Sono Mono Nochi ni Chapter 174

Dibaca 2046 orang
Font Size :
Table of Content
Dark Mode
Bagaimana menurutmu tentang situs ini? Berikan ulasanmu disini: Halaman Ulasan
Pengen novel yang kamu sukai disini diprioritaskan? beri komentarmu disini: Halaman Request

Sono Mono Nochi ni Bahasa Indonesia

Penerjemah: Devine
Penyunting: DarkSoul
Korektor: –

Chapter 174 – Ibukota Kekaisaran Iscoa

Didepanku sekarang ada kastil yang paling terkenal dan kota benteng terbesar dibenua ini. Kastil dan kota dilindungi tembok besar dan gerbang masuknya memiliki antrian yang panjang.

Ibukota Kekaisaran Iscoa.

Ada alasan kenapa Kekasisaran yang diperintah oleh Keluarga Kerajaan Iscoa menjadi Kekaisaran yang paling terkenal dan paling padat penduduknya. Kekaisarannya terletak di benua bagian selatan yang menjadi pusat perdagangan, ditambah lagi berbagai macam orang datang dan pergi dalam jumlah yang sangat besar di Ibu Kota Kekaisaran, jelas saja tempat itu padat penduduk, terlebih lagi, Pahlawan yang mengalahkan Demon Lord tinggal di sini. Tentu dia orang yang paling tidak ingin kutemui, tapi demi bertemu dengan Aria aku harus menguatkan tekadku tuk menemui sang Pahlawan. Dia tidak akan tiba tiba menyerangku kan? Aku tidak tau orang seperti apa dia, aku hanya harus waspada saja… Bukan berarti dia bisa mengalahkanku.

Pertama-tama aku harus bertemu Aria, yang lainnya nomor dua.

Saat aku sedang berfikir, ternyata kami sudah memasuki antrian jalan masuk Ibukota, Ketika itu aku merasakan seseorang melirikku, jadi aku berbalik dan melihat Sarona dkk memberiku tatapan serius.

“Akhirnya kita sampai.”

“Ya, akhirnya…”

“Waktunya membunuh reinkarnasi kejahatan” (Kagane)

“Aku tidak sabar untuk menggunakan skill-ku.”

“… Hancurkan.” (Haosui)

“Tunggu saja, kau Babi!!”

“Bolehkah aku menyakitinya? Bolehkah? Bolehkah?”

… Eh? Kalian ingin membunuh? Kita datang untuk membunuh Aria? Itu salah, kan? Kita datang untuk berbicara dengannya saja, kan? Atau, apa aku salah? Tidak, tidak, aku tidak salah… bukan?

“”Hanya Bercanda.”” (Istri Istri Wazu)

hanya beberapa waktu yang lalu mereka memancarkan aura membunuh tapi sekarang mereka sedang melihatku dengan senyuman seakan tidak terjadi apa apa, dan dengan kompaknya mereka mengatakan bahwa itu hanya lelucon saja. Sepertinya aku terlalu gugup tapi sekarang aku sedikit lega setelah mendengar kata kata mereka. Berpikir mereka akan melakukannya untukku membuatku semakin mencintai mereka.

Aku melebarkan tanganku kemudian memeluk mereka dengan erat.

“… Terima kasih… lagi lagi Aku jatuh cinta dengan kalian.” (Wazu)

Aku mengutarakan perasaanku dengan jujur dan melihat mereka menatapku dengan senyuman bahagia. Aku juga senang karena itu.

itulah kenapa aku percaya aura membunuh mereka keluarkan sebelumnya hanya imajinasiku…

Tak lama kemudian, giliran kami tiba lantas kami menunjukkan kartu petualang dan diizinkan masuk tanpa masalah.

“… Mari kita lihat… Pertama-tama aku ingin kembali ke rumahku dan meminta maaf pada orang tuaku karena telah kabur dari rumah. Aku juga ingin makan masakan ibuku.” (Wazu)

Aku meregangkan diriku sambil mengatakan itu tapi entah kenapa Kagane berkata “Berhenti!”

“O-Onii-chan!! Kau bisa melakukan itu lain waktu!! Ma-Mari kita cari Ba… Aria!! Tidak, sebelum itu kita perlu makan siang dulu! Aku yakin kalian semua lapar! Ini sudah 2 tahun setengah setelah kepergianmu!! Ibu kota sekarang punya toko-toko baru, dan banyak makanan baru yang enak!! Aku akan mengantarmu ke salah satu toko yang kurekomendasikan jadi ayo makan dulu!!” (Kagane)

“Mh~aku pikir itu tidak apa apa… aku sudah lama meninggalkan ibu kota jadi seperti yang kubayangkan pemandangan kota juga sudah berubah… ini bisa jadi tur untuk yang lainnya jadi mari kita makan di toko yang Kagane rekomendasikan.” (Wazu)

Aku memeriksa semua orang dan mereka semua mengangguk seolah berkata mereka tidak keberatan

“… Ha… Itu berbahaya… apa yang harus kulakukan? *Aku lupa meninggalkannya seperti itu… jika seseorang menggunakanya…” (Kagane)

“Kagane! Apa yang terjadi! Apa kau sakit?” (Wazu)

Aku baru saja ingin pergi sekarang tapi ketika aku melihat Kagane sedang menggumamkan sesuatu, aku memanggilnya dan dia melompat sesaat. Apa yang terjadi? Apa dia terluka? Karena khawatir aku mendekatinya tapi sebelum itu dia menoleh ke arah ku dan tersenyum seakan bilang tidak ada apa apa.

“Tidak ada yang salah, Onii-chan!! Ayo kita pergi ke toko yang kurekomendasikan! Lewat sini! Ayo, ayo!!” (Kagane)

Dan seperti itu, Kagane mengantar kami pergi ke toko. Aku memiringkan kepalaku, berkata ‘Oh baiklah’ dan mengikuti mereka

Kami dituntun menuju tempat yang berada di jalan utama Ibukota dan tidak berlebihan kalau bilang itu distrik terbaik disekitar sini. Sepertinya di siang hari toko ini akan menjadi restoran dan di malam hari akan jadi bar. Bangunannya juga mengesankan dan tampaknya toko ini disukai para wanita karena saat kami mengintipnya dari luar banyak pelanggan wanita di dalam. Jelas tampak seperti toko yang populer tapi apa kami boleh masuk? Ketika aku sedang berfikir, Kagane menyelinap masuk dan berbicara dengan seorang pelayan lalu dalam sekejap semua pelayan menyiapkan tempat duduk untuk kami kemudian mempersilahkan kami masuk.

“Uhm… apa ini tidak apa-apa?” (Wazu)

Saat aku duduk, aku bertanya pada kagane apa ini baik baik saja.

“Onii-chan tidak perlu khawatir, karena yang punya toko ini aku! Atau lebih tepatnya, Perusahaanku yang mengelola toko ini.” (Kagane)

Seberapa luas kau menyebarkannya… Yah aku merasa bangga dengan adikku…

setelah itu, banyak makanan di bawa ke meja kami dan kami memakan semuanya. Puding sangat lezat

Ketika kami sedang makan, tiba tiba jalan menjadi ricuh. Ada apa? Kami semua melihat keluar dan sepertinya keributan itu disebabkan oleh seorang wanita yang berjalan ke sini…

tags: baca novel Sono Mono Nochi ni Bahasa Indonesia, web novel Sono Mono Nochi ni Bahasa Indonesia, light novel Sono Mono Nochi ni Bahasa Indonesia, novel Sono Mono Nochi ni Bahasa Indonesia, baca Sono Mono Nochi ni Bahasa Indonesia 174, Sono Mono Nochi ni Bahasa Indonesia 174 manga, Sono Mono Nochi ni Bahasa Indonesia 174 online, Sono Mono Nochi ni Bahasa Indonesia 174 bab, Sono Mono Nochi ni Bahasa Indonesia 174 chapter, Sono Mono Nochi ni Bahasa Indonesia 174 high quality, Sono Mono Nochi ni Bahasa Indonesia 174 manga scan, ,
Table of Content

5
Tinggalkan Komentar untuk Dukung Kami!

avatar
4 Komentar Chapter
1 Balasan Chapter
0 Pengikut
 
Most reacted comment
Hottest comment thread
3 Comment authors
Silent KuruminiznetMizuhashi Kazuma Recent comment authors
  Ikuti  
terbaru terlama top voting
Notify of
Mizuhashi Kazuma
Guest
Mizuhashi Kazuma

masih menunggu scane ketemu dengan aria

niznet
Guest

monggo di chapter selanjutnya xD

Silent Kurumi
Guest
Silent Kurumi

Thanks for the chapter!! :)) jaga kesehatan dan tetep semangat update min :))

Silent Kurumi
Guest
Silent Kurumi

Dari dulu gw kepikiran ini , tapi bknnya urutan
Heroine ngomongnya salah (?)

Bknnya harusnya yg ngomong itu (klo ga salah, munurut gw) sesuai ama urutan heroine yg pertama si wazu temuin (?)
Yg pertama itu klo ga salah si sarona, tata, si kembar naminissa & narelina, si naga ijo haosui, imouto isekai kagane, terakhir maorin (?)
#note : sorry klo salah, ini pendapat pribadi aja :v

Silent Kurumi
Guest
Silent Kurumi

Btw.. Thanks for the chapter!! :)) jaga kesehatan dan tetep semangat update min :))