Sono Mono Nochi ni Chapter Extra 1 Part 1 Bahasa Indonesia

Dibaca 15 orang
Font Size :
Table of Content

Penerjemah: niznet
Penyunting: –
Korektor: –


Chapter Extra 1 Part 1 – Aku bertemu dengan orang yang benar-benar baik kali ini

Sewaktu aku sedang berkelana mengelilingi benua untuk bulan madu.

Selain aku, ada istri-istriku–Meru, Salona, Tata, Naminissa, Narelina, Haosui, Kagane, Mao– 1 hwan dan 7 orang dan entah kenapa ada Floyd juga sebagai pelayan.

Floyd itu adalah Tuhan Pencipta, tapi dia yang sekarang ini adalah seseorang yang suka berakting layaknya pelayan.

Bisa kau anggap dia itu tuhan yang aneh.

Apapun yang dia lakukan, akan memperjelas keanehannya.

Meskipun tuhan, dia selalu berlagak sok gitu… melakukan apa yang dia sukai dan selalu menggangguku…

 

[Wazu-sama, apa baru saja anda memikirkan sesuatu yang tidak baik?]

 

[Ga, Aku gak berpikiran apa-apa.]

 

Aku perlahan berpaling dari Floyd.

Floyd itu berbahaya… tidak, justru karena itu membuat penasaranku.

Aku harus berhati-hati.

Mengerjakan kerjaanku dengan benar.

 

Dan sekarang yang tengah berbaring di atas kepalaku jelas si Meru, dengan Tata di sebelah kiri dan Narelina di sebelah kanan, berjalan berdampingan sambal berpegangan tangan.

Ini sebenarnya masukan dari Kagane yang diputuskan melalui Janken.

Pertamanya, bergantian saat perjalanan dari kota ke kota, tapi berubah menjadi hasil tanding janken.

 

[Ah! Ada dua tupai di pohon itu. Lihatlah bagaimana mereka makan kacang bareng, enaknya. Apa mereka berpasangan? Fufu, mereka pasti saling mencintai seperti kita.]

[….Tentu.]

[Kesini, Wazu. Teruslah menempel padauk. Aku… akan kesepian kalau kamu meninggalkanku sebentar saja]

 

Dada… Kedua tanganku teremas di antara dada yang besar.

Aku terpuaskan dengan rasa empuk itu, tapi aku takut dengan tatapan istri-istriku lainnya.

Tatapan mereka terasa membunuhku.

Kenapa Salona mengayun-ayunkan pedangnya?

Kenapa Naminissa membuat penghalang di sekeliling kepalaku?

Kenapa si Haosui terlihat sangat ingin untuk melompat?

Kenapa Kagane menyirkulasi sihir ke tongkatnya?

Kenapa bulunya Mao berdiri seperti itu?

…Aku takut dengan perilaku mereka.

Aku senang tapi juga takut, Situasi ini…

Aku sudah menjadi Tuhan, tapi di saat seperti ini――

 

[Gak boleh. Fokuskan perhatian kalian hanya ke pada kami]

[That’s right. It’s our privilege after winning the janken match.]

[Yup-yup. Ini hak kami setelah memenangkan janken]

 

――Tata dan Narelina semakin menempel lebih erat.

Aa, Aku sedang dipeluk~….Aku terpulihkan~….

…Gak gak gak. Aku tidak terlalu memperhatikan tentang ukuran mereka, tapi milik Tata dan Narelina adalah yang terbesar di antara istri-istriku.

Kombinasi dua ini terlalu berbahaya sampai-sampai aku tenggelam dalam sensasi.

 

Namun bukan berarti kalau aku hanya peduli pada Tata atau Narelina saja.

Salona, ​​Naminissa, Haosui, Kagane dan Mao sama pentingnya bagiku.

Tentu, Meru juga.

Jadi tolong tenang, tenang.

Jadi, bisakah kalian menekan dua peremas dada kejam ini?

…… Kumohon.

 

Dan juga ada para dewi yang ingin ku lupakan tapi sayangnya tidak bias; sekarang mereka semua tinggal di dalam kartu guildku… di dalam? … Apa aku bisa masuk ke dalam juga? Entah bagaimana ada semacam ruangan bagi mereka untuk bisa masuk.

Mereka membutuhkan kekuatanku untuk bisa muncul di dunia luar jadi ku kira mereka melakukannya untuk mengurangi beban bagianku.

Tapi bukan berarti semuanya baik-baik saja. Masalah selalu datang setiap kali mereka memilih untuk memunculkan diri.

Mereka biasanya akan memperebutkanku dengan istri-istriku.

Dan aku yang terjebak di tengah sudah pasti sulit untuk menenangkan kedua belah pihak.

Menyenangkan sih … tapi juga membuatku kesusahan. Kuharap ini tidak akan membuatku botak sebelum tua.

Tapi, bukan berarti kalau mereka tidak punya hubungan baik satu sama lain.

Aku tidak terlalu memperhatikannya tapi sebenarnya hubungan mereka itu baik.

Satu hal yang pasti: mereka akan Bersatu Bersama kalau ada sesuatu yang mengancam keamananku.

Kuharap sih mereka bisa mempertahankan hubungan baik itu setiap hari.

 

====

 

Dan saat aku sedang menenangkan diriku di hutan–

 

[Tunggu sebentar!]

 

Tiba-tiba, seorang pria muncul dari antara pepohonan.

Dia adalah seorang lelaki berpenampilan normal yang bisa kau temukan di mana-mana: memakai kacamata, berpakaian sederhana dan berpindah-pindah, dan juga membawa tas ransel yang besar … Siapa saja bisa salah sangka sebagai petualang kalau bukan celemek hitam yang ia kenakan.

Sekilas dia terlihat mencurigakan.

Aku melepaskan lenganku dari Tata dan Narelina dan berdiri di depan mereka.

[Apakah kau seorang pencuri!?]

[Bukan, Aku hanya seorang pegawai toko buku.]

[………]

 

…… Hm? Apa yang baru saja kau katakan?

Jadi dia bukan seorang pencuri? Tidak, hm, dia seorang idir sedangkan kami punya sekelompok besar, jadi seharusnya dia tidak punya kesempatan untuk menang entah bagaimanapun itu. Apa dia percaya diri dengan kemampuannya?

Tidak tidak, orang ini mungkin hanyalah umpan, apakah ada orang lain yang bersembunyi di sekitar sini?

Berpikir dalam hati, hanya ada dua laki-laki di kelompokku yaitu aku dan Floyd. Sisanya adalah wanita muda yang cantic. Apa mungkin tertarik dengan kecantikan mereka lalu menjadi serakah dan memutuskan menyerang kita, apa begitu…?

Aku harus tetap waspada … mengeceknya sekali lagi.

Ada kemungkinan kalau aku salah dengar.

 

[… Aku tidak mendengar perkataanmu dengan jelas barusan. Bisakah kau mengulangi kata-katamu?]

 

[Baiklah. Aku hanyalah seorang pegawai toko buku.]

 

[……]

 

Hm. Ku tidak salah dengar.

Dia memang mengatakan [Pegawai Toko Buku]

Hanya pegawai toko buku sungguhan? Pegawai dari toko buku di pusat kota sebelumnya?

Kenapa seseorang dengan profesinya ada disini?

… Itu tidak masuk akal. Tapi, tidak ada tanda-tanda kalau ada orang lain di sekitar. Hanya seorang lelaki sendirian ini.

Dia tidak terlihat berbohong dan juga tak mampu bertarung sejak awal.

…….Baiklah.

 

Perhatian

Novel ini sudah gak akan saya lanjutkan karena yah memang ga sesuai dengan seleraku, terlalu gimana gitu dah wkwkwk.

tags: baca novel Sono Mono Nochi ni Chapter Extra 1 Part 1 Bahasa Indonesia, web novel Sono Mono Nochi ni Chapter Extra 1 Part 1 Bahasa Indonesia, light novel Sono Mono Nochi ni Chapter Extra 1 Part 1 Bahasa Indonesia, novel Sono Mono Nochi ni Chapter Extra 1 Part 1 Bahasa Indonesia, baca Sono Mono Nochi ni Chapter Extra 1 Part 1 Bahasa Indonesia Extra 1, Sono Mono Nochi ni Chapter Extra 1 Part 1 Bahasa Indonesia Extra 1 manga, Sono Mono Nochi ni Chapter Extra 1 Part 1 Bahasa Indonesia Extra 1 online, Sono Mono Nochi ni Chapter Extra 1 Part 1 Bahasa Indonesia Extra 1 bab, Sono Mono Nochi ni Chapter Extra 1 Part 1 Bahasa Indonesia Extra 1 chapter, Sono Mono Nochi ni Chapter Extra 1 Part 1 Bahasa Indonesia Extra 1 high quality, Sono Mono Nochi ni Chapter Extra 1 Part 1 Bahasa Indonesia Extra 1 manga scan, ,
Table of Content

Tinggalkan Komentar untuk Dukung Kami!

avatar
  Ikuti  
Notify of