Life of Novels

Baca Light Novel dan Web Novel Bahasa Indonesia | Web Novel and Light Novel Translation

Jika kamu membaca ini, maka kamu tidak membaca dari sumber asli. Jika kamu ingin membaca chapter ini tanpa halangan, tolong untuk membaca di https://lfnovels.com/sono-mono-172/

Sono Mono Nochi ni Bahasa Indonesia

Jika kamu melihat ini, kamu membaca chapter ini pada salah satu situs maling konten. Chapter ini di rilis dan diterjemahkan oleh LFNovels: https://lfnovels.com/sono-mono-172/ dan hanya Pencipta Konten yang memiliki hak untuk memutuskan di mana chapter miliknya dapat diposting. Jika kamu ternyata membaca ini di situs sumber, kamu mungkin menggunakan Mode Pembaca Firefox. Disarankan untuk mematikannya saat membaca di situs kami, karena fungsinya sama seperti bot penyalin konten, dan memicu munculnya pesan ini. Harap hubungi kami lewat [email protected] jika masalah tersebut terjadi dengan peramban atau mode pembaca lain.

Penerjemah: Devine
Penyunting: VinsAriez
Korektor: –

Hey kalian!! Lebih baik berusaha sendiri daripada memakai hasil kerja keras orang lain. From Zero To Hero!!! Bacalah di https://lfnovels.com/sono-mono-172/!!!

Ingin membantu menamatkan novel ini? PM FP langsung! Kamu bisa membantu dengan menjadi penerjemah-penyunting-korektor: Kehidupan Novel


Chapter 172 – Tempat tujuan para Kesatria

azab pencuri konten tanpa ijin, mati keselek beras plastik, dikubur di tanah sengketa. Jadi buat pembaca bacalah di https://lfnovels.com/sono-mono-172/!!!

….

Jika kamu melihat ini, kamu membaca chapter ini pada salah satu situs maling konten. Untuk mendukung Pembuat Konten yang bertanggung jawab untuk membawakan bab ini kepada kamu, silakan baca di situs sumber. https://lfnovels.com/sono-mono-172/

 

Buah semangka buah kedondong
Belinya kemarin di pasar pagi
Situs ini situs tukang colong Jangan baca disini, baca aja di situs kami: https://lfnovels.com/sono-mono-172/

aku tengah membantu mengatur meja saat Naminissa memanggilku, jadi kuserahkan tugasku pada Freud dan pergi ke tempat para tuan putri. Di sana ada Naminissa, Narelina, Runo-san dan dua penjaga lain di sekitar api unggun, untuk beberapa alasan aku duduk di antara Naminissa dan Narelina dan lanjut mengobrol, Runo-san dan penjaga mulai memberitahu kita kenapa mereka bisa ada di sini.

Mau tetap novel ini lanjut kami terjemahkan? maka bacalah di sumber aslinya yaitu: https://lfnovels.com/sono-mono-172/

Menurut cerita Runo-san, ketika keluarga kerajaan Mabondo meninggalkan kerajaan, para Ksatria dan penduduk juga memutuskan untuk ikut meninggalkan kerajaan bersama mereka, tapi ada beberapa orang yang punya perasaan ingin tinggal di tempat ini jadi ada beberapa penduduk yang tidak pergi dengan mereka. Jadi mereka tinggal di sini, namun aturan dari keluarga kerajaan Flebendo sangat kejam banyak penduduk yang menderita. Akhirnya para penduduk itu tak kuat tinggal di sana dan memutuskan untuk pergi, jadi kami juga memutuskan untuk pergi bersama-sama dengan mereka dan mengantar mereka menuju ke tempat dimana keluarga kerajaan Mabondo berada setelah beberapa hari melakukan perjalanan . ngomong-ngomong, Menurut Runo-san, Keluarga kerajaan sekarang berada di Kota Pelabuhan yang tak jauh dari Ibukota kerajaan (Imperal Capital) yang kami tuju.

Para pembaca setia LF Novels. Kalo kamu menemukan situs yg Nyolong hasil kerja keras kami, laporkan segera pada kami, agar kami bisa membuat pernyataan resmi untuk situs kang nyolong tersebut. Bisa lewat email: [email protected] atau WA: 085748190989 atau di Fanspage Kehidupan Novel.
Baca chapternya di: https://lfnovels.com/sono-mono-172/
Dgn hastag
#Nyolong kok bangga,
#Dasar lemah, dasar sampah payah

(T/N : Sorry yang kemaren Imperal Capital nya blum gua tl)

Jika kamu membaca ini, maka kamu tidak membaca dari sumber asli. Jika kamu ingin membaca chapter ini tanpa halangan, tolong untuk membaca di https://lfnovels.com/sono-mono-172/

 

Jika kamu melihat ini, kamu membaca chapter ini pada salah satu situs maling konten. Chapter ini di rilis dan diterjemahkan oleh LFNovels: https://lfnovels.com/sono-mono-172/ dan hanya Pencipta Konten yang memiliki hak untuk memutuskan di mana chapter miliknya dapat diposting. Jika kamu ternyata membaca ini di situs sumber, kamu mungkin menggunakan Mode Pembaca Firefox. Disarankan untuk mematikannya saat membaca di situs kami, karena fungsinya sama seperti bot penyalin konten, dan memicu munculnya pesan ini. Harap hubungi kami lewat [email protected] jika masalah tersebut terjadi dengan peramban atau mode pembaca lain.

“ kelihatannya negara ini mengalami masa yang lebih sulit dari yang kubayangkan… Ngomong-ngomong, kenapa kau tak tinggal di tempat yang sama dengan Otou-sama? ” (Narelina)

Hey kalian!! Lebih baik berusaha sendiri daripada memakai hasil kerja keras orang lain. From Zero To Hero!!! Bacalah di https://lfnovels.com/sono-mono-172/!!!

 

azab pencuri konten tanpa ijin, mati keselek beras plastik, dikubur di tanah sengketa. Jadi buat pembaca bacalah di https://lfnovels.com/sono-mono-172/!!!

“Benar, ayah tidak keberatan jika anda tinggal disana, justru dia akan menyambutmu.” (Naminissa)

Jika kamu melihat ini, kamu membaca chapter ini pada salah satu situs maling konten. Untuk mendukung Pembuat Konten yang bertanggung jawab untuk membawakan bab ini kepada kamu, silakan baca di situs sumber. https://lfnovels.com/sono-mono-172/

 

Buah semangka buah kedondong
Belinya kemarin di pasar pagi
Situs ini situs tukang colong Jangan baca disini, baca aja di situs kami: https://lfnovels.com/sono-mono-172/

“itu benar … dia pasti menyambut kami, tapi, melihat keluarga kerajaan melakukan yang terbaik di tempat yang baru, lagi-lagi kami merasakan hal yang sama di   tempat baru … Selain itu aku sudah jadi Ksatria tua. di tempat Givirio-sama sudah ada banyak Ksatria muda dan rakyat yang akan membawa era baru, jadi tak masalah. Tapi kupikir ada kerajaan yang membutuhkan Knight tua ini jadi kuajak prajurit pemberani ini dan begitulah kami bisa sampai ke sini. Ini juga telah disetujui oleh ayahmu, Givirio-sama.” (Runo)

Mau tetap novel ini lanjut kami terjemahkan? maka bacalah di sumber aslinya yaitu: https://lfnovels.com/sono-mono-172/

saat dia mengatakan itu, Runo-San menoleh untuk melirik ke Ksatria-nya. .

Para pembaca setia LF Novels. Kalo kamu menemukan situs yg Nyolong hasil kerja keras kami, laporkan segera pada kami, agar kami bisa membuat pernyataan resmi untuk situs kang nyolong tersebut. Bisa lewat email: [email protected] atau WA: 085748190989 atau di Fanspage Kehidupan Novel.
Baca chapternya di: https://lfnovels.com/sono-mono-172/
Dgn hastag
#Nyolong kok bangga,
#Dasar lemah, dasar sampah payah

“hanya saja kami belum memutuskan kemana kita akan pergi jadi perasaan cemas mulai muncul.” (Runo)

Jika kamu membaca ini, maka kamu tidak membaca dari sumber asli. Jika kamu ingin membaca chapter ini tanpa halangan, tolong untuk membaca di https://lfnovels.com/sono-mono-172/

 

Jika kamu melihat ini, kamu membaca chapter ini pada salah satu situs maling konten. Chapter ini di rilis dan diterjemahkan oleh LFNovels: https://lfnovels.com/sono-mono-172/ dan hanya Pencipta Konten yang memiliki hak untuk memutuskan di mana chapter miliknya dapat diposting. Jika kamu ternyata membaca ini di situs sumber, kamu mungkin menggunakan Mode Pembaca Firefox. Disarankan untuk mematikannya saat membaca di situs kami, karena fungsinya sama seperti bot penyalin konten, dan memicu munculnya pesan ini. Harap hubungi kami lewat [email protected] jika masalah tersebut terjadi dengan peramban atau mode pembaca lain.

Saat dia mengatakannya, kami tersenyum pahit. Aku paham, dia sedang mencari tempat untuk menghabiskan sisa umurnya dan sekarang masih setengah jalan untuk tujuannya.

Hey kalian!! Lebih baik berusaha sendiri daripada memakai hasil kerja keras orang lain. From Zero To Hero!!! Bacalah di https://lfnovels.com/sono-mono-172/!!!

sekarang jika kupikir tentang hal itu, saat kami pergi dengan terburu-buru, kami tidak bisa bertemu dengan orang tua Naminissa dan Narelina, tapi kelihatannya mereka baik-baik saja …. aku penasaran apa kakak mereka Navirio dan temanku Orlando baik-baik saja … Mengingat mereka membuatku semakin kangen … dan pikiranku teralihkan. Dengan mendadak kualihkan pandanganku ke arah lain dan melihat Naminissa dan Narelina memikirkan  kalau  tak ada yang bisa kita lakukan tentang hal itu. Aku mengalihkan wajahku ke Runo-San memastikan sesuatu.

azab pencuri konten tanpa ijin, mati keselek beras plastik, dikubur di tanah sengketa. Jadi buat pembaca bacalah di https://lfnovels.com/sono-mono-172/!!!

 

Jika kamu melihat ini, kamu membaca chapter ini pada salah satu situs maling konten. Untuk mendukung Pembuat Konten yang bertanggung jawab untuk membawakan bab ini kepada kamu, silakan baca di situs sumber. https://lfnovels.com/sono-mono-172/

“Bisa aku bertanya padamu satu hal?” (Wazu)

Buah semangka buah kedondong
Belinya kemarin di pasar pagi
Situs ini situs tukang colong Jangan baca disini, baca aja di situs kami: https://lfnovels.com/sono-mono-172/

“kau bisa bertanya apapun, Wazu-dono.” (Runo)

Mau tetap novel ini lanjut kami terjemahkan? maka bacalah di sumber aslinya yaitu: https://lfnovels.com/sono-mono-172/

Eh? Apakah aku sudah berkenalan dengannya”

Para pembaca setia LF Novels. Kalo kamu menemukan situs yg Nyolong hasil kerja keras kami, laporkan segera pada kami, agar kami bisa membuat pernyataan resmi untuk situs kang nyolong tersebut. Bisa lewat email: [email protected] atau WA: 085748190989 atau di Fanspage Kehidupan Novel.
Baca chapternya di: https://lfnovels.com/sono-mono-172/
Dgn hastag
#Nyolong kok bangga,
#Dasar lemah, dasar sampah payah

 

Jika kamu membaca ini, maka kamu tidak membaca dari sumber asli. Jika kamu ingin membaca chapter ini tanpa halangan, tolong untuk membaca di https://lfnovels.com/sono-mono-172/

“jangan membuat ekspresi kebingungan. aku hanya mendengarnya dari putri. mereka dengan senang hati mengatakan kepadaku kalau kau adalah suami mereka di masa depan dan para wanita ini mengikutimu seperti istrimu di masa depan.” (Runo)

Jika kamu melihat ini, kamu membaca chapter ini pada salah satu situs maling konten. Chapter ini di rilis dan diterjemahkan oleh LFNovels: https://lfnovels.com/sono-mono-172/ dan hanya Pencipta Konten yang memiliki hak untuk memutuskan di mana chapter miliknya dapat diposting. Jika kamu ternyata membaca ini di situs sumber, kamu mungkin menggunakan Mode Pembaca Firefox. Disarankan untuk mematikannya saat membaca di situs kami, karena fungsinya sama seperti bot penyalin konten, dan memicu munculnya pesan ini. Harap hubungi kami lewat [email protected] jika masalah tersebut terjadi dengan peramban atau mode pembaca lain.

Aku melirik mereka berdua dan mereka membuat wajah malu-malu dengan sedikit rona merah jadi untuk saat ini aku Mengelus kedua Kepala mereka, dan mereka kelihatan tak keberatan sama sekali karena aku dapat melihat mereka menjadi dere.

Hey kalian!! Lebih baik berusaha sendiri daripada memakai hasil kerja keras orang lain. From Zero To Hero!!! Bacalah di https://lfnovels.com/sono-mono-172/!!!

 

azab pencuri konten tanpa ijin, mati keselek beras plastik, dikubur di tanah sengketa. Jadi buat pembaca bacalah di https://lfnovels.com/sono-mono-172/!!!

“Kukatakan … Aku mengerti putri karena aku ada sejak mereka dilahirkan tapi itu pertama kalinya aku melihat mereka membuat wajah yang malu.” (Runo)

Jika kamu melihat ini, kamu membaca chapter ini pada salah satu situs maling konten. Untuk mendukung Pembuat Konten yang bertanggung jawab untuk membawakan bab ini kepada kamu, silakan baca di situs sumber. https://lfnovels.com/sono-mono-172/

 

Buah semangka buah kedondong
Belinya kemarin di pasar pagi
Situs ini situs tukang colong Jangan baca disini, baca aja di situs kami: https://lfnovels.com/sono-mono-172/

“”Ap….!”” (Wazu, Narelina, dan Naminissa)

Mau tetap novel ini lanjut kami terjemahkan? maka bacalah di sumber aslinya yaitu: https://lfnovels.com/sono-mono-172/

“hahaha! Tolong jangan bingung. Itu membuat orang yang tua ini senang!”

Para pembaca setia LF Novels. Kalo kamu menemukan situs yg Nyolong hasil kerja keras kami, laporkan segera pada kami, agar kami bisa membuat pernyataan resmi untuk situs kang nyolong tersebut. Bisa lewat email: [email protected] atau WA: 085748190989 atau di Fanspage Kehidupan Novel.
Baca chapternya di: https://lfnovels.com/sono-mono-172/
Dgn hastag
#Nyolong kok bangga,
#Dasar lemah, dasar sampah payah

Kelihatannya Runo-San telah melayani keluarga Mabondo selama bertahun-tahun sampai sekarang. dan aku bisa mengetahuinya dari saat berinteraksi dengan Naminissa dan Narelina dan mereka juga sangat mempercayainya. dia kelihatannya bukan orang jahat. Ksatria di sekitarnya juga tersenyum saat melihat kelakuannya. salah satu dari Ksatria Selain Runo-san mengatakan bercanda berkata “jika kau selalu menggoda mereka, mereka akan membencimu …” dan Runo-san mulai tertawa terbahak-bahak.

Jika kamu membaca ini, maka kamu tidak membaca dari sumber asli. Jika kamu ingin membaca chapter ini tanpa halangan, tolong untuk membaca di https://lfnovels.com/sono-mono-172/

 

Jika kamu melihat ini, kamu membaca chapter ini pada salah satu situs maling konten. Chapter ini di rilis dan diterjemahkan oleh LFNovels: https://lfnovels.com/sono-mono-172/ dan hanya Pencipta Konten yang memiliki hak untuk memutuskan di mana chapter miliknya dapat diposting. Jika kamu ternyata membaca ini di situs sumber, kamu mungkin menggunakan Mode Pembaca Firefox. Disarankan untuk mematikannya saat membaca di situs kami, karena fungsinya sama seperti bot penyalin konten, dan memicu munculnya pesan ini. Harap hubungi kami lewat [email protected] jika masalah tersebut terjadi dengan peramban atau mode pembaca lain.

“… Ngomong-ngomong, kau akan bertanya sesuatu padaku.” (Runo)

Hey kalian!! Lebih baik berusaha sendiri daripada memakai hasil kerja keras orang lain. From Zero To Hero!!! Bacalah di https://lfnovels.com/sono-mono-172/!!!

Runo-san berhenti tertawa dan kembali menatapku

azab pencuri konten tanpa ijin, mati keselek beras plastik, dikubur di tanah sengketa. Jadi buat pembaca bacalah di https://lfnovels.com/sono-mono-172/!!!

U-um … pada awalnya aku mencoba untuk minta sesuatu, tapi, dengan kelakuannya yang tadi aku bisa tahu dia seperti apa, dan dia pasti orang baik karena semua orang mengikutinya …

Jika kamu melihat ini, kamu membaca chapter ini pada salah satu situs maling konten. Untuk mendukung Pembuat Konten yang bertanggung jawab untuk membawakan bab ini kepada kamu, silakan baca di situs sumber. https://lfnovels.com/sono-mono-172/

 

Buah semangka buah kedondong
Belinya kemarin di pasar pagi
Situs ini situs tukang colong Jangan baca disini, baca aja di situs kami: https://lfnovels.com/sono-mono-172/

dia telah melayani keluarga kerajaan selama bertahun-tahun jadi skill berpedangnya pasti hebat … Eh, tunggu … Katanya kalau mereka belum memutuskan tempat tujuannya, kan …?

Mau tetap novel ini lanjut kami terjemahkan? maka bacalah di sumber aslinya yaitu: https://lfnovels.com/sono-mono-172/

 

Para pembaca setia LF Novels. Kalo kamu menemukan situs yg Nyolong hasil kerja keras kami, laporkan segera pada kami, agar kami bisa membuat pernyataan resmi untuk situs kang nyolong tersebut. Bisa lewat email: [email protected] atau WA: 085748190989 atau di Fanspage Kehidupan Novel.
Baca chapternya di: https://lfnovels.com/sono-mono-172/
Dgn hastag
#Nyolong kok bangga,
#Dasar lemah, dasar sampah payah

“Uhm … apakah kau memikirkan sesuatu tentang tempat tujuanmu?” (Wazu)

Jika kamu membaca ini, maka kamu tidak membaca dari sumber asli. Jika kamu ingin membaca chapter ini tanpa halangan, tolong untuk membaca di https://lfnovels.com/sono-mono-172/

 

Jika kamu melihat ini, kamu membaca chapter ini pada salah satu situs maling konten. Chapter ini di rilis dan diterjemahkan oleh LFNovels: https://lfnovels.com/sono-mono-172/ dan hanya Pencipta Konten yang memiliki hak untuk memutuskan di mana chapter miliknya dapat diposting. Jika kamu ternyata membaca ini di situs sumber, kamu mungkin menggunakan Mode Pembaca Firefox. Disarankan untuk mematikannya saat membaca di situs kami, karena fungsinya sama seperti bot penyalin konten, dan memicu munculnya pesan ini. Harap hubungi kami lewat [email protected] jika masalah tersebut terjadi dengan peramban atau mode pembaca lain.

“tidak, sama sekali tak ada. hanya saja kita bisa tinggal selamanya di sini jadi kita berdiskusi tentang kerajaan atau kota terdekat yang ingin dikunjungi.” (Runo)

Hey kalian!! Lebih baik berusaha sendiri daripada memakai hasil kerja keras orang lain. From Zero To Hero!!! Bacalah di https://lfnovels.com/sono-mono-172/!!!

 

azab pencuri konten tanpa ijin, mati keselek beras plastik, dikubur di tanah sengketa. Jadi buat pembaca bacalah di https://lfnovels.com/sono-mono-172/!!!

… Jadi mereka belum memutuskan, ya … Jadi begitu …

Jika kamu melihat ini, kamu membaca chapter ini pada salah satu situs maling konten. Untuk mendukung Pembuat Konten yang bertanggung jawab untuk membawakan bab ini kepada kamu, silakan baca di situs sumber. https://lfnovels.com/sono-mono-172/

 

Buah semangka buah kedondong
Belinya kemarin di pasar pagi
Situs ini situs tukang colong Jangan baca disini, baca aja di situs kami: https://lfnovels.com/sono-mono-172/

“Sejujurnya, aku hanya tahu kerajaan terbaik untuk tempat tujuanmu tapi, apa kau ingin pergi?” (Wazu)

Mau tetap novel ini lanjut kami terjemahkan? maka bacalah di sumber aslinya yaitu: https://lfnovels.com/sono-mono-172/

 

Para pembaca setia LF Novels. Kalo kamu menemukan situs yg Nyolong hasil kerja keras kami, laporkan segera pada kami, agar kami bisa membuat pernyataan resmi untuk situs kang nyolong tersebut. Bisa lewat email: [email protected] atau WA: 085748190989 atau di Fanspage Kehidupan Novel.
Baca chapternya di: https://lfnovels.com/sono-mono-172/
Dgn hastag
#Nyolong kok bangga,
#Dasar lemah, dasar sampah payah

“Ho, tempat apa itu?” (Runo)

Jika kamu membaca ini, maka kamu tidak membaca dari sumber asli. Jika kamu ingin membaca chapter ini tanpa halangan, tolong untuk membaca di https://lfnovels.com/sono-mono-172/

 

Jika kamu melihat ini, kamu membaca chapter ini pada salah satu situs maling konten. Chapter ini di rilis dan diterjemahkan oleh LFNovels: https://lfnovels.com/sono-mono-172/ dan hanya Pencipta Konten yang memiliki hak untuk memutuskan di mana chapter miliknya dapat diposting. Jika kamu ternyata membaca ini di situs sumber, kamu mungkin menggunakan Mode Pembaca Firefox. Disarankan untuk mematikannya saat membaca di situs kami, karena fungsinya sama seperti bot penyalin konten, dan memicu munculnya pesan ini. Harap hubungi kami lewat [email protected] jika masalah tersebut terjadi dengan peramban atau mode pembaca lain.

“Mari kita lihat, singkatnya, ini adalah negara yang baru, jadi mereka sangat kekurangan pekerja kasar. Ngomong-ngomong, mereka bekerja-sama dengan kerajaan Beastman .”

Hey kalian!! Lebih baik berusaha sendiri daripada memakai hasil kerja keras orang lain. From Zero To Hero!!! Bacalah di https://lfnovels.com/sono-mono-172/!!!

(Wazu)

azab pencuri konten tanpa ijin, mati keselek beras plastik, dikubur di tanah sengketa. Jadi buat pembaca bacalah di https://lfnovels.com/sono-mono-172/!!!

 

Jika kamu melihat ini, kamu membaca chapter ini pada salah satu situs maling konten. Untuk mendukung Pembuat Konten yang bertanggung jawab untuk membawakan bab ini kepada kamu, silakan baca di situs sumber. https://lfnovels.com/sono-mono-172/

“Jadi begitu … Kerajaan itu baru saja dibentuk … Kekurangan bangunan … Dan mereka memiliki sebuah Aliansi dengan kerajaan Beastman … Kedengarannya menarik … Aku belum pernah mencoba sesuatu dengan beastman …” (Runo)

Buah semangka buah kedondong
Belinya kemarin di pasar pagi
Situs ini situs tukang colong Jangan baca disini, baca aja di situs kami: https://lfnovels.com/sono-mono-172/

(T/N : Udah tua pak jangan macem macem :v)

Mau tetap novel ini lanjut kami terjemahkan? maka bacalah di sumber aslinya yaitu: https://lfnovels.com/sono-mono-172/

(ED : ntar encok mampoes kau :d )

Para pembaca setia LF Novels. Kalo kamu menemukan situs yg Nyolong hasil kerja keras kami, laporkan segera pada kami, agar kami bisa membuat pernyataan resmi untuk situs kang nyolong tersebut. Bisa lewat email: [email protected] atau WA: 085748190989 atau di Fanspage Kehidupan Novel.
Baca chapternya di: https://lfnovels.com/sono-mono-172/
Dgn hastag
#Nyolong kok bangga,
#Dasar lemah, dasar sampah payah

 

Jika kamu membaca ini, maka kamu tidak membaca dari sumber asli. Jika kamu ingin membaca chapter ini tanpa halangan, tolong untuk membaca di https://lfnovels.com/sono-mono-172/

Runo-san terlihat puas karena dia menyeringai. Dia lebih tertarik di bagian beraliansi dengan kerajaan Beastman. Ahh aku mengerti, orang ini adalah Orang yang gila bertarung. Mungkin jika dia pergi, dia tak akan kekurangan lawan saat dia ingin melampiaskan keinginan bertarungnya. Apa aku memilih orang yang salah? tapi memang benar kalau mereka  kekurangan pekerja kasar, dan mereka juga kekurangan prajurit dan Knight yang dapat diandalkan, jadi …

Jika kamu melihat ini, kamu membaca chapter ini pada salah satu situs maling konten. Chapter ini di rilis dan diterjemahkan oleh LFNovels: https://lfnovels.com/sono-mono-172/ dan hanya Pencipta Konten yang memiliki hak untuk memutuskan di mana chapter miliknya dapat diposting. Jika kamu ternyata membaca ini di situs sumber, kamu mungkin menggunakan Mode Pembaca Firefox. Disarankan untuk mematikannya saat membaca di situs kami, karena fungsinya sama seperti bot penyalin konten, dan memicu munculnya pesan ini. Harap hubungi kami lewat [email protected] jika masalah tersebut terjadi dengan peramban atau mode pembaca lain.

(T/N : Tertipu kalian bg** wkwkwkwk dia gila bertarung doang bukan yang macem macem)

Hey kalian!! Lebih baik berusaha sendiri daripada memakai hasil kerja keras orang lain. From Zero To Hero!!! Bacalah di https://lfnovels.com/sono-mono-172/!!!

“Di mana kerajaan itu?” (Runo)

azab pencuri konten tanpa ijin, mati keselek beras plastik, dikubur di tanah sengketa. Jadi buat pembaca bacalah di https://lfnovels.com/sono-mono-172/!!!

 

Jika kamu melihat ini, kamu membaca chapter ini pada salah satu situs maling konten. Untuk mendukung Pembuat Konten yang bertanggung jawab untuk membawakan bab ini kepada kamu, silakan baca di situs sumber. https://lfnovels.com/sono-mono-172/

Lalu, Runo-san memintaku dengan wajah seperti anak kecil yang bersemangat karena akan diberi mainan baru . yah, aku tak peduli. Aku yakin kalau Grave-san akan menanganinya dengan baik. Lalu kuberitahu Runo-san tentang Grave-san. ia juga memintaku untuk menuliskan surat pengantar dan para gadis juga minta dituliskan surat jadi kutulis semuanya.

Buah semangka buah kedondong
Belinya kemarin di pasar pagi
Situs ini situs tukang colong Jangan baca disini, baca aja di situs kami: https://lfnovels.com/sono-mono-172/

 

Mau tetap novel ini lanjut kami terjemahkan? maka bacalah di sumber aslinya yaitu: https://lfnovels.com/sono-mono-172/

itu akan bagus jika aku bisa membantu kerajaan Grave-san Bahkan jika hanya sedikit…





tags: baca Sono Mono Nochi ni Bahasa Indonesia Chapter 172, Sono Mono Nochi ni Bahasa Indonesia Chapter 172 manga, Sono Mono Nochi ni Bahasa Indonesia Chapter 172 online, Sono Mono Nochi ni Bahasa Indonesia Chapter 172 bab, Sono Mono Nochi ni Bahasa Indonesia Chapter 172 chapter, Sono Mono Nochi ni Bahasa Indonesia Chapter 172 high quality, Sono Mono Nochi ni Bahasa Indonesia Chapter 172 manga scan, ,

Fanspage Facebook Kehidupan Novel