World Strongest Rearguard Chapter 5

Dibaca 398 orang
Font Size :
Table of Content

Kami sangat membutuhkan Penerjemah & Editor baru! Jika kamu berminat untuk membantu kami, baca post ini: Klik Disini

Chapter 5 – Pedagang Senjata

Ada banyak labirin tetapi selalu menjadi kebiasaan bagi seeker pemula untuk mengunjungi labirin yang disebut “Plain of Dawn”.
Setelah keberangkatan kami dari guild Mercenary, ada tangga besar yang tertutup rumput yang tampak seperti pintu masuk ke labirin. Orang-orang berkumpul di sekitarnya. Rasanya seperti study tur yang sedang mengunjungi situs sejarah.

“Apakah Anda seorang seeker pemula? Jika Anda tidak memiliki senjata, Anda bisa mampir ke kios di seberang jalan.
Mereka tidak akan mengambil biaya untuk senjata pertama anda.”

“Oh itu bagus. Terima kasih!”

“Jadi Anda menyewa tentara bayaran?
Sebagai seeker … tentu saja bisa sangat melelahkan. Lakukan yang terbaik di luar sana. ”
Petualang muda itu tampaknya memiliki pengalaman, tetapi ia mungkin baru saja memasuki labirin pemula baru-baru ini.

Aku melihat sekilas ke arah Suzuna dan Elysha, tetapi kepala bagian ku tidak ada.
Elysha saat ini membimbing Suzuna di pedagang senjata. Mereka mungkin memilih senjata yang cocok untuk Shrine Maiden.
Pemula biasanya memakai item-item dasar tetapi Suzuna memilih staf (tongkat) dari pohon ek yang menurutku itu cocok hanya untuk mage.

“mamang, apa job Anda? Apakah Anda ingin saya memilih senjata untuk Anda? ”
Sebuah suara di antara kios-kios senjata memanggilku keluar. Butuh beberapa saat bagiku untuk menemukannya, tetapi di sana, dia mengenakan sorban meskipun etnisnya adalah orang Jepang.
Aku dapat dengan jelas mengatakan bahwa dia jauh lebih muda dariku atau Suzuna. Dia tampak seperti gadis yang menyenangkan dengan potongan rambutnya yang hitam.

“Anda akan terkejut betapa banyak dari Jepang tinggal di sini. Sama halnya dengan negara lain juga. Semua orang di sini suka bertransaksi dengan seseorang yang memegang lisensi. ”

“Apakah kau menjadi pedagang senjata setelah kau bereinkarnasi?”

“Ya, orang tua saya memiliki Sport Supply House (semacam toko olahraga), jadi saya selalu ingin menjadi Merchant”
Jadi beberapa seeker menemukan pekerjaan yang lebih mendekati posisi seperti penduduk kota.
Sedihnya, aku bukan orang yang berpikiran bisnis, jadi cara yang paling mudah untuk aku dapatkan saat ini adalah dengan mengalahkan beberapa iblis.

“Ada banyak senjata di sini mulai dari jarak dekat, jarak jauh, dan senjata jarak menengah, yang mana yang lebih Anda sukai?”

“Mari kita lihat … Aku kira aku akan pergi dengan pisau itu?”

“Pisau itu? Umm, jika itu job mamang … Oh, saya pikir Anda bisa melengkapi apa pun! “Seluruh senjata”? Itu luar biasa!”

“Itu bukan job yang bagus. Jika aku bisa menggunakan apa saja, bukankah itu membuatku aneh? ”
Tampaknya job “Rearguard” dapat melengkapi beragam senjata. Bukankah itu berarti Rearguard tidak perlu memilih senjata?

Terlepas dari itu, mungkin lebih baik untuk membiasakan diri menggunakan senjata tipe busur jika aku memilih untuk membantu dari belakang. Saat mencari senjata di warung, aku kebetulan mengarahkan mataku pada ketapel.

“Lalu … bagaimana dengan katapel ini?”

“Oh, itu senjata yang bagus tapi masalah dengan itu adalah akurasi yang mengerikan dan saya tidak memiliki skill untuk menggunakannya.”

“Apakah begitu? Tetapi kau masih bisa memperlengkapinya, dan bahkan tanpa skill, kau bisa berlatih. ”
Aku mengambil ketapel, atau lebih tepatnya pachinko kayu yang kokoh. Aku tidak tahu apa jenis logam dari amunisi itu, tetapi itu berasal dari dalam kantong isi 20 peluru.

“Biarkan saya mengingatkan Anda bahwa pada isi ulang amunisi Anda berikutnya, Anda harus membayar biayanya.”

“Ayo lihat. Jika aku berhasil menggunakan ini, aku akan membutuhkan banyak amunisi. Aku harus mendapatkan uang untuk membelinya. ”

“Ah … Saya hampir lupa menyerahkan tas ini. Letakkan di sini semua jarahan yang Anda peroleh dari labirin.
Jika Anda menjual item yang dikumpulkan dari iblis yang telah Anda kalahkan, maka Anda akan dapat membeli peluru yang Anda butuhkan. ”
Bagaimana jika kita berhasil mengalahkan iblis berukuran besar? Apakah kita akan kesulitan mengembalikan barang jarahan itu? Ketika saatnya tiba, mungkin butuh prosedur dalam mengangkut item-item secara efisien dari labirin.

“Baiklah, saya berharap yang terbaik untuk anda!”

“Ngomong-ngomong, aku belum memperkenalkan diri. Namaku Atobe Arihito. ”

“saya Shinonogi Madoka… Sudah lama sejak terakhir saya mengucapkan nama lengkap. “
Sekarang dia menyebutkannya, itu juga sudah lama bagiku juga. Di satu sisi, memperkenalkan diri membuatku yakin membakar memori kata kanji untuk namaku. Jika aku akan tinggal di sini, di Labyrinth Country, aku harus selalu meminta diri untuk tidak melupakannya.

“Sampai ketemu … Shinonogi-san.”

“Ah, panggil saja Madoka.
Semua orang di kota memanggil satu sama lain dengan nama yang diberikan, kan? ”

“Oh, Erm … Madoka-san, tidak apa-apa.
Jangan terlalu sopan kalau memanggilku, hanya karena aku lebih tua. ”

“Eh, yah aku juga lebih suka memanggilmu Arihito. Menggunakan “-chan” hanya terasa terlalu memalukan.
Menggunakan “-san” terasa sedikit mengerikan, jadi …. ”
Sekembalinya ke Jepang, kami selalu berhati-hati dalam menggunakan sebutan kehormatan dan cara menyebutkan nama seseorang dengan benar.

Hari itu mungkin sudah lama waktunya ketika kita keluar dari labirin tapi aku ingin datang dan mengucapkan salamku ketika aku kembali untuk menemui dia.

“Oh, maaf membuatmu menunggu.
Haruskah kita pergi ke Theresa?
Tatapan Theresa lalu mengangguk sedikit.
Ketika kami mendekati pintu masuk labirin, kami menemukan pria yang lebih tua ini tampaknya menjadi guide.

“pemula lagi? Kau orang ketujuh yang masuk hari ini. Aku pernah mendengar ada sekitar tiga puluh reinkarnator kali ini, tetapi banyak dari mereka sudah takut.
Hanya seeker sejati yang akan terus mengeksplorasi.”

“Apakah mungkin, aku membuat keputusan yang salah menjadi supporter?”
Di sana berdiri pria dengan janggut dan rambut abu-abu. Fisiknya bagus dan dia memegang kapak. Dia tampaknya seorang seeker yang aktif.

“Ada kalanya para seeker sepertimu kelelahan di dalam Labyrinth. Beberapa seeker, seperti aku, mencari nafkah dengan menyelamatkan orang-orang yang menjadi tidak mampu di dalam Labyrinth pemula ini. Oh ngomong – ngomong. Aku Rival. ”

“Namaku Arihito, senang bertemu denganmu.”

“Alihi…. Bisakah aku memanggilmu Al … atau Richter? ”

“Ya … Tidak, aku juga merasa sulit untuk mengatakan Rival, jadi bolehkah aku memintamu untuk mengingat namaku seperti itu juga? Ngomong-ngomong, aku punya beberapa hal yang harus aku tanyakan … ”

“Apa? Jika kau memintaku menjadi pengasuh, itu tidak mungkin. Aku Level 5 dan EXP yang kami kumpulkan di labirin pemula ini tidak akan berpengaruh sedikitpun kepadamu. EXP party dihitung berdasarkan level tertinggi dari orang tersebut. Bahkan jika aku mengalahkan iblis level rendah, kau hampir tidak akan mendapatkan EXP apa pun. ”
Jawabannya tidak sesuai dengan harapanku. Setidaknya itu info bagiku. Jadi sebagai aturan umum, para seeker level tinggi tidak dapat melakukan penyamarataan kekuatan dengan seeker yang levelnya lebih rendah.

“Terima kasih sudah memberitahuku … Ngomong-ngomong, berapa damage 10 poin?”

“Hmm? … Ha ha ha … Apa kau salah paham dengan mengaitkan ini seperti game?
Bahkan tidak mungkin untuk mengetahui damage dari serangan iblis.
Jika kau melihat HP yang ditampilkan pada lisensimu, kau dapat mengukur jumlah damage yang diberikan musuh berdasarkan kekuatan pertahananmu. ”
(Jadi, apakah itu berarti bahwa angka-angka tidak digunakan pada Uraian skill posisi lain untuk menentukan damage? Apakah itu semacam skill unik hanya untuk “Rearguard”?)

“Pertama-tama, kau dapat mencoba menerima damage dari beberapa iblis kecil seperti“ Watadama ”. Meskipun tidak disarankan untuk menerima satu pukulan saja, tetapi semua labirin di negara ini, hanya amatir yang tidak siap akan mati karena serangannya. Kau tidak dapat mengukurnya melalui angka. Rasa sakit yang ditimbulkan menentukan kekuatan musuh. Ketika kau menerima pukulan pertama, tetap kuat dan jangan sembrono. Orang-orang mati karena ceroboh.

“Terima kasih banyak! Kau sudah sangat membantu. ”

“Itulah semangat! Jadi kau dengan tentara bayaran, ya? Arihito, kau berdua, hati-hati dan pastikan untuk kembali ke rumah. dan jika kau melihat beberapa seeker yang berada dalam bahaya, jangan ragu untuk menghubungi kami.
Kami melakukan patroli secara teratur, tetapi beberapa hal mungkin tidak diperhatikan. ”

“Aku mengerti. Aku akan pastikan untuk meminta bantuan ketika sesuatu menjadi berbahaya, Rival.”
Rival tanpa sadar tertawa kemudian memberiku tepukan di bahu.
Beberapa rekannya juga bersamanya.
Mereka semua mencari nafkah dari memberikan bantuan kepada para seeker. Dengan memasang wajah terbaik mereka, pria paruh baya itu kemudian mengirimku pergi.

“Oh, ngomong-ngomong Rival, apakah kau melihat ada party yang terdiri dari para pemula.
Mereka masuk belum lama ini? Hanya saja … ”

“Oh, orang-orang itu … aku bertemu dengan“NAMED” sebelum aku mendapatkannya. Aku harus melarikan diri. ”
(Apa yang akan terjadi pada orang-orang yang kulihat di guild sebelumnya? Apakah “NAMED” itu adalah iblis yang kuat? Mereka mengatakan bahwa kemungkinan mati di sini sangat tinggi jika kau ditinggalkan.)

Saya berharap semua orang akan aman, bukan hanya kepala bagian dan Suzuna, tetapi juga reinkarnator lainnya. Aku tidak bisa membunuh diriku di labirin, tapi aku punya satu tujuan lagi.

tags: baca novel World Strongest Rearguard – Labyrinth Country and Dungeon Seekers Bahasa Indonesia, web novel World Strongest Rearguard – Labyrinth Country and Dungeon Seekers Bahasa Indonesia, light novel World Strongest Rearguard – Labyrinth Country and Dungeon Seekers Bahasa Indonesia, novel World Strongest Rearguard – Labyrinth Country and Dungeon Seekers Bahasa Indonesia, baca World Strongest Rearguard – Labyrinth Country and Dungeon Seekers Bahasa Indonesia 5, World Strongest Rearguard – Labyrinth Country and Dungeon Seekers Bahasa Indonesia 5 manga, World Strongest Rearguard – Labyrinth Country and Dungeon Seekers Bahasa Indonesia 5 online, World Strongest Rearguard – Labyrinth Country and Dungeon Seekers Bahasa Indonesia 5 bab, World Strongest Rearguard – Labyrinth Country and Dungeon Seekers Bahasa Indonesia 5 chapter, World Strongest Rearguard – Labyrinth Country and Dungeon Seekers Bahasa Indonesia 5 high quality, World Strongest Rearguard – Labyrinth Country and Dungeon Seekers Bahasa Indonesia 5 manga scan, ,
Table of Content
Advertise Now!