World Strongest Rearguard Chapter 9

Dibaca 568 orang
Font Size :
Table of Content

World Strongest Rearguard Chapter 9

Penerjemah: AcunBJ
Penyunting: Laler
Korektor: –

Chapter 9 – Kepercayaan

Tak lama, setelah meninggalkan labirin, Leila, Ketua guild tentara bayaran mengakui diriku setelah mengantar Theresa kembali ke guild.

“Itu sangat berani bagimu untuk kembali dari pertempuran. Hanya satu jam lebih. Theresa, bawa senjata yang kamu gunakan ke pandai besi. Hapus noda darah pada mereka. Mereka membutuhkan perawatan. ”

Theresa mengangguk berulang kali, tidak bergerak sedikit pun sambil dia terus menatapku.

“Hmm… Biasanya, kamu langsung pergi tanpa mengatakan apapun. Apakah ada sesuatu yang ingin kamu katakan padaku? ”

“…………”

“Bahkan jika kamu ingin mengatakan sesuatu, tidak mungkin aku bisa mengatakannya. Oh, aku berharap bisa memiliki skill telepati. ”

Hari ini, kami telah mencapai banyak hal bersama.

Kami berjuang berdampingan dan mengalahkan musuh yang tangguh. Dia bertempur di garis depan dan aku mendukungnya. Itu membuaku sedikit kesepian karena aku harus berpisah dengannya.

Untungnya, aku masih bisa mempekerjakannya.

Aku masih memiliki dua tiket tersisa. Aku ingin tahu apakah ada cara lain untuk mendapatkan lebih banyak tiket?

“Leila, aku ingin menyewa Theresa lagi besok, dan sekarang aku memiliki dua tiket tersisa. Apakah kamu tahu dimana bisa mendapatkan tiket lagi? “

“Yah, pertama-tama, kamu tidak bisa memesan tentara bayaran yang diinginkan. Kamu hanya bisa memilih tentara bayaran ketika sudah waktunya bagimu untuk mempekerjakan mereka di guild. Ini untuk memastikan bahwa setiap pemburu mengalami perlakuan yang adil terutama ketika ada peluang untuk pekerjaan. Kamu dapat membeli tiket di guild pencari dan hanya terbatas 10 tiket per bulan. Ini untuk memastikan bahwa para pemburu dapat tumbuh dan meminimalkan ketergantungan pada tentara bayaran. Namun, ada beberapa contoh langka bahwa beberapa pemburu akan sering mengandalkan mereka. ”

(Dengan kata lain … Walaupun aku bisa bertarung bersama Theresa, tidak mungkin untuk menjadikannya anggota party reguler.)

Theresa telah mengawasi seluruh percakapan kami, tetapi dia akhirnya menuju ke arah resepsionis.

Leila lalu menatapku dengan penuh minat lalu tersenyum samar.

“Ehh, ini langka. Sepertinya kamu semakin menyukai lizardfolk itu. ”

“E-erm … Begitukah?”

“Awalnya, pekerjaan ini hanya dilakukan oleh monster. Aku pribadi tidak menyukai penggunaan demi-human. Sejujurnya, ada banyak misteri yang melibatkan struktur spiritual mereka. Beberapa orang tumbuh menyukai demi-human bahkan jika mereka kurang terampil dalam menggunakan Telepati dan mereka lebih memilih demi-human daripada menggunakan monster yang dijinakkan. ”

Yah, Mungkin aku punya satu alasan mengapa aku menyukainya. Log pada lisensi sebelumnya menunjukkan “peningkatan kepercayaan”.

Apakah ini efek menggunakan “Dukungan Pertahanan 1” dan “Dukungan Serangan 1” padanya?

Atau hanya karena kita satu party? Mungkin lebih baik bertanya Louisa tentang perburuan dan ‘keperceyaan’, untuk berjaga-jaga.

“Yah, jika kamu tertarik padanya, maka itu akan berbeda cerita. Kita dapat membuat ulang sihir budak Theresa dan menjadikanmu pemiliknya, tetapi kamu harus membayar dengan harga yang seimbang. kamu membutuhkan seratus karcis tembaga untuk membuat kontrak. ”

(Seratus …? Pembayaran untuk mempekerjakan Theresa seratus kali sebagai imbalan untuk membiarkanku memilikinya sebagai anggota tetapku? -Itu mahal.)

Aku hanya bisa mendapatkan sepuluh tiket setiap bulan dan harus menunggu sepuluh bulan penuh tanpa mempekerjakannya. Kurasa aku tidak punya pilihan lain kecuali bertanya pada Louisa.

“Aku baru saja menjadi pemburu dan belum bisa menyiapkan dana yang dibutuhkan. Untuk mendapatkan tentara bayaran serta mengurus kebutuhannya. Setelah aku mendapatkan pengalaman yang cukup sebagai pemburu, izinkan aku untuk menerima tawarannya. Aku akan berusaha. Selain itu, berdasarkan pengalamanku dengannya, kemungkinan pemburu lain yang membelinya akan sedikit. ”

Meningkatkan “Kepercayaan” mungkin sulit tetapi berbeda jika kami cocok. Aku harap bisa mengerti apa yang Leila coba sampaikan. Itu mungkin membuatku bergegas menyiapkan seratus karcis tembaga.

Aku setidaknya membutuhkan dua anggota lagi karena sebuah party terdiri dari barisan depan, penjaga tengah dan barisan belakang. Bekerja dengan Theresa adalah pengalaman yang baik meskipun hanya sekali. Aku tak bisa apa-apa tanpanya.

“Aku mengerti. Aku akan mendapatkan 100 tiket tembaga secepatnya. ”

“Itu bagus. Aku pikir itu akan baik-baik saja bagimu untuk membawanya besok, tetapi untuk berjaga-jaga,kamu harus datang lebih awal. Kami buka jam delapan pagi. ”

Aku menundukkan kepalaku ke Leila dan meninggalkan guild tentara bayaran. Aku melewati tempat peleburan material tapi aku pikir akan lebih baik jika menunjukkan ‘Redface’ ke Louisa terlebih dahulu, karena ada sebuah permintaan yang mengatakan akan ada hadiah untuk ini.

Material ini akan menjadi bukti jika itu sudah ditaklukkan.

 

◆ ◇ ◆ ◇ ◆ ◇ ◆ ◇ ◆ ◇ ◆

Rival dan partynya akan meninggalkan Guild pemburu ketika aku tiba. Tampaknya mereka bisa mendapatkan seorang penyembuh dan sekarang mereka akan kembali pos didekat pintu masuk labirin.

“Ah, Arihito, kami telah mempercayakan pemburu wanita tadi ke penyembuh. Dia akan dipindahkan ke rumah sakit nanti. Cobalah untuk mengunjunginya dan bicaralah  padanya. ”

“Terima kasih, Rival. Aku berutang budi padamu.”

“Jangan khawatir tentang itu. Ini pekerjaan kita. Kami bisa saja teleport kembali menggunakan gulungan, tapi agak mahal. Selain itu, kami ingin menghindari kerugian pada pemasukan kami. Kami tidak punya pilihan lain selain menyelamatkan dan menggendongnya dengan kaki. ”

“Semahal itukah gulungan tersebut? Jadi, party Budwick, menggunakan gulungan seperti itu… ”

“Mungkin hal tersebut merugikan mereka dan peringkatnya mungkin akan jatuh. Tetapi mengingat situasi menghadapi “NAMED” … itu masalah hidup dan mati. Jika aku adalah mereka, aku harus mempertimbangkan kembali untuk melakukan perburuan lagi. Mereka suka menjadi pemandu. Sangat menyenangkan punya pekerjaan yang menunggumu.”

Beberapa pemburu yang lebih tua yakin bahwa akan lebih baik untuk membimbing para pemburu pemula. Mereka mungkin telah mempertimbangkan itu, tetapi bahkan jika mereka memiliki sarana, masih ada risiko menghadapi iblis seperti ‘Redface’. Ini seharusnya menjadi pengingat bagiku.

“Arihito, maukah kamu menjelajahi“ Dataran Fajar ”lagi besok? Atau apakah kamu berencana menjelajah di labirin yang berbeda? ”

“Aku belum memutuskannya, tapi kurasa aku akan menjelajahi labirin yang sama.”

“Oke, kalau begitu, ajaklah pemburu wanita itu ke partymu. Sepertinya dia tidak bergabung di party manapun dan sepertinya dia bukanlah spesialis barisan depan atau barisan belakang. Mungkin ada masalah dalam kepribadiannya. Ini benar-benar perburuan solo yang berbahaya ketika kamu masih Level 1. ”

Pemburu pemula dengan job khusus dapat dengan mudah berkumpul bersama. Itulah yang disadari oleh banyak pemburu lainnya. Tapi job seperti Rouge, Valkyrie tumbuh jauh lebih kuat ketika level mereka naik. Situasi mereka mungkin hanya menjadi halangan ketika level 1.

Sekarang, bisakah kepala bagian akur denganku? Jika ternyata dia masih menjaga sikap memaksanya padaku, maka bereinkarnasi di negara labirin ini mungkin tidak ada artinya.

(Tidak, tidak, tidak. Aku harus menyingkirkan pemikiran semacam ini. Selain itu, dalam skenario terburuk, dia benar-benar mengungkapkan sisi baiknya.)

Kepala bagian bahkan tidak melarikan diri ketika keselitan dan dia mencoba menghadapi bahaya secara langsung. Dia benar-benar siap untuk mempertaruhkan nyawa dan anggota badannya meskipun dia dapat memerintahkan orang lain untuk melakukan hal tersebut.

Namun, aku masih merasa sulit memaafkannya. Aku akan mendengarkan apa yang dia katakan dan jika kepentingan kami sama, maka kami dapat menjadi party.

“Apakah ada kenangan buruk yang kamu dapatkan darinya dikehidupanmu sebelumnya? Ada banyak orang yang mengucapkan perasaan mereka yang sebenarnya, setelah reinkarnasi. Apakah kamu yakin bisa menanganinya? ”–Rival kemudian menatapku dengan wajah tertarik sementara aku sedang menyusun sebuah keputusan.

“Aku harap begitu, tapi setidaknya aku tidak ingin dia mengomel tentang sesuatu.”

“Oh, sudah menyerah? Baiklah, dengarkan orang tua ini. Aku pikir dia tidak akan membenci pria yang menyelamatkannya. Ha ha ha, sampai jumpa! Bertahanlah Nak … ”

Rival telah pergi. Aku tidak menyangkal apa yang dia katakan, tapi itu normal untuk melindungi kepala bagian saat itu.

Memang sulit untuk mendekatinya, tapi aku tidak bisa membayangkan kepala bagian bertindak ramah atau mempercayaiku. Terlebih lagi, berada dipihak yang sama dan bekerja bersama. Satu hal yang patut dipertanyakan adalah log pada lisensi yang jelas menunjukkan bahwa kepercayaan Kyouka telah meningkat.

“Atobe-sama! Apakah kamu terluka? Apakah kamu terkena racun? Oh! Terima kasih Tuhan, kamu baik-baik saja. ”

Louisa bergegas panik, menatapku dengan wajah penuh air mata. Dia sepertinya khawatir tentang keselamatanku karena kepala bagian tidak sadarkan diri ketika mereka akan menanyai-nya.

“Seperti yang kamu lihat, aku baik-baik saja. Semua berkat tiket Louisa. ”

“Yah … itu … Uhm … Yang aku lakukan hanyalah memberimu petunjuk untuk mendapatkan bantuan dari guild tentara bayaran, itu saja. Lupakan itu … yang sebenarnya akan kubicarakan adalah … ”

–Louisa berbicara dengan wajah yang memerah setelah semua yang terjadi.

Aku mungkin akan terus mengejutkannya mulai saat ini dan seterusnya, tetapi pertama-tama, aku perlu memberi tahu dia tentang situasinya dan jika mungkin, berbagi informasi rahasia kedepannya.

“Bisakah aku membisikkan sesuatu kepadamu sebentar, Louisa?”

“Uhm, ya! Apakah ini sesuatu yang rahasia? ”

“Aku mengalahkan ‘Redface’, bisakah kamu mengeceknya?”

Dia mendapat kejutan besar. Matanya membesar, bibirnya bergetar dan lututnya kehilangan semua kekuatan mereka.

Aku menunjukkan padanya ransel kulit berisi material. Mula-mula, dia tidak bisa memahami maksudku, kemudian dia menyadari setelah memperhatikan lingkungan sekitarnya.

“T-Tentu saja, silahkan ke ruang pribadi di belakang.”

Dia pura-pura tenang sebanyak mungkin tapi suaranya gemetar. Yah, aku sudah menduga hal itu akan terjadi, jadi aku mengikuti Louisa sambil membawa ransel di pundakku.

tags: baca novel World Strongest Rearguard – Labyrinth Country and Dungeon Seekers Bahasa Indonesia, web novel World Strongest Rearguard – Labyrinth Country and Dungeon Seekers Bahasa Indonesia, light novel World Strongest Rearguard – Labyrinth Country and Dungeon Seekers Bahasa Indonesia, novel World Strongest Rearguard – Labyrinth Country and Dungeon Seekers Bahasa Indonesia, baca World Strongest Rearguard – Labyrinth Country and Dungeon Seekers Bahasa Indonesia 9, World Strongest Rearguard – Labyrinth Country and Dungeon Seekers Bahasa Indonesia 9 manga, World Strongest Rearguard – Labyrinth Country and Dungeon Seekers Bahasa Indonesia 9 online, World Strongest Rearguard – Labyrinth Country and Dungeon Seekers Bahasa Indonesia 9 bab, World Strongest Rearguard – Labyrinth Country and Dungeon Seekers Bahasa Indonesia 9 chapter, World Strongest Rearguard – Labyrinth Country and Dungeon Seekers Bahasa Indonesia 9 high quality, World Strongest Rearguard – Labyrinth Country and Dungeon Seekers Bahasa Indonesia 9 manga scan, ,
Table of Content

Tinggalkan Komentar untuk Dukung Kami!

avatar
  Ikuti  
Notify of