukan sihir tapi sesuatu yang berbeda bisa dirasakan… jika aku harus menjawab apa ini… Benar, ini memiliki perasaan yang sama saat Onii-chan dalam God mode…

 

Kalau begitu aku hanya perlu membatalkannya dengan kekuatan sihirku

“Unlock [Cancell]”


 

…… Tidak ada yg terjadi … nugugu…


“Unlock [Cancell]”
“Unlock [Cancell]”
“Unlock [Cancell]”

 

Haa… haa… pintunya tidak bergerak sedikitpun… Kalau begitu aku akan menggunakan seluruh kekuatanku

“Unlock [Cancell]!!!!”

… Pada akhirnya, walaupun dengan seluruh kekuatan sihirku, aku tidak bisa menghilangkan barier. Kenapa?! Kenapa~?! Gununu!!! Apa maksudmu Onii-chan… Aku tidak percaya kamu melakukannya sejauh ini… apakah kamu lupa kita selalu tidur bersama dulu…? Haa… Aku kehabisan mana… aku akan menyerah hari ini.

Ketika aku kembali ke kamar, aku tertangkap karena menyelinap keluar kamar jadi Sarona dan Naminissa mengikatku…
(TLN : Azab seorang adik yang mau menyerang Onii-chanya di malam hari tubuhnya jadi tankoubon oleh Bini kakaknya)

 

Beberapa hari kemudian, aku menerima perlengkapanku dari Onii-chan. Aku mendapat senjata tongkat sihir yang terbuat dari Orichalcum dengan permata diujungnya jadi kemampuan magic cheat ku semakin meningkat. Orichalcum!! Ini Orichalcum!! Aku sangat bersemangat!! Karena MND ku sangat tinggi jadi tidak mungkin ada sihir yang bisa menyakitiku, Onii-chan juga memberiku jubah sebagai armorku yang dia buat dengan God Magic dan sisik naga yang meningkatkan VIT-ku. Menurut Onii-chan kekuatan pertahananku sangat tinggi, Kamu membutuhkan senjata setajam holy sword untuk merobeknya. Selain itu jubahku dapat menahan kekuatan sihir sampai ke titik yang luar biasa.

 

Dia juga memberitahuku perlengkapan yang lainnya tapi… Bukankah itu terlalu OP(Overpowered)?  Kami mendapat perlengkapan yang digunakan di pertempuran terakhir… Onii-chan kamu terlalu Protektif!! Tapi itu juga menunjukkan betapa dia mencintai kita…

(TLN : maksudnya mungkin perlengkapan nya terlalu OP trus sama kayak perlengkapan pas melawan boss akhir)

Sialan!! Aku pasti akan membuatmu melihatku sebagai wanita ~!! Kemudian kita akan menghabiskan malam yang indah dan mempesona!!

Beberapa hari kemudian Aku berada di belakang kastil dan menembak sihir ke udara untuk memastikan berapa banyak mana yang diperlukan untuk menggunakan senjata yang Onii-chan berikan padaku

“Explooooosion!!” (T/N: … Megumin?)


Kaaaahh!!! Booooooooooooom

 

Karena sihirku, langit dipenuhi dengan cahaya untuk sebentar kemudian ledakan besar terjadi. Aku sedikit terkejut karena sihirku lebih kuat dari apa yang kubayangkan!! Itu berarti aku harus menurunkan kekuatannya, atau itu akan menjadi berbahaya… Aku senang, aku mengatakan kalau aku sedang mencoba sihirku sebelumnya… Jika mereka mendengar ledakan tanpa mengetahui apapun mereka mungkin akan khawatir apa yang akan terjadi.

“Hohoo… sungguh kekuatan sihir yang hebat yang bisa kamu buat, gadis kecil” (?)

 

Aku tiba tiba mendengar suara serak dan buru buru mengambil sikap waspada dengan tongkat sihirku kuarahakan ke arah suara. Dan disitu ada orang yang menggunakan jubah hitam berdiri. Tapi yang menarik perhatianku bukan itu tapi wajahnya… dia tengkorak. Aku bisa merasakan kekuatan sihir yang hebat darinya jadi aku sedikit meningkatkan kewaspadaanku. Dari jubahnya dapat dilihat tangan yang kurus, dengan cincin permata menunjuk ke arahku. Aku menjadi sanagt waspada, meskipun ini akan baik baik saja karena perlengkapanku…

“Kau jangan terlalu waspada… “ (?)

Jari tulangnya melewatiku dan menunjuk ke langit.


“My Magic Essence is that of Blue.”

“Magic Essence-ku itu Biru.”(Skull)

(T/N : Ini lantunan sihir (Chant atau rapalan) versi inggris nya gini “My magic Essence is that Blue”)

Tengkorak itu mengaktifkan sihirnya ke langit kemudian di langit air disemburkan dan hujan mulai turun. Ah, Pelangi… sementara aku terpesona dengan pelangi buatannya, tengkorak itu melebarkan lengannya dari jubah hitamnya dan mengangkatnya sambil berteriak dengan suara yang keras.

“Namaku Neil! Yang Absolut dan abadi, Penyihir Necromancer Abadi!! Bagaimana dengan itu? Bukankah Sihirku adalah yg terhebat?! Gadis kecil, sihirmu memang kuat, tapi sihir ledakan itu tidak cantik!! Daripada itu, sihirku airku bisa menumbuhkan bunga dan membuat pelangi. Sungguh sangat artistik!! Tidak ada alasan untuk membandingkannya!! “ (Neil)

 

Aku sangat kesal dengan kata kata Necromancer sehingga aku melupakan kewaspadaanku dan mengarahkan tongkat ku ke langit.

“Thunderstrom.” (Kagane)

Aku merapalkan sihirku, langit mulai ditutupi dengan awan, kilat berbentuk naga mulai terbentuk dan menghantam tanah. Melihat itu, Necromancer mulai tertawa dan bertepuk tangan dengan berlebihan.

 

“Ooh! Hebat!! Petir berbentuk naga dan menghantam tanah sangat menakjubkan!! Ini membuat hatiku berdebar debar setelah sekian lama!! “(Neil)

(T/N : Tengkorak ngk punya HATI!!)

(ED : itumah perasaan ato emosi)

 

Fufu! Tentu saja! Tentu saja menakjubjan!

 

“Tapi kamu masih belum matang. Cuma beberapa petir hanya membuatmu sejauh itu! Untuk menggunakan sihir Artistik sejati, Kamu harus memanipulasi kekuatan sihir lebih halus lagi! Seperti ini… “


“My Magic Essence is that of Green”

 

Untuk menunjukkan bagaimana menggunakannya, Necromancer menggunakan sihir dan dari tanah tumbuh pohon pohon yang tak terhitung jumlahnya. Yang bisa kamu lihat disekitar hanyalah pohon berwarna hijau dan kamu bisa merasakan kehebatan dan kekuatan dari pohon pohon itu.

 

Walaupun aku lebih kuat dari kuantitas dan kekuatan sihirku, aku kalah dalam memanipulasi sihir. Aku harus bekerja keras, aku mulai dengan menggunakan berbagai sihir tapi di balas dengan sihir necrlmancer yang indah… itu membuatku sangat frustasi!!

 

Pertempuran sihir kami terus berlanjut tapi tiba tiba dihentikan.

 

“”Kalian Sangat Mengganggu!!“” (Wazu)

Sebagai hasil dari menggunakan sihir secara berlebihan dan terus menggunakan sihir petir, Onii-chan, beserta para istrinya dan keluarga Raja Naga datang dengan wajah marah dan membuat Necromancer dan aku duduk seiza dimarahi

Yah, aku pikir aku menjadi lebih baik dalam memanipulasi sihir sekarang jadi aku bisa menyesuaikan sihirku jadi semuanya baik baik saja…

“Ini tidak baik baik saja. Ayolah, aku akan bersamamu jadi minta maaf lah dengan benar.” (Wazu)

 

… Ya… Aku minta maaf aku terlalu terbawa suasana dan membuat keributan!!

tags: baca novel Sono Mono Nochi ni Bahasa Indonesia, web novel Sono Mono Nochi ni Bahasa Indonesia, light novel Sono Mono Nochi ni Bahasa Indonesia, novel Sono Mono Nochi ni Bahasa Indonesia, baca Sono Mono Nochi ni Bahasa Indonesia 167, Sono Mono Nochi ni Bahasa Indonesia 167 manga, Sono Mono Nochi ni Bahasa Indonesia 167 online, Sono Mono Nochi ni Bahasa Indonesia 167 bab, Sono Mono Nochi ni Bahasa Indonesia 167 chapter, Sono Mono Nochi ni Bahasa Indonesia 167 high quality, Sono Mono Nochi ni Bahasa Indonesia 167 manga scan, ,
Table of Content

2
Leave a Reply

2 Comment threads
0 Thread replies
0 Followers
 
Most reacted comment
Hottest comment thread
2 Comment authors
  Subscribe  
newest oldest most voted
Notify of
Rendy Ardiansyah

Mantab min

Silent Kurumi

Thanks for the chapter!! :)) jaga kesehatan dan tetep semangat update min :))