Life of Novels

Baca Light Novel dan Web Novel Bahasa Indonesia | Web Novel and Light Novel Translation

Jika kamu membaca ini, maka kamu tidak membaca dari sumber asli. Jika kamu ingin membaca chapter ini tanpa halangan, tolong untuk membaca di https://lfnovels.com/sono-mono-179/

Sono Mono Nochi ni Bahasa Indonesia

Sponsor Chapter: Fidhya Fachrezy

Penerjemah: Devine
Penyunting: DarkSoul
Korektor: –

Jika kamu melihat ini, kamu membaca chapter ini pada salah satu situs maling konten. Chapter ini di rilis dan diterjemahkan oleh LFNovels: https://lfnovels.com/sono-mono-179/ dan hanya Pencipta Konten yang memiliki hak untuk memutuskan di mana chapter miliknya dapat diposting. Jika kamu ternyata membaca ini di situs sumber, kamu mungkin menggunakan Mode Pembaca Firefox. Disarankan untuk mematikannya saat membaca di situs kami, karena fungsinya sama seperti bot penyalin konten, dan memicu munculnya pesan ini. Harap hubungi kami lewat [email protected] jika masalah tersebut terjadi dengan peramban atau mode pembaca lain.

Ada pengumuman terkait Sono Mono dan Sistem Donasi atau Sponsor bareng-bareng: Pemberitahuan Sistem Donasi


Chapter 179 – Jika kau mau datang, beritahu kami dulu

Hey kalian!! Lebih baik berusaha sendiri daripada memakai hasil kerja keras orang lain. From Zero To Hero!!! Bacalah di https://lfnovels.com/sono-mono-179/!!!

「 Apa maksudmu ‘Makhluk Imitasi’?」(Wazu)

azab pencuri konten tanpa ijin, mati keselek beras plastik, dikubur di tanah sengketa. Jadi buat pembaca bacalah di https://lfnovels.com/sono-mono-179/!!!

Aku tanya Shiro yang duduk di meja, selagi berhadapan dengannya, senyum tanpa dosanya semakin lebar dan dengan senang hati menjawabku.

Jika kamu melihat ini, kamu membaca chapter ini pada salah satu situs maling konten. Untuk mendukung Pembuat Konten yang bertanggung jawab untuk membawakan bab ini kepada kamu, silakan baca di situs sumber. https://lfnovels.com/sono-mono-179/

「 Iya iya aku akan jelasin, itulah kenapa aku menunggumu disini. Tapi sebelum itu, biarkan dia memperkenalkan diri pada kalian.」 (Shiro)

Buah semangka buah kedondong
Belinya kemarin di pasar pagi
Situs ini situs tukang colong Jangan baca disini, baca aja di situs kami: https://lfnovels.com/sono-mono-179/

Disuruh Shiro, Aria palsu yang sedang bersandar, berdiri, menatapku, berjalan ke depan saat dia berdiri di belakang Shiro, tubuhnya terbungkus cahaya hitam.

Mau tetap novel ini lanjut kami terjemahkan? maka bacalah di sumber aslinya yaitu: https://lfnovels.com/sono-mono-179/

Mataku silau terkena cahayanya, tetapi setelah penglihatanku kembali, aku melihat Shiro masih duduk diatas meja namun Aria Palsu yang harusnya ada di dekatnya sekarang hilang. Digantikan seorang wanita berambut hitam pekat layaknya tinta yang terurai sampai lantai serta cantik parasnya, namun lewat matanya aku merasakan kekejaman tanpa emosi. Lekuk tubuhnya yang seksi ditutupi oleh gaun hitam. Dari dirinya aku nggak merasakan aura seorang ‘manusia’, menurutku, auranya hampir seperti Dewi

Para pembaca setia LF Novels. Kalo kamu menemukan situs yg Nyolong hasil kerja keras kami, laporkan segera pada kami, agar kami bisa membuat pernyataan resmi untuk situs kang nyolong tersebut. Bisa lewat email: [email protected] atau WA: 085748190989 atau di Fanspage Kehidupan Novel.
Baca chapternya di: https://lfnovels.com/sono-mono-179/
Dgn hastag
#Nyolong kok bangga,
#Dasar lemah, dasar sampah payah

Wanita itu dengan elegan membungkuk pada kami

Jika kamu membaca ini, maka kamu tidak membaca dari sumber asli. Jika kamu ingin membaca chapter ini tanpa halangan, tolong untuk membaca di https://lfnovels.com/sono-mono-179/

「 Senang bertemu kalian dengan wujud ini… aku adalah salah satu pilar dan namaku Dewi Kegelapan.」(Dewi Kegelapan)

Jika kamu melihat ini, kamu membaca chapter ini pada salah satu situs maling konten. Chapter ini di rilis dan diterjemahkan oleh LFNovels: https://lfnovels.com/sono-mono-179/ dan hanya Pencipta Konten yang memiliki hak untuk memutuskan di mana chapter miliknya dapat diposting. Jika kamu ternyata membaca ini di situs sumber, kamu mungkin menggunakan Mode Pembaca Firefox. Disarankan untuk mematikannya saat membaca di situs kami, karena fungsinya sama seperti bot penyalin konten, dan memicu munculnya pesan ini. Harap hubungi kami lewat [email protected] jika masalah tersebut terjadi dengan peramban atau mode pembaca lain.

Editor N : Darkness? Kenapa gk DarkSoul aja, huft

Hey kalian!! Lebih baik berusaha sendiri daripada memakai hasil kerja keras orang lain. From Zero To Hero!!! Bacalah di https://lfnovels.com/sono-mono-179/!!!

Dewi Kegelapan… itulah kenapa auranya terasa mirip seperti Dewi-Dewi. Aku baik-baik saja saat merasakan auranya tapi ketika aku berbalik para gadis dibelakangku sedang menggigit lidah mereka seolah-olah sedang menahan sesuatu dan kelihatannya mereka juga tidak bisa menggerakkan tubuhnya. Mereka tampak gemetar. Mereka pasti ketakutan pada Dewi Kegelapan yang tidak mereka kenal. Untuk saat ini, coba pastikan kebenarannya selagi aku merasa lega melihat mereka baik-baik saja.

azab pencuri konten tanpa ijin, mati keselek beras plastik, dikubur di tanah sengketa. Jadi buat pembaca bacalah di https://lfnovels.com/sono-mono-179/!!!

… Hanya aku satu-satunya yang bisa bergerak sekarang jadi aku harus melindungi mereka…

Jika kamu melihat ini, kamu membaca chapter ini pada salah satu situs maling konten. Untuk mendukung Pembuat Konten yang bertanggung jawab untuk membawakan bab ini kepada kamu, silakan baca di situs sumber. https://lfnovels.com/sono-mono-179/

Aku melangkah ke depan para gadis untuk melindungi mereka dan kembali menoleh melihat Shiro serta Dewi Kegelapan

Buah semangka buah kedondong
Belinya kemarin di pasar pagi
Situs ini situs tukang colong Jangan baca disini, baca aja di situs kami: https://lfnovels.com/sono-mono-179/

「… Aku mengerti dari auramu kamu pasti sangat perkasa… yang artinya kamu sama seperti Dewi-Dewi lainnya, be… nar… kan… eh? 」

Mau tetap novel ini lanjut kami terjemahkan? maka bacalah di sumber aslinya yaitu: https://lfnovels.com/sono-mono-179/

Tatkala aku berkata kalau dia sama seperti Dewi-Dewi lainnya, Dewi Kegelapan menundukkan kepalanya dan mulai gemetaran seolah menahan sesuatu. Dan entah kenapa, dari Dewi Kegelapan aura hitam mulai muncul … aku tidak tau kenapa dia jadi begini dan apa yang harus kulakukan, aku memalingkan wajahku ke arah Shiro, merasakan tatapanku, Shiro membuat wajah panik dan memberiku senyum pasrah.

Para pembaca setia LF Novels. Kalo kamu menemukan situs yg Nyolong hasil kerja keras kami, laporkan segera pada kami, agar kami bisa membuat pernyataan resmi untuk situs kang nyolong tersebut. Bisa lewat email: [email protected] atau WA: 085748190989 atau di Fanspage Kehidupan Novel.
Baca chapternya di: https://lfnovels.com/sono-mono-179/
Dgn hastag
#Nyolong kok bangga,
#Dasar lemah, dasar sampah payah

*krakk!*

Jika kamu membaca ini, maka kamu tidak membaca dari sumber asli. Jika kamu ingin membaca chapter ini tanpa halangan, tolong untuk membaca di https://lfnovels.com/sono-mono-179/

… Eh? Baru saja, aku mendengar sesuatu yang pecah…

Jika kamu melihat ini, kamu membaca chapter ini pada salah satu situs maling konten. Chapter ini di rilis dan diterjemahkan oleh LFNovels: https://lfnovels.com/sono-mono-179/ dan hanya Pencipta Konten yang memiliki hak untuk memutuskan di mana chapter miliknya dapat diposting. Jika kamu ternyata membaca ini di situs sumber, kamu mungkin menggunakan Mode Pembaca Firefox. Disarankan untuk mematikannya saat membaca di situs kami, karena fungsinya sama seperti bot penyalin konten, dan memicu munculnya pesan ini. Harap hubungi kami lewat [email protected] jika masalah tersebut terjadi dengan peramban atau mode pembaca lain.

「 Bangsat!! Jangan bandingan aku dengan bocah-bocah itu!!」(Dewi Kegelapan)

Hey kalian!! Lebih baik berusaha sendiri daripada memakai hasil kerja keras orang lain. From Zero To Hero!!! Bacalah di https://lfnovels.com/sono-mono-179/!!!

Teriakan Dewi Kegelapan bergema, Wajahnya yang diselimuti amarah dan ekspresi mengerikannya, aku mengerti sekarang….

azab pencuri konten tanpa ijin, mati keselek beras plastik, dikubur di tanah sengketa. Jadi buat pembaca bacalah di https://lfnovels.com/sono-mono-179/!!!

Ah, aku menginjak ranjau…

Jika kamu melihat ini, kamu membaca chapter ini pada salah satu situs maling konten. Untuk mendukung Pembuat Konten yang bertanggung jawab untuk membawakan bab ini kepada kamu, silakan baca di situs sumber. https://lfnovels.com/sono-mono-179/

「 Dewi Cahaya bukanlah apa apa melainkan mahluk serakah namun dia punya agamanya sendiri! Dewi Bumi berakting keibu-ibuan tapi dia sebenarnya cuma masokis ekstrim!! Dewi Perang mengaku mengatur segala peperangan tapi dia sendiri nggak bisa bertarung!! Dewi laut hatinya seluas laut? Ha! realitanya hanya seluas kolam kecil! Dewi langit mempunyai kekuatan paling besar tapi nggak bisa menggerakkan 1 jari pun!! Jangan berkata kalau aku sama dengan para bocah-bocah itu!! Dari awal, kami lahir berbeda waktu dan aku hidup lebih lama dari mereka.」

Buah semangka buah kedondong
Belinya kemarin di pasar pagi
Situs ini situs tukang colong Jangan baca disini, baca aja di situs kami: https://lfnovels.com/sono-mono-179/

Ehhh… aku tidak bilang begitu. Selain itu, Dewi itu ternyata Dewi Cahaya… dan juga ada Dewi langit yang belum pernah kutemui sebelumnya…Membuatmu semarah ini, Seberapa besar kau benci mereka…?

Mau tetap novel ini lanjut kami terjemahkan? maka bacalah di sumber aslinya yaitu: https://lfnovels.com/sono-mono-179/

Selagi aku kebingungan karena perubahan Dewi Kegelapan, dari saku dadaku kartu petualangku tiba-tiba terbang dan mulai memancarkan cahaya.

Para pembaca setia LF Novels. Kalo kamu menemukan situs yg Nyolong hasil kerja keras kami, laporkan segera pada kami, agar kami bisa membuat pernyataan resmi untuk situs kang nyolong tersebut. Bisa lewat email: [email protected] atau WA: 085748190989 atau di Fanspage Kehidupan Novel.
Baca chapternya di: https://lfnovels.com/sono-mono-179/
Dgn hastag
#Nyolong kok bangga,
#Dasar lemah, dasar sampah payah

*Kaaaaaa!*

Jika kamu membaca ini, maka kamu tidak membaca dari sumber asli. Jika kamu ingin membaca chapter ini tanpa halangan, tolong untuk membaca di https://lfnovels.com/sono-mono-179/

Ruangan dimandikan cahaya hangat dan aku melihat Dewi berdiri di tengah-tengah udara sambil memegang kartu petualangku di sela-sela jarinya… tidak tunggu bentar, dia itu Dewi Cahaya. Aku berada di belakang Dewi Cahaya jadi aku tidak bisa melihat ekspresi wajahnya tapi aku bisa melihat kalau Dewi Kegelapan ekspresinya lebih gelap lagi… Sarona dkk sudah terlepas dari tekanan aura Dewi Kegelapan tapi dengan munculnya Dewi lain, mereka semakin lemas dan masih tidak bisa bergerak

Jika kamu melihat ini, kamu membaca chapter ini pada salah satu situs maling konten. Chapter ini di rilis dan diterjemahkan oleh LFNovels: https://lfnovels.com/sono-mono-179/ dan hanya Pencipta Konten yang memiliki hak untuk memutuskan di mana chapter miliknya dapat diposting. Jika kamu ternyata membaca ini di situs sumber, kamu mungkin menggunakan Mode Pembaca Firefox. Disarankan untuk mematikannya saat membaca di situs kami, karena fungsinya sama seperti bot penyalin konten, dan memicu munculnya pesan ini. Harap hubungi kami lewat [email protected] jika masalah tersebut terjadi dengan peramban atau mode pembaca lain.

「… Uhm… Dewi?」(Wazu)

Hey kalian!! Lebih baik berusaha sendiri daripada memakai hasil kerja keras orang lain. From Zero To Hero!!! Bacalah di https://lfnovels.com/sono-mono-179/!!!

Dengan suara lirih kupanggil dia dan Dewi Cahaya menoleh kearahku sambil memberiku senyuman terbaiknya kemudian mengembalikan kartu petualangku.

azab pencuri konten tanpa ijin, mati keselek beras plastik, dikubur di tanah sengketa. Jadi buat pembaca bacalah di https://lfnovels.com/sono-mono-179/!!!

「 Wazu-san… tunggu sebentar ya! Aku akan mengalahkan sampah itu yang cuma lahir beberapa tahun lebih cepat aja… setelah itu mari kita keluar.」(Dewi Cahaya)

Jika kamu melihat ini, kamu membaca chapter ini pada salah satu situs maling konten. Untuk mendukung Pembuat Konten yang bertanggung jawab untuk membawakan bab ini kepada kamu, silakan baca di situs sumber. https://lfnovels.com/sono-mono-179/

Setelah mengatakan itu, Dewi Cahaya kembali berpaling menghadap Dewi Kegelapan.

Buah semangka buah kedondong
Belinya kemarin di pasar pagi
Situs ini situs tukang colong Jangan baca disini, baca aja di situs kami: https://lfnovels.com/sono-mono-179/

「 Aku tadi diam-diam mendengarmu tapi kau masih tidak berubah, kan? NENEK-NENEK, apa kau sudah siap?」

Mau tetap novel ini lanjut kami terjemahkan? maka bacalah di sumber aslinya yaitu: https://lfnovels.com/sono-mono-179/

「 Kau datang disaat yang tepat! Kau bocah nakal!! Mari kita lihat apakah kau punya nyali!! 」

Para pembaca setia LF Novels. Kalo kamu menemukan situs yg Nyolong hasil kerja keras kami, laporkan segera pada kami, agar kami bisa membuat pernyataan resmi untuk situs kang nyolong tersebut. Bisa lewat email: [email protected] atau WA: 085748190989 atau di Fanspage Kehidupan Novel.
Baca chapternya di: https://lfnovels.com/sono-mono-179/
Dgn hastag
#Nyolong kok bangga,
#Dasar lemah, dasar sampah payah

Dewi Cahaya dan Dewi Kegelapan perlahan-lahan mulai mendekat.

Jika kamu membaca ini, maka kamu tidak membaca dari sumber asli. Jika kamu ingin membaca chapter ini tanpa halangan, tolong untuk membaca di https://lfnovels.com/sono-mono-179/

「 Ohh, ohh, ohh!!」
「 Ohh, ohh, ohh!!」

Jika kamu melihat ini, kamu membaca chapter ini pada salah satu situs maling konten. Chapter ini di rilis dan diterjemahkan oleh LFNovels: https://lfnovels.com/sono-mono-179/ dan hanya Pencipta Konten yang memiliki hak untuk memutuskan di mana chapter miliknya dapat diposting. Jika kamu ternyata membaca ini di situs sumber, kamu mungkin menggunakan Mode Pembaca Firefox. Disarankan untuk mematikannya saat membaca di situs kami, karena fungsinya sama seperti bot penyalin konten, dan memicu munculnya pesan ini. Harap hubungi kami lewat [email protected] jika masalah tersebut terjadi dengan peramban atau mode pembaca lain.

Dua dewi pilar mengernyitkan alisnya dan semakin dekat, dan bahkan ketika jarak mereka terbatas 1cm, mereka terus-terusan saling melotot.

Hey kalian!! Lebih baik berusaha sendiri daripada memakai hasil kerja keras orang lain. From Zero To Hero!!! Bacalah di https://lfnovels.com/sono-mono-179/!!!

「 Aku akan mengakhiri hidupmu disini, sekarang juga!!」

azab pencuri konten tanpa ijin, mati keselek beras plastik, dikubur di tanah sengketa. Jadi buat pembaca bacalah di https://lfnovels.com/sono-mono-179/!!!

「Cobalah!!」

Jika kamu melihat ini, kamu membaca chapter ini pada salah satu situs maling konten. Untuk mendukung Pembuat Konten yang bertanggung jawab untuk membawakan bab ini kepada kamu, silakan baca di situs sumber. https://lfnovels.com/sono-mono-179/

Kupikir mereka akan terus-terusan berkelahi seperti itu tetapi mereka mulai saling melancarkan pukulan tangan kanan kuat dan mereka berdua menghentikan serangan menggunakan tangan kiri malah jadi kontes saling menahan tinju.

Buah semangka buah kedondong
Belinya kemarin di pasar pagi
Situs ini situs tukang colong Jangan baca disini, baca aja di situs kami: https://lfnovels.com/sono-mono-179/

「 Fugigigigi…!!」 (Dewi Cahaya)
「 Fugugugugugu…!!」(Dewi Kegelapan)

Mau tetap novel ini lanjut kami terjemahkan? maka bacalah di sumber aslinya yaitu: https://lfnovels.com/sono-mono-179/

Melihat mereka bertarung dengan kekuatan yang setara membuatku berpikir sesuatu.

Para pembaca setia LF Novels. Kalo kamu menemukan situs yg Nyolong hasil kerja keras kami, laporkan segera pada kami, agar kami bisa membuat pernyataan resmi untuk situs kang nyolong tersebut. Bisa lewat email: [email protected] atau WA: 085748190989 atau di Fanspage Kehidupan Novel.
Baca chapternya di: https://lfnovels.com/sono-mono-179/
Dgn hastag
#Nyolong kok bangga,
#Dasar lemah, dasar sampah payah

Semenjak aku melihat pertarungan bodoh ini, aku khawatir… apakah dunia baik-baik saja dengan dewi-dewi kayak gini?

Jika kamu membaca ini, maka kamu tidak membaca dari sumber asli. Jika kamu ingin membaca chapter ini tanpa halangan, tolong untuk membaca di https://lfnovels.com/sono-mono-179/

Selagi berpikir aku bertatap mata dengan Shiro… Tidak ada gunanya kalau cuma melihat pertarungan antar dewi, jadi kulanjutkan perbincanganku dengan orang ini…

Jika kamu melihat ini, kamu membaca chapter ini pada salah satu situs maling konten. Chapter ini di rilis dan diterjemahkan oleh LFNovels: https://lfnovels.com/sono-mono-179/ dan hanya Pencipta Konten yang memiliki hak untuk memutuskan di mana chapter miliknya dapat diposting. Jika kamu ternyata membaca ini di situs sumber, kamu mungkin menggunakan Mode Pembaca Firefox. Disarankan untuk mematikannya saat membaca di situs kami, karena fungsinya sama seperti bot penyalin konten, dan memicu munculnya pesan ini. Harap hubungi kami lewat [email protected] jika masalah tersebut terjadi dengan peramban atau mode pembaca lain.

Masalah tentang ‘Makhluk imitasi’ sedikit menggangguku…





tags: baca Sono Mono Nochi ni Bahasa Indonesia Chapter 179, Sono Mono Nochi ni Bahasa Indonesia Chapter 179 manga, Sono Mono Nochi ni Bahasa Indonesia Chapter 179 online, Sono Mono Nochi ni Bahasa Indonesia Chapter 179 bab, Sono Mono Nochi ni Bahasa Indonesia Chapter 179 chapter, Sono Mono Nochi ni Bahasa Indonesia Chapter 179 high quality, Sono Mono Nochi ni Bahasa Indonesia Chapter 179 manga scan, ,

Fanspage Facebook Kehidupan Novel