Sono Mono Nochi ni Chapter 175

Dibaca 2253 orang
Font Size :
Table of Content

Sono Mono Nochi ni Bahasa Indonesia

Penerjemah: Devine
Penyunting: DarkSoul
Korektor: –

Ada pengumuman terkait Sono Mono dan Sistem Donasi atau Sponsor ramai-ramai: Pemberitahuan Sistem Donasi


Chapter 175 – Aria?

Wanita itu berhenti tepat di depanku sambil melihatku dengan jijik. Rambut berwarna biru bagaikan cakrawala, walaupun menatapku dengan jijik, matanya birunya terlihat penuh kebaikan, dengan wajah cantik dan tubuh proporsional yang ditutupi jubah pendeta. Sebelum aku sempat bicara, dia bicara dulu padaku.

“Sudah lama ya Wazu. Sekitar 2 tahun? Aku bisa langsung tau kalau itu kau karena wajah biasamu. Siapa yang tahu kalau kita akan bertemu kembali di Ibu kota. Dan Naminissa  ada disini berarti kamu sudah menerima pesanku dan langsung kesini. Yah itu tidak masalah jika kita akan bertemu atau tidak. Kita berjanji saat masih kecil akan menikah, tapi mari lupakan tentang itu. Aku akan menikah dengan Hero-sama dan berbahagia. Aku tidak ingin kau terlalu memikirkan janji lisan dan terus mengikutiku jadi biarkan aku menyelesaikan masalah ini sekarang, jangan pernah muncul di hadapanku lagi. Haa~ aku merasa lega sekarang. Beban berat di dadaku sudah hilang. Sekarang aku bisa menikah dengan Hero-sama. Aku tidak butuh jawabanmu, hanya jangan terlibat denganku mulai sekarang.” (Aria)

Dia berbicara segitu banyaknya hanya dalam satu nafas dan matanya kembali memancarkan kebaikan.

“Kalau begitu, selamat siang dan selamat tinggal.” (Aria)

Tambahnya, berbalik dan pergi. Saat itu kami semua bingung mendengarnya tapi tiba tiba semua orang kecuali Freud dan aku berdiri dari tempat duduk dan memancarkan aura membunuh yang belum pernah kurasakan sebelumnya. Eh? Kalian kenapa?

“Ada apa dengan Wanita itu?! Rambut dan mata biru, apa dia Aria?! Aku nggak pernah berfikir kalau dia akan tiba tiba datang dan mengoceh seperti itu!! Aku ngak akan memaafkannya!! Aku akan memotongnya kecil-kecil dengan pedangku sekarang!!” (Sarona)

“… Fufufu… fufufu… jika untuk orang itu, aku nggak akan menahan diri dan mengeluarkan semua kekuatanku… Apa yang harus kulakukan… haruskah aku menghancurkannya dengan sihir Barier… atau memotongnya memakai pisau favoritku?” (Tata)

「 Aku merasa sedikit sedih karena harus membunuh teman… Tetapi Aria-lah yang salah jadi mau bagaimana lagi… berbicara seperti itu dengan Wazu kita… Jangan pikir  aku kasihan padamu… sebagai temanmu, aku pasti akan mengirimmu ke neraka.」(Naminissa)

 

“Yea baru saja… Aku ingin mencoba membunuh seseorang dengan Pedang yang diberikan Wazu… dan sekarang musuh yang tepat muncul, aku juga harus mengetes Armor jadi aku akan menghadapinya dengan semua kekuatanku!” (Narelina)

“… Aku akan membunuhnya… meskipun aku harus memusnahkan semua orang di ibukota ini aku akan membunuhnya!! Akan kutunjukkan. Apa yang akan terjadi kalau memusuhi kami. Akan kubuat dia merasakannya dengan seluruh tubuhnya!” (Haosui)

“Dasar Babi!! BABI! Aku akan membunuhnu!! Aku akan membunuhmu sebrutal mungkin!! Aku akan membakarmu dengan sihirku!! Terus akan kubekukan dan kuhancurkan jadi kecil-kecil!! Setelah kau jadi kecil-kecil akan kupotong lagi dengan sihir angin!! Trus akan kutimpa dengan batu!! Tak akan kusisakan setitik debumu di dunia ini!!” (Kagane)

“Dasar sialan beraninya berbicara dengan Otto-dono seperti itu!! Aku akan menyeretmu mengelilingi kota! Meski kau meminta maaf, aku nggakk akan memaafkannya!! Aku akan membuatmu menyesal!! Terus aku akan merobek perutmu dengan cara yang paling mengerikan!!” (Maorin)

“”””””Aku akan Membunuhnya!!!“”””””

… Kalian menakutkan!! Eh? Kenapa kalian bisa jadi sangat kejam?

Daripada itu…

“Dia itu siapa? Apa kalian kenal?” (Wazu)

Saat aku bertanya, tatapan membunuh Sarona dkk diarahkan padaku.

“””””””Apa maksudmu dia itu siapa?! DIA ITU ARIA!!”””””””

 

Dan semuanya menjawab bebarengan.

“Eh? Dia bukan Aria. Wajahnya memang kayak Aria tapi dia bukan Aria.” (Wazu)

Ketika aku ngomong kayak gitu, aura membunuh para gadis mulai menghilang dan mereka malah membuat wajah tercengang, lalu Naminissa bertanya padaku.

“… Eh? Jadi dia bukan Aria?” (Naminissa)

“Yup.” (Wazu)

“Tidak tapi, dia punya wajah yang sama seperti Aria waktu kita bertemu di Ruang Master guild. Lagi pula, Wazu-sama belum pernah bertemu dengan Aria 2 tahun ini, mungkin dia sudah tumbuh sedikit sampai-sampai kamu tidak mengenalinya lagi? (Naminissa)

“Itu mungkin benar sih. Aria punya wajah kayak gitu sekarang. Tapi wanita yang tadi itu bukan Aria. Aku tidak bisa menjelaskannya tapi aku yakin kalau dia bukan Aria.” (Wazu)

Melihatku begitu percaya diri, Sarona dkk sedikit menjauh dariku dan membuat lingkaran diskusi sambil berbisik-bisik.

 

“Kenapa dia bisa begitu yakin?” (Sarona)

“Entah kenapa… Itu membuatku frustasi…” (Tata)

“Tapi Wazu-sama bilang kalau dia itu bukan Aria.” (Naminissa)

“Kalau begitu, itu pasti kebenarannya.” (Narelina)

“… Aku merasa menyesal.” (Haosui)

“Arrg… Aku bisa merasakan kalau Onii-chan dan babi itu punya ikatan!!” (Kagane)

“Apa ini sesuatu yang hanya Otto-dono mengerti…?” (Maorin)

“Ooi, aku bisa mendengar kalian! Tidak ada gunanya membentuk lingkaran begitu!” (Wazu)

Ketika aku memanggil sarona dkk di lingkaran, mereka membalas senyum pahit.

“Kayaknya kalian khawatir karena cuma aku yang mengerti, tetapi jika ada orang yang meniru kalian muncul, Aku yakin bisa membedakannya dengan mudah.” (Wazu)

 

Mereka merasa senang, wajah mereka mulai memerah dan malu-malu usai mendengar kata-kataku. Tapi tiba-tiba penampilan Naminissa menegang seakan menyadari sesuatu yang penting.

“Walaupun begitu wanita yang berbicara seperti itu pada Wazu-sama tidak bisa dimaafkan.” (Naminissa)

 

Semuanya mengangguk setuju dari lubuk hati mereka. Aku juga mengingat perkataan yang wanita itu ucapkan kepadaku.

“Mhh~ kupikir sekarang masalah ini enggak menggangguku lagi… mungkin. Karena aku sekarang punya kalian semua disisiku” (Wazu)

Saat aku berkata apa yang aku pikirkan pada mereka, gadis-gadis itu memberiku senyuman lebar dan memelukku erat-erat. Bentar dulu!! Kita ada di depan umum!! Orang-orang pada ngeliatin kita!! Bersikaplah sedikit normal!!

“””””””Kami tidak akan meninggalkanmu!!”””””””

Tutur para gadis dan pelukannya semakin erat, lalu aku mulai mengelus kepala mereka dan membuat mereka tenang. Setelahnya kami lanjut makan.

Tapi dimana Aria sekarang?

tags: baca novel Sono Mono Nochi ni Bahasa Indonesia, web novel Sono Mono Nochi ni Bahasa Indonesia, light novel Sono Mono Nochi ni Bahasa Indonesia, novel Sono Mono Nochi ni Bahasa Indonesia, baca Sono Mono Nochi ni Bahasa Indonesia 175, Sono Mono Nochi ni Bahasa Indonesia 175 manga, Sono Mono Nochi ni Bahasa Indonesia 175 online, Sono Mono Nochi ni Bahasa Indonesia 175 bab, Sono Mono Nochi ni Bahasa Indonesia 175 chapter, Sono Mono Nochi ni Bahasa Indonesia 175 high quality, Sono Mono Nochi ni Bahasa Indonesia 175 manga scan, ,
Table of Content

21
Tinggalkan Komentar untuk Dukung Kami!

avatar
13 Komentar Chapter
8 Balasan Chapter
0 Pengikut
 
Most reacted comment
Hottest comment thread
14 Comment authors
ZorD KnightatmaFranklin JeffersonLoliconRendy Ardiansyah Recent comment authors
  Ikuti  
terbaru terlama top voting
Notify of
Mizuhashi Kazuma
Guest
Mizuhashi Kazuma

w8 is that aria or not? ane bingung :V

niznet
Guest

yg ini perlu ditanyakan nih wkwkwk

Defri Tatarwan
Guest
Defri Tatarwan

ntap min…..kalau bisa cepat lanjutkan min :v

niznet
Guest

Pengen lebih cepat? Baca pengumaman baru-baru ini diposting.

https://www.facebook.com/lfnovels/posts/2268856096721072

Defri Tatarwan
Guest
Defri Tatarwan

sip min :v

niznet
Guest

ea :v

Maulud
Guest
Maulud

Mantap min..
Thanks

niznet
Guest

Terimakasih Kembali 🙂

Mugiwara No Irham-kun
Guest
Mugiwara No Irham-kun

min kayaknya ada masalah nih……..
tombol next nya nggak ada,,,, jadi mohon diperbaiki secepatnya ya…..

niznet
Guest

la chapter selanjutnya (176) emang belum di terjemahkan gan 🙁

Aldo Rolland
Guest
Aldo Rolland

njirr mantap cuk

Aldo Rolland
Guest
Aldo Rolland

min ayo min lanjut min!!

Lolicon
Guest
Lolicon

Yoyoyoyo njut njut makasih lo wkwkekeke, ulangan sampe kamis entah gua bisa pa ngk dan ini juga lagi intensif belajar TL biar lebih bagus

-Devine

Gab-Chan
Guest
Gab-Chan

MAKASIH min. Lanjutkan kerja keras mu <3

VinS Arie
Guest
VinS Arie

Yg koment pada pecinta NTR~

Feriansyah
Guest
Feriansyah

Mantap, Udah lama nyari ni novl, akhirnya dpat juga, btw makasih atas kerja kerasnya min, ttap smngat..

Rendy Ardiansyah
Guest
Rendy Ardiansyah

ありがとう ございます

Lolicon
Guest
Lolicon

コメントありがとう

Franklin Jefferson
Guest
Franklin Jefferson

semangat , nunggu wazu lawan sang dewa kegelapan

atma
Guest
atma

kok jadi rumit gini yak

ZorD Knight
Guest
ZorD Knight

Bunuh Aria bunuh Aria bunuh Aria bunuh Aria bunuh Aria bunuh Aria bunuh Aria bunuh Aria