Life of Novels

Baca Light Novel dan Web Novel Bahasa Indonesia | Web Novel and Light Novel Translation

Jika kamu membaca ini, maka kamu tidak membaca dari sumber asli. Jika kamu ingin membaca chapter ini tanpa halangan, tolong untuk membaca di https://lfnovels.com/sono-mono-168/

Sono Mono Nochi ni Bahasa Indonesia

Jika kamu melihat ini, kamu membaca chapter ini pada salah satu situs maling konten. Chapter ini di rilis dan diterjemahkan oleh LFNovels: https://lfnovels.com/sono-mono-168/ dan hanya Pencipta Konten yang memiliki hak untuk memutuskan di mana chapter miliknya dapat diposting. Jika kamu ternyata membaca ini di situs sumber, kamu mungkin menggunakan Mode Pembaca Firefox. Disarankan untuk mematikannya saat membaca di situs kami, karena fungsinya sama seperti bot penyalin konten, dan memicu munculnya pesan ini. Harap hubungi kami lewat [email protected] jika masalah tersebut terjadi dengan peramban atau mode pembaca lain.

Penerjemah: Devine
Penyunting: AcunBJ
Korektor: –

Chapter 168 – Cerita lain 16 : Maorin dan Beastmen

Hey kalian!! Lebih baik berusaha sendiri daripada memakai hasil kerja keras orang lain. From Zero To Hero!!! Bacalah di https://lfnovels.com/sono-mono-168/!!!

— Maorin’s POV —

azab pencuri konten tanpa ijin, mati keselek beras plastik, dikubur di tanah sengketa. Jadi buat pembaca bacalah di https://lfnovels.com/sono-mono-168/!!!

 

Jika kamu melihat ini, kamu membaca chapter ini pada salah satu situs maling konten. Untuk mendukung Pembuat Konten yang bertanggung jawab untuk membawakan bab ini kepada kamu, silakan baca di situs sumber. https://lfnovels.com/sono-mono-168/

Akhir-akhir ini aku terlalu khawatiran, padahal dulu aku tidak terlalu mengkhawatirkannya. Contohnya Rambutku, sebelumnya aku tidak pernah menyisir rambutku dengan baik, aku hanya menguraikannya dengan tangan. bagiku itu tidak berpengaruh untuk penampilanku jadi aku tidak mengurusnya, tapi karena Kagane bilang rambutku sangat halus, aku mulai menyisirnya setiap hari. Aku dulu juga tidak pernah khawatir tentang makanan, aku pikir aku hanya harus mencampurkan segalanya dan memakannya, tapi setelah melihat Otto-dono dengan senang hati makan masakan Tata dan mengatakan betapa lezatnya makanannya, aku mulai berfikir aku juga ingin membuat Otto-dono berekspresi seperti itu juga dan sekarang aku sedang diajari Tata memasak. Aku tidak penah berfikir untuk seantusisas ini selain untuk bertarung. Setiap hari aku terus berjuang!

Buah semangka buah kedondong
Belinya kemarin di pasar pagi
Situs ini situs tukang colong Jangan baca disini, baca aja di situs kami: https://lfnovels.com/sono-mono-168/

 

Mau tetap novel ini lanjut kami terjemahkan? maka bacalah di sumber aslinya yaitu: https://lfnovels.com/sono-mono-168/

Aku ingin dipuji oleh calon suamiku dan dibilang cantik olehnya.

saat aku mengerti perasaan ini, yang menggerakkanku sekarang aku pikir yang membuatku berubah, mungkin karena aku punya pria sangat kucintai…

Para pembaca setia LF Novels. Kalo kamu menemukan situs yg Nyolong hasil kerja keras kami, laporkan segera pada kami, agar kami bisa membuat pernyataan resmi untuk situs kang nyolong tersebut. Bisa lewat email: [email protected] atau WA: 085748190989 atau di Fanspage Kehidupan Novel.
Baca chapternya di: https://lfnovels.com/sono-mono-168/
Dgn hastag
#Nyolong kok bangga,
#Dasar lemah, dasar sampah payah

 

Jika kamu membaca ini, maka kamu tidak membaca dari sumber asli. Jika kamu ingin membaca chapter ini tanpa halangan, tolong untuk membaca di https://lfnovels.com/sono-mono-168/

Aku sedang membuat sandwich dengan Tata untuk makan siang, dan ketika Tata membagikannya ke semua orang, aku duduk dan makan sandwich buatanku sendiri. Tata membuat banyak sandwich untuk yang lainnya, cara dia membuat sandwichnya sangat elegan dan luar biasa seperti seorang ahli yang sudah memutuskan tujuannya. Keahliannya sangat serasi dan dia mengeluarkan semuanya dengan sempurna, dia juga menambahkan beberapa bumbu rahasia yang aku tidak tahu tapi dia bilang itu membuatnya lebih enak. Di sisi lain, Sandwich-ku semuanya tidak rata karena ketika aku memotong roti aku terlalu banyak menggunakan kekuatan dan aku hanya memasukkan semua bahan bahannya. Rasanya hampir sama seperti buatan Tata sih, tapi bentuknya sangat mengerikan, itu membuatmu tidak berselera… haa… Aku masih perlu berlatih lagi…

Jika kamu melihat ini, kamu membaca chapter ini pada salah satu situs maling konten. Chapter ini di rilis dan diterjemahkan oleh LFNovels: https://lfnovels.com/sono-mono-168/ dan hanya Pencipta Konten yang memiliki hak untuk memutuskan di mana chapter miliknya dapat diposting. Jika kamu ternyata membaca ini di situs sumber, kamu mungkin menggunakan Mode Pembaca Firefox. Disarankan untuk mematikannya saat membaca di situs kami, karena fungsinya sama seperti bot penyalin konten, dan memicu munculnya pesan ini. Harap hubungi kami lewat [email protected] jika masalah tersebut terjadi dengan peramban atau mode pembaca lain.

 

Hey kalian!! Lebih baik berusaha sendiri daripada memakai hasil kerja keras orang lain. From Zero To Hero!!! Bacalah di https://lfnovels.com/sono-mono-168/!!!

Aku sedang makan Sandwich-ku yang gagal sambil merajuk, Otto-dono masuk sambil mengetuk pintu.

azab pencuri konten tanpa ijin, mati keselek beras plastik, dikubur di tanah sengketa. Jadi buat pembaca bacalah di https://lfnovels.com/sono-mono-168/!!!

 

Jika kamu melihat ini, kamu membaca chapter ini pada salah satu situs maling konten. Untuk mendukung Pembuat Konten yang bertanggung jawab untuk membawakan bab ini kepada kamu, silakan baca di situs sumber. https://lfnovels.com/sono-mono-168/

“Kau ada disini, aku mencarimu di kamarmu” (Wazu)

Buah semangka buah kedondong
Belinya kemarin di pasar pagi
Situs ini situs tukang colong Jangan baca disini, baca aja di situs kami: https://lfnovels.com/sono-mono-168/

 

Mau tetap novel ini lanjut kami terjemahkan? maka bacalah di sumber aslinya yaitu: https://lfnovels.com/sono-mono-168/

Hatiku melompat ketika aku melihat Otto-dono masuk. Rambutku baik baik saja kan…? Sementara aku mengkhawatirkan hal itu, aku diam diam menyembunyikan Sandwich-ku yang gagal.

Para pembaca setia LF Novels. Kalo kamu menemukan situs yg Nyolong hasil kerja keras kami, laporkan segera pada kami, agar kami bisa membuat pernyataan resmi untuk situs kang nyolong tersebut. Bisa lewat email: [email protected] atau WA: 085748190989 atau di Fanspage Kehidupan Novel.
Baca chapternya di: https://lfnovels.com/sono-mono-168/
Dgn hastag
#Nyolong kok bangga,
#Dasar lemah, dasar sampah payah

 

Jika kamu membaca ini, maka kamu tidak membaca dari sumber asli. Jika kamu ingin membaca chapter ini tanpa halangan, tolong untuk membaca di https://lfnovels.com/sono-mono-168/

“A-Ada apa Otto-dono Mencariku? apakah kau membutuhkanku untuk sesuatu?” (Maorin)

Jika kamu melihat ini, kamu membaca chapter ini pada salah satu situs maling konten. Chapter ini di rilis dan diterjemahkan oleh LFNovels: https://lfnovels.com/sono-mono-168/ dan hanya Pencipta Konten yang memiliki hak untuk memutuskan di mana chapter miliknya dapat diposting. Jika kamu ternyata membaca ini di situs sumber, kamu mungkin menggunakan Mode Pembaca Firefox. Disarankan untuk mematikannya saat membaca di situs kami, karena fungsinya sama seperti bot penyalin konten, dan memicu munculnya pesan ini. Harap hubungi kami lewat [email protected] jika masalah tersebut terjadi dengan peramban atau mode pembaca lain.

 

Hey kalian!! Lebih baik berusaha sendiri daripada memakai hasil kerja keras orang lain. From Zero To Hero!!! Bacalah di https://lfnovels.com/sono-mono-168/!!!

“Yeah, Aku sedang membuat perlengkapan untuk semua orang dan aku butuh ukuran tubuhmu jadi aku bertanya pada yang lainnya juga. Jadi aku harap Kau akan memberitahuku ukuran tubuhmu… apa itu tidak apa apa?” (Wazu)

azab pencuri konten tanpa ijin, mati keselek beras plastik, dikubur di tanah sengketa. Jadi buat pembaca bacalah di https://lfnovels.com/sono-mono-168/!!!

 

Jika kamu melihat ini, kamu membaca chapter ini pada salah satu situs maling konten. Untuk mendukung Pembuat Konten yang bertanggung jawab untuk membawakan bab ini kepada kamu, silakan baca di situs sumber. https://lfnovels.com/sono-mono-168/

“Kamu akan membuat satu untukku?” (Maorin)

Buah semangka buah kedondong
Belinya kemarin di pasar pagi
Situs ini situs tukang colong Jangan baca disini, baca aja di situs kami: https://lfnovels.com/sono-mono-168/

 

Mau tetap novel ini lanjut kami terjemahkan? maka bacalah di sumber aslinya yaitu: https://lfnovels.com/sono-mono-168/

“Eh? Tentu saja. Nah, kesampingkan dulu tentang jadi istriku, aku tidak membecimu tahu?  Aku sangat suka dengan kepribadian jujurmu dan kau selalu merawat rambutmu untukku kan? Itu membuatku sangat bahagia. Kurangnya jawaban untuk perasaanmu karena aku yang egois jadi aku dengan tulus memintamu untuk menungguku membereskan segalanya… Aku selalu memperhatikanmu, Mao… ” (Wazu)

Para pembaca setia LF Novels. Kalo kamu menemukan situs yg Nyolong hasil kerja keras kami, laporkan segera pada kami, agar kami bisa membuat pernyataan resmi untuk situs kang nyolong tersebut. Bisa lewat email: [email protected] atau WA: 085748190989 atau di Fanspage Kehidupan Novel.
Baca chapternya di: https://lfnovels.com/sono-mono-168/
Dgn hastag
#Nyolong kok bangga,
#Dasar lemah, dasar sampah payah

 

Jika kamu membaca ini, maka kamu tidak membaca dari sumber asli. Jika kamu ingin membaca chapter ini tanpa halangan, tolong untuk membaca di https://lfnovels.com/sono-mono-168/

Melihat Otto-dono mengatakan itu wajahku mulai memerah dan jantungku berdetak lebih cepat. Dia selalu memperhatikanku… aku memaksa diriku untuk ikut bersama mereka, dan sampai sekarang yang kulakukan hanya bertarung jadi aku mencoba banyak hal untuk membuatnya menyukaiku tapi Otto-dono dia mengatakan selalu memperhatikanku… hanya mengetahuinya saja, perasaan hangat di dalam dadaku menjadi lebih panas. Aku senang mulai merawat rambutku dan berlatih memasak… Aku akan berusaha lebih keras lagi.

Jika kamu melihat ini, kamu membaca chapter ini pada salah satu situs maling konten. Chapter ini di rilis dan diterjemahkan oleh LFNovels: https://lfnovels.com/sono-mono-168/ dan hanya Pencipta Konten yang memiliki hak untuk memutuskan di mana chapter miliknya dapat diposting. Jika kamu ternyata membaca ini di situs sumber, kamu mungkin menggunakan Mode Pembaca Firefox. Disarankan untuk mematikannya saat membaca di situs kami, karena fungsinya sama seperti bot penyalin konten, dan memicu munculnya pesan ini. Harap hubungi kami lewat [email protected] jika masalah tersebut terjadi dengan peramban atau mode pembaca lain.

 

Hey kalian!! Lebih baik berusaha sendiri daripada memakai hasil kerja keras orang lain. From Zero To Hero!!! Bacalah di https://lfnovels.com/sono-mono-168/!!!

“U-Umu… uhmm… Te-Terima kasih…” (Maorin)

azab pencuri konten tanpa ijin, mati keselek beras plastik, dikubur di tanah sengketa. Jadi buat pembaca bacalah di https://lfnovels.com/sono-mono-168/!!!

 

Jika kamu melihat ini, kamu membaca chapter ini pada salah satu situs maling konten. Untuk mendukung Pembuat Konten yang bertanggung jawab untuk membawakan bab ini kepada kamu, silakan baca di situs sumber. https://lfnovels.com/sono-mono-168/

Aku merasa wajahku akan terbakar dan menyadari wajahku juga mulai berwarna merah tua. Ahh… Aku merasa ingin loncat keluar dan berteriak ‘Waaaahh!!’.

Buah semangka buah kedondong
Belinya kemarin di pasar pagi
Situs ini situs tukang colong Jangan baca disini, baca aja di situs kami: https://lfnovels.com/sono-mono-168/

 

Mau tetap novel ini lanjut kami terjemahkan? maka bacalah di sumber aslinya yaitu: https://lfnovels.com/sono-mono-168/

“I-Itu benar! Kau datang untuk meminta ukuran tubuhku kan… I-Itu tidak apa apa kalau sama Otto-dono… Bisakah kau yang mengukurku? Aku maksud… Aku selalu mengabaikan sesuatu seperti itu jadi… Aku tidak tahu ukuran tubuhku.” (Maorin)

Para pembaca setia LF Novels. Kalo kamu menemukan situs yg Nyolong hasil kerja keras kami, laporkan segera pada kami, agar kami bisa membuat pernyataan resmi untuk situs kang nyolong tersebut. Bisa lewat email: [email protected] atau WA: 085748190989 atau di Fanspage Kehidupan Novel.
Baca chapternya di: https://lfnovels.com/sono-mono-168/
Dgn hastag
#Nyolong kok bangga,
#Dasar lemah, dasar sampah payah

 

Jika kamu membaca ini, maka kamu tidak membaca dari sumber asli. Jika kamu ingin membaca chapter ini tanpa halangan, tolong untuk membaca di https://lfnovels.com/sono-mono-168/

“Jika kau bicara seperti itu… U~m… Apa kau tidak apa apa dengan ini? Kau tidak keberatan aku melakukannya?” (Wazu)

Jika kamu melihat ini, kamu membaca chapter ini pada salah satu situs maling konten. Chapter ini di rilis dan diterjemahkan oleh LFNovels: https://lfnovels.com/sono-mono-168/ dan hanya Pencipta Konten yang memiliki hak untuk memutuskan di mana chapter miliknya dapat diposting. Jika kamu ternyata membaca ini di situs sumber, kamu mungkin menggunakan Mode Pembaca Firefox. Disarankan untuk mematikannya saat membaca di situs kami, karena fungsinya sama seperti bot penyalin konten, dan memicu munculnya pesan ini. Harap hubungi kami lewat [email protected] jika masalah tersebut terjadi dengan peramban atau mode pembaca lain.

 

Hey kalian!! Lebih baik berusaha sendiri daripada memakai hasil kerja keras orang lain. From Zero To Hero!!! Bacalah di https://lfnovels.com/sono-mono-168/!!!

“Tentu saja! Sebaliknya aku ingin kau mengukurku!” (Maorin)

Aku mengumpulkan sedikit keberanian dan mengatakan apa yang ingin kukatakan, sekarang aku sedang di ukur oleh Otto-dono yang berwajah merah dan wajahku juga memerah. O-Otto-dono! Telingaku sensitif jadi… tolong lakukan lebih lembut…


beberapa hari kemudian Otto-dono memberiku perlengkapan yang bisa menyesuaikan dengan gerakanku. Untuk senjata utamaku dia memberiku sepasang pedang yang terbuat dari Orichalcum, panjang nya sama dengan pedang yang aku gunakan dulu dan kata Otto-dono pedang yang panjang ditanamkan sihir God Magic, jadi itu bisa menyesuaikan diri dengan pertumbuhanku, dan untuk pedang kecil nya ditanam sihir tanah jadi pedangnya dapat sedikit memanipulasi tanah.
Untuk armorku itu adalah armor ringan yang menutupi lengan, kaki, tubuh bagian atas dan bagian di sekitar pinggul, sehingga tidak memperlambat gerakanku. Armornya juga memiliki lubang untuk ekorku dan terbuat dari Orichalcum. Yang tersisa untukku sekarang adalah menjadi lebih kuat.  Ketika aku melihat perlengkapanku, aku semakin bersemangat.

azab pencuri konten tanpa ijin, mati keselek beras plastik, dikubur di tanah sengketa. Jadi buat pembaca bacalah di https://lfnovels.com/sono-mono-168/!!!

 

Jika kamu melihat ini, kamu membaca chapter ini pada salah satu situs maling konten. Untuk mendukung Pembuat Konten yang bertanggung jawab untuk membawakan bab ini kepada kamu, silakan baca di situs sumber. https://lfnovels.com/sono-mono-168/

Aku menuju padang rumput yang berada di sebelah kastil untuk berlatih menggunakan perlengkapanku. Aku tidak akan membiarkan diriku dikuasai kekuatan senjataku. Senjataku akan menunjukkan kekuatannya yang sebenarnya jika aku bisa menguasainya…

Buah semangka buah kedondong
Belinya kemarin di pasar pagi
Situs ini situs tukang colong Jangan baca disini, baca aja di situs kami: https://lfnovels.com/sono-mono-168/

 

Mau tetap novel ini lanjut kami terjemahkan? maka bacalah di sumber aslinya yaitu: https://lfnovels.com/sono-mono-168/

“Haa… haa…” (Maorin)

Para pembaca setia LF Novels. Kalo kamu menemukan situs yg Nyolong hasil kerja keras kami, laporkan segera pada kami, agar kami bisa membuat pernyataan resmi untuk situs kang nyolong tersebut. Bisa lewat email: [email protected] atau WA: 085748190989 atau di Fanspage Kehidupan Novel.
Baca chapternya di: https://lfnovels.com/sono-mono-168/
Dgn hastag
#Nyolong kok bangga,
#Dasar lemah, dasar sampah payah

 

Jika kamu membaca ini, maka kamu tidak membaca dari sumber asli. Jika kamu ingin membaca chapter ini tanpa halangan, tolong untuk membaca di https://lfnovels.com/sono-mono-168/

Aku dengan sepenuh hati berlatih dan keringatku mulai jatuh seperti bola ketika aku melihat di kejauhan. Otto-dono sedang bertarung dengan Raja Naga Ragnil-sama.. Ketika aku melihat pertarungannya aku memutuskan sesuatu di hatiku.

Jika kamu melihat ini, kamu membaca chapter ini pada salah satu situs maling konten. Chapter ini di rilis dan diterjemahkan oleh LFNovels: https://lfnovels.com/sono-mono-168/ dan hanya Pencipta Konten yang memiliki hak untuk memutuskan di mana chapter miliknya dapat diposting. Jika kamu ternyata membaca ini di situs sumber, kamu mungkin menggunakan Mode Pembaca Firefox. Disarankan untuk mematikannya saat membaca di situs kami, karena fungsinya sama seperti bot penyalin konten, dan memicu munculnya pesan ini. Harap hubungi kami lewat [email protected] jika masalah tersebut terjadi dengan peramban atau mode pembaca lain.

 

Hey kalian!! Lebih baik berusaha sendiri daripada memakai hasil kerja keras orang lain. From Zero To Hero!!! Bacalah di https://lfnovels.com/sono-mono-168/!!!

Aku ingin bisa latih tanding seperti itu…

azab pencuri konten tanpa ijin, mati keselek beras plastik, dikubur di tanah sengketa. Jadi buat pembaca bacalah di https://lfnovels.com/sono-mono-168/!!!

 

Jika kamu melihat ini, kamu membaca chapter ini pada salah satu situs maling konten. Untuk mendukung Pembuat Konten yang bertanggung jawab untuk membawakan bab ini kepada kamu, silakan baca di situs sumber. https://lfnovels.com/sono-mono-168/

“… Suatu hari aku juga akan seperti itu…” (Maorin)

Buah semangka buah kedondong
Belinya kemarin di pasar pagi
Situs ini situs tukang colong Jangan baca disini, baca aja di situs kami: https://lfnovels.com/sono-mono-168/

 

Mau tetap novel ini lanjut kami terjemahkan? maka bacalah di sumber aslinya yaitu: https://lfnovels.com/sono-mono-168/

“Jika kamu menginginkan kekuatan, bertarunglah denganku Putri Binatang (Daughter of the Beast)” (?)

Para pembaca setia LF Novels. Kalo kamu menemukan situs yg Nyolong hasil kerja keras kami, laporkan segera pada kami, agar kami bisa membuat pernyataan resmi untuk situs kang nyolong tersebut. Bisa lewat email: [email protected] atau WA: 085748190989 atau di Fanspage Kehidupan Novel.
Baca chapternya di: https://lfnovels.com/sono-mono-168/
Dgn hastag
#Nyolong kok bangga,
#Dasar lemah, dasar sampah payah

 

Jika kamu membaca ini, maka kamu tidak membaca dari sumber asli. Jika kamu ingin membaca chapter ini tanpa halangan, tolong untuk membaca di https://lfnovels.com/sono-mono-168/

Aku berbalik untuk mencari siapa yang berbicara dan datang seorang lelaki tua yang seperti seekor singa emas. Dengan telinga, rambut dan ekor berwarna emas, berwajah kasar dan otot yang terliat sudah terlatih… eh?

Jika kamu melihat ini, kamu membaca chapter ini pada salah satu situs maling konten. Chapter ini di rilis dan diterjemahkan oleh LFNovels: https://lfnovels.com/sono-mono-168/ dan hanya Pencipta Konten yang memiliki hak untuk memutuskan di mana chapter miliknya dapat diposting. Jika kamu ternyata membaca ini di situs sumber, kamu mungkin menggunakan Mode Pembaca Firefox. Disarankan untuk mematikannya saat membaca di situs kami, karena fungsinya sama seperti bot penyalin konten, dan memicu munculnya pesan ini. Harap hubungi kami lewat [email protected] jika masalah tersebut terjadi dengan peramban atau mode pembaca lain.

 

Hey kalian!! Lebih baik berusaha sendiri daripada memakai hasil kerja keras orang lain. From Zero To Hero!!! Bacalah di https://lfnovels.com/sono-mono-168/!!!

“… Kakek?” (Maorin)

azab pencuri konten tanpa ijin, mati keselek beras plastik, dikubur di tanah sengketa. Jadi buat pembaca bacalah di https://lfnovels.com/sono-mono-168/!!!

 

Jika kamu melihat ini, kamu membaca chapter ini pada salah satu situs maling konten. Untuk mendukung Pembuat Konten yang bertanggung jawab untuk membawakan bab ini kepada kamu, silakan baca di situs sumber. https://lfnovels.com/sono-mono-168/

“… mh? Kakek?… Telinga dan ekor itu… wajah itu… apakah Kau Maorin?” (Kakek Maorin)

Buah semangka buah kedondong
Belinya kemarin di pasar pagi
Situs ini situs tukang colong Jangan baca disini, baca aja di situs kami: https://lfnovels.com/sono-mono-168/

 

Mau tetap novel ini lanjut kami terjemahkan? maka bacalah di sumber aslinya yaitu: https://lfnovels.com/sono-mono-168/

Kakek menunjukku dan membuka mulutnya.

Para pembaca setia LF Novels. Kalo kamu menemukan situs yg Nyolong hasil kerja keras kami, laporkan segera pada kami, agar kami bisa membuat pernyataan resmi untuk situs kang nyolong tersebut. Bisa lewat email: [email protected] atau WA: 085748190989 atau di Fanspage Kehidupan Novel.
Baca chapternya di: https://lfnovels.com/sono-mono-168/
Dgn hastag
#Nyolong kok bangga,
#Dasar lemah, dasar sampah payah

 

Jika kamu membaca ini, maka kamu tidak membaca dari sumber asli. Jika kamu ingin membaca chapter ini tanpa halangan, tolong untuk membaca di https://lfnovels.com/sono-mono-168/

“Guaah!! Apa ini?! Ketika aku mendengar akhirnya ada seorang Beastman yang datang, ternyata itu cucuku yang imut dan cantik! Sekarang aku tidak bisa bertarung sampai mati!!” (Kakek)

Jika kamu melihat ini, kamu membaca chapter ini pada salah satu situs maling konten. Chapter ini di rilis dan diterjemahkan oleh LFNovels: https://lfnovels.com/sono-mono-168/ dan hanya Pencipta Konten yang memiliki hak untuk memutuskan di mana chapter miliknya dapat diposting. Jika kamu ternyata membaca ini di situs sumber, kamu mungkin menggunakan Mode Pembaca Firefox. Disarankan untuk mematikannya saat membaca di situs kami, karena fungsinya sama seperti bot penyalin konten, dan memicu munculnya pesan ini. Harap hubungi kami lewat [email protected] jika masalah tersebut terjadi dengan peramban atau mode pembaca lain.

 

Hey kalian!! Lebih baik berusaha sendiri daripada memakai hasil kerja keras orang lain. From Zero To Hero!!! Bacalah di https://lfnovels.com/sono-mono-168/!!!

Kakek mulai menjambak rambutnya dan mengijaknya.

azab pencuri konten tanpa ijin, mati keselek beras plastik, dikubur di tanah sengketa. Jadi buat pembaca bacalah di https://lfnovels.com/sono-mono-168/!!!

 

Jika kamu melihat ini, kamu membaca chapter ini pada salah satu situs maling konten. Untuk mendukung Pembuat Konten yang bertanggung jawab untuk membawakan bab ini kepada kamu, silakan baca di situs sumber. https://lfnovels.com/sono-mono-168/

Kakek… adalah seorang yang memulai perjalanannya untuk berlatih yang kadang kadang pulang hanya untuk membual tentang mengalahkan ini atau itu tapi akhir akhir ini ia belum pulang… untuk berfikir dia tinggal di tengah gunung…

Buah semangka buah kedondong
Belinya kemarin di pasar pagi
Situs ini situs tukang colong Jangan baca disini, baca aja di situs kami: https://lfnovels.com/sono-mono-168/

 

Mau tetap novel ini lanjut kami terjemahkan? maka bacalah di sumber aslinya yaitu: https://lfnovels.com/sono-mono-168/

“Haa… Haruskah aku menyerah tentang pertarungan mati-matian ku? Sudah lama ya Maorin. Kau sangat imut tapi sebelum aku tahu kau menjadi secantik ini… Ojii-chan senang. Kau punya cukup uang? Haruskah aku memberimu beberapa uang? Mh?” (kakek)

Para pembaca setia LF Novels. Kalo kamu menemukan situs yg Nyolong hasil kerja keras kami, laporkan segera pada kami, agar kami bisa membuat pernyataan resmi untuk situs kang nyolong tersebut. Bisa lewat email: [email protected] atau WA: 085748190989 atau di Fanspage Kehidupan Novel.
Baca chapternya di: https://lfnovels.com/sono-mono-168/
Dgn hastag
#Nyolong kok bangga,
#Dasar lemah, dasar sampah payah

 

Jika kamu membaca ini, maka kamu tidak membaca dari sumber asli. Jika kamu ingin membaca chapter ini tanpa halangan, tolong untuk membaca di https://lfnovels.com/sono-mono-168/

Kau terlalu khawatir. Aku sudah menjadi dewasa kau tahu. Meskipun… aku belum punya “pengalaman” sekarang tapi…

Jika kamu melihat ini, kamu membaca chapter ini pada salah satu situs maling konten. Chapter ini di rilis dan diterjemahkan oleh LFNovels: https://lfnovels.com/sono-mono-168/ dan hanya Pencipta Konten yang memiliki hak untuk memutuskan di mana chapter miliknya dapat diposting. Jika kamu ternyata membaca ini di situs sumber, kamu mungkin menggunakan Mode Pembaca Firefox. Disarankan untuk mematikannya saat membaca di situs kami, karena fungsinya sama seperti bot penyalin konten, dan memicu munculnya pesan ini. Harap hubungi kami lewat [email protected] jika masalah tersebut terjadi dengan peramban atau mode pembaca lain.

 

Hey kalian!! Lebih baik berusaha sendiri daripada memakai hasil kerja keras orang lain. From Zero To Hero!!! Bacalah di https://lfnovels.com/sono-mono-168/!!!

“Aku baik baik saja sekarang. Kakek kenapa kau di tempat seperti ini?” (Maorin)

azab pencuri konten tanpa ijin, mati keselek beras plastik, dikubur di tanah sengketa. Jadi buat pembaca bacalah di https://lfnovels.com/sono-mono-168/!!!

 

Jika kamu melihat ini, kamu membaca chapter ini pada salah satu situs maling konten. Untuk mendukung Pembuat Konten yang bertanggung jawab untuk membawakan bab ini kepada kamu, silakan baca di situs sumber. https://lfnovels.com/sono-mono-168/

“Umu,, saat aku mencari mahkluk yang kuat untuk melatih diriku, aku menetap di tempat ini. Dan aku bertemu dengan beberapa teman,  secara misterius kami berteman dengan baik. High Elf dan Necromancer! Bukankah itu luar biasa?! Gahahaha!!” (Kakek)

Buah semangka buah kedondong
Belinya kemarin di pasar pagi
Situs ini situs tukang colong Jangan baca disini, baca aja di situs kami: https://lfnovels.com/sono-mono-168/

 

Mau tetap novel ini lanjut kami terjemahkan? maka bacalah di sumber aslinya yaitu: https://lfnovels.com/sono-mono-168/

… U~m… jika itu ketika aku belum bertemu dengan Otto-dono dan semua orang, aku pasti akan kagum mengdengar high elf dan necromancer tapi… setelah melihat kekuatan Otto-dono… itu semacam… Mh? Ah!

Para pembaca setia LF Novels. Kalo kamu menemukan situs yg Nyolong hasil kerja keras kami, laporkan segera pada kami, agar kami bisa membuat pernyataan resmi untuk situs kang nyolong tersebut. Bisa lewat email: [email protected] atau WA: 085748190989 atau di Fanspage Kehidupan Novel.
Baca chapternya di: https://lfnovels.com/sono-mono-168/
Dgn hastag
#Nyolong kok bangga,
#Dasar lemah, dasar sampah payah

 

Jika kamu membaca ini, maka kamu tidak membaca dari sumber asli. Jika kamu ingin membaca chapter ini tanpa halangan, tolong untuk membaca di https://lfnovels.com/sono-mono-168/

“Kakek, tadi kamu bilang ingin bertarung sampai mati kan? Jika kamu ingin kenapa kamu tidak bertarung dengan Otto-dono?” (Maorin)

Jika kamu melihat ini, kamu membaca chapter ini pada salah satu situs maling konten. Chapter ini di rilis dan diterjemahkan oleh LFNovels: https://lfnovels.com/sono-mono-168/ dan hanya Pencipta Konten yang memiliki hak untuk memutuskan di mana chapter miliknya dapat diposting. Jika kamu ternyata membaca ini di situs sumber, kamu mungkin menggunakan Mode Pembaca Firefox. Disarankan untuk mematikannya saat membaca di situs kami, karena fungsinya sama seperti bot penyalin konten, dan memicu munculnya pesan ini. Harap hubungi kami lewat [email protected] jika masalah tersebut terjadi dengan peramban atau mode pembaca lain.

 

Hey kalian!! Lebih baik berusaha sendiri daripada memakai hasil kerja keras orang lain. From Zero To Hero!!! Bacalah di https://lfnovels.com/sono-mono-168/!!!

Setelah aku berkata seperti itu rambut kakek bangkit dan menunjukkan amarahnya

azab pencuri konten tanpa ijin, mati keselek beras plastik, dikubur di tanah sengketa. Jadi buat pembaca bacalah di https://lfnovels.com/sono-mono-168/!!!

 

Jika kamu melihat ini, kamu membaca chapter ini pada salah satu situs maling konten. Untuk mendukung Pembuat Konten yang bertanggung jawab untuk membawakan bab ini kepada kamu, silakan baca di situs sumber. https://lfnovels.com/sono-mono-168/

“Otto?! Suami?! Ada seseorang yang membuat cucuku yang imut menjadi pengantin wanita?! Si brengsek Deizu, Orang bodoh mana yang kau berikan pada putrimu?! Dia pasti punya nyali!! Siapa bajingan itu?! Aku akan melawannya untuk melihat dia cocok apa tidak!!” (kakek)

Buah semangka buah kedondong
Belinya kemarin di pasar pagi
Situs ini situs tukang colong Jangan baca disini, baca aja di situs kami: https://lfnovels.com/sono-mono-168/

 

Mau tetap novel ini lanjut kami terjemahkan? maka bacalah di sumber aslinya yaitu: https://lfnovels.com/sono-mono-168/

“Ah, Otto-dono itu adalah orang yang bertarung dengan Raja Naga Ragnil-sama.” (Maorin)

Para pembaca setia LF Novels. Kalo kamu menemukan situs yg Nyolong hasil kerja keras kami, laporkan segera pada kami, agar kami bisa membuat pernyataan resmi untuk situs kang nyolong tersebut. Bisa lewat email: [email protected] atau WA: 085748190989 atau di Fanspage Kehidupan Novel.
Baca chapternya di: https://lfnovels.com/sono-mono-168/
Dgn hastag
#Nyolong kok bangga,
#Dasar lemah, dasar sampah payah

 

Jika kamu membaca ini, maka kamu tidak membaca dari sumber asli. Jika kamu ingin membaca chapter ini tanpa halangan, tolong untuk membaca di https://lfnovels.com/sono-mono-168/

Kakek memutar mata ke arahku dan dalam sekejab, haus darahnya hilang

Jika kamu melihat ini, kamu membaca chapter ini pada salah satu situs maling konten. Chapter ini di rilis dan diterjemahkan oleh LFNovels: https://lfnovels.com/sono-mono-168/ dan hanya Pencipta Konten yang memiliki hak untuk memutuskan di mana chapter miliknya dapat diposting. Jika kamu ternyata membaca ini di situs sumber, kamu mungkin menggunakan Mode Pembaca Firefox. Disarankan untuk mematikannya saat membaca di situs kami, karena fungsinya sama seperti bot penyalin konten, dan memicu munculnya pesan ini. Harap hubungi kami lewat [email protected] jika masalah tersebut terjadi dengan peramban atau mode pembaca lain.

 

Hey kalian!! Lebih baik berusaha sendiri daripada memakai hasil kerja keras orang lain. From Zero To Hero!!! Bacalah di https://lfnovels.com/sono-mono-168/!!!

“Kakek?” (Maorin)

azab pencuri konten tanpa ijin, mati keselek beras plastik, dikubur di tanah sengketa. Jadi buat pembaca bacalah di https://lfnovels.com/sono-mono-168/!!!

 

Jika kamu melihat ini, kamu membaca chapter ini pada salah satu situs maling konten. Untuk mendukung Pembuat Konten yang bertanggung jawab untuk membawakan bab ini kepada kamu, silakan baca di situs sumber. https://lfnovels.com/sono-mono-168/

“Maorin… apakah orang itu beneran suamimu?” (Kakek)

Buah semangka buah kedondong
Belinya kemarin di pasar pagi
Situs ini situs tukang colong Jangan baca disini, baca aja di situs kami: https://lfnovels.com/sono-mono-168/

 

Mau tetap novel ini lanjut kami terjemahkan? maka bacalah di sumber aslinya yaitu: https://lfnovels.com/sono-mono-168/

“Ya, setidaknya itu akan terjadi… ayah sudah memberikan persetujuannya.” (Maorin)

Para pembaca setia LF Novels. Kalo kamu menemukan situs yg Nyolong hasil kerja keras kami, laporkan segera pada kami, agar kami bisa membuat pernyataan resmi untuk situs kang nyolong tersebut. Bisa lewat email: [email protected] atau WA: 085748190989 atau di Fanspage Kehidupan Novel.
Baca chapternya di: https://lfnovels.com/sono-mono-168/
Dgn hastag
#Nyolong kok bangga,
#Dasar lemah, dasar sampah payah

 

Jika kamu membaca ini, maka kamu tidak membaca dari sumber asli. Jika kamu ingin membaca chapter ini tanpa halangan, tolong untuk membaca di https://lfnovels.com/sono-mono-168/

“… Un, jadi begitu… maka Ojii-chan tidak akan protes.” (Kakek)

Jika kamu melihat ini, kamu membaca chapter ini pada salah satu situs maling konten. Chapter ini di rilis dan diterjemahkan oleh LFNovels: https://lfnovels.com/sono-mono-168/ dan hanya Pencipta Konten yang memiliki hak untuk memutuskan di mana chapter miliknya dapat diposting. Jika kamu ternyata membaca ini di situs sumber, kamu mungkin menggunakan Mode Pembaca Firefox. Disarankan untuk mematikannya saat membaca di situs kami, karena fungsinya sama seperti bot penyalin konten, dan memicu munculnya pesan ini. Harap hubungi kami lewat [email protected] jika masalah tersebut terjadi dengan peramban atau mode pembaca lain.

 

Hey kalian!! Lebih baik berusaha sendiri daripada memakai hasil kerja keras orang lain. From Zero To Hero!!! Bacalah di https://lfnovels.com/sono-mono-168/!!!

“Jadi begitu ya? Kalau begitu, apakah kau mau aku bertanya padanya tentang pertarungan sampai mati denganmu?”

azab pencuri konten tanpa ijin, mati keselek beras plastik, dikubur di tanah sengketa. Jadi buat pembaca bacalah di https://lfnovels.com/sono-mono-168/!!!

 

Jika kamu melihat ini, kamu membaca chapter ini pada salah satu situs maling konten. Untuk mendukung Pembuat Konten yang bertanggung jawab untuk membawakan bab ini kepada kamu, silakan baca di situs sumber. https://lfnovels.com/sono-mono-168/

“… Ojii-chan akan benar benar mati, tahu?” (Kakek)

Buah semangka buah kedondong
Belinya kemarin di pasar pagi
Situs ini situs tukang colong Jangan baca disini, baca aja di situs kami: https://lfnovels.com/sono-mono-168/

 

Mau tetap novel ini lanjut kami terjemahkan? maka bacalah di sumber aslinya yaitu: https://lfnovels.com/sono-mono-168/

“Mh? Kakek, kau tahu tentang Otto-dono?” (Maorin)

Para pembaca setia LF Novels. Kalo kamu menemukan situs yg Nyolong hasil kerja keras kami, laporkan segera pada kami, agar kami bisa membuat pernyataan resmi untuk situs kang nyolong tersebut. Bisa lewat email: [email protected] atau WA: 085748190989 atau di Fanspage Kehidupan Novel.
Baca chapternya di: https://lfnovels.com/sono-mono-168/
Dgn hastag
#Nyolong kok bangga,
#Dasar lemah, dasar sampah payah

 

Jika kamu membaca ini, maka kamu tidak membaca dari sumber asli. Jika kamu ingin membaca chapter ini tanpa halangan, tolong untuk membaca di https://lfnovels.com/sono-mono-168/

Kakek menceritakan ceritanya yang memalukan. Sekitar waktu dia datang ke gunung, dia sangan percaya diri karena tidak ada monster rank S yang bisa menandinginya, ketika dia ketemu bocah pendiam, dia dipukuli tanpa bisa apa apa. Sepertinya bocah pendiam itu Otto-dono. Setelah itu dia bertemu High Elf dan Necromancer dan saat lukanya disembuhkan dia berteman dengan mereka.

Jika kamu melihat ini, kamu membaca chapter ini pada salah satu situs maling konten. Chapter ini di rilis dan diterjemahkan oleh LFNovels: https://lfnovels.com/sono-mono-168/ dan hanya Pencipta Konten yang memiliki hak untuk memutuskan di mana chapter miliknya dapat diposting. Jika kamu ternyata membaca ini di situs sumber, kamu mungkin menggunakan Mode Pembaca Firefox. Disarankan untuk mematikannya saat membaca di situs kami, karena fungsinya sama seperti bot penyalin konten, dan memicu munculnya pesan ini. Harap hubungi kami lewat [email protected] jika masalah tersebut terjadi dengan peramban atau mode pembaca lain.

 

Hey kalian!! Lebih baik berusaha sendiri daripada memakai hasil kerja keras orang lain. From Zero To Hero!!! Bacalah di https://lfnovels.com/sono-mono-168/!!!

Setelah itu aku meminta kakekku untuk mengajariku

azab pencuri konten tanpa ijin, mati keselek beras plastik, dikubur di tanah sengketa. Jadi buat pembaca bacalah di https://lfnovels.com/sono-mono-168/!!!

 

Jika kamu melihat ini, kamu membaca chapter ini pada salah satu situs maling konten. Untuk mendukung Pembuat Konten yang bertanggung jawab untuk membawakan bab ini kepada kamu, silakan baca di situs sumber. https://lfnovels.com/sono-mono-168/

Aku ingin jadi lebih kuat… aku juga harus berlatih memasak lebih keras lagi… dan penampilanku

Buah semangka buah kedondong
Belinya kemarin di pasar pagi
Situs ini situs tukang colong Jangan baca disini, baca aja di situs kami: https://lfnovels.com/sono-mono-168/

 


Mau tetap novel ini lanjut kami terjemahkan? maka bacalah di sumber aslinya yaitu: https://lfnovels.com/sono-mono-168/

Akhirnya uyy chapter chapter cerita lain selesai, sumpah aslinya gua males nge tl cerita lain karena gua gk sabar liat lanjutan ceritanya, sedikit spoiler ni chapter selanjutnya ragnil ma wazu gelud. Btw sekarang ane lagi ulangan semester dari tgl 16 – 29 jadi maaf klo agak lama lagi. (Translator macam apa ini dikit dikit alasan yang lomba lah yang ulangan lah yang gini gini) wkwkwkwkwk, Oh ya satu lagi klo ada chapter yg kayaknya ngk enak dibaca silahkan di report ntar gua perbaiki alias TL ulang. Sekian dari Translator pemalas ini.





tags: baca Sono Mono Nochi ni Bahasa Indonesia Chapter 168, Sono Mono Nochi ni Bahasa Indonesia Chapter 168 manga, Sono Mono Nochi ni Bahasa Indonesia Chapter 168 online, Sono Mono Nochi ni Bahasa Indonesia Chapter 168 bab, Sono Mono Nochi ni Bahasa Indonesia Chapter 168 chapter, Sono Mono Nochi ni Bahasa Indonesia Chapter 168 high quality, Sono Mono Nochi ni Bahasa Indonesia Chapter 168 manga scan, ,

Fanspage Facebook Kehidupan Novel