Life of Novels

Baca Light Novel dan Web Novel Bahasa Indonesia | Web Novel and Light Novel Translation

Jika kamu membaca ini, maka kamu tidak membaca dari sumber asli. Jika kamu ingin membaca chapter ini tanpa halangan, tolong untuk membaca di https://lfnovels.com/sono-mono-184/

Sono Mono Nochi ni Bahasa Indonesia

Sponsor Chapter: Fidhya Fachrezy

Penerjemah: Devine
Penyunting: VinsAriez
Korektor: –

Jika kamu melihat ini, kamu membaca chapter ini pada salah satu situs maling konten. Chapter ini di rilis dan diterjemahkan oleh LFNovels: https://lfnovels.com/sono-mono-184/ dan hanya Pencipta Konten yang memiliki hak untuk memutuskan di mana chapter miliknya dapat diposting. Jika kamu ternyata membaca ini di situs sumber, kamu mungkin menggunakan Mode Pembaca Firefox. Disarankan untuk mematikannya saat membaca di situs kami, karena fungsinya sama seperti bot penyalin konten, dan memicu munculnya pesan ini. Harap hubungi kami lewat [email protected] jika masalah tersebut terjadi dengan peramban atau mode pembaca lain.

Ada pengumuman terkait Sono Mono dan Sistem Donasi atau Sponsor bareng-bareng: Pemberitahuan Sistem Donasi


Chapter 184 – Namanya…

Hey kalian!! Lebih baik berusaha sendiri daripada memakai hasil kerja keras orang lain. From Zero To Hero!!! Bacalah di https://lfnovels.com/sono-mono-184/!!!

Kami menculik Putri Eris… Bukan-bukan, ucapanku salah. Itu kedengaran kayak kami melakukan kejahatan… ini adalah sesuatu yang diinginkan Putri Eris sendiri, jadi ini pastinya bukan hal yang salah… ini tidak salah… ayo hentikan… aku tidak bisa berhenti khawatir tentang apa yang akan terjadi nanti… Yah walaupun kami punya Putri Eris yang akan menjelaskan situasinya menggantikan kami…

azab pencuri konten tanpa ijin, mati keselek beras plastik, dikubur di tanah sengketa. Jadi buat pembaca bacalah di https://lfnovels.com/sono-mono-184/!!!

Jadi kami mencul—.. Membawa Putri Eris ke Kota Pelabuhan.

Jika kamu melihat ini, kamu membaca chapter ini pada salah satu situs maling konten. Untuk mendukung Pembuat Konten yang bertanggung jawab untuk membawakan bab ini kepada kamu, silakan baca di situs sumber. https://lfnovels.com/sono-mono-184/

Aku meminta Tata dan Naminissa untuk membuat barrier di sekeliling Mansion, dan kami sekarang berdiskusi tentang apa yang harus dilakukan. Sarona dkk, sedang memikirkan cara supaya Ksatria dan para tentara membiarkan kami lewat, dan memberitahu Freud apa yang terjadi tadi.

Buah semangka buah kedondong
Belinya kemarin di pasar pagi
Situs ini situs tukang colong Jangan baca disini, baca aja di situs kami: https://lfnovels.com/sono-mono-184/

Dia dengan seksama, mendengar cerita kebangkitan Dewa Jahat tapi, disaat kuceritakan tentang membawa Putri Eris, ke Kota pelabuhan, Freud berkata ‘Fumu…’ dan mulai berpikir sesuatu. Saat kupikir apa yang terjadi, Freud berjalan ke jendela di dalam ruangan dengan penuh semangat dia membantingnya dengan keras, mengahancurkan kayu di dekat jendela dan membuat lubang.

Mau tetap novel ini lanjut kami terjemahkan? maka bacalah di sumber aslinya yaitu: https://lfnovels.com/sono-mono-184/

Apa yang orang ini lakukan sih…

Para pembaca setia LF Novels. Kalo kamu menemukan situs yg Nyolong hasil kerja keras kami, laporkan segera pada kami, agar kami bisa membuat pernyataan resmi untuk situs kang nyolong tersebut. Bisa lewat email: [email protected] atau WA: 085748190989 atau di Fanspage Kehidupan Novel.
Baca chapternya di: https://lfnovels.com/sono-mono-184/
Dgn hastag
#Nyolong kok bangga,
#Dasar lemah, dasar sampah payah

“Dengarkan!! Kalian para sampah yang kayak gembel diluar!! Orang yang didalam sini adalah, orang yang bisa membelah langit dan bumi, cepat bagaikan angin, tubuhnya kebal, dikelilingi wanita-wanita cantik, dicintai oleh para Dewi, dan sebagai Masterku! Namanya…!

Jika kamu membaca ini, maka kamu tidak membaca dari sumber asli. Jika kamu ingin membaca chapter ini tanpa halangan, tolong untuk membaca di https://lfnovels.com/sono-mono-184/

Aku bergegas ke Freud dan menariknya dari jendela, mendorongnya ke dinding sambil memegang kerah dan menatapnya.

Jika kamu melihat ini, kamu membaca chapter ini pada salah satu situs maling konten. Chapter ini di rilis dan diterjemahkan oleh LFNovels: https://lfnovels.com/sono-mono-184/ dan hanya Pencipta Konten yang memiliki hak untuk memutuskan di mana chapter miliknya dapat diposting. Jika kamu ternyata membaca ini di situs sumber, kamu mungkin menggunakan Mode Pembaca Firefox. Disarankan untuk mematikannya saat membaca di situs kami, karena fungsinya sama seperti bot penyalin konten, dan memicu munculnya pesan ini. Harap hubungi kami lewat [email protected] jika masalah tersebut terjadi dengan peramban atau mode pembaca lain.

“Apa yang kau lakukan!!” (Wazu)

Hey kalian!! Lebih baik berusaha sendiri daripada memakai hasil kerja keras orang lain. From Zero To Hero!!! Bacalah di https://lfnovels.com/sono-mono-184/!!!

Freud, seperti biasanya memiringkan kepala sambil tersenyum tenang.

azab pencuri konten tanpa ijin, mati keselek beras plastik, dikubur di tanah sengketa. Jadi buat pembaca bacalah di https://lfnovels.com/sono-mono-184/!!!

“Tidak, kupikir memberitahu namamu itu penting.” (Freud)

Jika kamu melihat ini, kamu membaca chapter ini pada salah satu situs maling konten. Untuk mendukung Pembuat Konten yang bertanggung jawab untuk membawakan bab ini kepada kamu, silakan baca di situs sumber. https://lfnovels.com/sono-mono-184/

“Tak usah!! Apa kau bodoh? Aku itu mau mencul-… Membawa Putri Eris bersama kita, jika kau kasih tau nama orang yang ingin melakukan itu, emang kau tau apa yang akan terjadi nanti?”

Buah semangka buah kedondong
Belinya kemarin di pasar pagi
Situs ini situs tukang colong Jangan baca disini, baca aja di situs kami: https://lfnovels.com/sono-mono-184/

“… Fumu… mereka akan gemetar ketakutan sama Wazu-sama dan menyerah?” (Freud)

Mau tetap novel ini lanjut kami terjemahkan? maka bacalah di sumber aslinya yaitu: https://lfnovels.com/sono-mono-184/

“Itu nggak bakal terjadi!!” (Wazu)

Para pembaca setia LF Novels. Kalo kamu menemukan situs yg Nyolong hasil kerja keras kami, laporkan segera pada kami, agar kami bisa membuat pernyataan resmi untuk situs kang nyolong tersebut. Bisa lewat email: [email protected] atau WA: 085748190989 atau di Fanspage Kehidupan Novel.
Baca chapternya di: https://lfnovels.com/sono-mono-184/
Dgn hastag
#Nyolong kok bangga,
#Dasar lemah, dasar sampah payah

Mengapa orang ini bertingkah sesuka hatinya kapan pun dia punya masalah denganku? Tapi ketika dia bersama Saroda dkk. dia bertingkah layaknya Kepala Pelayan! Kenapa kau nggak bisa kayak gitu juga saat denganku?! Liat Para Ksatria diluar mulai ricuh!! Berkat kau sekarang makin susah buat kabur!!

Jika kamu membaca ini, maka kamu tidak membaca dari sumber asli. Jika kamu ingin membaca chapter ini tanpa halangan, tolong untuk membaca di https://lfnovels.com/sono-mono-184/

“Aku mengerti… itu mungkin saja.” (Eris)

Jika kamu melihat ini, kamu membaca chapter ini pada salah satu situs maling konten. Chapter ini di rilis dan diterjemahkan oleh LFNovels: https://lfnovels.com/sono-mono-184/ dan hanya Pencipta Konten yang memiliki hak untuk memutuskan di mana chapter miliknya dapat diposting. Jika kamu ternyata membaca ini di situs sumber, kamu mungkin menggunakan Mode Pembaca Firefox. Disarankan untuk mematikannya saat membaca di situs kami, karena fungsinya sama seperti bot penyalin konten, dan memicu munculnya pesan ini. Harap hubungi kami lewat [email protected] jika masalah tersebut terjadi dengan peramban atau mode pembaca lain.

Sementara itu, Putri Eris sedang berpikir sambil memegang dagunya, aku mendengar dia bergumam sesuatu dan berbalik melihatku, kemudian menanyaiku.

Hey kalian!! Lebih baik berusaha sendiri daripada memakai hasil kerja keras orang lain. From Zero To Hero!!! Bacalah di https://lfnovels.com/sono-mono-184/!!!

“Aku ingin bertanya padamu.” (Eris)

azab pencuri konten tanpa ijin, mati keselek beras plastik, dikubur di tanah sengketa. Jadi buat pembaca bacalah di https://lfnovels.com/sono-mono-184/!!!

“Apa itu?” (Wazu)

Jika kamu melihat ini, kamu membaca chapter ini pada salah satu situs maling konten. Untuk mendukung Pembuat Konten yang bertanggung jawab untuk membawakan bab ini kepada kamu, silakan baca di situs sumber. https://lfnovels.com/sono-mono-184/

“Kau bilang, kau ingin bertemu Aria-sama, tapi hubungan macam apa yang kau punya dengannya?” (Eris)

Buah semangka buah kedondong
Belinya kemarin di pasar pagi
Situs ini situs tukang colong Jangan baca disini, baca aja di situs kami: https://lfnovels.com/sono-mono-184/

“Yah… kami teman masa kecil.” (Wazu)

Mau tetap novel ini lanjut kami terjemahkan? maka bacalah di sumber aslinya yaitu: https://lfnovels.com/sono-mono-184/

“… Aku mengerti.” (Eris)

Para pembaca setia LF Novels. Kalo kamu menemukan situs yg Nyolong hasil kerja keras kami, laporkan segera pada kami, agar kami bisa membuat pernyataan resmi untuk situs kang nyolong tersebut. Bisa lewat email: [email protected] atau WA: 085748190989 atau di Fanspage Kehidupan Novel.
Baca chapternya di: https://lfnovels.com/sono-mono-184/
Dgn hastag
#Nyolong kok bangga,
#Dasar lemah, dasar sampah payah

Dia menggangguk sembari menyimpulkan, kemudian Putri Eris mendekati jendela yang tadi dihancurkan oleh Freud.

Jika kamu membaca ini, maka kamu tidak membaca dari sumber asli. Jika kamu ingin membaca chapter ini tanpa halangan, tolong untuk membaca di https://lfnovels.com/sono-mono-184/

“Orang yang menculikku adalah Wazu dia punya rambut dan mata berwarna hitam…” (Eris)

Jika kamu melihat ini, kamu membaca chapter ini pada salah satu situs maling konten. Chapter ini di rilis dan diterjemahkan oleh LFNovels: https://lfnovels.com/sono-mono-184/ dan hanya Pencipta Konten yang memiliki hak untuk memutuskan di mana chapter miliknya dapat diposting. Jika kamu ternyata membaca ini di situs sumber, kamu mungkin menggunakan Mode Pembaca Firefox. Disarankan untuk mematikannya saat membaca di situs kami, karena fungsinya sama seperti bot penyalin konten, dan memicu munculnya pesan ini. Harap hubungi kami lewat [email protected] jika masalah tersebut terjadi dengan peramban atau mode pembaca lain.

“Tahan dia~~~!!” (Wazu)

Hey kalian!! Lebih baik berusaha sendiri daripada memakai hasil kerja keras orang lain. From Zero To Hero!!! Bacalah di https://lfnovels.com/sono-mono-184/!!!

Para gadis menangkap Putri Eris, disaat yang sama aku berteriak dan menariknya ke tengah ruangan. Aku nggak bisa menarik perempuan jadi aku minta Sarona dkk untuk melakukannya, aku senang mereka mengerti niatku.

azab pencuri konten tanpa ijin, mati keselek beras plastik, dikubur di tanah sengketa. Jadi buat pembaca bacalah di https://lfnovels.com/sono-mono-184/!!!

Aku melepas Freud dan pergi ke tempat Putri Eris. Freud berdiri di belakangku seolah-olah dia jadi kepala pelayanku.

Jika kamu melihat ini, kamu membaca chapter ini pada salah satu situs maling konten. Untuk mendukung Pembuat Konten yang bertanggung jawab untuk membawakan bab ini kepada kamu, silakan baca di situs sumber. https://lfnovels.com/sono-mono-184/

“… Kenapa? Kenapa kau memberitahu namaku? Bahkan Kau”(Wazu)

Buah semangka buah kedondong
Belinya kemarin di pasar pagi
Situs ini situs tukang colong Jangan baca disini, baca aja di situs kami: https://lfnovels.com/sono-mono-184/

Aku menahan amarahku dan bertanya pada Putru Eris.

Mau tetap novel ini lanjut kami terjemahkan? maka bacalah di sumber aslinya yaitu: https://lfnovels.com/sono-mono-184/

“Aku minta maaf tidak berdiskusi denganmu sebelumnya. Aku benar-benar minta maaf… Aku mengerti kemarahanmu, tapi aku punya niat yang jelas untuk melakukan ini.” (Eris)

Para pembaca setia LF Novels. Kalo kamu menemukan situs yg Nyolong hasil kerja keras kami, laporkan segera pada kami, agar kami bisa membuat pernyataan resmi untuk situs kang nyolong tersebut. Bisa lewat email: [email protected] atau WA: 085748190989 atau di Fanspage Kehidupan Novel.
Baca chapternya di: https://lfnovels.com/sono-mono-184/
Dgn hastag
#Nyolong kok bangga,
#Dasar lemah, dasar sampah payah

“niat?”(Wazu)

Jika kamu membaca ini, maka kamu tidak membaca dari sumber asli. Jika kamu ingin membaca chapter ini tanpa halangan, tolong untuk membaca di https://lfnovels.com/sono-mono-184/

“Meskipun kau membawaku ke Kota Pelabuhan, tidak ada jaminan kalau nanti Party Pahlawan bakal datang. Mereka mengutus Ordo Ksateia sekarang, tapi mungkin saja mereka bakal berhenti. Namun, jika penjahatnya itu orang yang dia kenal, kupikir kemungkinan kalau Aria-sama akan pergi meski sendirian akan naik jadi aku memberitahu mereka namamu.”

Jika kamu melihat ini, kamu membaca chapter ini pada salah satu situs maling konten. Chapter ini di rilis dan diterjemahkan oleh LFNovels: https://lfnovels.com/sono-mono-184/ dan hanya Pencipta Konten yang memiliki hak untuk memutuskan di mana chapter miliknya dapat diposting. Jika kamu ternyata membaca ini di situs sumber, kamu mungkin menggunakan Mode Pembaca Firefox. Disarankan untuk mematikannya saat membaca di situs kami, karena fungsinya sama seperti bot penyalin konten, dan memicu munculnya pesan ini. Harap hubungi kami lewat [email protected] jika masalah tersebut terjadi dengan peramban atau mode pembaca lain.

… Tentu Putri Eris ada benarnya… Kalau aku membawanya seperti ini… gak gak gak gak… tunggu… jika aku membuat Putri Eris dan Navirio bertemu kemudian membawanya ke kastil, dan menunggu disini, aku akan dengan mudah bertemu dengannya, bukan? Tetapi itu juga tidak pasti, jika demikian, hal terbaik yang dapat dilakukan adalah, dengan membawanya keluar…. haaa…

Hey kalian!! Lebih baik berusaha sendiri daripada memakai hasil kerja keras orang lain. From Zero To Hero!!! Bacalah di https://lfnovels.com/sono-mono-184/!!!

“Mengerti… Aku mengerti… tapi aku ingin Putri Eris nanti yang menjelaskan situasinya untuk menjamin keselamatanku!! Jika tidak, aku akan dikejar sampai keluar negara ini, dan itu akan menyusahkan para gadis.” (Wazu)

azab pencuri konten tanpa ijin, mati keselek beras plastik, dikubur di tanah sengketa. Jadi buat pembaca bacalah di https://lfnovels.com/sono-mono-184/!!!

“Jangan khawatir , aku akan bilang kalau ini adalah perintahku, jadi tenanglah. Disamping itu, kau ‘kan bakal jadi adikku di masa depan, jadi tidak ada alasan untuk meninggalkanmu!!” (Eris)

Jika kamu melihat ini, kamu membaca chapter ini pada salah satu situs maling konten. Untuk mendukung Pembuat Konten yang bertanggung jawab untuk membawakan bab ini kepada kamu, silakan baca di situs sumber. https://lfnovels.com/sono-mono-184/

Putri Eris yang terus-terusan mendesakku supaya percaya padanya menatapku dengan kuat. Aku nggak meragukanmu kalau kau tidak mau menjelaskan untukku, dan kalau boleh jujur, jika itu terjadi, Sarona dkk. mungkin akan menhancurkan negara ini karena kemarahan mereka, jadi mari kita sembunyikan itu di lubuk hatiku yang terdalam…

Buah semangka buah kedondong
Belinya kemarin di pasar pagi
Situs ini situs tukang colong Jangan baca disini, baca aja di situs kami: https://lfnovels.com/sono-mono-184/

“Lalu, apa kau udah memikirkan bagaimana cara kita keluar sekarang?” (Wazu)

Mau tetap novel ini lanjut kami terjemahkan? maka bacalah di sumber aslinya yaitu: https://lfnovels.com/sono-mono-184/

Ketika kutanyai, Putri Eris mengalihakan matanya dariku sambil berkeringat. Berikutnya aku menoleh pada Sarona dkk. tapi mereka sepertinya juga menunggu tanggapan Putri Eris. Eh?

Para pembaca setia LF Novels. Kalo kamu menemukan situs yg Nyolong hasil kerja keras kami, laporkan segera pada kami, agar kami bisa membuat pernyataan resmi untuk situs kang nyolong tersebut. Bisa lewat email: [email protected] atau WA: 085748190989 atau di Fanspage Kehidupan Novel.
Baca chapternya di: https://lfnovels.com/sono-mono-184/
Dgn hastag
#Nyolong kok bangga,
#Dasar lemah, dasar sampah payah

“””…”””

Jika kamu membaca ini, maka kamu tidak membaca dari sumber asli. Jika kamu ingin membaca chapter ini tanpa halangan, tolong untuk membaca di https://lfnovels.com/sono-mono-184/

Apa diam saja itu jawabanmu?

Jika kamu melihat ini, kamu membaca chapter ini pada salah satu situs maling konten. Chapter ini di rilis dan diterjemahkan oleh LFNovels: https://lfnovels.com/sono-mono-184/ dan hanya Pencipta Konten yang memiliki hak untuk memutuskan di mana chapter miliknya dapat diposting. Jika kamu ternyata membaca ini di situs sumber, kamu mungkin menggunakan Mode Pembaca Firefox. Disarankan untuk mematikannya saat membaca di situs kami, karena fungsinya sama seperti bot penyalin konten, dan memicu munculnya pesan ini. Harap hubungi kami lewat [email protected] jika masalah tersebut terjadi dengan peramban atau mode pembaca lain.

Dan saat aku stress tentang apa yang harus dilakukan, Naminissa dengan ragu-ragu mengangkat tangannya.

Hey kalian!! Lebih baik berusaha sendiri daripada memakai hasil kerja keras orang lain. From Zero To Hero!!! Bacalah di https://lfnovels.com/sono-mono-184/!!!

(Tl : Kayak editor yang stress gara gara ini tlor bego wkwkwkwk, ditanyaain malah ngegame mana lama lagi)

azab pencuri konten tanpa ijin, mati keselek beras plastik, dikubur di tanah sengketa. Jadi buat pembaca bacalah di https://lfnovels.com/sono-mono-184/!!!

(ED : kalau kalian pengen TLor jadi semangat dengan cara disogok pake pict² Loli karna dia Pedo akut. Dan tentu Gw tim Onee-san dan Milf ea😎)

Jika kamu melihat ini, kamu membaca chapter ini pada salah satu situs maling konten. Untuk mendukung Pembuat Konten yang bertanggung jawab untuk membawakan bab ini kepada kamu, silakan baca di situs sumber. https://lfnovels.com/sono-mono-184/

“Aku pikir menyakiti tentara akan buruk di masa depan… tapi, aku tidak bisa memikirkan apa yang harus dilakukan… aku tidak percaya kalau mereka akan membiarkan kita lewat, meski kita memberitahu apa yang sebenarnya terjadi…” (Naminissa)

Buah semangka buah kedondong
Belinya kemarin di pasar pagi
Situs ini situs tukang colong Jangan baca disini, baca aja di situs kami: https://lfnovels.com/sono-mono-184/

Aku juga berpikir begitu… Ksatria dan tentara sudah mengelilingi mansion tentu semuanya juga berpikir kalau aku itu pelakunya…

Mau tetap novel ini lanjut kami terjemahkan? maka bacalah di sumber aslinya yaitu: https://lfnovels.com/sono-mono-184/

“Wazu si Biang keladi!! Hilangkan barier ini dan serahkan Putri!!”

Para pembaca setia LF Novels. Kalo kamu menemukan situs yg Nyolong hasil kerja keras kami, laporkan segera pada kami, agar kami bisa membuat pernyataan resmi untuk situs kang nyolong tersebut. Bisa lewat email: [email protected] atau WA: 085748190989 atau di Fanspage Kehidupan Novel.
Baca chapternya di: https://lfnovels.com/sono-mono-184/
Dgn hastag
#Nyolong kok bangga,
#Dasar lemah, dasar sampah payah

Dan seperti itu, mereka meneriakkan namaku… Haruskah aku menyerahkan Freud dan menjadikannya kambing hitam? Aku berbalik menatap Freud dengan mata tajam dan dia berkata, “Aku belum memberitahu nama Wazu-sama” jadi aku menyerah…

Jika kamu membaca ini, maka kamu tidak membaca dari sumber asli. Jika kamu ingin membaca chapter ini tanpa halangan, tolong untuk membaca di https://lfnovels.com/sono-mono-184/

… Haa… yang harus kita lakukan sekarang hanya kabur….

Jika kamu melihat ini, kamu membaca chapter ini pada salah satu situs maling konten. Chapter ini di rilis dan diterjemahkan oleh LFNovels: https://lfnovels.com/sono-mono-184/ dan hanya Pencipta Konten yang memiliki hak untuk memutuskan di mana chapter miliknya dapat diposting. Jika kamu ternyata membaca ini di situs sumber, kamu mungkin menggunakan Mode Pembaca Firefox. Disarankan untuk mematikannya saat membaca di situs kami, karena fungsinya sama seperti bot penyalin konten, dan memicu munculnya pesan ini. Harap hubungi kami lewat [email protected] jika masalah tersebut terjadi dengan peramban atau mode pembaca lain.

Aku mengumpulkan semuanya dan mulai berdiskusi secara rahasia, dan akhirnya kami melancarkan aksi kami.

Hey kalian!! Lebih baik berusaha sendiri daripada memakai hasil kerja keras orang lain. From Zero To Hero!!! Bacalah di https://lfnovels.com/sono-mono-184/!!!

Aku berjalan ke Jendela dan mengambil napas…

azab pencuri konten tanpa ijin, mati keselek beras plastik, dikubur di tanah sengketa. Jadi buat pembaca bacalah di https://lfnovels.com/sono-mono-184/!!!

“Namaku Wazu!! Jika kalian ingin Putri Eris kembali, kalian bisa mengikutiku ke Kota Pelabuhan!!” (Wazu)

Jika kamu melihat ini, kamu membaca chapter ini pada salah satu situs maling konten. Untuk mendukung Pembuat Konten yang bertanggung jawab untuk membawakan bab ini kepada kamu, silakan baca di situs sumber. https://lfnovels.com/sono-mono-184/

Setelah memberitahu para Ksatria dan tentara diluar, aku berbalik dan yang lainnya menyelimuti wajah mereka dengan kain untuk menyembunyikan diri, Haosui menggendong Putri Eris dan persiapan kami akhirnya beres. Identitasku sudah diketahui jadi menyembunyikan Sarona dkk. untuk berjaga-jaga saja. Aku mengangguk sekali, berdiri di depan jendela, dan melompat ke atap mansion sedangkan yang lainnya mengikutiku di belakang. Dan kami berlari melewati kota benteng dari atap ke atap. Para Ksatria dan tentara mulai mengejar kami tapi kecepatan kami top markotop lagipula kami juga bergerak lurus doang jadi mereka nggak bakal bisa menangkap kami.

Buah semangka buah kedondong
Belinya kemarin di pasar pagi
Situs ini situs tukang colong Jangan baca disini, baca aja di situs kami: https://lfnovels.com/sono-mono-184/

Kami menjaga kecepatan dan menuju ke gerbang. Dari sini aku bisa melihat kalau gerbang masih ramai jadi kami menggunakan jalan lain. Aku memberi sinyal pada gadis-gadis di belakangku, aku menggendong Tata sedangkan Narelina menggendong Naminissa, dan melompati tembok besar yang melindungi kota.

Mau tetap novel ini lanjut kami terjemahkan? maka bacalah di sumber aslinya yaitu: https://lfnovels.com/sono-mono-184/

Aku melintasi dinding dan mendarat di luar gerbang, kuturunkan Tata dan dengan lembut kemudian menangkap yang lainnya satu persatu. Tentu saja kutinggal si Freud tapi dia bisa mendarat tanpa masalah. Yah itu mungkin terjadi. Dan kupikir Putri Eris bakal ketakutan tapi dia meminta sekali lagi dengan wajah merah. Gak, sekali lagi itu mustahil… aku memastikan semuanya udah melintas dengan aman dan kami dengan cepat pergi dari tempat itu…





tags: baca Sono Mono Nochi ni Bahasa Indonesia Chapter 184, Sono Mono Nochi ni Bahasa Indonesia Chapter 184 manga, Sono Mono Nochi ni Bahasa Indonesia Chapter 184 online, Sono Mono Nochi ni Bahasa Indonesia Chapter 184 bab, Sono Mono Nochi ni Bahasa Indonesia Chapter 184 chapter, Sono Mono Nochi ni Bahasa Indonesia Chapter 184 high quality, Sono Mono Nochi ni Bahasa Indonesia Chapter 184 manga scan, ,

Fanspage Facebook Kehidupan Novel