Sono Mono Nochi ni Chapter 178

Dibaca 1854 orang
Font Size :
Table of Content

Kami Resmi Tutup! Baca Selengkapnya di postingan FacebookPengumuman Terakhir

Sono Mono Nochi ni Bahasa Indonesia

Sponsor Chapter: Muhamad Iqbal

Penerjemah: Devine
Penyunting: niznet
Korektor: niznet

Ada pengumuman terkait Sono Mono dan Sistem Donasi atau Sponsor ramai-ramai: Pemberitahuan Sistem Donasi


Chapter 178 – Perbincangan kami dengan seseorang

「 Untuk sekarang izinkan aku mengucapkan selamat padamu!! akhirnya kau sampai juga di Ibukota Kekaisaran! Aku sangat ingin bertemu denganmu!」(?)

Seorang laki-laki berbaju hitam menepuk tangannya di depan kami, Aku segera memukulnya.

 

Namun pukulanku berhenti 1cm di depannya. Aku tidak bisa melanjutkannya.

 

「 Hahaha, percuma!! Kau tidak akan bisa menyakitiku!! 」(?)

 

「 Guh… Kenapa aku nggak bisa memukulnya?」(Wazu)

 

Aku menggertakkan gigiku sambil mengumpulkan seluruh kekuatanku tapi tinjuku masih tidak bisa mendekat sama sekali. Lelaki itu melihatku dan lanjut berbicara tanpa mengubah senyumannya.

 

「 Karena ruangan ini sudah dipasang “Penghalang anti serangan”.」

 

… Penghalang anti serangan? Aku melompat ke belakang dan kembali ke tempat para gadis. Saat aku melihat apa yang mereka lakukan, Naminissa, Narelina dan Haosui yang pernah bertemu dengan dia memberi tatapan marah sedangkan Sarona, Tata, Kagane dan Mao kebingungan seakan bertanya-tanya ‘Siapa dia?’. Haosui yang paling terpengaruh jadi aku berusaha menyadarkannya. Meru juga menatapnya sambil menggeram.

 

Setelah aku menjelaskan pada gadis-gadis apa yang terjadi, aku bertanya pada Naminissa

 

「 Naminissa apa kau tau ‘Penghalang anti serangan’?」(Wazu)

 

「 Penghalang anti serangan? Kalau aku tidak salah, itu sebuah Penghalang yang akan meniadakan semua serangan, itu juga berpengaruh pada orang lain jadi biasanya ini digunakan untuk pembicaraan antar negara… Kamu butuh alat sihir untuk bisa membuatnya… 」(Naminissa)

 

Tidak peduli dimanapun aku melihat, aku tidak bisa menemukan sesuatu seperti alat sihir. Jadi itu artinya dia merapalkan sendiri tanpa alat?… Aku berbalik memandang lelaki itu namun dia selalu tersenyum sambil mengangkat dagunya seolah-olah meremehkan kami.

 

「 Hahaha, itu benar, sejujurnya itu hampir benar! Ini ‘Penghalang anti serangan’ membuat ‘orang’ tidak mungkin bisa melukai ‘orang’ lain selama kau masih jadi ‘orang’ kau tidak akan terluka.」(?)

Dia menjelaskan pada kami… apa orang ini bodoh? Dia memberitahu kami yang jelas jelas musuhnya… tapi kenapa dia terlalu menekan kata ‘orang’?

 

「 Eh? kau masih belum mengerti? Itu artinya selama kau itu masih menjadi ‘orang’ kau tidak pernah bisa melukaiku. Selama kau masih menjadi ‘orang’ lho.」(?)

 

Si bangsat ini… aku sekarang mengerti apa yang dia katakan. Dengan kata lain, selama ras-mu masih ditulis ‘Manusia’ kau tidak akan bisa melakukan apapun. Itu artinya orang ini tau pendewaanku… apa dia pernah melihatku bertarung di suatu tempat?

 

Selama dia masih dalam jangkauanku, jadi tak masalah. Kalau langsung kubunuh, sama saja dia tidak mengetahui pendewaanku. Aku harus bersiap-siap mengaktifkan pendewaanku kalau sudah tepat saatnya.

 

「 Jangan terlalu waspada begitu. Waktu itu aku tidak punya banyak waktu jadi sekarang aku ingin berbicara dengan santai denganmu.」(?)

 

「 Aku tidak punya alasan buat berbicara denganmu. Jika kau masih punya bola-bola itu berikan padaku. Akan kuhancurkan semuanya. 」(Wazu)

 

「 Itu akan jadi masalah… atau yang ingin kukatakan aku hanya punya satu bola merah dan satu bola hitam yang tersisa… apa yang harus kulakukan ya~?」(?)

 

Si bangsat ini… itu dia… aku akan menggunakan pendewaan dan membuatnya tak berdaya…

 

「 Jangan terlalu terburu-buru begitu!!」

Lelaki itu meletakkan tangannya di depan untuk menghentikanku. Kupikir dia menyadari pergerakanku itu rasanya sangat menjengkelkan.

 

「 Kau masih punya urusan dengan ‘dirinya’, kan」(?)

 

Lelaki itu menjentikkan tangannya dan dari belakan muncul seorang wanita.

 

「 Aria!!」(Naminissa)

 

Naminissa menaikkan suaranya dan ingin berusaha berlari ke arahnya tapi…

「… Dia bukan Aria. Dia itu penyamar yang tadi kita temui .」(Wazu)

Aku menolaknya dengan tenang. Mungkin karena suaraku terasa tenang, Naminissa menghentikan kakinya lalu kupegang lengannya dan menariknya ke belakangku.

 

「 Ehh… Kau sudah tau… itu mengejutkan!! Tanpa diberitahu olehku, pahlawan atau orang lain…apa ini kekuatan cinta?」(?)

 

Kuharap begitu…

 

Aria palsu terseyum tipis dan menjawab pertanyaan lelaki itu.

「 Yah. Aku juga terkejut… tidak diduga-duga」(Aria Palsu)

 

Aku tidak bisa mendengar kata-kata terakhirnya namun Aria palsu mulai menyandarkan dirinya ke lelaki itu.

 

「… Apa kau cuma ingin mengatakan itu?」 (Wazu)

 

「 Tidak, tidak, bukankah aku sudah bilang dari awal. Aku hanya ingin bertemu denganmu! Aku ingin berbincang denganmu tanpa diganggu. Aku juga punya hal yang harus dikerjakan sehingga aku tidak terlalu punya banyak waktu jadi aku menunggumu disini. Itulah mengapa saat kau masuk ibukota, Aku memberitahu informasi kalau Aria palsu ada disini. Kupikir yang pertama kali kau lakukan bertanya ke Guild petualang. Tapi selagi aku menginvestigasi, sesuatu yang mengejutkan terjadi! Siapa yang mengira kau mengenal party pahlawan Wanita Suci Aria!! Ah, jangan khawatir, aku punya hadiah untukmu!!」(?)

 

Aku tidak tau dari cara bicaranya atau dari keberadaan dirinya memberiku perasaan tidak nyaman… seakan-akan dia adalah orang yang tidak ingin kukenal… atau terlibat dengannya…

 

「… Dan, apa yang ingin kau bicarakan padaku?」(Wazu)

 

「 Sebelum itu aku ingin memperkenalkan diriku. Aku akan berbicara bagian yang penting sesudahnya… Are? Atau tidak? Yah, siapa peduli! Senang berkenalan dengan kalian… atau lebih tepatnya sudah lama ya? Siapa Peduli juga! Namaku Shiro. Asal usul namaku karena rambutku.」(Shiro)

 

Seperti yang dia katakan, lelaki itu memanggil dirinya Shiro menyingkap tudungnya lalu  munculah rambut berwarna putih bagaikan salju dengan warna hitam diujungnya dan wajahnya terlihat seperti anak kecil yang lugu.

「 Ah, kau tidak usah memperkenalkan dirimu, aku sudah tau tentangmu… bukan berarti kami itu aneh jadi sekarang aku akan memanggilmu Wazu-kun!! Lagipula kita itu kembar lo, Wazu-kun!! 」(Shiro)

A-APAAAAAA!!

 

「 Hanya bercanda! 」

 

Aku ingin memukul si bangsat ini dengan keras. Baru saja aku ingin bertanya pada orang tuaku.

 

「 dan?! Apa aku mengejutkanmu?! Apa aku menakutimu?!」(Shiro)

 

Tanya Shiro, merasakan kekagetanku.

 

「 Ah itu tadi sangat menyenangkan. sekarang kita masuk ke pembicaraan serius… Wazu-kun dan aku itu adalah ‘Makhluk Imitasi’.」

‘Makhkuk Imitasi’?

tags: baca novel Sono Mono Nochi ni Bahasa Indonesia, web novel Sono Mono Nochi ni Bahasa Indonesia, light novel Sono Mono Nochi ni Bahasa Indonesia, novel Sono Mono Nochi ni Bahasa Indonesia, baca Sono Mono Nochi ni Bahasa Indonesia 178, Sono Mono Nochi ni Bahasa Indonesia 178 manga, Sono Mono Nochi ni Bahasa Indonesia 178 online, Sono Mono Nochi ni Bahasa Indonesia 178 bab, Sono Mono Nochi ni Bahasa Indonesia 178 chapter, Sono Mono Nochi ni Bahasa Indonesia 178 high quality, Sono Mono Nochi ni Bahasa Indonesia 178 manga scan, ,
Table of Content

20
Leave a Reply

11 Comment threads
9 Thread replies
0 Followers
 
Most reacted comment
Hottest comment thread
9 Comment authors
  Subscribe  
newest oldest most voted
Notify of
VinS Arie

Uyy

Dawoed Ally

Gas min

Lolicon

Maaf minggu ini kayaknya gk bisa update, klo pengen tau kenapa karena K13, sekarang remidinya per KD, jadi ya saya lagi ngerjain tugas untuk remed. Klo ditotal sih aslinya nilai gua gk ada yang remidi tapi ya gara gara itu remed
Sorry~

-Devine

Muhammad Jiddan

Aku kira aria sama wazu, taunya dia tetep sama pahlawan ya

Otongs

Bang numpang nanya, ini udah masuk Arc apa bang?

Lolicon

Arc Aria

Otongs

bang kira2 arcnya sampe chapt brapa?

Lolicon

190 an selesai gua juga blum selesai baca Remid ini membunuhku, karena ane remed ke guru killer

Otongs

kayaknya lama lagi, soalnya di chap 197 wazu lawan si hero. cekikikan ane bacanya walau pun b.ing ngertiin aja lah:’v

Otongs

derita anak sekolahan:’v untung saya udah kerja:’v

Otongs

sudah kuduga pasti arc Aria -_- f**k lah denger namanya aja dah bikin males -_-

Manga-kun

Lanjut min

Otongs

kok kepala rada2 panas ya bacanya

Mizuhashi Kazuma

i am need a next :V

Otongs

semangat bang admin, gk sabar ama chap 197nya we doain ujiannya lancar biar cepet updet:’v

Lolicon

Kuy lah tugas gua tinggal 1 doang, besok juga kayaknya pulang pagi bakal gua tl nanti.
Note : No Spoiler yak klo spoiler nanti gua tambahin

– Devine

Otongs

iya bang, cepet2 TL bang dah gk sabar, smoga lancar jaya tugasnya:’v

Otongs

Jujur ane sedikit kecewa, ane justru berharap nih novel ceritanya panjang. Tapi apa daya ceritanya cma nyampe chapter 213-_-
Semoga Novelis bikin cerita anothernya amiin.

yu hev bin granted to becom moderator of dis site.

Maulud

Thanks min..
Next