Life of Novels

Baca Light Novel dan Web Novel Bahasa Indonesia | Web Novel and Light Novel Translation

Jika kamu membaca ini, maka kamu tidak membaca dari sumber asli. Jika kamu ingin membaca chapter ini tanpa halangan, tolong untuk membaca di https://lfnovels.com/sono-mono-171/

Sono Mono Nochi ni Bahasa Indonesia

Jika kamu melihat ini, kamu membaca chapter ini pada salah satu situs maling konten. Chapter ini di rilis dan diterjemahkan oleh LFNovels: https://lfnovels.com/sono-mono-171/ dan hanya Pencipta Konten yang memiliki hak untuk memutuskan di mana chapter miliknya dapat diposting. Jika kamu ternyata membaca ini di situs sumber, kamu mungkin menggunakan Mode Pembaca Firefox. Disarankan untuk mematikannya saat membaca di situs kami, karena fungsinya sama seperti bot penyalin konten, dan memicu munculnya pesan ini. Harap hubungi kami lewat [email protected] jika masalah tersebut terjadi dengan peramban atau mode pembaca lain.

Penerjemah: Devine
Penyunting: VinsAriez
Korektor: –

Chapter 171 – Kesatria Mabondo

Hey kalian!! Lebih baik berusaha sendiri daripada memakai hasil kerja keras orang lain. From Zero To Hero!!! Bacalah di https://lfnovels.com/sono-mono-171/!!!

Setelah kami menuruni gunung, kami memasuki area hutan. Di pertengahan jalan banyak monster yang datang tapi, semuanya dikalahkan oleh sarona dkk. Aku bahkan tidak perlu melakukan apapun. Haosui ada di depan karena dia yang paling kuat dan terima kasih berkat pelatihanku dan ditambah peralatan ‘legenda’ yang aku buat, dia menjadi jauh lebih kuat lagi, jadi aku sekarang tidak perlu khawatir. Yang lainnya juga sedang mencoba peralatan mereka. Ada juga beberapa kasus saat mereka menguji armor dan menerima serangan monster, ketika aku melihatnya tubuhku merinding. Karena mereka dengan tegas melarangku untuk terlibat dan Freud yang tidak ikut bertarung sekarang sedang menahanku jadi aku tidak bisa melakukan apa apa… Tidak peduli aku tau mereka akan baik baik saja tapi aku tidak suka melihatnya. Orang yang paling bersemangat bertarung disini Tata. Apa nasihat dari Dewi Perang begitu efektif? Dia terlibat pertarungan secara proaktif sambil memastikan kekuatannya sendiri. Yah kalo boleh jujur, di kelompok ini yang paling lemah itu Tata tapi dari yang kulihat dia juga kuat bahkan petualang Rank A tidak bisa melukainya. Aku selalu berfikir bahwa dia akan menjadi seseorang yang mentalnya kuat tapi sekarang dia juga kuat secara fisik.

azab pencuri konten tanpa ijin, mati keselek beras plastik, dikubur di tanah sengketa. Jadi buat pembaca bacalah di https://lfnovels.com/sono-mono-171/!!!

 

Jika kamu melihat ini, kamu membaca chapter ini pada salah satu situs maling konten. Untuk mendukung Pembuat Konten yang bertanggung jawab untuk membawakan bab ini kepada kamu, silakan baca di situs sumber. https://lfnovels.com/sono-mono-171/

Dan saat kami maju membasmi para monster, kami melihat kelompok bersenjata di dalam hutan. Kami segera bersembunyi, sepertinya mereka tidak melihat kami. Dari armor mereka, mereka mungkin Pasukan Ksatria dari suatu tempat atau sesuatu seperti itu. Apa yang mereka lakukan di dalam hutan?

Buah semangka buah kedondong
Belinya kemarin di pasar pagi
Situs ini situs tukang colong Jangan baca disini, baca aja di situs kami: https://lfnovels.com/sono-mono-171/

Dari keadaan pasukan mereka kami tahu 2 hal, mereka adalah kelompok beranggota 30 orang, ada beberapa yang melepas armor dan membuat makanan dengan mengaduk panci, ada juga yang berlatih tanding dengan pedang kayu dan 3 dari mereka terlihat seperti orang yang paling penting di kelompok ini, dari armor dan mantel yang mereka gunakan, mereka mungkin sedang melakukan pertemuan. Dan, karena di tengah-tengah perkemahan mereka terlihat bekas api unggun, kantong tidur yang tersebar dan armor yang kotor dan buram, mereka mungkin sudah berkemah beberapa hari disini.

Mau tetap novel ini lanjut kami terjemahkan? maka bacalah di sumber aslinya yaitu: https://lfnovels.com/sono-mono-171/

Ketika kami melihat mereka, Naminissa dan Narelina mengahampiriku dan berbicara dengan suara pelan

Para pembaca setia LF Novels. Kalo kamu menemukan situs yg Nyolong hasil kerja keras kami, laporkan segera pada kami, agar kami bisa membuat pernyataan resmi untuk situs kang nyolong tersebut. Bisa lewat email: [email protected] atau WA: 085748190989 atau di Fanspage Kehidupan Novel.
Baca chapternya di: https://lfnovels.com/sono-mono-171/
Dgn hastag
#Nyolong kok bangga,
#Dasar lemah, dasar sampah payah

 

Jika kamu membaca ini, maka kamu tidak membaca dari sumber asli. Jika kamu ingin membaca chapter ini tanpa halangan, tolong untuk membaca di https://lfnovels.com/sono-mono-171/

“… Wazu-sama, bisakah saya meminta waktumu sebentar?” (Naminissa)

Jika kamu melihat ini, kamu membaca chapter ini pada salah satu situs maling konten. Chapter ini di rilis dan diterjemahkan oleh LFNovels: https://lfnovels.com/sono-mono-171/ dan hanya Pencipta Konten yang memiliki hak untuk memutuskan di mana chapter miliknya dapat diposting. Jika kamu ternyata membaca ini di situs sumber, kamu mungkin menggunakan Mode Pembaca Firefox. Disarankan untuk mematikannya saat membaca di situs kami, karena fungsinya sama seperti bot penyalin konten, dan memicu munculnya pesan ini. Harap hubungi kami lewat [email protected] jika masalah tersebut terjadi dengan peramban atau mode pembaca lain.

 

Hey kalian!! Lebih baik berusaha sendiri daripada memakai hasil kerja keras orang lain. From Zero To Hero!!! Bacalah di https://lfnovels.com/sono-mono-171/!!!

“Mh? Apa itu? Jangan bilang padaku kau ingin melakukan sesuatu sendirian. Itu akan jadi sedikit…” (Wazu)

azab pencuri konten tanpa ijin, mati keselek beras plastik, dikubur di tanah sengketa. Jadi buat pembaca bacalah di https://lfnovels.com/sono-mono-171/!!!

 

Jika kamu melihat ini, kamu membaca chapter ini pada salah satu situs maling konten. Untuk mendukung Pembuat Konten yang bertanggung jawab untuk membawakan bab ini kepada kamu, silakan baca di situs sumber. https://lfnovels.com/sono-mono-171/

“Bukan itu salah. Sebenarnya saya tau seseorang dari kelompok itu.” (Naminissa)

Buah semangka buah kedondong
Belinya kemarin di pasar pagi
Situs ini situs tukang colong Jangan baca disini, baca aja di situs kami: https://lfnovels.com/sono-mono-171/

 

Mau tetap novel ini lanjut kami terjemahkan? maka bacalah di sumber aslinya yaitu: https://lfnovels.com/sono-mono-171/

“Ahh, aku juga bisa memastikannya, tidak diragukan lagi… Pasukan Ksatria itu adalah Pasukan Ksatria Mabodno.” (Narelina)

Para pembaca setia LF Novels. Kalo kamu menemukan situs yg Nyolong hasil kerja keras kami, laporkan segera pada kami, agar kami bisa membuat pernyataan resmi untuk situs kang nyolong tersebut. Bisa lewat email: [email protected] atau WA: 085748190989 atau di Fanspage Kehidupan Novel.
Baca chapternya di: https://lfnovels.com/sono-mono-171/
Dgn hastag
#Nyolong kok bangga,
#Dasar lemah, dasar sampah payah

 

Jika kamu membaca ini, maka kamu tidak membaca dari sumber asli. Jika kamu ingin membaca chapter ini tanpa halangan, tolong untuk membaca di https://lfnovels.com/sono-mono-171/

… Eh? Mabondo? Jika aku tidak salah, itu tempat kelahiran Naminissa dan Narelina, kan? Dengan kata lain, Ksatria itu adalah Ksatria yang dipekerjakan oleh Kerajaan kedua gadis ini.

Jika kamu melihat ini, kamu membaca chapter ini pada salah satu situs maling konten. Chapter ini di rilis dan diterjemahkan oleh LFNovels: https://lfnovels.com/sono-mono-171/ dan hanya Pencipta Konten yang memiliki hak untuk memutuskan di mana chapter miliknya dapat diposting. Jika kamu ternyata membaca ini di situs sumber, kamu mungkin menggunakan Mode Pembaca Firefox. Disarankan untuk mematikannya saat membaca di situs kami, karena fungsinya sama seperti bot penyalin konten, dan memicu munculnya pesan ini. Harap hubungi kami lewat [email protected] jika masalah tersebut terjadi dengan peramban atau mode pembaca lain.

 

Hey kalian!! Lebih baik berusaha sendiri daripada memakai hasil kerja keras orang lain. From Zero To Hero!!! Bacalah di https://lfnovels.com/sono-mono-171/!!!

“Eh? Tapi kenapa Ksatria Kerajaan kalian ada disini? Selain itu dalam keadaan menyedihkan… bukankah Kerajaan Mabondo cukup kaya…?” (Wazu)

azab pencuri konten tanpa ijin, mati keselek beras plastik, dikubur di tanah sengketa. Jadi buat pembaca bacalah di https://lfnovels.com/sono-mono-171/!!!

 

Jika kamu melihat ini, kamu membaca chapter ini pada salah satu situs maling konten. Untuk mendukung Pembuat Konten yang bertanggung jawab untuk membawakan bab ini kepada kamu, silakan baca di situs sumber. https://lfnovels.com/sono-mono-171/

“… Tentang itu…” (Naminissa)

Buah semangka buah kedondong
Belinya kemarin di pasar pagi
Situs ini situs tukang colong Jangan baca disini, baca aja di situs kami: https://lfnovels.com/sono-mono-171/

 

Mau tetap novel ini lanjut kami terjemahkan? maka bacalah di sumber aslinya yaitu: https://lfnovels.com/sono-mono-171/

“… Sekarang sudah tidak ada lagi Kerajaan Mabondo.” (Narelina)

Para pembaca setia LF Novels. Kalo kamu menemukan situs yg Nyolong hasil kerja keras kami, laporkan segera pada kami, agar kami bisa membuat pernyataan resmi untuk situs kang nyolong tersebut. Bisa lewat email: [email protected] atau WA: 085748190989 atau di Fanspage Kehidupan Novel.
Baca chapternya di: https://lfnovels.com/sono-mono-171/
Dgn hastag
#Nyolong kok bangga,
#Dasar lemah, dasar sampah payah

 

Jika kamu membaca ini, maka kamu tidak membaca dari sumber asli. Jika kamu ingin membaca chapter ini tanpa halangan, tolong untuk membaca di https://lfnovels.com/sono-mono-171/

“.. Huh?” (Wazu)

Jika kamu melihat ini, kamu membaca chapter ini pada salah satu situs maling konten. Chapter ini di rilis dan diterjemahkan oleh LFNovels: https://lfnovels.com/sono-mono-171/ dan hanya Pencipta Konten yang memiliki hak untuk memutuskan di mana chapter miliknya dapat diposting. Jika kamu ternyata membaca ini di situs sumber, kamu mungkin menggunakan Mode Pembaca Firefox. Disarankan untuk mematikannya saat membaca di situs kami, karena fungsinya sama seperti bot penyalin konten, dan memicu munculnya pesan ini. Harap hubungi kami lewat [email protected] jika masalah tersebut terjadi dengan peramban atau mode pembaca lain.

Dan aku mulai mendengar cerita Naminissa dan Narelina. Tepat setelah mereka memutuskan untuk mengejarku dan keluar dari kerajaan, Orang tua mereka juga memutuskan untuk keluar dari Kerajaan dengan Ksatria dan penduduk mereka, dan Kerajaan Mabondo sekarang menjadi negara bagian dari Kerajaab Flebondo. Setelah mendengarnya, Aku pikir Raja adalah orang yang sangat ceria mungkin karena itu Ksatria dan penduduknya ingin mengikuti mereka.

Hey kalian!! Lebih baik berusaha sendiri daripada memakai hasil kerja keras orang lain. From Zero To Hero!!! Bacalah di https://lfnovels.com/sono-mono-171/!!!

 

azab pencuri konten tanpa ijin, mati keselek beras plastik, dikubur di tanah sengketa. Jadi buat pembaca bacalah di https://lfnovels.com/sono-mono-171/!!!

“Kemudian, Para Ksatria itu…” (Wazu)

Jika kamu melihat ini, kamu membaca chapter ini pada salah satu situs maling konten. Untuk mendukung Pembuat Konten yang bertanggung jawab untuk membawakan bab ini kepada kamu, silakan baca di situs sumber. https://lfnovels.com/sono-mono-171/

“Kemungkinan terbesarnya mereka tertinggal dan menyerah dengan Kerjaan Flebendo dan keluar… Tanpa tau apa apa mereka memutuskan untuk berhenti disini dan sedang mencari solusinya…” (Narelina)

Buah semangka buah kedondong
Belinya kemarin di pasar pagi
Situs ini situs tukang colong Jangan baca disini, baca aja di situs kami: https://lfnovels.com/sono-mono-171/

 

Mau tetap novel ini lanjut kami terjemahkan? maka bacalah di sumber aslinya yaitu: https://lfnovels.com/sono-mono-171/

… Fumu… Tentu saja setelah mendengar penjelasan dari putri-putri sepertinya memang itu yang terjadi.

Para pembaca setia LF Novels. Kalo kamu menemukan situs yg Nyolong hasil kerja keras kami, laporkan segera pada kami, agar kami bisa membuat pernyataan resmi untuk situs kang nyolong tersebut. Bisa lewat email: [email protected] atau WA: 085748190989 atau di Fanspage Kehidupan Novel.
Baca chapternya di: https://lfnovels.com/sono-mono-171/
Dgn hastag
#Nyolong kok bangga,
#Dasar lemah, dasar sampah payah

 

Jika kamu membaca ini, maka kamu tidak membaca dari sumber asli. Jika kamu ingin membaca chapter ini tanpa halangan, tolong untuk membaca di https://lfnovels.com/sono-mono-171/

“Tapi bukan berarti kita tidak bisa buktikan dan gk bakal terjadi apa apa jika kita hanya berdiskusi… Kau bilang kau kenal salah satu dari Ksatria itu, kan? Lalu kenapa kita tidak coba untuk memanggilnya? (Wazu)

Jika kamu melihat ini, kamu membaca chapter ini pada salah satu situs maling konten. Chapter ini di rilis dan diterjemahkan oleh LFNovels: https://lfnovels.com/sono-mono-171/ dan hanya Pencipta Konten yang memiliki hak untuk memutuskan di mana chapter miliknya dapat diposting. Jika kamu ternyata membaca ini di situs sumber, kamu mungkin menggunakan Mode Pembaca Firefox. Disarankan untuk mematikannya saat membaca di situs kami, karena fungsinya sama seperti bot penyalin konten, dan memicu munculnya pesan ini. Harap hubungi kami lewat [email protected] jika masalah tersebut terjadi dengan peramban atau mode pembaca lain.

 

Hey kalian!! Lebih baik berusaha sendiri daripada memakai hasil kerja keras orang lain. From Zero To Hero!!! Bacalah di https://lfnovels.com/sono-mono-171/!!!

“Anda benar.” (Naminissa)

azab pencuri konten tanpa ijin, mati keselek beras plastik, dikubur di tanah sengketa. Jadi buat pembaca bacalah di https://lfnovels.com/sono-mono-171/!!!

 

Jika kamu melihat ini, kamu membaca chapter ini pada salah satu situs maling konten. Untuk mendukung Pembuat Konten yang bertanggung jawab untuk membawakan bab ini kepada kamu, silakan baca di situs sumber. https://lfnovels.com/sono-mono-171/

“Ayo lakukan ??” (Narelina)

Buah semangka buah kedondong
Belinya kemarin di pasar pagi
Situs ini situs tukang colong Jangan baca disini, baca aja di situs kami: https://lfnovels.com/sono-mono-171/

 

Mau tetap novel ini lanjut kami terjemahkan? maka bacalah di sumber aslinya yaitu: https://lfnovels.com/sono-mono-171/

“… Tapi kita tidak tau keadaan mereka jadi mari kita tetap waspada…” (Wazu)

Para pembaca setia LF Novels. Kalo kamu menemukan situs yg Nyolong hasil kerja keras kami, laporkan segera pada kami, agar kami bisa membuat pernyataan resmi untuk situs kang nyolong tersebut. Bisa lewat email: [email protected] atau WA: 085748190989 atau di Fanspage Kehidupan Novel.
Baca chapternya di: https://lfnovels.com/sono-mono-171/
Dgn hastag
#Nyolong kok bangga,
#Dasar lemah, dasar sampah payah

Jadi kami melangkah keluar sambil waspada karena kami tidak tau bagaimana tanggapan mereka. Ketika mereka melihat kita, Para Ksatria mengambil senjata dan mengarahkannya pada kami, kemudian 3 orang pemimpin mereka datang.

Jika kamu membaca ini, maka kamu tidak membaca dari sumber asli. Jika kamu ingin membaca chapter ini tanpa halangan, tolong untuk membaca di https://lfnovels.com/sono-mono-171/

 

Jika kamu melihat ini, kamu membaca chapter ini pada salah satu situs maling konten. Chapter ini di rilis dan diterjemahkan oleh LFNovels: https://lfnovels.com/sono-mono-171/ dan hanya Pencipta Konten yang memiliki hak untuk memutuskan di mana chapter miliknya dapat diposting. Jika kamu ternyata membaca ini di situs sumber, kamu mungkin menggunakan Mode Pembaca Firefox. Disarankan untuk mematikannya saat membaca di situs kami, karena fungsinya sama seperti bot penyalin konten, dan memicu munculnya pesan ini. Harap hubungi kami lewat [email protected] jika masalah tersebut terjadi dengan peramban atau mode pembaca lain.

“Siapa kalian… Jika kalian tidak menjawab kami akan…” (Pemimpin 1)

Hey kalian!! Lebih baik berusaha sendiri daripada memakai hasil kerja keras orang lain. From Zero To Hero!!! Bacalah di https://lfnovels.com/sono-mono-171/!!!

 

azab pencuri konten tanpa ijin, mati keselek beras plastik, dikubur di tanah sengketa. Jadi buat pembaca bacalah di https://lfnovels.com/sono-mono-171/!!!

Orang yang berbicara adalah seseorang yang ada di tengah-tengah ketiganya. Seorang pria berusia lima puluhan dengan wajah gagah, janggut yang tidak dicukur dan berbadan kurus. Dia mengulurkan tangannya ke pedangnya.

Jika kamu melihat ini, kamu membaca chapter ini pada salah satu situs maling konten. Untuk mendukung Pembuat Konten yang bertanggung jawab untuk membawakan bab ini kepada kamu, silakan baca di situs sumber. https://lfnovels.com/sono-mono-171/

“Sudah lama ya Runo-sama.” (Naminissa)

Buah semangka buah kedondong
Belinya kemarin di pasar pagi
Situs ini situs tukang colong Jangan baca disini, baca aja di situs kami: https://lfnovels.com/sono-mono-171/

“Sudah lama sekali ya Master Runo.” (Narelina)

Mau tetap novel ini lanjut kami terjemahkan? maka bacalah di sumber aslinya yaitu: https://lfnovels.com/sono-mono-171/

 

Para pembaca setia LF Novels. Kalo kamu menemukan situs yg Nyolong hasil kerja keras kami, laporkan segera pada kami, agar kami bisa membuat pernyataan resmi untuk situs kang nyolong tersebut. Bisa lewat email: [email protected] atau WA: 085748190989 atau di Fanspage Kehidupan Novel.
Baca chapternya di: https://lfnovels.com/sono-mono-171/
Dgn hastag
#Nyolong kok bangga,
#Dasar lemah, dasar sampah payah

Dari pihak kami Naminissa dan Narelina ada di depanku dan memanggilnya. Aku tetap berdiri supaya bisa kabur setiap saat.

Jika kamu membaca ini, maka kamu tidak membaca dari sumber asli. Jika kamu ingin membaca chapter ini tanpa halangan, tolong untuk membaca di https://lfnovels.com/sono-mono-171/

“… Putri Narelina, Putri Naminissa.” (Runo)

Jika kamu melihat ini, kamu membaca chapter ini pada salah satu situs maling konten. Chapter ini di rilis dan diterjemahkan oleh LFNovels: https://lfnovels.com/sono-mono-171/ dan hanya Pencipta Konten yang memiliki hak untuk memutuskan di mana chapter miliknya dapat diposting. Jika kamu ternyata membaca ini di situs sumber, kamu mungkin menggunakan Mode Pembaca Firefox. Disarankan untuk mematikannya saat membaca di situs kami, karena fungsinya sama seperti bot penyalin konten, dan memicu munculnya pesan ini. Harap hubungi kami lewat [email protected] jika masalah tersebut terjadi dengan peramban atau mode pembaca lain.

 

Hey kalian!! Lebih baik berusaha sendiri daripada memakai hasil kerja keras orang lain. From Zero To Hero!!! Bacalah di https://lfnovels.com/sono-mono-171/!!!

Orang yang disebut Runo ini mulai berlutut di depan Naminissa dan Narelina pada saat dia menyadari siapa sebenarnya Narelina dan Naminissa. Para Ksatria lainnya juga segera berlutut meniru Runo-san.

azab pencuri konten tanpa ijin, mati keselek beras plastik, dikubur di tanah sengketa. Jadi buat pembaca bacalah di https://lfnovels.com/sono-mono-171/!!!

 

Jika kamu melihat ini, kamu membaca chapter ini pada salah satu situs maling konten. Untuk mendukung Pembuat Konten yang bertanggung jawab untuk membawakan bab ini kepada kamu, silakan baca di situs sumber. https://lfnovels.com/sono-mono-171/

“Saya senang melihat kalian berdua baik baik saja, Putri Narelina, Putri Naminissa.” (Runo)

Buah semangka buah kedondong
Belinya kemarin di pasar pagi
Situs ini situs tukang colong Jangan baca disini, baca aja di situs kami: https://lfnovels.com/sono-mono-171/

 

Mau tetap novel ini lanjut kami terjemahkan? maka bacalah di sumber aslinya yaitu: https://lfnovels.com/sono-mono-171/

“Fufu… sudah tidak ada lagi Keluarga Kerajaan Mabondo lagi, anda tau?” (Naminissa)

Para pembaca setia LF Novels. Kalo kamu menemukan situs yg Nyolong hasil kerja keras kami, laporkan segera pada kami, agar kami bisa membuat pernyataan resmi untuk situs kang nyolong tersebut. Bisa lewat email: [email protected] atau WA: 085748190989 atau di Fanspage Kehidupan Novel.
Baca chapternya di: https://lfnovels.com/sono-mono-171/
Dgn hastag
#Nyolong kok bangga,
#Dasar lemah, dasar sampah payah

 

Jika kamu membaca ini, maka kamu tidak membaca dari sumber asli. Jika kamu ingin membaca chapter ini tanpa halangan, tolong untuk membaca di https://lfnovels.com/sono-mono-171/

“Jadi kau tidak harus berlutut di depan kita dan memanggil kita putri lagi.” (Narelina)

Jika kamu melihat ini, kamu membaca chapter ini pada salah satu situs maling konten. Chapter ini di rilis dan diterjemahkan oleh LFNovels: https://lfnovels.com/sono-mono-171/ dan hanya Pencipta Konten yang memiliki hak untuk memutuskan di mana chapter miliknya dapat diposting. Jika kamu ternyata membaca ini di situs sumber, kamu mungkin menggunakan Mode Pembaca Firefox. Disarankan untuk mematikannya saat membaca di situs kami, karena fungsinya sama seperti bot penyalin konten, dan memicu munculnya pesan ini. Harap hubungi kami lewat [email protected] jika masalah tersebut terjadi dengan peramban atau mode pembaca lain.

 

Hey kalian!! Lebih baik berusaha sendiri daripada memakai hasil kerja keras orang lain. From Zero To Hero!!! Bacalah di https://lfnovels.com/sono-mono-171/!!!

“… Bahkan jika tidak ada lagi Kerajaan san Keluarga Kerajaan, saya tidak peduli. Bagiku kalian adalah Putri.” (Runo)

azab pencuri konten tanpa ijin, mati keselek beras plastik, dikubur di tanah sengketa. Jadi buat pembaca bacalah di https://lfnovels.com/sono-mono-171/!!!

 

Jika kamu melihat ini, kamu membaca chapter ini pada salah satu situs maling konten. Untuk mendukung Pembuat Konten yang bertanggung jawab untuk membawakan bab ini kepada kamu, silakan baca di situs sumber. https://lfnovels.com/sono-mono-171/

Naminissa dan Narelina terlihat terganggu dengan kata kata Runo-san tapi entah bagaimana senym bahagia mucul di wajah mereka.

Buah semangka buah kedondong
Belinya kemarin di pasar pagi
Situs ini situs tukang colong Jangan baca disini, baca aja di situs kami: https://lfnovels.com/sono-mono-171/

 

Mau tetap novel ini lanjut kami terjemahkan? maka bacalah di sumber aslinya yaitu: https://lfnovels.com/sono-mono-171/

Setelah itu kami bergabung dengan para ksatria untuk mempersiapkan pesta menyambut kamu, Sarona, Haosui dan Kagane akan mencari kayu bakar di sekitar, Tata dan Mao akan membantu memasak dan Narelina dan Naminissa sedang mendiskusikan sesuatu dengan Runo-san. Karena ini berakhir jadi seperti ini, Freud dan aku tidak punya sesuatu yang harus dilakukan jadi kami membantu mempersiapkan meja makan. Meru selalu berada di atas kepalaku menguap tanpa beban.





tags: baca Sono Mono Nochi ni Bahasa Indonesia Chapter 171, Sono Mono Nochi ni Bahasa Indonesia Chapter 171 manga, Sono Mono Nochi ni Bahasa Indonesia Chapter 171 online, Sono Mono Nochi ni Bahasa Indonesia Chapter 171 bab, Sono Mono Nochi ni Bahasa Indonesia Chapter 171 chapter, Sono Mono Nochi ni Bahasa Indonesia Chapter 171 high quality, Sono Mono Nochi ni Bahasa Indonesia Chapter 171 manga scan, ,

Fanspage Facebook Kehidupan Novel