Life of Novels

Baca Light Novel dan Web Novel Bahasa Indonesia | Web Novel and Light Novel Translation

Jika kamu membaca ini, maka kamu tidak membaca dari sumber asli. Jika kamu ingin membaca chapter ini tanpa halangan, tolong untuk membaca di https://lfnovels.com/sono-mono-182/

Sono Mono Nochi ni Bahasa Indonesia

Sponsor Chapter: Fidhya Fachrezy

Penerjemah: Devine
Penyunting: Darksouls
Korektor: –

Jika kamu melihat ini, kamu membaca chapter ini pada salah satu situs maling konten. Chapter ini di rilis dan diterjemahkan oleh LFNovels: https://lfnovels.com/sono-mono-182/ dan hanya Pencipta Konten yang memiliki hak untuk memutuskan di mana chapter miliknya dapat diposting. Jika kamu ternyata membaca ini di situs sumber, kamu mungkin menggunakan Mode Pembaca Firefox. Disarankan untuk mematikannya saat membaca di situs kami, karena fungsinya sama seperti bot penyalin konten, dan memicu munculnya pesan ini. Harap hubungi kami lewat [email protected] jika masalah tersebut terjadi dengan peramban atau mode pembaca lain.

Ada pengumuman terkait Sono Mono dan Sistem Donasi atau Sponsor bareng-bareng: Pemberitahuan Sistem Donasi


Chapter 182 – Pasangan yang didambakan sang Putri

Hey kalian!! Lebih baik berusaha sendiri daripada memakai hasil kerja keras orang lain. From Zero To Hero!!! Bacalah di https://lfnovels.com/sono-mono-182/!!!

Setelah mendengar situasinya, Putri Eris meminta kami membawanya keluar dari Ibukota. Kami saling menatap sambil menampakkan ekspresi ruwet. Kami juga saling bertanya menggunakan mata ‘Apa yang harus dilakukan’ dan ketika melihat kelakuan kami, Putri Eris berbicara dengan perasaan menyesal.

azab pencuri konten tanpa ijin, mati keselek beras plastik, dikubur di tanah sengketa. Jadi buat pembaca bacalah di https://lfnovels.com/sono-mono-182/!!!

“… Kalian kesusahan ya karena mendadak diminta melakukan itu, kan? Aku minta maaf.” (Putri Eris)

Jika kamu melihat ini, kamu membaca chapter ini pada salah satu situs maling konten. Untuk mendukung Pembuat Konten yang bertanggung jawab untuk membawakan bab ini kepada kamu, silakan baca di situs sumber. https://lfnovels.com/sono-mono-182/

Melihatnya menundukkan kepala dengan sopan, Para gadis dan Dewi Cahaya tampaknya punya sebuah ikatan karena sama-sama wanita, mereka menatapku dengan mata memohon seolah-olah bertanya ‘tak bisakah kau lakukan sesuatu untuknya?’ Hei, Dewi Caha-… Kenapa kau juga menatapku? Aku berbalik melihat Dewi Cahaya yang seakan-akan bilang ‘Kau ‘kan Dewi jadi lakukanlah sesuatu’ Kemudian Dewi Cahaya memutuskan kontak mata denganku dan ketika aku berpikir dia mulai bersiul tanpa suara, Dewi Cahaya menepuk telapak tangannya.

Buah semangka buah kedondong
Belinya kemarin di pasar pagi
Situs ini situs tukang colong Jangan baca disini, baca aja di situs kami: https://lfnovels.com/sono-mono-182/

“… Aku minta maaf Wazu-san… batas waktuku menggunakan wujud ini akan habis… aku merasa tidak enak meninggalkan kalian tapi kami para Dewi harus menghemat kekuatan untuk menghadapi kebangkitan Dewa Jahat jadi… Wazu, utusan para dewi… kita akan bertemu lagi…

Mau tetap novel ini lanjut kami terjemahkan? maka bacalah di sumber aslinya yaitu: https://lfnovels.com/sono-mono-182/

… aku menyerahkan masalah ini padamu!” (Dewi Cahaya)

Para pembaca setia LF Novels. Kalo kamu menemukan situs yg Nyolong hasil kerja keras kami, laporkan segera pada kami, agar kami bisa membuat pernyataan resmi untuk situs kang nyolong tersebut. Bisa lewat email: [email protected] atau WA: 085748190989 atau di Fanspage Kehidupan Novel.
Baca chapternya di: https://lfnovels.com/sono-mono-182/
Dgn hastag
#Nyolong kok bangga,
#Dasar lemah, dasar sampah payah

Dewi Cahaya Menghilang kembali ke kartu petualangku dengan tergesa-gesa setelah mengucapkan hal itu.

Jika kamu membaca ini, maka kamu tidak membaca dari sumber asli. Jika kamu ingin membaca chapter ini tanpa halangan, tolong untuk membaca di https://lfnovels.com/sono-mono-182/

Dia menuturkan alasan-alasan yang nggak jelas, dengan seenaknya menjadikanku utusannya, dan setelah mendesak semua masalahnya padaku dia kembali!! Guh… Dia mungkin Dewi Cahaya tetapi aku tidak tahu apa yang dia inginkan… Haa…

Jika kamu melihat ini, kamu membaca chapter ini pada salah satu situs maling konten. Chapter ini di rilis dan diterjemahkan oleh LFNovels: https://lfnovels.com/sono-mono-182/ dan hanya Pencipta Konten yang memiliki hak untuk memutuskan di mana chapter miliknya dapat diposting. Jika kamu ternyata membaca ini di situs sumber, kamu mungkin menggunakan Mode Pembaca Firefox. Disarankan untuk mematikannya saat membaca di situs kami, karena fungsinya sama seperti bot penyalin konten, dan memicu munculnya pesan ini. Harap hubungi kami lewat [email protected] jika masalah tersebut terjadi dengan peramban atau mode pembaca lain.

Menanggapi kata-kata Dewi Cahaya, mata Putri Eris berkilauan saat melihatku. Apa kau salah paham? Aku minta maaf, tolong jangan lihat aku dengan mata itu, itu menggangguku… aku tidak menganggap diriku seorang utusan para Dewi sedikit pun…

Hey kalian!! Lebih baik berusaha sendiri daripada memakai hasil kerja keras orang lain. From Zero To Hero!!! Bacalah di https://lfnovels.com/sono-mono-182/!!!

Aku menenangkan diri dan bertanya pada Putri Eris

azab pencuri konten tanpa ijin, mati keselek beras plastik, dikubur di tanah sengketa. Jadi buat pembaca bacalah di https://lfnovels.com/sono-mono-182/!!!

“Haa… jadi kenapa Putri Eris ingin pergi dari Ibukota? Jika aku gak tahu alasannya, aku juga nggak akan membantumu. Bisakah kau memberi tahu kami kenapa kau ingin pergi?” (Wazu)

Jika kamu melihat ini, kamu membaca chapter ini pada salah satu situs maling konten. Untuk mendukung Pembuat Konten yang bertanggung jawab untuk membawakan bab ini kepada kamu, silakan baca di situs sumber. https://lfnovels.com/sono-mono-182/

Sarona dkk mengangguk dan Putri Eris melakukannya juga seakan-akan dia sudah mengerti.

Buah semangka buah kedondong
Belinya kemarin di pasar pagi
Situs ini situs tukang colong Jangan baca disini, baca aja di situs kami: https://lfnovels.com/sono-mono-182/

“… Jika aku tetap di ibukota… aku akan dipaksa menikahi Hero-sama…” (Putri Eris)

Mau tetap novel ini lanjut kami terjemahkan? maka bacalah di sumber aslinya yaitu: https://lfnovels.com/sono-mono-182/

… Eh?

Para pembaca setia LF Novels. Kalo kamu menemukan situs yg Nyolong hasil kerja keras kami, laporkan segera pada kami, agar kami bisa membuat pernyataan resmi untuk situs kang nyolong tersebut. Bisa lewat email: [email protected] atau WA: 085748190989 atau di Fanspage Kehidupan Novel.
Baca chapternya di: https://lfnovels.com/sono-mono-182/
Dgn hastag
#Nyolong kok bangga,
#Dasar lemah, dasar sampah payah

“Aku tahu kalau Hero-sama sudah menikah dengan banyak wanita… tapi poligami diizinkan disini dan aku juga mengerti kalau Keluarga Kekaisaran ingin mempunyai hubungan yang lebih erat dengan Pahlawan, jadi sebagai tanda persahabatan Keluarga Kekaisaran memberikan seorang pengantin … Aku mengerti tapi aku tidak suka itu.” (Putri Eris)

Jika kamu membaca ini, maka kamu tidak membaca dari sumber asli. Jika kamu ingin membaca chapter ini tanpa halangan, tolong untuk membaca di https://lfnovels.com/sono-mono-182/

… Haa…

Jika kamu melihat ini, kamu membaca chapter ini pada salah satu situs maling konten. Chapter ini di rilis dan diterjemahkan oleh LFNovels: https://lfnovels.com/sono-mono-182/ dan hanya Pencipta Konten yang memiliki hak untuk memutuskan di mana chapter miliknya dapat diposting. Jika kamu ternyata membaca ini di situs sumber, kamu mungkin menggunakan Mode Pembaca Firefox. Disarankan untuk mematikannya saat membaca di situs kami, karena fungsinya sama seperti bot penyalin konten, dan memicu munculnya pesan ini. Harap hubungi kami lewat [email protected] jika masalah tersebut terjadi dengan peramban atau mode pembaca lain.

“ Bukan berarti aku benci Pahlawan. Tapi ketika Pahlawan mendengar kabar pernikahan kami, dia berubah menjadi terlalu akrab dan itu menjengkelkan, saat dia berbicara denganku aku merasa jijik, dan saat dia melihatku tatapannya sangat cabul sampai aku ingin muntah…” (Putri Eris)

Hey kalian!! Lebih baik berusaha sendiri daripada memakai hasil kerja keras orang lain. From Zero To Hero!!! Bacalah di https://lfnovels.com/sono-mono-182/!!!

… Bukankah gak apa-apa kalau kau bilang tidak mau menikah dengannya?

azab pencuri konten tanpa ijin, mati keselek beras plastik, dikubur di tanah sengketa. Jadi buat pembaca bacalah di https://lfnovels.com/sono-mono-182/!!!

“Tapi ayah kukuh dengan pernikahan ini dan terlebih lagi aku tidak bisa menolaknya semauku. Selain itu aku juga tidak bisa dengan sembarangan menolaknya demi kesejahteraan negara ini… Tetapi ada seseorang yang aku cintai. Aku ingin menikah dengannya. Aku mengerti niat ayah menikahkanku dengan Pahlawan adalah pilihan terbaik untuk negara ini, namun meski aku tau itu, aku masih ingin menikah dengan orang itu!!” (Putri Eris)

Jika kamu melihat ini, kamu membaca chapter ini pada salah satu situs maling konten. Untuk mendukung Pembuat Konten yang bertanggung jawab untuk membawakan bab ini kepada kamu, silakan baca di situs sumber. https://lfnovels.com/sono-mono-182/

… Fumu, fumu

Buah semangka buah kedondong
Belinya kemarin di pasar pagi
Situs ini situs tukang colong Jangan baca disini, baca aja di situs kami: https://lfnovels.com/sono-mono-182/

“Jadi begitu, aku beranggapan kalau orang yang Putri Eris ingin nikahi ada diluar Ibukota?”

Mau tetap novel ini lanjut kami terjemahkan? maka bacalah di sumber aslinya yaitu: https://lfnovels.com/sono-mono-182/

“Benar. Dia ada di kota pelabuhan dekat Ibu Kota Kekaisaran. Aku ingin meminta kalian untuk membawaku kesana tapi… Tidak masalah kok jika sampai diluar ibukota saja… bisakah kalian melakukannya?” (Putri Eris)

Para pembaca setia LF Novels. Kalo kamu menemukan situs yg Nyolong hasil kerja keras kami, laporkan segera pada kami, agar kami bisa membuat pernyataan resmi untuk situs kang nyolong tersebut. Bisa lewat email: [email protected] atau WA: 085748190989 atau di Fanspage Kehidupan Novel.
Baca chapternya di: https://lfnovels.com/sono-mono-182/
Dgn hastag
#Nyolong kok bangga,
#Dasar lemah, dasar sampah payah

Aku mengerti. Itulah kenapa dia pengen pergi dari Ibukota…dia punya kesempatan bagus saat ini … bisa kurasakan dari kegigihannya, ekspresi dan aura kebulatan atas pilihannya untuk menikahi seseorang meskipun dia harus membuang negaranya…Yah, sebagai seorang rakyat jelata aku ingin membantunya … Tetapi negara ini mungkin akan bermusuhan dengan orang itu…Mh? Oh ya, darimana aku mendengar perbincangan tentang Kota Pelabuhan dekat Ibukota…? Yah, gak masalah toh ini bukan sesuatu yang bisa kupilih sendirian.

Jika kamu membaca ini, maka kamu tidak membaca dari sumber asli. Jika kamu ingin membaca chapter ini tanpa halangan, tolong untuk membaca di https://lfnovels.com/sono-mono-182/

Aku sekali lagi berbalik pada Sarona dkk untuk mendiskusikannya

Jika kamu melihat ini, kamu membaca chapter ini pada salah satu situs maling konten. Chapter ini di rilis dan diterjemahkan oleh LFNovels: https://lfnovels.com/sono-mono-182/ dan hanya Pencipta Konten yang memiliki hak untuk memutuskan di mana chapter miliknya dapat diposting. Jika kamu ternyata membaca ini di situs sumber, kamu mungkin menggunakan Mode Pembaca Firefox. Disarankan untuk mematikannya saat membaca di situs kami, karena fungsinya sama seperti bot penyalin konten, dan memicu munculnya pesan ini. Harap hubungi kami lewat [email protected] jika masalah tersebut terjadi dengan peramban atau mode pembaca lain.

“Kita kurang lebih sudah mendengar situasinya, jadi menurut kalian?” (Wazu)

Hey kalian!! Lebih baik berusaha sendiri daripada memakai hasil kerja keras orang lain. From Zero To Hero!!! Bacalah di https://lfnovels.com/sono-mono-182/!!!

“ Aku ingin membantunya.” (Sarona)

azab pencuri konten tanpa ijin, mati keselek beras plastik, dikubur di tanah sengketa. Jadi buat pembaca bacalah di https://lfnovels.com/sono-mono-182/!!!

“Aku ikut membantunya. Pernikahan tanpa didasari keinginan para pengantinnya tidak bagus.” (Tata)

Jika kamu melihat ini, kamu membaca chapter ini pada salah satu situs maling konten. Untuk mendukung Pembuat Konten yang bertanggung jawab untuk membawakan bab ini kepada kamu, silakan baca di situs sumber. https://lfnovels.com/sono-mono-182/

“Sebagai mantan keluarga kerajaan, aku percaya kita harus membawanya ke kastil… Tetapi sebagai seorang Wanita kupikir dia harus pergi ke tempat orang yang ingin dia nikahi.” (Naminissa)

Buah semangka buah kedondong
Belinya kemarin di pasar pagi
Situs ini situs tukang colong Jangan baca disini, baca aja di situs kami: https://lfnovels.com/sono-mono-182/

“Pendapatku sama seperti Naminissa. Sebuah negara memang penting tapi jika harus mengorbankan seseorang kupikir salah.” (Narelina)

Mau tetap novel ini lanjut kami terjemahkan? maka bacalah di sumber aslinya yaitu: https://lfnovels.com/sono-mono-182/

“… Kita harus membawanya kesana.” (Haosui)

Para pembaca setia LF Novels. Kalo kamu menemukan situs yg Nyolong hasil kerja keras kami, laporkan segera pada kami, agar kami bisa membuat pernyataan resmi untuk situs kang nyolong tersebut. Bisa lewat email: [email protected] atau WA: 085748190989 atau di Fanspage Kehidupan Novel.
Baca chapternya di: https://lfnovels.com/sono-mono-182/
Dgn hastag
#Nyolong kok bangga,
#Dasar lemah, dasar sampah payah

“Menyerahkan tubuhmu demi negara mungkin terdengar mulia, tapi bisa melahirkan keturunan yang salah. Aku juga berpikir kalo kita harus membantunya pergi ke tempat orang yang dicintainya.” (Kagane)

Jika kamu membaca ini, maka kamu tidak membaca dari sumber asli. Jika kamu ingin membaca chapter ini tanpa halangan, tolong untuk membaca di https://lfnovels.com/sono-mono-182/

“Aku juga sependapat dengan yang lain. Pernikahan adalah sesuatu yang diinginkan kedua belah pihak. Aku gak akan mengakui sesuatu yang sepihak. Kita harus membawanya ke tempat orang yang dicintainya.” (Maorin)

Jika kamu melihat ini, kamu membaca chapter ini pada salah satu situs maling konten. Chapter ini di rilis dan diterjemahkan oleh LFNovels: https://lfnovels.com/sono-mono-182/ dan hanya Pencipta Konten yang memiliki hak untuk memutuskan di mana chapter miliknya dapat diposting. Jika kamu ternyata membaca ini di situs sumber, kamu mungkin menggunakan Mode Pembaca Firefox. Disarankan untuk mematikannya saat membaca di situs kami, karena fungsinya sama seperti bot penyalin konten, dan memicu munculnya pesan ini. Harap hubungi kami lewat [email protected] jika masalah tersebut terjadi dengan peramban atau mode pembaca lain.

Kayaknya semua orang ingin mewujudkan harapan Putri Eris. Yah aku juga ingin membantunya sih kalau aku bisa tapi, jika kami mengantarnya keluar seperti ini, kami bisa menambah musuh di luar negara… tunggu, bagaimana kalo kami bawa orang itu dari kota pelabuhan… Gak, dia tidak akan diperbolehkan masuk gerbang…

Hey kalian!! Lebih baik berusaha sendiri daripada memakai hasil kerja keras orang lain. From Zero To Hero!!! Bacalah di https://lfnovels.com/sono-mono-182/!!!

Sekarang kalo dipikir – pikir lagi, kami masih belum tahu orang seperti apa dia… Tidak akan terlambat untuk membuat keputusan setelah mendengar orang macan apa yang dicintai Putri Eris. Jika orang itu terlihat mencurigakan, maka lebih baik kami membawa Putri ke kastil …

azab pencuri konten tanpa ijin, mati keselek beras plastik, dikubur di tanah sengketa. Jadi buat pembaca bacalah di https://lfnovels.com/sono-mono-182/!!!

Terlalu lama kumenyadarinya jadi aku langsung bertanya pada Putri Eris.

Jika kamu melihat ini, kamu membaca chapter ini pada salah satu situs maling konten. Untuk mendukung Pembuat Konten yang bertanggung jawab untuk membawakan bab ini kepada kamu, silakan baca di situs sumber. https://lfnovels.com/sono-mono-182/

“Ngomong-ngomong, orang macam apa dia?”

Buah semangka buah kedondong
Belinya kemarin di pasar pagi
Situs ini situs tukang colong Jangan baca disini, baca aja di situs kami: https://lfnovels.com/sono-mono-182/

Putri Eris menutup matanya sambil mengingat-ingat seraya mengatakan kata-kata cinta.

Mau tetap novel ini lanjut kami terjemahkan? maka bacalah di sumber aslinya yaitu: https://lfnovels.com/sono-mono-182/

“Dia baru saja tinggal di Kota pelabuhan dan dan datang kesini untuk mengucapkan salam, Dia sepertinya putra teman lama ayah dan ketika bertemu dengannya aku jatuh cinta. Sikap dan penampilannya, suaranya serta cara berbicaranya, juga wajahnya yang molek … Dia sudah mencuri hatiku.” (Eris)

Para pembaca setia LF Novels. Kalo kamu menemukan situs yg Nyolong hasil kerja keras kami, laporkan segera pada kami, agar kami bisa membuat pernyataan resmi untuk situs kang nyolong tersebut. Bisa lewat email: i[email protected] atau WA: 085748190989 atau di Fanspage Kehidupan Novel.
Baca chapternya di: https://lfnovels.com/sono-mono-182/
Dgn hastag
#Nyolong kok bangga,
#Dasar lemah, dasar sampah payah

Pipi Putri Eris memerah dan ekspresinya tampak terpesona.

Jika kamu membaca ini, maka kamu tidak membaca dari sumber asli. Jika kamu ingin membaca chapter ini tanpa halangan, tolong untuk membaca di https://lfnovels.com/sono-mono-182/

“Aku mengukir dalam nama orang itu dihatiku… Ahh… Navirio-sama…” (Eris)

Jika kamu melihat ini, kamu membaca chapter ini pada salah satu situs maling konten. Chapter ini di rilis dan diterjemahkan oleh LFNovels: https://lfnovels.com/sono-mono-182/ dan hanya Pencipta Konten yang memiliki hak untuk memutuskan di mana chapter miliknya dapat diposting. Jika kamu ternyata membaca ini di situs sumber, kamu mungkin menggunakan Mode Pembaca Firefox. Disarankan untuk mematikannya saat membaca di situs kami, karena fungsinya sama seperti bot penyalin konten, dan memicu munculnya pesan ini. Harap hubungi kami lewat [email protected] jika masalah tersebut terjadi dengan peramban atau mode pembaca lain.

… Hmm?

Hey kalian!! Lebih baik berusaha sendiri daripada memakai hasil kerja keras orang lain. From Zero To Hero!!! Bacalah di https://lfnovels.com/sono-mono-182/!!!

“Navirio?” (Wazu)

azab pencuri konten tanpa ijin, mati keselek beras plastik, dikubur di tanah sengketa. Jadi buat pembaca bacalah di https://lfnovels.com/sono-mono-182/!!!

“Benar, Navirio-sama.” (Putri Eris)

Jika kamu melihat ini, kamu membaca chapter ini pada salah satu situs maling konten. Untuk mendukung Pembuat Konten yang bertanggung jawab untuk membawakan bab ini kepada kamu, silakan baca di situs sumber. https://lfnovels.com/sono-mono-182/

… Tunggu Bentar… jangan-jangan dia…

Buah semangka buah kedondong
Belinya kemarin di pasar pagi
Situs ini situs tukang colong Jangan baca disini, baca aja di situs kami: https://lfnovels.com/sono-mono-182/

“apa dia dari Keluarga Mabondo?”

Mau tetap novel ini lanjut kami terjemahkan? maka bacalah di sumber aslinya yaitu: https://lfnovels.com/sono-mono-182/

“Apa dia kenalanmu?” (Eris)

Para pembaca setia LF Novels. Kalo kamu menemukan situs yg Nyolong hasil kerja keras kami, laporkan segera pada kami, agar kami bisa membuat pernyataan resmi untuk situs kang nyolong tersebut. Bisa lewat email: [email protected] atau WA: 085748190989 atau di Fanspage Kehidupan Novel.
Baca chapternya di: https://lfnovels.com/sono-mono-182/
Dgn hastag
#Nyolong kok bangga,
#Dasar lemah, dasar sampah payah

Putri Eris mendadak condong ke depan sampai-sampai aku jatuh kebelakang karena kaget.

Jika kamu membaca ini, maka kamu tidak membaca dari sumber asli. Jika kamu ingin membaca chapter ini tanpa halangan, tolong untuk membaca di https://lfnovels.com/sono-mono-182/

Kenalkah aku dengannya … Ya… Kurasa aku ingin memegang kepalaku…





tags: baca Sono Mono Nochi ni Bahasa Indonesia Chapter 182, Sono Mono Nochi ni Bahasa Indonesia Chapter 182 manga, Sono Mono Nochi ni Bahasa Indonesia Chapter 182 online, Sono Mono Nochi ni Bahasa Indonesia Chapter 182 bab, Sono Mono Nochi ni Bahasa Indonesia Chapter 182 chapter, Sono Mono Nochi ni Bahasa Indonesia Chapter 182 high quality, Sono Mono Nochi ni Bahasa Indonesia Chapter 182 manga scan, ,

Fanspage Facebook Kehidupan Novel