Sono Mono Nochi ni Chapter 172

Dibaca 1634 orang
Font Size :
Table of Content

Kami Resmi Tutup! Baca Selengkapnya di postingan FacebookPengumuman Terakhir

Sono Mono Nochi ni Bahasa Indonesia

Penerjemah: Devine
Penyunting: VinsAriez
Korektor: –

Ingin membantu menamatkan novel ini? PM FP langsung! Kamu bisa membantu dengan menjadi penerjemah-penyunting-korektor: Kehidupan Novel


Chapter 172 – Tempat tujuan para Kesatria

….

 

aku tengah membantu mengatur meja saat Naminissa memanggilku, jadi kuserahkan tugasku pada Freud dan pergi ke tempat para tuan putri. Di sana ada Naminissa, Narelina, Runo-san dan dua penjaga lain di sekitar api unggun, untuk beberapa alasan aku duduk di antara Naminissa dan Narelina dan lanjut mengobrol, Runo-san dan penjaga mulai memberitahu kita kenapa mereka bisa ada di sini.

Menurut cerita Runo-san, ketika keluarga kerajaan Mabondo meninggalkan kerajaan, para Ksatria dan penduduk juga memutuskan untuk ikut meninggalkan kerajaan bersama mereka, tapi ada beberapa orang yang punya perasaan ingin tinggal di tempat ini jadi ada beberapa penduduk yang tidak pergi dengan mereka. Jadi mereka tinggal di sini, namun aturan dari keluarga kerajaan Flebendo sangat kejam banyak penduduk yang menderita. Akhirnya para penduduk itu tak kuat tinggal di sana dan memutuskan untuk pergi, jadi kami juga memutuskan untuk pergi bersama-sama dengan mereka dan mengantar mereka menuju ke tempat dimana keluarga kerajaan Mabondo berada setelah beberapa hari melakukan perjalanan . ngomong-ngomong, Menurut Runo-san, Keluarga kerajaan sekarang berada di Kota Pelabuhan yang tak jauh dari Ibukota kerajaan (Imperal Capital) yang kami tuju.

(T/N : Sorry yang kemaren Imperal Capital nya blum gua tl)

 

“ kelihatannya negara ini mengalami masa yang lebih sulit dari yang kubayangkan… Ngomong-ngomong, kenapa kau tak tinggal di tempat yang sama dengan Otou-sama? ” (Narelina)

 

“Benar, ayah tidak keberatan jika anda tinggal disana, justru dia akan menyambutmu.” (Naminissa)

 

“itu benar … dia pasti menyambut kami, tapi, melihat keluarga kerajaan melakukan yang terbaik di tempat yang baru, lagi-lagi kami merasakan hal yang sama di   tempat baru … Selain itu aku sudah jadi Ksatria tua. di tempat Givirio-sama sudah ada banyak Ksatria muda dan rakyat yang akan membawa era baru, jadi tak masalah. Tapi kupikir ada kerajaan yang membutuhkan Knight tua ini jadi kuajak prajurit pemberani ini dan begitulah kami bisa sampai ke sini. Ini juga telah disetujui oleh ayahmu, Givirio-sama.” (Runo)

saat dia mengatakan itu, Runo-San menoleh untuk melirik ke Ksatria-nya. .

“hanya saja kami belum memutuskan kemana kita akan pergi jadi perasaan cemas mulai muncul.” (Runo)

 

Saat dia mengatakannya, kami tersenyum pahit. Aku paham, dia sedang mencari tempat untuk menghabiskan sisa umurnya dan sekarang masih setengah jalan untuk tujuannya.

sekarang jika kupikir tentang hal itu, saat kami pergi dengan terburu-buru, kami tidak bisa bertemu dengan orang tua Naminissa dan Narelina, tapi kelihatannya mereka baik-baik saja …. aku penasaran apa kakak mereka Navirio dan temanku Orlando baik-baik saja … Mengingat mereka membuatku semakin kangen … dan pikiranku teralihkan. Dengan mendadak kualihkan pandanganku ke arah lain dan melihat Naminissa dan Narelina memikirkan  kalau  tak ada yang bisa kita lakukan tentang hal itu. Aku mengalihkan wajahku ke Runo-San memastikan sesuatu.

 

“Bisa aku bertanya padamu satu hal?” (Wazu)

“kau bisa bertanya apapun, Wazu-dono.” (Runo)

Eh? Apakah aku sudah berkenalan dengannya”

 

“jangan membuat ekspresi kebingungan. aku hanya mendengarnya dari putri. mereka dengan senang hati mengatakan kepadaku kalau kau adalah suami mereka di masa depan dan para wanita ini mengikutimu seperti istrimu di masa depan.” (Runo)

Aku melirik mereka berdua dan mereka membuat wajah malu-malu dengan sedikit rona merah jadi untuk saat ini aku Mengelus kedua Kepala mereka, dan mereka kelihatan tak keberatan sama sekali karena aku dapat melihat mereka menjadi dere.

 

“Kukatakan … Aku mengerti putri karena aku ada sejak mereka dilahirkan tapi itu pertama kalinya aku melihat mereka membuat wajah yang malu.” (Runo)

 

“”Ap….!”” (Wazu, Narelina, dan Naminissa)

“hahaha! Tolong jangan bingung. Itu membuat orang yang tua ini senang!”

Kelihatannya Runo-San telah melayani keluarga Mabondo selama bertahun-tahun sampai sekarang. dan aku bisa mengetahuinya dari saat berinteraksi dengan Naminissa dan Narelina dan mereka juga sangat mempercayainya. dia kelihatannya bukan orang jahat. Ksatria di sekitarnya juga tersenyum saat melihat kelakuannya. salah satu dari Ksatria Selain Runo-san mengatakan bercanda berkata “jika kau selalu menggoda mereka, mereka akan membencimu …” dan Runo-san mulai tertawa terbahak-bahak.

 

“… Ngomong-ngomong, kau akan bertanya sesuatu padaku.” (Runo)

Runo-san berhenti tertawa dan kembali menatapku

U-um … pada awalnya aku mencoba untuk minta sesuatu, tapi, dengan kelakuannya yang tadi aku bisa tahu dia seperti apa, dan dia pasti orang baik karena semua orang mengikutinya …

 

dia telah melayani keluarga kerajaan selama bertahun-tahun jadi skill berpedangnya pasti hebat … Eh, tunggu … Katanya kalau mereka belum memutuskan tempat tujuannya, kan …?

 

“Uhm … apakah kau memikirkan sesuatu tentang tempat tujuanmu?” (Wazu)

 

“tidak, sama sekali tak ada. hanya saja kita bisa tinggal selamanya di sini jadi kita berdiskusi tentang kerajaan atau kota terdekat yang ingin dikunjungi.” (Runo)

 

… Jadi mereka belum memutuskan, ya … Jadi begitu …

 

“Sejujurnya, aku hanya tahu kerajaan terbaik untuk tempat tujuanmu tapi, apa kau ingin pergi?” (Wazu)

 

“Ho, tempat apa itu?” (Runo)

 

“Mari kita lihat, singkatnya, ini adalah negara yang baru, jadi mereka sangat kekurangan pekerja kasar. Ngomong-ngomong, mereka bekerja-sama dengan kerajaan Beastman .”

(Wazu)

 

“Jadi begitu … Kerajaan itu baru saja dibentuk … Kekurangan bangunan … Dan mereka memiliki sebuah Aliansi dengan kerajaan Beastman … Kedengarannya menarik … Aku belum pernah mencoba sesuatu dengan beastman …” (Runo)

(T/N : Udah tua pak jangan macem macem :v)

(ED : ntar encok mampoes kau :d )

 

Runo-san terlihat puas karena dia menyeringai. Dia lebih tertarik di bagian beraliansi dengan kerajaan Beastman. Ahh aku mengerti, orang ini adalah Orang yang gila bertarung. Mungkin jika dia pergi, dia tak akan kekurangan lawan saat dia ingin melampiaskan keinginan bertarungnya. Apa aku memilih orang yang salah? tapi memang benar kalau mereka  kekurangan pekerja kasar, dan mereka juga kekurangan prajurit dan Knight yang dapat diandalkan, jadi …

(T/N : Tertipu kalian bg** wkwkwkwk dia gila bertarung doang bukan yang macem macem)

“Di mana kerajaan itu?” (Runo)

 

Lalu, Runo-san memintaku dengan wajah seperti anak kecil yang bersemangat karena akan diberi mainan baru . yah, aku tak peduli. Aku yakin kalau Grave-san akan menanganinya dengan baik. Lalu kuberitahu Runo-san tentang Grave-san. ia juga memintaku untuk menuliskan surat pengantar dan para gadis juga minta dituliskan surat jadi kutulis semuanya.

 

itu akan bagus jika aku bisa membantu kerajaan Grave-san Bahkan jika hanya sedikit…

tags: baca novel Sono Mono Nochi ni Bahasa Indonesia, web novel Sono Mono Nochi ni Bahasa Indonesia, light novel Sono Mono Nochi ni Bahasa Indonesia, novel Sono Mono Nochi ni Bahasa Indonesia, baca Sono Mono Nochi ni Bahasa Indonesia 172, Sono Mono Nochi ni Bahasa Indonesia 172 manga, Sono Mono Nochi ni Bahasa Indonesia 172 online, Sono Mono Nochi ni Bahasa Indonesia 172 bab, Sono Mono Nochi ni Bahasa Indonesia 172 chapter, Sono Mono Nochi ni Bahasa Indonesia 172 high quality, Sono Mono Nochi ni Bahasa Indonesia 172 manga scan, ,
Table of Content

7
Leave a Reply

4 Comment threads
3 Thread replies
0 Followers
 
Most reacted comment
Hottest comment thread
6 Comment authors
  Subscribe  
newest oldest most voted
Notify of
Aldo Rolland

gas min!!

masih ada satu lagi, dalam tahap pengeditan. Sabar ea babang~

Aldo Rolland

siap min

Rendy Ardiansyah

Spoiler lah
Nanti si runo-san ini bakal jadi komandan dan sekaligus kepala sekolah akademi ksatria di kerajaan grave-san

Lolicon

Spoileran bertebaran dimanapun~

-Devine

Silent Kurumi

Thanks for the chapter!! :)) jaga kesehatan dan tetep semangat update min :))

atma

Pikiran lu negative terosss